Abstract:Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di bidang kesehatan di desa berkaitan kebutuhan akan peningkatan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat setempat. Beberapa masalah bidang kesehatan di desa…
esa antara lain fasilitas kesehatan sering kali jauh dan tidak memadai, ada kekurangan tenaga kesehatan yang bersedia bekerja di daerah pedesaan, pendidikan kesehatan yang kurang memadai berakibat pada kesalahpahaman mengenai praktik kesehatan yang baik, dan desa-desa sering menghadapi beban penyakit yang tinggi. Desa Suka Merindu merupakan salah satu desa di Ogan Ilir dengan jumlah penduduk sebanyak 1111 jiwa dan luas wilayah 850 ha/m2. Fasilitas layanan kesehatan berupa puskesmas dan posyandu terletak menyebar di dekat beberapa desa di sekitarnya. Masalah kesehatan di Desa Suka Merindu bervariasi mulai dari masalah penyakit tidak menular, penyakit menular hingga penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Pengabdian ini dilakukan di Desa Suka Merindu pada bulan Januari 2024. Ada empat kegiatan PKM holistik yang dilakukan adalah pemeriksaan dan edukasi gratis kepada warga, penyuluhan kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia di kalangan remaja dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri Sekolah Menengah Atas (SMA), sosialisasi mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Hipertensi di Puskesmas, dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA di balai desa. Tahapan masing-masing kegiatan terdiri dari perencanaan, analisis situasi, studi literatur, survei awal, koordinasi perizinan dan kesediaan sasaran, persiapan materi, alat dan bahan, pelaksanaan yang terdiri dari tanya jawab awal, penyampaian materi, diskusi, dan penyerahan poster serta evaluasi. Sesuai dengan tujuan kegiatan, hasil kegiatan tercapai berupa penyampaian materi dan terwujudnya diskusi. Melalui PKM di bidang kesehatan, ada peluang untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam layanan kesehatan dan memperbaiki kualitas hidup penduduk desa. Ini juga membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan kesehatan yang spesifik dari komunitas yang mungkin tidak tercakup dalam kebijakan kesehatan yang lebih luas.
Abstract:Infeksi kecacingan adalah salah satu penyakit yang sering dijumpai dalam masyarakat dan diakibatkan oleh parasit nematoda usus atau parasit golongan Soil Transmitted Helminths (STH). Salah satu pekerjaan yang berisiko terinfeksi…
rinfeksi parasit yaitu petugas pengangkut dan pengelola sampah, sebab mereka akan bersentuhan langsung dengan sampah atau kotoran tanpa menggunakan alat pelindung diri. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hasil identifikasi telur cacing Soil Transmitted Helminths (STH) pada kuku petugas pengangkut dan pengelola sampah di TPS 3R Padangsambian Kota Denpasar, Bali. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel kuku yang diambil dari petugas pengangkut dan pengelola sampah di TPS 3R Padangsambian Kota Denpasar Bali yang berjumlah 38 sampel. Pemeriksaan telur cacing ini dilakukan dengan metode sedimentasi menggunakan larutan NaCl 0,9%. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Parasitologi STIKES Wira Medika Bali. Data hasil penelitian di analisa dengan cara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dari sampel kuku, petugas pengangkut dan pengelola sampah di TPS 3R Padangsambian Kota Denpasar Bali diperoleh 2 sampel (5,2%) ditemukan telur cacing Soil Transmitted Helminths (STH) spesies Ascaris lumbricoides pada kedua sampel dan 36 sampel (94,8%) lainnya negatif atau tidak ditemukan telur cacing. Saran kepada para petugas pengangkut dan pengelola sampah untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri secara lengkap dan tepat saat bekerja dan selalu menjaga kebersihan diri serta kebersihan lingkungan.
