Search Articles & Publications

Showing 5708 articles found for "Alam"

MANAGEMENT HOTSPOT DENGAN LOAD BALANCE 3 ISP MENGGUNAKAN MIKROTIK RB1100AHX4 UNTUK MENSTABILKAN KONEKSI INTERNET

Marpaung, Hari Jalsa
Abstract: Abstract: An advancement in communication technology currently has an influence on developments in data management in the joints of life, making the need for a media center very important. The obstacle that always occurs… is the very weak internet resources in rural areas. The term network (network) is used when there are at least two or more devices that are connected to each other in the Mikrotik hotspot internet network system. From this, several ISPs are needed as a loadbalance method with a mangel firewall, this PCC loadbalance technique is very well tested in merging multiple ISPs.   Keywords: Accpoint; firewall; Mikrotik; Modem     Abstrak: Suatu Kemajuan teknologi komunikasi saat ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan didalam pengelolaan data didalam sendi kehidupan, membuat kebutuhan akan media center menjadi sesuatu yang sangat penting. Kendala yang selalu terjadi adalah sangat lemahnya sumber internet yang ada di pedesaan. Istilah jaringan (network) dipakai apabila terdapat minimal dua atau lebih perangkat yang terhubungkan satu dengan yang lainnya dalam sistem jaringan internet hotspot mikrotik, Dari hal ini di butuhkan beberapa ISP sebagai salah satu metode loadbalance dengan firewall mangel, teknik load balance PCC ini sangat teruji sekali dalam penggabungan beberapa ISP.   Kata kunci: Accpoint; firewall; Mikrotik; Modem

ANALISIS KESESUAIAN FUNGSIONAL DAN USABILITY PADA SISTEM INFORMASI KARMA SIMANIS BERDASARKAN ISO/IEC 25010

Mulyawan, Made Dwi, Swamardika, Ida Bagus Alit, Saputra, Komang Oka
Abstract: Saat ini penggunaan sistem informasi sangat penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi suatu proses bisnis. Pemerintah Kota Denpasar merupakan salah satu instansi yang telah mengimplementasikan sistem informasi… Karma Simanis untuk mempermudah proses monitoring realisasi anggaran yang dapat dilakukan secara online. Mengingat pentingnya penggunaan sistem informasi Karma Simanis maka diperlukan suatu pengukuran kualitas perangkat lunak berdasarkan kesesuaian fungsional dan usability untuk mengetahui nilai kualitas sistem yang digunakan dari segi fungsionalitas dan tingkat kegunaan. Dalam melakukan pengukuran kualitas terdapat beberapa model yang dapat digunakan menjadi pedoman untuk melakukan pengukuran perangkat lunak. ISO/IEC 25010 adalah model kualitas yang dapat digunakan sebagai standar untuk mengukur kualitas perangkat lunak.. Proses pengukuran dilakukan berdasarkan kuesioner yang telah dirancang dengan menggunakan sub karakteristik functional suitability dan usability pada aspek sistem yang diukur. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sistem informasi Karma Simanis memiliki nilai kelayakan sistem sebesar 75,99% yang terdiri dari kualitas kesesuaian fungsional sebesar 75,85% dan nilai kualitas usability sebesar 76,09%.

TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 2019 PADA PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS

Wabang, Keszya, Rahma, Yusiana, Widodo, Aris Puji, Nugraha, Fajar
Abstract: Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT… governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it. Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level   Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi.   Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan  

