Search Articles & Publications

Showing 1243 articles found for "Olah"

ANALISIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SERTA KENDALA DI SLB NEGERI KELEYAN BANGKALAN

Firdaus, Nilli Nafilatul, Harsiwi, Nova Estu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Keleyan Bangkalan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah… dalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian secara holistik. Penelitian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SLB Negeri Keleyan terdapat 40 siswa anak berkebutuhan khusus, terdiri dari tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan autis. Kendala yang dihadapi meliputi kesulitan dalam asesmen oleh guru, kurangnya kesabaran guru dalam mengajar, serta adaptasi siswa terhadap lingkungan sekolah. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan pengetahuan dan pelatihan guru, menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta melakukan terapi bagi siswa. Penelitian juga menekankan pentingnya kerjasama antara guru dan orang tua untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi anak berkebutuhan khusus

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Itqiyah, Shalwa Davi, Fidrayani, Fidrayani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan temuan dari berbagai sumber yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024 terkait dengan penerapan model pembelajaran blended learning di sekolah dasar dan dampaknya terhadap… perbaikan proses pembelajaran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses), yang memungkinkan penyaringan dan analisis sistematis terhadap berbagai studi yang relevan. Aspek yang dibahas dalam penelitian ini mencakup judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, dan kesimpulan dari masing-masing sumber yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran blended learning secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model tersebut serta tantangan yang dihadapi. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran blended learning di sekolah dasar memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun memerlukan strategi yang tepat dan dukungan yang memadai untuk mencapai hasil yang optimal.

SOSIALISASI TES KEBUGARAN SISWA INDONESIA (TKSI) di MGMP PJOK SMA KOTA BANJARBARU

Habibie, Muhammad, Fitrianto , Ari Tri, Apriani , Herlina
Abstract: Pada pembelajaran pendidikan jasmani banyak guru yang sudah menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Pada aspek kognitif guru sudah memiliki acuan yang ada pada buku Pendidikan Jasmani dan LKS siswa,… a, Pada aspek Psikomotor dan Afektif sudah diterapakan hal-hal yang sesuai dengan tingkat pembelajaran siswa. Tetapi dalam pembelajaran pendidikan jasmani sering ada hal yang sering terlupakan, yaitu kebugaran siswa. Kenyataan nya kebugaran siswa adalah salah satu dari tujuan pendidikan jasmani itu sendiri. Tahun 2023 kemendikbud Indonesia telah mengeluarkan Tes Kebugaran Siswa Indonesia, yang mana tes ini sesuai dengan kondisi sarana prasarana yang ada di daerah-daerah Indonesia. Tes Kebugaran Siswa Indonesia. (TKSI) merupakan satu paket rangkaian tes kebugaran siswa Indonesia yang harus dilakukan secara keseluruhan tanpa mengurangi dan menambahkan item tes lain. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian terhadap masyarakat ini adalah untuk menjadi panduan bagi guru-guru tingkat SMA di kota Banjarbaru dalam pelaksanaan tes dan latihan, serta sebagai alat pengolahan dan penyimpanan data, bahkan sebagai prediktor dalam pengembangan bakat peserta didik di bidang olahraga. TKSI adalah sebuah web untuk mengukur Tingkat kebugaran jasmani dan mengukur serta indeks massa tubuh (BMI) yang bertujuan untuk mengukur berat dan tinggi ideal siswa. Sosialisasi ini dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan pretes kemampuan tentang pengetahuan tentang tes kebugaran siswa Indonesia. Begitu pula setelah selesai rangkaian sosialisasi, Para guru diberikan 18 soal tentang (TKSI) post tes tentang pengetahuan tentang tes dan kebugaran siswa. Ada peningkatan sekitar 80% pengetahuan tentang tes kebugaran siswa indonesia yang terlihat dari post test dari kegiatan yang meningkat.

KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) HOLISTIK PADA BIDANG KESEHATAN DI DESA SUKA MERINDU OGAN ILIR SUMATERA SELATAN

