Abstract:Abstract: The mobile application cannot be separated from the presence of the use of notifications. Many types of mobile devices used by users are using the method to make notifications that can be run on all types of devices…
vices that are important to do. This study discusses how to implement the program code for notifications on mobile applications based on hybrid mobile applications and the use of oneSignal as a push notification service. The method used in this research is analysis, code implementation, testing, and evaluation of the results of several implementation methods. The analysis carried out contains an analysis of what methods can be used to make notifications to the mobile application. After getting the method in the analysis phase, the next step is to try various methods of implementing the code and testing the code of the mobile application program using the code-and-fix life cycle method. The test results of each implementation method are then evaluated and the best code implementation method is determined. The final result of this research is recommendations for implementing program code into hybrid mobile applications using the oneSignal service.
Keywords: mobile hybrid; oneSignal; push notification
Abstrak: Aplikasi mobile saat ini tidak bisa lepas dari adanya penggunaan notifikasi. Banyaknya jenis device mobile yang digunakan user, mengakibatkan penggunaan metode untuk membuat notifikasi yang dapat berjalan di semua jenis device penting untuk dilakukan. Penelitian ini membahas tentang bagaimana mengimplementasikan kode program untuk notifikasi pada aplikasi mobile yang berbasis aplikasi mobile hybrid serta penggunaan oneSignal sebagai servis push notification-nya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis, implementasi kode, testing dan evaluasi perbandingan hasil beberapa metode implementasi. Analisis yang dilakukan meliputi analisis metode apa saja yang dapat digunakan untuk membuat notifikasi ke aplikasi mobile. Setelah mendapatkan perbandingan metode pada tahapan analisis, tahapan selanjutnya yaitu mencoba berbagai metode implementasi kode dan dilakukan testing kode program aplikasi mobile dengan menggunakan metode code-and-fix life cycle. Hasil testing masing-masing metode implementasi kemudian dievaluasi dan ditentukan metode implementasi kode terbaik. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekomendasi implementasi kode program kedalam aplikasi mobile hybrid untuk memunculkan notifikasi pada aplikasi menggunakan servis oneSignal.
Kata kunci: mobile hybrid; notifikasi; oneSignal
Abstract:Abstract: This study illustrates the use of the Analytical Hierarchy Process (AHP) in a decision support system (SPK) and combined with the Geographic Information System (GIS) to select funds for School Operational Assistance…
tance (BOS) at the secondary school level as a recommendation. for decision-makers, so that the selection of BOS fund receipts can run properly, quickly and as expected. The problem of delays in the distribution of BOS funds and the price of goods that can change every year, thereby affecting the unstable amount of funds spent on operational costs. The purpose of this study is to utilize a decision support system in determining the priority of receiving BOS funds at the secondary school level using the AHP method combined with GIS so that the implementation of the information system can be optimized. With this system, it is very useful to monitor the distribution of BOS funds so that they run smoothly by the expectations and goals of government programs. Determination of latitude and longitude using google maps to obtain maps and locations of aid recipients, connected with MySQL as a database and PHP programming and modeled with UML. The results of this study can be used to determine the receipt of BOS funds and their mapping by providing various criteria and alternatives for decision-makers.
Keywords: AHP, BOS, GIS, Google Map, SPK
Abstrak: Penelitian ini memaparkan tentang pemanfaatan Analitical Hierarchy Process (AHP) dalam sistem pendukung keputusan (SPK) dan dikombinasikan dengan Geographic Information System (GIS) untuk menyeleksi penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SMA sebagai rekomendasi bagi pihak pengambil keputusan, agar seleksi penerimaan dana BOS tersebut dapat berjalan secara tepat, cepat dan sesuai dengan yang diharapkan. Masalah keterlambatan pada saat penyaluran dana BOS dan harga barang-barang yang setiap tahunnya bisa berubah sehingga berpengaruh terhadap tidak stabilnya jumlah pengeluaran dana untuk biaya operasional. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah pemanfaatan sistem pendukung keputusan dalam menentukan prioritas penerimaan dana BOS jenjang SMA dengan menggunakan metode AHP dikombinasikan dengan GIS, sehingga implementasi sistem informasi dapat optimal. Dengan adanya sistem ini bermanfaat untuk memantau penyaluran dana BOS agar berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan dan tujuan dari program pemerintah. Penentuan latitude dan longitude menggunakan google maps untuk mendapatkan peta dan lokasi penerima bantuan, dikoneksikan dengan mysql sebagai database dan pemrograman PHP serta dimodelkan dengan UML. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menentukan penerimaan dana BOS dan pemetaannya dengan memberikan berbagai kriteria dan alternatif kepada pihak pengambil keputusan.