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) PADA RUMAH SAKIT DI KABUPATEN LABUHANBATU BERBASIS WEB

Ritonga, Heri Syahputra, Irmayani, Deci, Pane, Ramadhani
Abstract: Abstract: Geographical information system (GIS) is a tool with computer and android systems used to map conditions and events that occur on earth. With the current mapping system's capabilities, it can be used by the community.… munity. There are still few people who know the hospitals around them, especially with people outside the district. They have to ask the local community to find out the location of the hospital. With a system designed to provide convenience through determining the hospital location points that are available on the system. The data collection process and methods using the waterfall method. Testing this geographic information system with BlackBox. Someone searches Al-Aziz hospital data by selecting the al-Aziz hospital symbol contained in the system. A detailed menu will appear on the symbol so that it provides information about the hospital address, the schedule for opening and closing of the clinic, the name of the doctor, receiving PBJS health patient services, and the doctor's practice schedule at Al-Aziz Hospital. Keywords: Blackbox Testing; Hospital; Location; Waterfall method; Webgis     Abstrak: Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah alat komputer dan sistem android yang digunakan untuk memetakan kondisi dan peristiwa yang terjadi di bumi. Dengan kemampuan sistem pemetaan yang ada saat ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Masih sedikit masyarakat yang mengetahui rumah sakit di sekitar mereka, terutama yang berada di luar kabupaten. Mereka harus meminta masyarakat sekitar untuk mengetahui lokasi rumah sakit tersebut. Dengan sistem yang dirancang untuk memberikan kemudahan melalui penentuan titik lokasi rumah sakit yang tersedia dalam sistem. Proses dan metode pengumpulan data menggunakan metode waterfall. Uji sistem informasi geografis ini dengan BlackBox. Seseorang mencari data rumah sakit Al-Aziz dengan memilih simbol rumah sakit al-Aziz yang terdapat dalam sistem. Pada simbol ini akan muncul menu detil sehingga memberikan informasi mengenai alamat rumah sakit, jadwal buka tutup klinik, nama dokter, penerimaan pelayanan pasien kesehatan PBJS, dan jadwal praktek dokter di RS Al-Aziz.   Kata kunci: Blackbox Testing; Lokasi; Rumah sakit; Waterfall; Webgis  

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KABUPATEN LABUHANBATU MENGGUNAKAN WEBGIS

Zahara, Lisma, Munthe, Ibnu Rasyid, Ritonga, Ali Akbar
Abstract: Abstract: Labuhanbatu Regency is a district that has many Vocational High Schools (SMK) which are very attractive to the community. Because each Vocational High School has its own vocational fields, for example Health, Automotive,… utomotive, Offices, and others. The existence of this Geographic Information System makes it easy for users to find Vocational High School routes. Vocational High Schools are schools that make students or prospective students even more skilled. In making this Geographic Information System requires Systems Development Life Cycle to analyze gradually, and Webgis to display maps as well as GPS to ascertain the location of the earth's surface and use UML design such as activity diagrams, sequence diagrams, and usecase. There is also a waterfall method in making this Geographic Information System such as its analysis, implementation, design, maintenance and also the testing phase. The Testing Phase uses the BlackBox to test the system whether it is running well or not and is suitable for use by users.   Keywords: BlackBox Testing; Geographic Information System; Google Maps; GPS; UML; Vocational High School     Abstrak: Kabupaten Labuhanbatu termasuk kabupaten yang memiliki banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sangat diminati masyarakat. Karena setiap SMK memiliki kejuruan masing-masing dalam bidangnya misalkan Kesehatan, Otomotif, Perkantoran, dan lain-lain. Adanya Sistem Informasi Geografi ini memudahkan para pengguna untuk mencari rute Sekolah Menengah Kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan adalah sekolah yang menjadikan para siswa atau calon siswa lebih trampil lagi. Dalam pembuatan Sistem Informasi Geografi ini memerlukan Systems Development Life Cycle menganalisis secara bertahap, dan Webgis untuk menampilkan peta juga GPS untuk memastikan letak permukaan bumi dan menggunakan Perancangan UML seperti activity diagram, sequence diagram, dan usecase. Terdapat juga Metode waterfall dalam membuat Sistem Informasi Geografi ini seperti analisanya, implementasi, desain, pemeliharaan dan juga tahap pengujian. Tahap Pengujian menggunakan BlackBox untuk menguji Sistem apakah berjalan baik atau tidak dan sudah layak digunakan bagi pengguna.   Kata kunci:  Sekolah Menengah Kejuruan; GPS; Peta Google; Sistem Informasi Geografi; Uji  BlackBox; UML  

PREDIKSI KELANCARAN PEMBAYARAN CICILAN CALON DEBITUR DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR

Rizky, Sri Ayu, Yesputra, Rolly, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: In this research, a prediction system has been successfully developed to predict whether or not a prospective money borrower will run smoothly. Prospective borrowers who will borrow, some of the data that meet… the criteria will be inputted by the office clerk into a prediction application system interface to be processed using the Data Mining method, namely the K-Nearest Neighbor Algorithm with the Codeigniter programming language 3. The results of the Euclidean calculation process are based on predetermined criteria Between training data (training) to testing data (test) will be displayed with a table that has been sorted from smallest to largest containing 9 closest neighbors according to the K value that has been determined, namely 9. The nine neighbors will be taken the dominant category. This dominant category can be used as a guideline that makes it easier for the leader to make a decision on the next borrower.             Keywords: Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor; Prospective Borrowers;     Abstrak: Dalam penelitian ini telah berhasil dibuat sebuah sistem prediksi untuk memprediksi lancar atau tidak lancarnya seorang calon peminjam uang. Calon peminjam uang yang akan meminjam, sebagian datanya yang memenuhi kriteria akan diinputkan petugas kantor ke dalam sebuah interface sistem aplikasi prediksi untuk diolah menggunakan metode Data Mining yaitu Algoritma K-Nearest Neighbor dengan bahasa pemrograman Codeigniter 3. Hasil proses perhitungan Euclidean berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan antara data training (latih) ke data testing (uji) tersebut akan ditampilkan dengan sebuah tabel yang sudah diurutkan dari yang terkecil ke terbesar berisi 9 tetangga terdekat sesuai dengan nilai K yang sudah ditentukan yaitu 9.  Sembilan tetangga tersebut akan diambil kategori yang dominan. Kategori yang dominan tersebut bisa dijadikan suatu pedoman yang memudahkan pimpinan dalam mengambil sebuah keputusan kepada calon peminjam selanjutnya.   Kata kunci: Debitur; Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor

ANALISIS MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA MASA PERKULIAHAN ONLINE MENGGUNAKAN ROUGT SET

Purnamasari, Tika, Nasution, Marnis, Yaris, Gomal Juni
Abstract: Abstract: The spread of the covid-19 virus that has occurred since the beginning of 2020 has prevented people from gathering. One of the impacts on the world of education is the enforcement of online lectures. By using several… everal e-learning applications, including Classroom and Google Meet, resulted in changes in student interest in learning. Online lectures that have been running for two semesters and produce students score data can provide knowledge of student learning interests with the help of data mining rough sets and the Rosetta application which produce Rule that can be seen from the patterns of student interest in learning during online lectures, where student interest in learning becomes better for subjects that have subject matter for counting.   Keywords: data mining; interest in learning; online lectures; rough set; rough set     Abstrak: Menyebarnya virus covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 mengakibatkan pelarangan berkumpul/berkerumun, salah satu dampak pada dunia pendidikan adalah diberlakukannya perkuliahan online/e-learning. Beberapa aplikasi e-learning yang di gunakan adalah classroom dan googlemeet, hal ini tentu mengakibatkan perubahan minat belajar terhadap mahasiswa. Perubahan tersebut terekam dalam nilai dari perkuliahan online yang telah berjalan selama dua semester yang mana dapat diekstrak menjadi pengetahuan dengan bantuan data mining rough set dan aplikasi rosetta. Dengan membaca rule yang di hasilkan oleh rough set maka dapat dilihat pola dari minat belajar mahasiswa selama perkuliahan online, yang mana minat belajar mahasiswa terbagi menjadi lebih baik untuk matakuliah yang memiliki materi hitungan dan sebaliknya untuk matakuliah dengan materi teori.   Kata kunci: data mining; minat belajar; perkuliahan online; rosseta; rough set;

RISK MANAGEMENT ANALYSIS OF BUS TRANSPORTATION APPLICATION USING COBIT 4.1

Setyadi, Resad, Prabowo, Handy Nur
Abstract: Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking… ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.             Keywords: COBIT; plan and organize; risk management     Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.   Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management

ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE

Putri, Indah Faradhila, Izzati, Berlian Maulidya, Nur Fajrillah, Asti Amalia
Abstract: Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture… itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.   Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.   Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PROYEK CPM PADA PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR IT OPTICAL DISTRIBUTION POINT

Sari, Dely Indah
Abstract: Abstract : ODP can be a distribution tools for IT infrastructure development. So that ODP can reach the customer, there must be a telecommunications operator that has the ability to connect production equipment to the area.… ea. ODP infrastructure development using the network method is CPM method. CPM method has no execution time tolerance. In financing ODP development can be done by two method is normal method and fast method. Normal method means all operation performed normally while the fast financing method means that the cost is more expensive because it requires more labor.   Kata Kunci : CPM; fast cost; normal cost; ODP     Abstrak : ODP dapat menjadi alat pendistribusi pembangunan dalam infrastuktur IT. Agar ODP dapat sampai ke pelanggan harus terdapat operator telekomunikasi yang memiliki kemampuan untuk menghubungkan alat produksi ke daerah tersebut. Pembangunan infrastuktur ODP menggunakan metode jaringan kerja yaitu metode CPM. Metode CPM tidak memiliki toleransi waktu pelaksanaan. Dalam pembiayaan pembangunan ODP dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pembiayaan metode normal dan pembiayaan metode dipercepat, pembiayaan metode normal artinya semua operasi yang dilakukan secara normal sedangkan metode pembiayaan dipercepat artinya biaya lebih mahal karena membutuhkan tenaga kerja lebih banyak.   Kata Kunci : biaya normal; biaya dipercepat; CPM; ODP