Abstract:Artikel ini membahas tentang pemanfaatan teknologi sistem informasi geografis (GIS). Dalam pembelajaran pemasaran guna meningkatkan daya saing nilai Marketing. Tujuan pengembangan kursus pemasaran berbasis GIS adalah, (1)…
) untuk mengajar keterampilan siswa dalam memecahkan masalah pemasaran dengan menggunakan teknologi GIS sebagai dasarnya pengambilan keputusan, (2) meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi atau menyajikan masalah bisnis mereka menggunakan citra visual seperti peta dan grafik. Di dalam artikel penulis juga mengusulkan tujuh modul pemasaran berbasis GIS antara lain a modul adalah prinsip-prinsip pemasaran, manajemen ritel, perilaku konsumen, riset pemasaran, e-commerce, manajemen penjualan dan pemasaran terpadu komunikasi.
Abstract:Perkembangan sistem informasi di Indonesia membutuhkan efisiensi. Teknologi seperti Google Form dan Spreadsheet penting untuk pengelolaan database yang berkualitas. Dalam era industri 4.0, korporasi harus meningkatkan kualitas…
alitas dan pelayanan. Google Form dan Spreadsheet memudahkan pendaftaran peserta pelatihan. Pengoptimalan teknologi ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan keunggulan kompetitif perusahaan pelatihan di Depok dalam era digital.Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan analisis berbasis kata-kata dan perilaku. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi pustaka dari berbagai sumber seperti makalah, tesis, dan jurnal. Pendekatan ini tidak menggunakan angka statistik, melainkan fokus pada interpretasi kualitatif untuk memahami fenomena yang diteliti.Internet bukan hanya sumber informasi tetapi juga sarana komunikasi penting dalam bisnis. Teknologi saat ini memungkinkan aktivitas beragam di internet. Keahlian seperti analisis data dan komunikasi digital menjadi kunci. Perusahaan pelatihan di Depok masih menggunakan cara konvensional dalam pendaftaran, namun pemanfaatan Google Form dan Spreadsheet bisa meningkatkan efisiensi. Proses pendaftaran menggunakan Google Formulir dan Spreadsheet memungkinkan pengelolaan data yang lebih baik. Manfaatnya termasuk membuat kuesioner, mengelola inventaris, dan visualisasi data. Ini mempermudah rekruitmen peserta dan meningkatkan efektivitas. Google Formulir adalah aplikasi template untuk pendaftaran peserta pelatihan yang efektif dan efisien. Terintegrasi dengan Google Drive, mudah digunakan dengan hanya memerlukan akun Google. Memungkinkan pendaftaran digital yang fleksibel dan cepat, mengurangi penumpukan berkas. Membuat pekerjaan perusahaan pelatihan lebih efektif dengan memudahkan penginputan dan pencarian data peserta.
Abstract:Untuk mendapatkan pemahaman mengenai tingkat kepuasan penduduk terhadap layanan yang disediakan di kantor P4MI kota Tangerang. maka dilakukan Survey Kepuasan Masyarakat. Survey ini dilakukan dengan cara menggunakan scan…
barcode melalui telepon seluler yang dimiliki pengguna jasa kantor P4MI kota Tangerang. Metode ini memudahkan masyarakat untuk mengisi survey. Metode ini juga dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan mengikuti perkembangan jaman. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat ada diposisi sangat baik. Walaupun hasil survey menunjukan angka sangat baik namun masih perlu dilakukan pembenahan seperti kurang maksimalnya sarana penyejuk ruangan dan kurang terjaganya kebersihan kamar mandi yang digunakan oleh masyarakat saat mendapatkan pelayanan di kantor P4MI kota Tangerang.