Kata kunci: AHP, BOS, GIS, Google Map, SPK
Abstract:Abstrack: The ability of computers to remember and store information properly can be utilized without having to depend on deficiencies that humans have, such as hunger, thirst and emotions that can be felt at any time as…
as humans. Except for electrical energy, all human weaknesses in remembering something can be done by a computer without obstacles. This forward tracking is a data-driven approach. In this approach tracking starts with input information, and then tries to draw conclusions. The basic concept of an expert system where the user submits information or facts to the expert system then the user receives a solution or answer from the expert system. Expert System Application to Detect Heavy Equipment Damage at PT.Tamako Raya Perdana was made so that it can help Heavy Equipment Operators (Excavators) or Companies, and may be able to help Mechanics if they forget the mechanism of action on Heavy Equipment (Excavators). So they no longer need to bother to get the information they need in handling problems in the Excavator.
Keyword: expert system, forward chaining, heavy equipment
Abstrak: Kemampuan Komputer untuk mengingat dan menyimpan informasi dengan baik dapat dimanfaatkan tanpa harus bergantung kepada kekurangan-kekurangan yang dimiliki manusia, seperti lapar, haus dan emosi yang sewaktu-waktu bisa dirasakan seperti pada manusia. Kecuali karena energy listrik, semua kelemahan manusia dalam mengingat sesuatu bisa dilakukan oleh komputer tanpa kendala. Pelacakan kedepan atau runut maju ini adalah pendekatan yang dimotori data (data-driven). Dalam pendekatan ini pelacakan dimulai dari informasi masukan, dan selanjutnya mencoba menggambarkan kesimpulan. Konsep dasar sistem pakar dimana pengguna menyampaikan informasi atau fakta untuk sistem pakar kemudian pengguna menerima solusi atau jawaban dari sistem pakar. Aplikasi Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Alat Berat Pada PT.Tamako Raya Perdana ini dibuat agar dapat membantu para Operator Alat Berat (Excavator) atau Perusahaan, dan mungkin dapat membantu Mekanik bila lupa akan mekanisme kerja pada Alat Berat (Excavator). Sehingga mereka tidak perlu lagi bersusah payah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dalam menangani masalah-masalah pada Excavator tersebut.
Kata kunci : sistem pakar, runut maju, alat berat
Abstract:Abstract: Forecasting sales is one of the challenges in CV. Rabbani Asyisa. This company getting a buildup of product in inventory that makes the company need sales forecasting to avoid the excess of products. Forecasting…
g needs to be followed by measurement of the forecast error rate to determine the accuracy of the prediction forecasting. In this study, the measurement of the forecasting error level in the trend moment method and season index. The study took the data sample from the period of August 2019 to November 2019. The results of error measurement using the trend moment method the value of Mean Absolute Percentage Error (MAPE) is 0.47% and measurements with the influence of the season index the value of Mean Value Absolute Percentage Error (MAPE) is 0.45%.
Keywords: Forecasting; Rabbani; Trend Moment
Abstrak: Melakukan peramalaan penjualan menjadi salah satu tantangan pada CV. Rabbani Asyisa. Perusahaan ini mengalami penumpukan barang pada inventory yang membuat perusahaan membutuhkan peramalan penjualan agar tidak terjadi kelebihan barang. Melakukan peramalan penjualan perlu diikuti dengan pengukuran tingkat kesalahan untuk mengetahui tingat akurasi prediksi dari peramalannya. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran tingkat kesalahan peramalan dalam metode trend moment dan indeks musim. Penelitian mengambil sampel data kerudung mulai dari periode Agustus 2019 sampai November 2019. Hasil pengukuran kesalahan dengan metode trend moment nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah 0.47% dan pengukuran dengan pengaruh indeks musim nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah 0.45%.
