Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

PENGARUH INOVASI PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA KANAWA CAFE

Maghfira, Cut Farra, Nurchayani, Rasti, Angga Pramadista
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana inovasi produk serta strategi penetapan harga berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Kanawa Cafe. Persaingan dalam industri kuliner yang semakin meningkat… menuntut para pelaku usaha untuk secara konsisten memberikan produk yang inovatif serta menentukan harga yang tepat agar mampu memenuhi ekspektasi konsumen dan menghasilkan kepuasan jangka panjang. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif, melibatkan 97 responden yang pernah melakukan transaksi di Kanawa Cafe. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling, sementara analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dengan memanfaatkan software SPSS versi 24.0. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa inovasi produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk serta keragaman inovasi yang ditawarkan dapat mendorong naiknya tingkat kepuasan pelanggan. Variabel harga juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa harga yang wajar, sesuai dengan kualitas, dan sebanding dengan nilai manfaat yang diterima mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, hasil uji F juga menegaskan bahwa inovasi produk dan harga secara simultan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara keseluruhan, hasil penelitian mengindikasikan bahwa inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan serta strategi harga yang kompetitif sangat penting dalam menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan, meningkatkan rasa puas, dan menumbuhkan loyalitas. Dengan demikian, Kanawa Cafe direkomendasikan untuk terus mengembangkan produknya serta merumuskan strategi harga yang tepat guna mempertahankan pelanggan dan menarik konsumen baru.

AKSIOLOGI ILMU BEBAS NILAI (POSITIVISME) VS TERIKAT NILAI (ISLAM)

Rozi Siregar, Sri Murhayati
Abstract: Filsafat adalah berpikir dengan mendalam. Dalam pemahaman bahwa ketika seseorang berfilsafat maka ia akan melakukannya secara mendalam, yaitu dengan segenap usaha yang maksimal, segenap eksistensi, segenap kemampuan, segenap… enap kekuatan, dan dengan seluruh apa yang dipikirkannya. Salah satu cabang filsafat ilmu yang mempertanyakan bagaiman manusia menggunakan ilmunya disebut aksiologi. Aksiologi mencoba untuk mencapai hakikat dan manfaat yang ada dalam suatu pengetahuan. Aksiologi merupakan cabang filsafat yang membahas tentang nilai atau disebut juga teori nilai. Nilai sendiri adalah kualitas yang terdapat dalam suatu objek sehingga dapat dianggap sebagai bernilai atau tidak bernilai.  Penelitian ini membahas tentang Aksiologi Ilmu Bebas Nilai (Positivisme) vs Terikat Nilai (Islam). Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini Adalah penelitian Pustaka Library Research. Paradigma ilmu bebas nilai (value free) mengatakan bahwa ilmu itu bersifat otonom yang tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan nilai. Bebas nilai artinya setiap kegiatan ilmiah harus didasarkan pada hakikat ilmu pengetahuan itu sendiri. Dalam pandangan ilmu yang bebas nilai, eksplorasi alam tanpa batas bisa jadi dibenarkan untuk kepentingan ilmu itu sendiri, seperti juga ekpresi seni yang menonjolkan pornografi dan pornoaksi adalah sesuatu yang wajar karena ekspresi tersebut semata-mata untuk seni. Penjelasan terikat nilai Islam dalam perspektif filsafat menunjukkan bahwa setiap pembahasan filsafat harus berpijak pada wahyu, menggunakan akal secara seimbang, dan diarahkan untuk kemaslahatan.

ANALISIS KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS ANAK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Nadila Dwi Juliska, Zulkarnaini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan Kartu Identitas Anak serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dalam penerapannya. Penelitian… enelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap Kepala Dinas, Sekretaris, pegawai pelayanan, serta masyarakat penerima dan belum penerima layanan Kartu Identitas Anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan Kartu Identitas Anak mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dengan capaian kepemilikan mencapai 69,2% pada tahun 2024. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya merata karena masih terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya sosialisasi, serta keterbatasan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia khususnya di wilayah pedesaan. Berdasarkan enam indikator evaluasi kebijakan William N. Dunn, kebijakan Kartu Identitas Anak dinilai cukup efektif dan efisien, tetapi masih belum memadai dalam aspek pemerataan, kecukupan, dan responsivitas terhadap seluruh kelompok sasaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kuantan Singingi untuk memperkuat strategi pelayanan, memperluas kerja sama lintas sektor, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik guna mewujudkan tertib administrasi kependudukan bagi anak di Kabupaten Kuantan Singingi.