Fatimah, Mustika, Diana Sartika, Nova Mabela, Dinda Rahma, Rapi Dzaki Almugni, Devina Liya, Dita Rahmalia, Muslimah Putri Utami, Anisah, Harry Wahyudhy Utama, Devi Marlina, Bunga Anggreini Sari
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di bidang kesehatan di desa berkaitan kebutuhan akan peningkatan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat setempat. Beberapa masalah bidang kesehatan di desa… esa antara lain fasilitas kesehatan sering kali jauh dan tidak memadai, ada kekurangan tenaga kesehatan yang bersedia bekerja di daerah pedesaan, pendidikan kesehatan yang kurang memadai berakibat pada kesalahpahaman mengenai praktik kesehatan yang baik, dan desa-desa sering menghadapi beban penyakit yang tinggi. Desa Suka Merindu merupakan salah satu desa di Ogan Ilir dengan jumlah penduduk sebanyak 1111 jiwa dan luas wilayah 850 ha/m2. Fasilitas layanan kesehatan berupa puskesmas dan posyandu terletak menyebar di dekat beberapa desa di sekitarnya. Masalah kesehatan di Desa Suka Merindu bervariasi mulai dari masalah penyakit tidak menular, penyakit menular hingga penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Pengabdian ini dilakukan di Desa Suka Merindu pada bulan Januari 2024. Ada empat kegiatan PKM holistik yang dilakukan adalah pemeriksaan dan edukasi gratis kepada warga, penyuluhan kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia di kalangan remaja dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri Sekolah Menengah Atas (SMA), sosialisasi mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Hipertensi di Puskesmas, dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA di balai desa. Tahapan masing-masing kegiatan terdiri dari perencanaan, analisis situasi, studi literatur, survei awal, koordinasi perizinan dan kesediaan sasaran, persiapan materi, alat dan bahan, pelaksanaan yang terdiri dari tanya jawab awal, penyampaian materi, diskusi, dan penyerahan poster serta evaluasi. Sesuai dengan tujuan kegiatan, hasil kegiatan tercapai berupa penyampaian materi dan terwujudnya diskusi. Melalui PKM di bidang kesehatan, ada peluang untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam layanan kesehatan dan memperbaiki kualitas hidup penduduk desa. Ini juga membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan kesehatan yang spesifik dari komunitas yang mungkin tidak tercakup dalam kebijakan kesehatan yang lebih luas.

MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Di SEKOLAH DASAR

Rini, Ayu Sekar, Wulandari, Nur Asti, Supratikta, Hadi
Abstract: Menerapkan Total Quality Management (TQM) di lembaga pendidikan menjadi langkah krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini penting untuk menjalankan fungsi manajemen di setiap lembaga pendidikan. Dalam kajian ini,… i, diulas penerapan TQM dalam konteks pendidikan dan upaya-upaya meningkatkan standar mutu yang telah ditetapkan. Setiap lembaga pendidikan harus menunjukkan dedikasi terhadap peningkatan mutu guna tetap dipercaya oleh masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Salah satu cara untuk mempertahankan kepercayaan tersebut adalah dengan melakukan perbaikan secara berkesinambungan, baik dalam aspek infrastruktur maupun proses non-fisik. Dengan demikian, lembaga pendidikan dapat menjadi institusi yang berkualitas dan terjamin. Terdapat beberapa aspek penting yang harus ditekankan dalam menerapkan TQM di dunia pendidikan, termasuk peningkatan secara terus-menerus, penetapan standar mutu, perubahan budaya, restrukturisasi organisasi, dan menjaga hubungan dengan para pelanggan. Implementasi TQM membutuhkan strategi pelaksanaan yang efektif serta kerjasama dari seluruh elemen sekolah.

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH PADA PENDIDIKAN ABAD KE 21

Zainal, Zainal, Afridiatama, M.Gilang, Renaldi, Rendi, Gusmaneli , Gusmaneli
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang Kurikulum yang akan segera diterapkan di dunia pendidikan Indonesia menggantikan kurikulum yang berlaku sekarang ini yaitu kurikulum 2013. Kurikulum baru tersebut disebut dengan… engan kurikulum merdeka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dimana data penelitian berasal dari jurnal-jurnal dan buku yang membahas tentang kurikulum merdeka, kemudian data yang dihasilkan berupa penjelasan dan penjabaran terhadap hasil data yang telah didapat. adapun pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, yaitu mencari sumber penelitian dari buku, dan juga jurnal- jurnal yang sesuai dengan penelitian ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti terhadap kurikulum merdeka didapatkan bahwa kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru setelah kurikulum 2013 yang dicanangkan oleh Kemendikbud yaitu Nadim Makarim, pada hakikatnya Kurikulum merdeka merupakan inovasi terbaru dari kurikulum yang pernah diterapkan di Indonesia. Tujuan dari diberlakukannya kurikulum merdeka adalah untuk menciptkana Sumber Daya Manusia yang unggu dan dapat bersaing didunia kerja, selain itu kurikulum ini juga ditujukan kepada seluruh jenjang pendidikan yang ada di Indonesia hal ini bermaksud agar proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta didik dikelas saja akan tetapi kemampuan skill mereka juga dikembangkan agar terciptanya peserta didik yang unggul dan kreatif dilingkungan sekolah maupun masyaraktnya

