Abstract:Penelitian ini membahas tentang manajemen guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMA Negeri 4 Palopo. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana minat belajar siswa serta bagaimana peran guru dalam mengelola…
ngelola proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa di sekolah. Minat belajar merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran karena dapat memengaruhi keaktifan dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di SMA Negeri 4 Palopo. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai kondisi minat belajar siswa serta bagaimana manajemen guru dalam mengelola pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa di SMA Negeri 4 Palopo masih bervariasi. Manajemen guru dalam meningkatkan minat belajar siswa dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang baik, pelaksanaan pembelajaran dengan metode yang bervariasi, serta evaluasi pembelajaran untuk melihat perkembangan belajar siswa. Selain itu, guru juga berperan sebagai motivator dan fasilitator dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga siswa lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur pengaruh kualitas produk serta harga baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian di Roemah Kentang 1908 Bandung. Penelitian ini menggunakan…
n metode kuantitatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 97 konsumen, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kualitas produk dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, kualitas produk terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, begitu pula dengan harga yang juga memberikan pengaruh positif signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik kualitas produk dan semakin sesuai harga dengan nilai yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi pula keputusan pembelian di Roemah Kentang 1908 Bandung. Penelitian ini memberikan manfaat teoritis sebagai pengembangan kajian manajemen pemasaran mengenai faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, serta manfaat praktis bagi pihak manajemen Roemah Kentang 1908 dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas produk dan penetapan harga yang kompetitif guna mempertahankan serta menarik konsumen
Abstract:Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha kopi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengolahan…
engolahan data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan, sehingga memberikan gambaran yang terstruktur dan mendalam mengenai praktik pengelolaan keuangan pada usaha tersebut. Fokus penelitian meliputi pemahaman literasi keuangan, kesadaran terhadap nilai uang dan risiko utang, serta penerapan perilaku keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam tingkat literasi keuangan pelaku usaha kopi. Sebagian informan telah menyadari pentingnya pencatatan transaksi dan pengaturan arus kas, serta perencanaan penggunaan keuntungan, sementara sebagian lainnya masih menggunakan metode tradisional dan pencatatan belum dilakukan secara konsisten. Pada aspek kesadaran keuangan, pelaku usaha menunjukkan sikap menghargai nilai uang, berhati-hati dalam mengambil utang, serta melakukan upaya menabung dan menetapkan tujuan keuangan jangka pendek maupun panjang, meskipun penerapannya belum sepenuhnya optimal. Sedangkan pada aspek perilaku keuangan, Sebagian pelaku usaha sudah melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha, mengendalikan pengeluaran, serta menyediakan dana cadangan, namun masih terdapat keterbatasan dalam perencanaan keuangan yang sistematis dan berkelanjutan.
Ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi dan kesadaran keuangan sangat diperlukan guna memperkuat perilaku pengelolaan keuangan pelaku bisnis kopi secara lebih terstruktur. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengembangan program edukasi dan pendampingan keuangan bagi pelaku usaha kopi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
Abstract:Perkembangan motorik halus pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kesiapan belajar dan kemandirian dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari. Pengalaman sensorik berbasis tekstur dipandang memiliki…
i potensi dalam memperkuat koordinasi otot-otot kecil melalui aktivitas manipulatif yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk implementasi, proses pelaksanaan, dan dampak penggunaan media sensorik berbasis tekstur dalam menstimulasi motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di PAUD Plmboyan 3 Karawang Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian adalah anak usia empat sampai lima tahun, dengan informan guru kelas dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media tekstur melalui tahap pengenalan, eksplorasi bebas, dan kegiatan terarah secara konsisten meningkatkan koordinasi jari, ketepatan gerak manipulatif, serta keberanian anak dalam mengeksplorasi permukaan yang beragam. Peran guru yang memberikan pendampingan proporsional turut memperkuat efektivitas stimulasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa variasi tekstur dapat diposisikan sebagai komponen pedagogis dalam pembelajaran multisensori, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi guru PAUD dalam merancang kegiatan yang mendukung perkembangan motorik halus secara sistematis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala…
la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan e-commerce di Indonesia memberikan peluang besar bagi UMKM fashion untuk memperluas pasar. Namun, keberagaman platform e-commerce menciptakan permasalahan bagi UMKM dalam menentukan platform yang paling sesuai…
ai dengan karakteristik bisnis mereka. Keputusan yang tidak tepat dapat berdampak pada inefisiensi operasional dan rendahnya konversi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi dan menentukan bobot kriteria-kriteria penting dalam pemilihan platform e-commerce untuk UMKM fashion, (2) menentukan platform e-commerce terbaik menggunakan metode (AHP) berdasarkan evaluasi multi-kriteria pada dua UMKM yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada pemilik atau pengelola kedua UMKM fashion sebagai responden. Data yang digunakan merupakan data primer, yang diperoleh dari penilaian responden terhadap kriteria dan alternatif platfrom e-commerce. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan platfrom e-commerce bagi UMKM fashion adalah biaya transaksi, kemudahan pelanggan, jumlah pengunjung, fitur penjualan, dan sistem pengiriman dan logistik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengembangkan tari kreasi 'Pitik Walik' sebagai media stimulasi kecerdasan kinestetik anak usia 5–6 tahun di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan (R&D)…
(R&D) dengan tahapan: studi pendahuluan, perancangan produk, validasi ahli, dan uji coba produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari 'Pitik Walik' layak digunakan sebagai stimulasi kecerdasan kinestetik anak, dengan peningkatan yang signifikan terutama pada aspek keseimbangan dan kelenturan. Kegiatan tari ini menggabungkan unsur budaya lokal dengan gerak tubuh yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari tradisional yang dikreasikan dapat menjadi alternatif stimulasi yang menyenangkan dan efektif dalam pengembangan fisik anak.
Abstract:Artikel ini membahas keterhubungan antara spiritualitas dan empati dalam pemikiran Hendricus Leven, seorang pemikir humanistik yang menempatkan relasi antarmanusia sebagai pusat perkembangan spiritual. Melalui kajian literatur…
eratur yang mendalam, tulisan ini menyoroti bahwa spiritualitas dalam pandangan Leven bukan sekadar pengalaman kontemplatif yang bersifat personal, tetapi sebuah dinamika relasional yang menuntut keterbukaan terhadap kehadiran orang lain. Dalam konteks tersebut, empati berfungsi sebagai ekspresi nyata spiritualitas, sebab empati menghadirkan manusia pada perjumpaan yang autentik dengan sesama. Artikel ini juga menguraikan implikasi pemikiran Leven bagi kehidupan sosial, pendidikan, dan pembentukan karakter manusia modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa spiritualitas dan empati saling menopang dalam membentuk pribadi yang utuh, transformatif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Abstract:Penelitian ini menganalisis landasan kehidupan berdasarkan pemikiran Mgr. Henricus Leven, SVD, seorang tokoh penting dalam sejarah gereja dan pendidikan di Indonesia, khususnya Flores Timur. Fokus kajian ini terletak pada…
a bagaimana prinsip-prinsip spiritualitas dan visi serta misi kemanusiaan Leven dapat menjadi landasan etis dan moral dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Melalui pendekatan kuantitatif dengan analisis tekstual terhadap tulisan dan biografi terkait pemikiran Leven, penelitian ini mengidentifikasi nilai-nilai fundamental seperti pelayanan, dan ketaatan kreatif sebagai pilar utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leven menekankan pentingnya pengembangan diri yang utuh, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga secara afektif dan psikomotorik, yang terwujud dalam tindakan nyata yang bertanggung jawab dan melayani sesama. Pemikiran ini relevan dalam konteks kehidupan modern yang sering kali dihadapkan pada krisis makna dan etika, dengan menawarkan kerangka kerja kehidupan yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan yang luas dan spiritualitas yang mendalam. Artikel ini juga menyoroti relevansi pemikiran Leven bagi pendidikan, kehidupan sosial, dan pengembangan pribadi pada era modern yang ditandai oleh fragmentasi nilai, tekanan psikologis, dan krisis eksistensial. Dengan mengintegrasikan refleksi diri, pengolahan pengalaman hidup, serta keterbukaan terhadap transendensi, spiritualitas menurut Leven dapat menjadi dasar yang kuat bagi pembentukan karakter, keseimbangan batin, dan kualitas hidup yang lebih bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun landasan spiritualitas kehidupan sebagai bagian integral dari perkembangan manusia secara holistik.
Abstract:Artikel ini mengkaji kontribusi Henricus Leven dalam pengembangan kehidupan misioner, khususnya dalam konteks misi Katolik. Henricus Leven dikenal sebagai tokoh yang memberikan sumbangan signifikan terhadap spiritualitas…
dan metodologi karya misi melalui pendekatannya yang menekankan inkarnasi nilai-nilai Injil dalam konteks local. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Leven mengintegrasikan pemahaman teologis dengan praktik pastoral yang kontekstual, menciptakan model misi yang tidak hanya berfokus pada evangelisasi tetapi juga pada pemberdayaan komunitas lokal. Kontribusinya meliputi pengembangan strategi pendampingan yang menghormati budaya setempat, pembentukan komunitas basis yang mandiri, serta penekanan pada dimensi sosial dari pewartaan Injil. Leven juga dikenal karena pendekatan dialogisnya yang mempromosikan perjumpaan autentik antara pewarta dan penerima kabar gembira, menghindari sikap paternalistik yang sering mewarnai karya misi pada masa tersebut. Visinya tentang gereja lokal yang berakar kuat dalam realitas sosio-kultural masyarakat setempat telah memberikan inspirasi bagi generasi misionaris berikutnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa warisan Henricus Leven tetap relevan bagi pembaruan metodologi misi kontemporer, terutama dalam konteks dialog antarbudaya dan inkulturasi yang menjadi tantangan gereja modern.