Search Articles & Publications

Showing 1846 articles found for "Perti"

PENINGKATAN TEKNOLOGI DIGITALISASI UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING : SHOPEE

Bashiroh, Ainin, Sholikhah, Faizatus, Fitriyanti Ulul Azmi, Ade
Abstract: Pelatihan digital marketing melalui pemanfaatan platform Shopee telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknologi digitalisasi pada UMKM di Kabupaten Mojokerto yang difasilitasi oleh Balai Latihan Kerja Komunitas Al… Muaawanah Mojokerto. Program ini mencakup serangkaian tahap pelatihan, mulai dari pengambilan foto dan video produk, pengenalan dan pembuatan akun shopee, pemanfaatan fitur promosi dan analitik penjualan dan monitoring serta pendampingan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam menghasilkan foto dan video berkualitas untuk pemasaran produk. Sebanyak 85% peserta berhasil memahami teknik dasar fotografi dan videografi produk. Selain itu, pelatihan pemanfaatan fitur analitik penjualan Shopee memungkinkan peserta memahami perilaku konsumen, waktu pembelian optimal, dan strategi promosi berbasis data, yang dampaknya meningkatkan performa toko. Program ini berhasil memberikan dampak langsung terhadap daya saing UMKM, termasuk peningkatan kepercayaan konsumen dan penjualan produk. Kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan peralatan dan pemahaman teknis, diatasi dengan pendekatan kreatif dan pendampingan langsung. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana dan fitur digital yang disediakan Shopee, pelatihan ini membuktikan bahwa transformasi digital dapat dilakukan secara praktis dan efisien. Pelatihan ini menjadi model efektif bagi pengembangan kompetensi digital UMKM di era ekonomi digital.  

BAHASA DAN TRADISI ORALITY DAN LITERASI MELAYU

Wini Ihwana, Yasnel
Abstract: Penelitian ini mengkaji integrasi tradisi orality dan literasi dalam budaya Melayu sebagai upaya pelestarian identitas budaya. Metode studi kepustakaan digunakan untuk menganalisis data dari berbagai literatur terkait. Hasil… Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi orality, seperti pantun dan hikayat, tetap relevan di era modern melalui adaptasi ke media digital, sementara literasi memperkuat tradisi ini dengan dokumentasi yang sistematis. Kombinasi keduanya menciptakan ekspresi budaya yang kaya dan multidimensional. Untuk menjaga keberlanjutannya, diperlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan program berbasis budaya. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi orality dan literasi memainkan peran strategis dalam melestarikan budaya Melayu di tengah tantangan zaman.

EKSPLORASI KERAJINAN TANGAN DAN PANTANG LARANG SEBAGAI WARISAN BUDAYA MELAYU RIAU

Fuji Rahayu, Yasnel
Abstract: Penelitian ini membahas seni budaya Melayu Riau dengan fokus pada kerajinan tangan dan pantang larang. Kerajinan tangan, seperti tenun, ukiran kayu, dan anyaman, berfungsi sebagai simbol identitas dan kebanggaan masyarakat,… at, serta mencerminkan kearifan lokal. Sementara itu, pantang larang berperan sebagai pedoman moral yang menjaga keharmonisan sosial. Penelitian ini juga mengidentifikasi upaya pelestarian budaya melalui pendidikan dan festival, serta tantangan yang dihadapi, seperti globalisasi dan kurangnya minat generasi muda. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan seni budaya Melayu Riau di era modern.

MANAJEMEN STRATEGI DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PONDOK PESANTREN SALAF DI ERA MODERN (STUDI: DI PONDOK PESANTREN AL FADLLU KALIWUNGU, KENDAL)

M. Thoriq Aziz, M Rikza Chamami
Abstract: Manajemen strategi perlu dikelola secara optimal agar suatu lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren salaf, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan pengelolaan yang tepat, pondok pesantren salaf dapat mempertahankan… mempertahankan eksistensinya dan tetap diminati oleh masyarakat di era modern. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil focus permasalahan: 1) Bagaimana manajemen strategi dalam mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern, 2) Bagaimana hambatan dan peluang dalam menjaga eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi lapangan, serta dokumentasi yang diperoleh dari sekolah. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi dan bahan referensi sebagai pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan-tahapan berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) strategi manajemen yang digunakan dalam mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern meliputi tiga tahapan yaitu dengan formulasi strategi seperti melakukan sosialisasi visi, misi, dan tujuan pesantren, mengadakan rapat awal tahun untuk menyusun program pondok pesantren. Implementasi strategi dengan merealisasikan program yang sudah dilaksanakan seperti penyusaian pesantren dengan mengadakan pengenalan dan pelatihan dasar computer untuk kelas atas. Evaluasi strategi dengan mengadakan rapat evaluasi bulanan untuk mengetahui efektivitas dari program yang sudah dirancang dan implementasikan. 2) Hambatan dan peluang dalam menjaga eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal mencakup kesiapan manajemen pesantren dalam menghadapi berbagai hambatan, seperti tantangan perubahan sosial global dan keterbatasan sumber daya manusia serta sarana prasarana. Selain itu, manajemen pondok juga siap memanfaatkan peluang yang ada, seperti melalui pengembangan kebijakan pendidikan dan penguatan jaringan sosial. Kata Kunci: Manajemen Strategi, Eksistensi Pondok Pesantren Salaf, Era Moder