Abstract:Pengembangan budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan pekarangan masih belum banyak dilakukan. Sementara masyarakat desa ini memiliki potensi yang bisa dikembangkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan. Masyarakat…
at pada umumnya memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, yang dapat dimanfaatkan untuk usaha produktif seperti usaha budidaya ikan. Pengenalan kolam terpal kepada masyarakat merupakan sebuah alternatif dalam upaya pengembangan budidaya ikan, dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Usaha ini merupakan sebuah terobosan yang bisa diterapkan pada masyarakat desa ini, sehingga melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dapat menumbuhkan minat dan motivasi. Metode pendekatan dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi tentang model pengembangan budidaya ikan di lahan pekarangan kepada masyarakat sasaran. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditargetkan untuk memberikan motivasi dan pengenalan budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Kepada sasaran diberikan pengenalan dan langkah langkah yang dilakukan dalam proses budidaya ikan. Proses komunikasi timbal balik diterapkan pada kegiatan ini, sehingga terjadi transfer pengetahuan dan teknologi secara seimbang. Dari hasil kegiatan bahwa pada umumnya sasaran antusias dan termotivasi untuk mengembangan usaha dengan kolam terpal.
Abstract:Hipermetropia merupakan satu kelainan refraksi hipermetropia terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal, . Hampir 90% penderita hipermetropia berada di negara berkembang. Hipermetropia merupakan salah…
alah satu penyebab penurunan tajam penglihatan pada anak-anak. Tujuanpenelitian :untuk mengetahuideterminankejadian hipermetropia pada siswa SDN 102 Palembang. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitiandilakukan di SDN 102 Palembang pada Agustus 2023. Subjek penelitian siswa SDN 102 Palembang kelas 1 sampai kelas 6 yang menggunakan kacamata dan terdiagnosa miopia. Sampel berjumlah 40 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil :Responden denganriwayat keturunan miopia sebesar 67.5%, jenis kelamin perempuan sebesar 60%, dan responden dengan kebiasaan membaca dengan posisi tiduran sebesar 70%. Hasil uji chi square riwayat keturunan p value= 0.001 <0.05, kebiasaan membacap value= 0.001 <0.05, jenis kelamin p value= 0.192 >0.05 dan p value= 0.090 >0.05. variabel yang berhubungan dengan kejadian hipermetropia yaitu riwayat keturunan dan kebiasaan membaca.Saran :untuk peneliti selanjutnya guna mengkaji lebih dalam terkait pengaruh keturunan dalam mempengaruhi kejadian hipermetropia
Abstract:Retensio Plasenta yaitu plasenta tidak lahir setengah jam setelah lahirnya janin, perlekatan yang kuat antara plasenta dengan uterus merupakan penyebab terjadinya retensio plasenta. Retensio plasenta yang berpotensi mengancam…
ancam jiwa dan penyebab umum kematian ibu dari perdarahan post partum (Prawirohardjo, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadapkejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independen dan variabel dependen diambil pada waktu yang bersamaan menggunakan data primer dengan populasi 1.705 orang dan jumlah sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 94 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dari 94 responden diketahui ibu yang mengalami retensio plasenta (6,4%), riwayat abortus (43,6%), riwayat Sectio Caesarea (48,9%), dan paritas tinggi (47.9%), sedangkan hasil analisis bivariat ada hubungan riwayat abortus (ρ value= 0,006), ada hubungan signifikan Riwayat Sectio Caesarea (ρ value= 0.012) dan paritas (ρ value= 0,010), dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin. Kesimpulan ada hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadap kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Saran untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dengan mengadakan penyuluhan mengenai faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya retensio plasenta pada ibu bersalin sehingga bisa mengurangi angka kejadian retensio plasenta
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan, Efektivitas Pengawasan dan Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat. Data yang…
g berhasil dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknis analisis kualitatif deskriptif melalui langkah – langkah,atau komponen-komponen analisis data model interaktif. Teknik pengumpulan data digunakan melalui penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, dimana, terhadap pihak – pihak yang dipandang dekat dan mengetahui secara langsung data dan informasi mengenai masalah Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat, yang berjumlah 11 orang. Teknik analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa efektivitas pengelolaan dana desa, efektivitas pengawasan pengelolaan dana desa berada dalam kondisi cukup baik, hal ini didukung oleh faktor kebijakan pemerintah daerah, dan faktor SDM, faktor Anggaran serta faktor sarana dan prasarana berada pada kondisi kurang mendukung.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial…
al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.