PEMAHAMAN PENDIDKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS SDN 01 BENTENG

Maknun, Lu’luil, Lestari, Cahya, Rikzi, Hasibur
Abstract: Pendidikan Kewarganegaraan sebagai bagian dari mata pelajaran yang diberikan di sekolah ikut berperan besar dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. PKn merupakan salah satu instrumen fundamental dalam bingkai pendidikan… ikan nasional sebagai media bagi pembentukan karakter bangsa di tengah pluralisme yang menjadi karakteristik utama bangsa Indonesia. Penelitian ini mengambil fokus pada pemahaman PPKn di  SDN 01 Benteng, yang terletak di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea. Desa Benteng sebagai lokasi penelitian merepresentasikan masyarakat yang memiliki dinamika sosial, budaya, dan lingkungan yang unik. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemahaman PPKn di SDN 01 Benteng. Selain itu, penelitian ini juga berusaha untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman PPKn di sekolah tersebut serta merumuskan rekomendasi untuk memperbaiki implementasi PPKn di SDN 01 Benteng. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman siswa terhadap PPKn Di Sekolah Dasar sudah mencerminkan adanya kesadaran siswa akan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

PENYULUHAN KEJADIAN HIPERMETROPIA PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 102 PALEMBANG

Susanti, Devi, Fakhruddin, M, Melvani, Rizcita Prilia, Novianti, Leni
Abstract: Hipermetropia merupakan satu kelainan refraksi hipermetropia terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal, .  Hampir 90% penderita hipermetropia berada di negara berkembang. Hipermetropia merupakan salah&#8230; alah satu penyebab penurunan tajam penglihatan pada anak-anak. Tujuanpenelitian :untuk mengetahuideterminankejadian hipermetropia pada siswa SDN 102 Palembang.  Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitiandilakukan di SDN 102 Palembang pada Agustus 2023. Subjek penelitian siswa SDN 102 Palembang kelas 1 sampai kelas 6 yang menggunakan kacamata dan terdiagnosa miopia. Sampel berjumlah 40 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil :Responden denganriwayat keturunan miopia sebesar 67.5%, jenis kelamin perempuan sebesar 60%, dan responden dengan kebiasaan membaca dengan posisi tiduran sebesar 70%. Hasil uji chi square riwayat keturunan p value= 0.001 <0.05, kebiasaan membacap value= 0.001 <0.05, jenis kelamin p value= 0.192 >0.05 dan p value= 0.090 >0.05. variabel yang berhubungan dengan kejadian hipermetropia yaitu riwayat keturunan dan kebiasaan membaca.Saran :untuk peneliti selanjutnya guna mengkaji lebih dalam terkait pengaruh keturunan dalam mempengaruhi kejadian hipermetropia

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SD ISLAM PERMATA MOJOSARI KAB. MOJOKERTO)

Janah, Miftakul, Kurniawan, Satunggale, Rahman, Muhammad Afifi
Abstract: The quality of education of a nation is largely determined by the quality of human resources especially educators. Therefore, it is a necessity for every educational institution to improve the quality of teaching staff.&#8230; The purpose of study are to find out how the development of human resources process from teacher staff to improve the quality education and how the supporting and inhibiting factors to impove the quality education at SD Islam Permata Mojosari. This study used a qualitative approach to the type of case study, which research is carried out at SD Islam Permata Mojosari. Data collection is done using techniques: interviews, observation, and documentation. While the data obtained were analyzed through several stages namely: Condensation, data display, and verification of conclusions as well as checking the validity of the data. The process of developing human resources educators has been going well, but there are still shortages here and there both in terms of implementation and evaluation of the results of the development.

ANALISIS PERBEDAAN KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI 6 TAMBUN

Hamna, Hamna, Ummah BK, Muh. Khaerul, Novianti, Desi, Harmania, Harmania, Novita, Ade
Abstract: Saat ini pendidikan mencakup pada  kurikulum 2013 dan Merdeka Belajar. Tujuan dari kurikulum ini adalah meningkatkan sumber daya manusia dan kualitas pendidikan di Indonesia. Diterapkan mulai dari pendidikan dasar hingga&#8230; a tinggi, sehingga setiap jenjang pendidikan memiliki peran penting dalam keberhasilan program-program ini. Tujun dilakukannya  penilitian observasi di SD Negeri 6 Tambun tentang perbedan antara kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka mungkin melibatkan eksplorasi mendalam terhadap implementasi kedua kurikulum tersebut ditingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan pendekatan kualitatif.