Kata kunci: Peramalan; Rabbani; Trend Moment,
Abstract:Abstract: In this paper we discuss the development of computational application program in MATLAB to calculate the second derivative of a function by using finite difference method for various types (forward, backward, or…
r central) and any order of accuracy. The MATLAB program extends the similar one which has been developed for the first derivative. The program is designed as an implementation of the explicit formulas of finite difference formulated by Khan and Ohba. Through this program, one can easily calculate the second derivative of a function numerically with any order of accuracy and visualize it in a graphical form. Error of numerical derivatives in each order of accuracy confirm the validity of the obtained results.
Keywords: finite difference method, explicit formula, second derivative, MATLAB programming
Abstrak: Dalam makalah ini dibahas pengembangan program aplikasi komputasi pada MATLAB untuk menghitung turunan kedua suatu fungsi dengan menggunakan metode beda hingga pada berbagai tipe (maju, mundur, atau pusat) dan sebarang orde ketelitian. Program MATLAB ini melanjutkan program serupa yang telah dibuat untuk turunan pertama. Program ini dirancang sebagai implementasi dari rumus eksplisit beda hingga yang diformulasi oleh Khan dan Ohba. Melalui program ini, seseorang dengan mudah dapat menghitung turunan kedua suatu fungsi secara numerik dengan sebarang orde ketelitian dan memvisualisasinya dalam bentuk grafik. Galat dari turunan numerik di setiap orde ketelitian mengkonfirmasi kevalidan hasil yang diperoleh.
Kata kunci: metode beda hingga, rumus eksplisit, turunan kedua, pemrograman MATLAB
Abstract:Abstract: Most farmers are do’nt know what plants are suitable for planting on their land. This is due to the lack of knowledge of farmers regarding the suitability of land with the growing requirements of a crop. The…
The lack of knowledge of farmers and the community about the evaluation of land suitability causes the cultivated plants do not produce optimally, because the conditions required by these plants are not in accordance with the conditions of the land that supports the growth of these plants. Seeing the importance of the process of selecting plants based on land suitability, while determining the selection of plants is still done only by looking at the experience of farmers who have not been tested. So the authors feel the need to make research to determine plants on land based on land suitability and plant growth requirements. The Analytical Hierarchy Process method is very suitable to be used to calculate the priority weight of each criterion because it is objective, which will later be used as a reference ranking by the TOPSIS method. With this research, it can determine the estate crops that will be planted on a land based on the level of land suitability and the requirements for growing plants that are alternative precisely, accurately and dynamically.
Keywords: DSS, AHP, TOPSIS
Abstrak: Kebanyakan Petani masih banyak yang belum mengetahui tanaman apa yang cocok ditanaman di lahannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan petani mengenai kesesuaian lahan dengan persyaratan tumbuh suatu tanaman. Lemahnya tingkat pengetahuan petani dan masyarakat tentang evaluasi kesesuaian lahan menyebabkan tanaman yang dibudidayakan tidak berproduksi optimal, karena syarat yang dibutuhkan tanaman tersebut belum sesuai dengan kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan tanaman tersebut. Melihat pentingnya proses pemilihan tanaman berdasarkan kesesuain lahan, sedangkan penentuan pemilihan tanaman masih dilakukan hanya berdasarkan dengan melihat pengalaman petani yang belum teruji. Maka penulis merasa perlu membuat penelitian untuk menentukan tanaman pada lahan berdasarkan kesesuain lahan dan persyaratan tumbuh tanaman. Metode Analytical Hierarchy Process sangat cocok digunakan untuk menghitung bobot prioritas dari tiap kriteria karena bersifat obyektif, yang nantinya menjadi acuan perangkingan yang dilakukan dengan metode TOPSIS. Dengan adanya penelitian ini, maka dapat menentukan tanaman perkebunan yang akan ditanam pada suatu lahan berdasarkan tingkat kesesuaian lahan dan persyaratan tumbuh tanaman yang menjadi alternatif secara tepat, akurat dan dinamis.
Kata kunci: SPK, AHP, TOPSIS
Abstract:Abstarct: Typhoid fever is an acute infectious disease that occurs in the human digestive tract (especially the small intestine) caused by salmonella tyhpi, in different phases the bacteria can spread to the bloodstream…
and even to the human bones. So with this disease detection needs to be done since. This research builds an expert system to diagnose typhoid fever with a backward chaining method with an inference process so that it can be used to produce disease diagnoses based on perceived symptoms and provide appropriate solutions.