POP-UP BOOK: “DONGENG PETUALANGAN LILY DAN CELENGAN AJAIB” SEBAGAI MEDIA LITERASI FINANSIAL UNTUK ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN

Sherly Karlina Nurocmah, Yudithia Dian Putra, Munaisra Tri Tirtaningsih
Abstract: Penguatan literasi finansial pada anak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal, namun pada praktiknya, pembelajaran literasi finansial di Lembaga PAUD… AUD masih disampaikan secara verbal, bersifat abstrak, dan minim penggunaan media yang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-Up Book: “Dongeng Petualangan Lily dan Celengan Ajaib” sebagai media pembelajaran literasi finansial untuk usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahali, serta ujian coba skala kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 92,5% dari ahli materi (sangat valid), 95% dari ahli media (sangat valid), dan 96,25% dari ahli pengguna (sangat praktis). Uji coba pembelajaran menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, meningkatnya antusiasme, serta keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pop-up book dinilai layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran literasi finansial di PAUD.

ANALISIS SWOT KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI MA DARUL ISTIQAMAH LEPPANGANG

Masriani, Nursaeni, Akbar
Abstract: Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan kepala madrasah dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di MA Darul Istiqamah Leppangang. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah dalam… am pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di madrasah tersebut dan untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, tata usaha dan guru. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Untuk faktor internal dan ekternal mengunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala madrasah menerapkan gaya kepemimpinan yang bersifat partisipatif, komunikatif, dan solutif. Kepala madrasah melibatkan seluruh unsur madrasah dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan menekankan nilai musyawarah (syura), transparansi, serta tanggung jawab bersama. Selain itu, nilai-nilai kepemimpinan islami seperti amanah, tanggung jawab, dan keikhlasan turut menjadi dasar dalam pengelolaan lembaga pendidikan tersebut. (2) Pengelolaan sarana dan prasarana di MA Darul Istiqamah Leppangang dilaksanakan secara terencana dan sistematis, mencakup tahap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, hingga penghapusan. Meskipun madrasah menghadapi hambatan berupa keterbatasan dana dan minimnya tenaga teknis, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama yang baik antara pihak madrasah, yayasan, masyarakat, serta pemerintah. (3) Berdasarkan analisis SWOT, kekuatan utama madrasah terletak pada sistem kerja yang kolaboratif dan partisipatif, sedangkan kelemahannya berada pada aspek pendanaan. Dukungan dari yayasan dan program pemerintah menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, sementara tantangan yang dihadapi berupa perubahan kebijakan serta meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan.

PENGEMBANGAN SIKAP NASIONALISME SISWA SD MELALUI STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN PPKN

Laeni Sholihah, Fatonah Salfadilah, Diki Januar, Apriana Sa’diah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pengembangan sikap nasionalisme pada siswa SD dapat dilakukan dengan menggunakan Strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila… a dan Kewarganegaraan (PPKn). Pendidikan PPKn memiliki peran penting dalam mengembangkan karakter serta meningkatkan kesadaran sosial siswa, tetapi kenyataannya, pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda Indonesia masih tergolong rendah. Metode pengajaran tradisional yang umum diterapkan dalam pengajaran Pancasila terbukti kurang efektif untuk generasi yang lebih melek digital, yang cenderung kritis dan aktif. Dengan pendekatan yang bersifat kualitatif serta studi literatur, penelitian ini mengkaji beragam sumber yang relevan mengenai penerapan CTL dalam kerangka PPKn. Temuan analisis mengindikasikan bahwa CTL dapat mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, serta meningkatkan pemahaman dan penghayatan terhadap sikap nasionalisme. Hasil penemuan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa setelah penerapan CTL jika dibandingkan dengan cara mengajar yang konvensional.

KECEMASAN BERBICARA DITINJAU DARI LINGKUNGAN BELAJAR (STUDI FENOMENOLOGIS PADA SISWA KELAS X MAN 4 TANGERANG)

Muhamad Bagas Riyanto, Putri Dian Dia Conia, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Kecemasan berbicara merupakan hambatan signifikan yang dialami siswa dan berpotensi menghambat partisipasi serta perkembangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan belajar… yang menyebabkan kecemasan berbicara pada siswa kelas X MAN 4 Tangerang, dan (2) memahami persepsi siswa tentang pengalaman kecemasan berbicara yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 13 partisipan siswa yang dipilih melalui purposive sampling serta seorang guru BK untuk triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan siswa disebabkan oleh tiga faktor lingkungan: pertama, lingkungan fisik sebagai faktor kondisional, penataan ruang (formasi letter U) meningkatkan perasaan tersorot (conspicuousness). Kedua, lingkungan sosioemosional sebagai faktor paling dominan, dipicu oleh interaksi negatif (teguran terbuka guru) dan diredam oleh dukungan afektif. Ketiga, lingkungan akademik sebagai puncak intensitas cemas akibat situasi evaluatif (ujian lisan/tahfidz) dan panggilan tiba-tiba. Kesiapan materi (preparedness) ditemukan sebagai strategi koping internal paling ampuh. Disimpulkan bahwa akar dari fenomena ini adalah persepsi kognitif internal siswa, yaitu "ketakutan akan penilaian negatif" (fear of negative evaluation), yang diaktifkan oleh pemicu di ketiga lingkungan tersebut, meskipun ditemukan pula adanya resiliensi dan motivasi perbaikan diri yang proaktif pada siswa.

PENGEMBANGAN PARIWISATA RUMAH ETNIK PAPUA, DI KABUPATEN SORONG BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Asyifa Rahmawati, Karmila Sinen
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategis pengembangan wisata Rumah Etnik Papua di Kabupaten Sorong dengan mengedepankan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif… kualitatif, dengan mengandalkan sumber skunder seperti jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rumah Etnik Papua yang didirikan sejak tahun 2021, telah menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang ada di Aimas. Dengan menampilkan berbagai macam rumah adat yang ada di Papua, seni, kuliner, serta tarian papua yang telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan menjadi lebih dari 13.000 orang. Selain itu, wisata rumah etnik juga menyediakan homestay untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menginap. Rumah Etnik juga menyediakan penyewaan pakaian adat Papua bagi wisatawan yang ingin berfoto. Melalui pendekatan berbasis kearifan lokal, destinasi ini memanfaatkan bahan bangunan alami serta mengedepankan nilai tradisional masyarakat Papua. Selain memperkuat pelestarian budaya, pengembangan ini juga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan peluang usaha. Namun, tantangan utama masih terhadap pada aspek promosi digital yang belum optimal dan keterbatasan sumber daya manusia di bidang pemasaran online. integritas nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan wisata terbukti efektif dalam mendukung pelestarian budaya serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di Aimas, Kabupaten Sorong.

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI EPISTEMOLOGI KEMANUSIAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA

Aprillia Wahyu Utami, Ina Niatul Maidah, Nurul Mubin
Abstract: Pendidikan multikultural sebaiknya dipahami bukan hanya sebagai bagian dari kebijakan kurikulum atau program inklusi, tetapi sebagai sebuah cara pandang epistemologis yang membentuk bagaimana pengetahuan pendidikan dihasilkan… ilkan dan dipraktikkan. Perspektif ini menegaskan bahwa harkat manusia, dianugerahi atas keberagaman, serta prinsip keadilan sosial harus menjadi pijakan utama dalam proses pendidikan. Melalui teaah literatur terbaru, artikel ini menunjukkan bahwa pendekatan multikultural berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter bangsa—terutama nilai toleransi, empati, dan tanggung jawab sosial. Bukti konseptual maupun empiris mengindikasikan bahwa penerapan nilai-nilai multikultural dalam proses pembelajaran mampu memperkuat sikap saling menghargai dan menerima terhadap perbedaan, sehingga sangat relevan untuk pengembangan karakter persahabatan dalam konteks masyarakat majemuk.

PEMANFAATAN LKPD BUDAYA MELAYU RIAU BERBASIS CODING UNTUK MENGANALISIS COMPUTATIONAL THINKING SISWA

Cyndi Togi Marito Sitorus, Yola Amanda, Zarra Hanura Il, Jesi Alexander Alim, Cici Oktaviani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Budaya Melayu Riau berbasis coding terhadap kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) siswa sekolah dasar.… LKPD ini dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal dan aktivitas coding sebagai upaya menumbuhkan kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kreatif sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design, yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 105 Pekanbaru tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan computational thinking, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor siswa meningkat dari 64,63 menjadi 67,78 setelah penerapan LKPD, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,406 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,032 termasuk kategori rendah, namun menunjukkan adanya tren peningkatan positif terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi budaya Melayu Riau dalam LKPD berbasis coding memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa, meskipun efektivitasnya masih memerlukan penguatan dari aspek pedagogis dan durasi penerapan.