EPISTIMOLOGI, FENOMENOLOGI, HERMUNEUTIKA DAN DEKONSTRUKSIONISME

Fuji Rahayu, Amril Mansur
Abstract:   Tiga cabang utama dalam filsafat ilmu antara lain Fenomenologi, Hermeneutika dan Dekonstruksionisme. Filsafat ilmu mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan aspek pengetahuan, realitas dan pemahaman manusia terhadap… dap dunia. Ketiga cabang ilmu ini memiliki focus dan pendekatan yang berbeda dalam memahami hakikat pengetahuan. Tujuan dari penulisan ini untuk mendalami aspek – aspek dari Fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif dan kesadaran manusia, konsep Hermeneutika berfokus pada penafsiran teks dan konteks social dan Dekonstruksionisme yang berfokus pada membongkar makna dan struktur dalam bahasa serta teks. Dari ketiga pendekatain ini, meskipun berbeda tetapi dapat menggali pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana manusia membangun pengetahuan dan makna. Penulis menyarankan agar setiap individu mempertimbangkan pemikiran rasional dalam setiap tindakan untuk mencapai hasil yang lebih baik dan memuaskan.

REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL RIAU SEBAGAI LITERASI BUDAYA BAGI ANAK SEKOLAH DASAR

Herdila, Yasnel
Abstract: Salah satu aset budaya yang harus dilestarikan agar tidak punah adalah permainan tradisional. Selain itu, ada tren permainan anak-anak yang mulai beralih ke daring, seperti permainan latto-latto yang populer. Tentu saja,… permainan tradisional yang menekankan nilai-nilai akuntabilitas, kerja sama, kejujuran, dan bahkan penghayatan alam sebagai suatu kualitas sulit untuk bertahan lintas generasi. Mengingatkan masyarakat setempat tentang permainan tradisional dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya permainan tradisional saat ini adalah dua solusi yang disarankan, yang didasarkan pada masalah yang dihadapi oleh mitra perjanjian Tim Pengabdian Masyarakat. Ceramah, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi adalah teknik yang digunakan dalam kegiatan ini. Berdasarkan hasil proyek pengabdian kepada masyarakat, para peserta menjadi lebih memahami tentang pentingnya permainan tradisional dan mengetahui strategi untuk melestarikan keberadaan permainan tradisional di masyarakat.

MASYARAKAT MELAYU RIAU BERBUDAYA

Hasibuan, Nurkhadizah, Yasnel
Abstract: Adat istiadat budaya Melayu Riau merupakan bagian integral dari identitas budaya masyarakat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai aspek adat istiadat budaya Melayu Riau, termasuk pakaian adat,… dat, tarian tradisional, seni ukir, dan anyaman. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian adat Melayu Riau, seperti baju kurung dan baju melayu, memiliki makna simbolis yang mendalam dan mencerminkan identitas budaya serta status sosial. Tarian tradisional, seperti tari zapin dan tari lancang, berperan penting dalam menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat. Seni ukir dan anyaman mencerminkan kreativitas dan keterampilan masyarakat Melayu Riau, serta memiliki nilai estetika dan budaya yang tinggi. Sistem kekerabatan dan pola sosial masyarakat Melayu Riau didasarkan pada nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adat istiadat budaya Melayu Riau memainkan peran yang signifikan dalam mempertahankan dan memperkuat identitas budaya masyarakat, serta pemeliharaan dan pelestarian budaya ini sangat penting untuk memastikan keberlangsungannya di masa depan.

INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (TELAH LITERATUR KAJIAN TEKS DAN KONTEKS)

Rahmah, Hamdan, Ani Cahyadi
Abstract: Ada dua aspek utama terkait pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah, yaitu integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dan dampaknya terhadap perilaku serta moralitas siswa. Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dalam… m pendidikan sekolah berpotensi memperkuat kualitas pendidikan karakter siswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan empati menjadi dasar dalam pembentukan sikap positif yang sangat penting dalam perkembangan pribadi siswa. Namun, proses integrasi ini dihadapkan pada tantangan seperti ketidakcocokan antara nilai-nilai agama dengan kurikulum yang ada, resistensi pendidik, serta perbedaan pandangan masyarakat terkait penerapannya. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan pendekatan yang holistik dan partisipatif, melibatkan semua pemangku kepentingan. Kedua, dampak pendidikan agama terhadap perilaku dan moralitas siswa di luar sekolah terbukti signifikan. Metode dalam penulisan yaitu kualitatif deskriptif. Tahapan dalam penulisan ini meliputi: menyeleksi topik, mencari literatur, menulis review, dan mengembangkan pendapat.  Pada tulisan ini diambil obyek 11 jurnal terkait dengan Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan di lingkungan sekolah, dan dampak pendidikan agama terhadap perilaku dan moralitas siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam dapat membentuk karakter siswa, menghasilkan sikap positif, serta membentengi mereka dari pengaruh buruk perubahan zaman. Pendidikan agama Islam tidak hanya membentuk individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki moralitas yang tinggi, sesuai dengan nilai-nilai agama. Dengan demikian, pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berkarakter dan memiliki kedalaman spiritual yang tinggi, yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

LEADERSHIP AND ORGANIZATIONAL STRUGGLE IN ANALYSIS OF HISTORY TEXTBOOK OF THE INDEPENDENT CURRICULUM

Widyawati, Diah, Zamhari, Ahmad, Risman, Delfia Chintika, Seda, Dea Miken Iesikel, Alfarizi, Muhammad Faris, Azgha, Rommy Aji, Nur Syafarudin
Abstract: Buku teks sejarah adalah sumber infromasi utama bagi siswa, buku teks sangat penting untuk membantu siswa memahami sejarah dan nilai-nilainya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui muatan Kepemimpinan dan perjuangan… an organisasi dalam analisis buku teks sejarah kurikulum merdeka yang di gunakan peserta didik sebagai sumber utama pembelajaran  di sekolah. Metode penelitian ini yaitu studi pustaka, dengan analisis datanya berupa analisis isi yang difokuskan kepada kepemimpinan dan perjuangan organisasi dalam buku teks sejarah SMA kurikulum merdeka. Hasil penelitian diperoleh kepemimpinan dan perjuangan organisasi dalam buku teks sejarah kurikulum merdeka antara lain Laksamana Malahayati memimpin pasukan Armada Inong Bale (wanita Janda), Tuanku Imam Bonjol memimpin perang padri, Pangeran Antasari memimpin perang Banjar dan Soekarno saat memimpin Romusha secara sukarela. Dapat disimpulkan bahwa temuan kepemimpinan dan perjuangan organisasi dalam buku teks sejarah kurikulum merdeka mengandung muatan nilai-nilai karakter seperti nilai semangat kebangsaan, demokrasi, kebhinekaan global, gotong royong, dan tanggung jawab bagi generasi selanjutnya.

KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (PROBLEMATIKA, TANTANGAN DAN LINTASAN SEJARAH KURIKULUM DI INDONESIA)

Nurhidaya M, Hamdan, Ani Cahyadi
Abstract: Pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan untuk memenuhi tuntutan masyarakat modern. Sejak pertama kali diperkenalkan di nusantara hingga saat ini, kurikulum pendidikan Islam terus berkembang… sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, tantangan masih tetap ada, termasuk keterbatasan dalam metode pengajaran, integrasi nilai-nilai Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan kesiapan sumber daya manusia. Secara historis, kurikulum ini telah melalui beberapa fase penting: masa kolonial, masa pasca kemerdekaan, dan era globalisasi. Setiap fase memperkenalkan tantangan dan kebijakan yang unik dalam pengembangan pendidikan Islam. Pemerintah Indonesia, melalui regulasi seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan kurikulum berbasis kompetensi, telah berupaya mengintegrasikan pendidikan Islam ke dalam sistem pendidikan nasional. Namun, integrasi ini sering kali menimbulkan dilema antara pelestarian nilai-nilai Islam dan penerimaan terhadap ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada penelitian kepustakaan untuk mengkaji perkembangan historis, tantangan, dan solusi terkait kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan adanya masalah yang terus berlangsung, seperti dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sekuler, sentralisasi kurikulum, serta kelebihan muatan kurikulum. Penelitian ini juga menyoroti perlunya reformasi menyeluruh, pengembangan profesionalisme guru, serta integrasi pendidikan Islam dan pendidikan sekuler untuk menghasilkan lulusan yang seimbang dan kompetitif. Kurikulum yang adaptif dan responsif sangat penting untuk menjaga relevansi pendidikan Islam di tengah perubahan global yang cepat, guna memastikan bahwa generasi mendatang memiliki integritas moral yang kuat, pengetahuan agama yang solid, dan keterampilan yang beragam.