Keywords : Expert System, Backward Chaining, Thypoid Fever
Abstrak: Demam Tifoid adalah penyakit infeksi akut yang terjadi pada saluran perncernaan manusia (terutama usus halus) yang disebabkan oleh bakteri salmonella tyhpi, pada fase berbeda bakteri dapat menyebar ke aliran darah bahkan ke tulang manusia. Maka dengan ini perlu pendeteksian penyakit sejak ini. Penelitian ini membangun sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit demam tifoid dengan metode backward chaining dengan proses inferensi agar dapat digunakan untuk menghasilkan diagnosa penyakit berdasarkan gejala yang dirasakan serta memberikan solusi yang tepat.
Kata kunci: Sistem Pakar, Backward Chaining, Demam Tifoid..
Abstract:Abstract: Demand forecasting for ayam geprek at Geprek Bensu is needed to make chicken inventory decisions to reduce inventory that often out of stock. This study uses time series single moving average (SMA) and single…
le exponential smoothing (SES) method to make geprek chicken requests in Geprek Bensu. This study sampled sales reports in October 2018 - September 2019. Results obtained from recognition using Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), and mean squared error (MSE = 2,762) shows that Single Moving Average produces more accurate results compared to the Single exponential smoothing method.
Keywords: Demand Forecasting; Single moving average; Single exponential smoothing; Time Series.
Abstrak: Peramalan permintaan ayam geprek pada Geprek Bensu sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan penyediaan stok ayam dan mengurangi out of stock yang sering terjadi. Penelitian menggunakan metode seri waktu Single moving average (SMA) dan Single exponential smoothing (SES) untuk membuat peramalan permintaan ayam geprek di Geprek Bensu. Penelitian ini mengambil sample laporan penjualan pada bulan Oktober 2018 – September 2019. Hasil yang di dapatkan dari perbandingan akurasi menggunakan Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), dan mean squared error (MSE = 2,762) menunjukkan bahwa Single Moving Average memiliki hasil yang lebih akurat jika dibandingkan dengan metode Single exponential smoothing.
Kata kunci: Peramalan permintaan; Pemulusan eksponensial; Rata-rata bergerak; Seri waktu.
Abstract:Abstract: The development of Information Technology in the field of education, a survey on the Use and Utilization of Information and Communication Technology was carried out on 4,014 schools in 34 provinces. Based on the…
e level of education, elementary and equivalent as much as 64.55 percent, junior high school and equivalent as much as 19.22 percent and high school and equivalent as much as 16.23 percent. While the use of applications in the field of education is still felt to be lacking especially in rural schools so that there is a gap between urban schools and rural schools. This condition occurs in SMP PGRI Malangbong where the use of applications is still lacking. One example is in the recording of books in schools that are still manual which complicates operations in the school. The solution offered is to create an online book recapitulation system which is expected to be very useful for school operations. The online book recapitulation system was built using the waterfall method starting from the analysis, design, implementation, testing to maintenance stages.
Keywords: Book Information system; Books; Schools
Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi di bidang pendidikan, survei Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dilakukan terhadap 4.014 sekolah yang tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan jenjang pendidikan, SD dan sederajat sebanyak 64,55 persen, SMP dan sederajat sebanyak 19,22 persen dan SMA dan sederajat sebanyak 16,23 persen. Sedangkan penggunaan aplikasi dibidang pendidikan masih dirasa kurang terutama di sekolah-sekolah pedesaan sehingga terjadinya kesenjangan antara sekolah diperkotaan dan sekolah pedesaan. Kondisi tersebut terjadi pada SMP PGRI Malangbong dimana penggunaan aplikasi masih sangat kurang. Salah satu contohnya adalah dalam perekapan buku di sekolah yang masih bersifat manual yang menyulitkan operasional di sekolah tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat sistem rekap buku online yang diharapkan sangat berguna bagi operasional sekolah. Sistem rekap buku online ini dibangun menggunakan metode waterfall mulai dari tahap analisis, desain, implementasi, pengujian sampai dengan pemeliharaan.
Kata Kunci : Buku Sekolah; Sistem Informasi Rekap Buku
Abstract:Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182…
,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.
Keywords: Point of Sales, Retail, UML
Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.
Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML