Abstract:Abstract: English course institutions are one of the most sought after non-formal education places to learn and improve English language skills, especially to be able to master the TOEFL well. To choose a suitable course…
institution, that is by visiting the respective course places. Of course, things like this take a lot of time, effort, and money. For this reason, a decision support system is needed that can provide recommendations for the best course institutions using the TOPSIS method. The data used are 18 alternatives with criteria including course fees, number of facilities, length of study hours, instructor's TOEFL, and distance from the course. The calculation results provide a recommendation that the alternative A Class IBT is the best English course institution.
Keywords: English Course; Decision Support System; TOPSIS
Abstrak:. Lembaga kursus bahasa inggris merupakan salah satu tempat pendidikan nonformal yang saat ini banyak dicari untuk mempelajari dan meningkatkan kemampuan bahasa inggris khususnya untuk dapat menguasai TOEFL dengan baik. Untuk memilih lembaga kursus yang cocok yaitu dengan mendatangi ke tempat kursus masing-masing. Tentunya hal seperti ini banyak waktu, tenaga, dan biaya yang diperlukan. Untuk itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi lembaga kursus yang terbaik menggunakan metode TOPSIS. Data yang digunakan adalah 18 alternatif dengan kriteria antara lain uang kursus, jumlah fasilitas, lama jam belajar, TOEFL instruktur, dan jarak tempat kursus. Hasil perhitungan memberikan rekomendasi bahwa alternatif A Class IBT merupakan lembaga kursus bahasa Inggris yang terbaik.
Kata kunci: Kursus Bahasa Inggris; Sistem Pendukung Keputusan; TOPSIS
Abstract:Abstract: Promotion is an award given for the work performance and service of the Civil Servant concerned to the State and in accordance with their position and class. The process of proposing a promotion at the Public Works…
orks and Spatial Planning Office (PUPR) of Asahan Regency is still manual, that is by entering the required documents for promotion. In this case, the proposal for promotion is still manually using physical document certainly complicates the management process and the accumulation of documents. Therefore, the use of MySQL as database management and PHP as programming language will build an information system for proposing a promotion for Civil Servant at the PUPR office of Asahan Regency, based on web and internet that provides a feature for uploading proposed documents in the form of softcopy.
Keywords: Promotion; SIKAP; PHP
Abstrak: Kenaikan pangkat merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil atas prestasi kerja yang bersangkutan terhadap Negara dan sesuai dengan jabatan dan golongannya. Proses pengusulan kenaikan pangkat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan saat ini berjalan secara manual, yaitu dengan memasukkan dokumen fisik sesuai syarat untuk kenaikan pangkat. Dalam hal ini, pengusulan kenaikan pangkat yang masih berjalan secara manual dengan menggunakan dokumen fisik tentunya mempersulit proses pengelolan dan terjadinya penumpukan dokumen. Oleh sebab itu, pemanfaatan MySQL sebagai database management dan PHP sebagai bahasa pemrograman akan menghasilkan sebuah sistem informasi pengusulan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil di Dinas PUPR Kabupaten Asahan berbasis web dan internet yang memberikan fitur upload dokumen usulan berupa softcopy.
Kata Kunci: Kenaikan Pangkat; PHP; SIKAP
Abstract:Abstract: Consumer demand for drugs during this pandemic is so high that pharmacies must be able to estimate drug sales to meet consumer demand. The history of monthly sales transactions is only a report that causes data…
to accumulate if not processed properly. There needs to be a system for estimated drug sales in order to reduce costs in drug supply so that consumer needs are met. This study aims to analyze in order to predict drug sales at Apotek Manjur Marendal so that it can control drug stock supplies so that losses can be minimized. Drug sales data samples were taken from January 2021 to December 2021. The web-based application was successfully applied to predict drug sales. The prediction results are stable in terms of sales of ± 5000 drugs per month in 2022. Based on the calculation results, the lowest accuracy is 64% and the highest accuracy is > 90%. Data mining techniques with the trend moment method can be applied to web-based applications to predict drug sales.
Keywords: data mining; drugs; drugstore; prediction; trend moment
Abstrak: Permintaan konsumen terhadap obat-obatan pada masa pandemi ini sangat tinggi sehingga membuat pihak apotik harus dapat mengestimasi penjualan obat untuk memenuhi permintaan konsumen. Riwayat transaksi penjualan perbulan hanya sebagai laporan yang menimbulkan data menumpuk bila tidak diolah dengan baik. Perlu adanya sebuah sistem untuk penjualan obat diestimasi agar mengurangi biaya dalam penyediaan obat sehingga terpenuhi kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa agar dapat memprediksi penjualan obat pada Apotik Manjur Marendal sehingga dapat mengendalikan persediaan stok obat dengan demikian kerugian dapat diminimalisir. Sampel data penjualan obat diambil mulai dari bulan Januari 2021 hingga Desember 2021. Aplikasi yang dibangun berbasis web berhasil diterapkan untuk memprediksi penjualan obat. Hasil prediksi stabil diangka penjualan ±5000 obat perbulan pada tahun 2022. Berdasarkan hasil perhitungan mencapai akurasi terendah 64% dan akurasi tertinggi > 90%. Teknik data mining dengan metode trend moment dapat diterapkan pada aplikasi berbasis web untuk melakukan prediksi penjualan obat.
Kata kunci: apotik; data mining; obat-obatan; prediksi; trend moment
Abstract:Abstract: BPJS patient satisfaction is the BPJS patient's assessment of the services they enjoy and want, BPJS patient satisfaction can be considered by the clinic as a service provider to determine the success of the Kesuma…
suma Bangsa clinic service program. At the Kesuma Bangsa clinic, no system can help the Kesuma Bangsa clinic measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, Therefore, we need a system that can measure the level of satisfaction of BPJS patients with clinical services as a tool in the decision-making process to improve service quality and implement service quality improvements. Based on these problems, a decision support system will be designed using the PHP programming language and the database used is MySQL. The method used to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinical services is Service Quality. The results of the study used the Service Quality method, namely collecting 25 service attributes. With a system to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, it can help the clinic in making decisions and implementing service quality improvements.
Keywords: BPJS patients; measuring level satisfaction; Service Quality
Abstrak: Kepuasan pasien BPJS ialah penilaian pesien BPJS terhadap pelayanan yang dinikmati serta diinginkan, kepuasan pasien BPJS dapat menjadi pertimbangan pihak klinik sebagai pemberi layanan untuk mengetahui keberhasilan program pelayanan klinik kesuma bangsa. Pada klinik kesuma bangsa belum tersedia sistem yang dapat membantu Klinik Kesuma Bangsa untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa, oleh sebab itu dibutuhkan sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik sebagai media pada proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan. Berdasarkan permasalah tersebut maka akan dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Metode yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa yaitu Service Quality. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 25 atribut pelayanan. Dengan adanya sistem untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa dapat membantu pihak klinik dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan.
Kata kunci: Mengukur Tingkat Kepuasan; Pasien BPJS; Service Quality
Abstract:Abstract: Glaucoma is the second leading eye disease of blindness after cataracts. An ophthalmologist does a glaucoma examination with an eye screening that will produce a retinal image. The diagnosis's result of the retinal…
inal image is subjective because each doctor has dissent and a condition experienced. This research builds a system to identify retinal images in the category of glaucoma or normal patients. The purpose of this system as a tool is to help ophthalmologists diagnose glaucoma. This process begins by changing the colour of an image to validity. The image is extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and produces five features than the result of the five features used as input to neural network Learning Vector Quantization (LVQ). The amount of retinal image data used 60 data for learning and 20 for testing. And the number of neurons used is 12, and the epoch of as many as 1000 was obtained based on the results comparison of variations against 8, 10, 12, 18, and 20 neurons with 500, 900, 1000, and 1100 epochs. The learning process results from the value of weights that will be used in the testing process. The results of this study obtained an accuracy rate of 85%, a precision of 89%, and a recall of 80%.
Keywords: glaucoma; LVQ; GLCM
Abstrak: Glaukoma merupakan penyakit mata penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Pemeriksaan penyakit glaukoma dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan cara skrining mata yang akan menghasilkan citra retina. Hasil diagnosa citra retina oleh dokter bersifat subjektif karena setiap dokter memiliki pendapat yang berbeda serta kondisi yang dialami. Penelitian ini membangun sistem untuk mengidentifikasi citra retina mata kedalam kategori penderita glaukoma atau normal. Tujuan pembuatan sistem ini sebagai alat bantu bagi dokter mata dalam mendiagnosa glukoma. Proses ini diawali dengan mengubah warna citra menjadi keabuan, kemudian citra tersebut diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan menghasilkan lima nilai fitur yang kemudian hasil dari kelima fitur tersebut digunakan sebagai masukan jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Jumlah data citra retina yang digunakan sebanyak 60 data untuk learning dan 20 data untuk testing. Dan untuk jumlah neuron yang digunakan yaitu 12 dan epoch sebanyak 1000 yang didapat berdasarkan hasil perbandingan variasi terhadap neuron sejumlah 8, 10, 12, 18, 20 dengan jumlah epoch sejumlah 500, 900, 1000 dan 1100. Hasil dari proses learning yaitu nilai bobot yang akan digunakan sebagai bobot di proses testing. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 85%, presisi sebesar 89% dan recall sebesar 80%.
Kata kunci: glaukoma; LVQ; GLCM
Abstract:Abstract: Student graduation is one thing that needs to be considered because it is included in the College's Internal Quality Assurance Standards (SPMI). STMIK Royal is one of the universities experiencing problems with…
student graduation. To achieve the quality of these graduates, a graduation diagnosis with the standards that have been set for students who are still carrying out studies is very necessary so that anticipatory steps can be taken from the beginning to overcome the occurrence of graduation problems in the academic field. This research aims to diagnose fast-track student graduation by using a data mining model with a classification function. The technique used for the classification data mining model is the Naïve Bayes Algorithm. The dataset used as training and testing data is data from the 2021 STMIK Royal fast track students. The criteria used to determine student graduation are Gender, class, credits, GPA, Tuition Fee, Guidance Process, and the KKL Report. The results of the classification modeling with the Naïve Bayes Algorithm produce an accuracy value of 83%.
Keywords: data mining; graduation; naïve Bayes
Abstrak: Kelulusan mahasiswa adalah salah satu hal yang harus diperhatikan karena termasuk ke dalam Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan tinggi. STMIK Royal adalah salah satu perguruan tinggi yang mengalami masalah kelulusan mahasiswa. Untuk mencapai kualitas lulusan tersebut, diagnosis kelulusan dengan standar yang telah ditetapkan untuk mahasiswa yang masih menjalankan studi sangat diperlukan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dari awal untuk menanggulangi terjadinya permasalahan kelulusan dalam bidang akademik. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk untuk mendiagnosis kelulusan mahasiswa fast track dengan menggunakan model data mining dengan fungsi klasifikasi. Teknik yang digunakan untuk model data mining klasifikasi adalah Algoritma Naïve Bayes. Dataset yang akan digunakan untuk menjadi data latih dan data uji adalah data mahasiswa fast track STMIK Royal tahun 2021. Kriteria yang digunakan untuk diganosis kelulusan mahasiswa, diantaranya Jenis Kelamin, Kelas, SKS, IPK, Uang Kuliah, Proses Bimbingan, dan Pengumpulan Laporan KKL. Hasil pemodelan klasifikasi dengan Algoritma Naïve Bayes menghasilkan nilai akurasi sebesar 83%.
Kata kunci: data mining; kelulusan; naïve bayes
Abstract:Abstract. The stocktaking activities at the company take a relatively long time depending on the number of goods and assets owned. As a result, the company can only carry out stock taking at the end of the day or in a non-peak…
non-peak season. This condition resulted in the company’s being disorganized in doing stocktaking. This study aims to create an application that can facilitate the management of stocktaking inventory of goods. The system development method uses the SDLC (System Development Life Cycle) model. Which has the stages of planning, system analysis, system design, system implementation, system testing and system maintenance. Application improvement starts from system preparation to detailed system design terms, including database design, input output design, and Android-based technology. The information system is built using Android Studio using the Java programming language. This study resulted in a stock-taking application for inventory that stores information about stock taking inventory by displaying features of stock ownership data, inventory items, updating item data, and stocktaking inventory reports. It is hoped that PT. Barata Indonesia (Persero)Turbine Component Division will quickly, effectively, and efficiently in data processing stocktaking inventory of existing goods and compiling reports per period systematically.
Keywords: Android; Inventory; Stocktaking
Abstrak- Aktivitas stock opname dalam perusahaan memakan waktu yang relatif lama bergantung menurut banyaknya barang dan aset yang dimiliki, sebagai akibatnya perusahaan hanya bisa melaksanakan stock opname waktu akhir atau dalam keadaan tidak ramai (non-peak season). Kondisi ini mengakibatkan perusahaan tidak tertib dalam mengerjakan stock opname. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi yang bisa memudahkan manajemen stock opname persediaan barang. Metode pengembangan sistem menggunakan model SDLC (System Development Life Cyle) dimana mempunyai tahapan-tahapan Perencanaan, Analisis Sistem, Perancangan Sistem, Implementasi Sistem, Pengujian sistem dan Perawatan sistem. Perbaikan aplikasi dimulai dari persiapan sistem sampai termin desain sistem yang rinci, meliputi rancangan database, input output, sampai teknologi berbasis android. Sistem informasi dibangun menggunakan android studio menggunakan bahasa pemrograman java. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi stock opname persediaan barang yang menaruh informasi tentang stock opname persediaan barang dengan menampilkan fitur data stock opname, persediaan barang, update data barang dan report stock opname persediaan barang. Diharapkan bisa dipakai pihak PT. Barata Indonesia (Persero) Divisi Komponen Turbin secara cepat, efektif dan efisien pada pengolahan data stock opname persediaan barang yang terdapat dan menyusun laporan per periode secara sistematis.
Kata Kunci : Android; Persediaan Barang; Stock Opname
Abstract:Abstract: Geographic Information System (GIS) is an information technology that functions to collect, manage, store, and present all data related to the geographical conditions of an area that develops online. Many agencies…
ies or companies have not implemented geographic information system technology to obtain the necessary information, one of which is the Simalungun Regency Agriculture Service. The Agriculture Service of Simalungun Regency still does not have a system to utilize rice farming land; it is difficult to find information on rice farming land. The distance of rice farming land is very far. Given the various problems that exist, the purpose of making a Geographic Information System (GIS) can help the Simalungun Regency Agriculture Service in carrying out data processing, to improve performance in uniting agricultural land to be more efficient and effective, and make it easier to obtain information or access to agricultural land data. Paddy. The design of this system uses the waterfall method, which includes software requirements analysis, design, program code generation, testing, support, or maintenance. The results obtained with this system will allow users to see various rice farming lands in Ujung Padang District, Simalungun Regency, accompanied by village names, addresses, number of farmers, harvest production, coordinate points, and website-based agricultural land location routes. Keywords: geographic information system (GIS); mapping; rice farming land
Abstrak: Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu teknologi informasi yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan menyajikan segala data yang berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah yang berkembang secara online. Banyak berbagai instansi atau perusahaan yang belum menerapkan teknologi sistem informasi geografis untuk memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, salah satunya Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun. Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun masih belum memiliki sistem yang dapat memetakan lahan pertanian padi, sulitnya dalam mengetahui informasi lokasi lahan pertanian padi, jarak tempuh ke lahan pertanian padi yang sangat jauh. Dengan adanya berbagai permasalahan yang ada maka tujuan dibuatnya Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dalam melakakukan pengolahan data, untuk meningkatkan kinerja dalam memantau lahan pertanian padi menjadi lebih efesien dan efektif, dan mempermudah dalam memperoleh informasi atau akses terhadap data lahan pertanian padi. Perancangan sistem ini menggunakan metode waterfall yang meliputi analisis kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program, pengujian, pendukung atau pemeliharaan. Hasil yang diperoleh dengan adanya sistem ini nantinya pengguna dapat melihat berbagai lahan pertanian padi yang ada di Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun yang disertai dengan nama desa, alamat, jumlah petani, produksi panen, titik koordinat, dan rute ke lokasi lahan pertanian padi yang berbasis website.
Kata kunci: lahan pertanian padi; pemetaan; sistem informasi geografis (SIG)
Abstract:Abstract: In its implementation, fiber optic is a cable that has fiber material that uses light as a transmission medium in sending data. The speed in data management becomes faster; there is the easy maintenance of tools.…
s. Handling this fiber optic disturbance, the company has complex data in big data wherein its management good processing is needed so that data redundancy does not occur. Still, accuracy and speed in data management are very important in big data management. Quality improvement for the company is the most important thing; even to achieve good quality, the company will do things that can support that quality; with the quality of the company being able to have long sustainability, a six sigma approach is carried out so that it can support quality improvements that the company can make.
Keywords: Big Data; Fiber Optic; Six Sigma
Abstrak : implementasinya fiber optic merupakan kabel yang memiliki bahan serat yang menggunakan cahaya sebagai media transmisi dalam mengikirimkan data sehingga kecepatan dalam pengelolaan data menjadi lebih cepat, terdapat kemudahan perawatan tools. Penanganan terhadap gangguan fiber optic ini perusahaan memiliki data yang kompleks dalam suatu bigdata dimana dalam pengelolaannya dibutuhkan suatu pengolahan yang baik agar tidak terjadi redudansi data, akan tetapi ketepatan dan kecepatan dalam pengelolaan data menjadi hal yang sangat penting dalam pengelolaan big data. Peningkatan kualitas bagi perusahaan menjadi hal yang paling penting, bahkan untuk mencapai kualitas yang baik perusahaan akan melakukan hal yang dapat menunjang kepada kualitas tersebut, dengan kualitas perusahaan dapat memiliki sustainable yang lama maka dilakukan pendekatan six sigma sehingga dapat mengdukung perbaikan kualitas yang dapat dilakukan oleh perusahaan.
Kata kunci : Big data; Fiber Optik; six Sigma
Abstract:Abstract: Non-performing loan (NPL) is a risk that credit unions must face and to avoid that, prospective debtors need to be surveyed. With previous loan data, support vector machine and naïve bayes can be used as classification…
ssification methods to give a decision about NPL. We use a data set with 61 data and process the data with orange 3.30 application to see the difference between SVM using linear (SVM-L), polynomial (SVM-P), RBF (SVM-R) and sigmoid (SVM-S) kernel with naïve bayes. We use a cross validation technique with various folds to measure the classification results and a convusion matrix to measure the data training classification results. Naïve bayes scores the highest in terms of accuracy and SVM-R scores the highest in terms of F1, precision and recall. SVM-P scores the lowest in terms of accuracy, F1, precision and recall. Naïve bayes scores the highest in terms of proportion of predicted for true negative class and proportion of actual for true positive class. SVM-S scores the highest in terms of proportion of predicted for true positive class and proportion of actual for true negative class. SVM-P scores the lowest in both proportion of predicted and proportion of actual.
Keywords: classification; naïve bayes; non-performing loan; support vector machine
Abstrak: Kredit macet merupakan resiko yang sering dialami koperasi simpan pinjam, sehingga perlu dilakukan survei terhadap calon debitur agar kredit menjadi sehat. Dengan menggunakan data pemberian kredit sebelumnya, support vector machine dan naïve bayes digunakan sebagai metode klasifikasi untuk memberikan keputusan macet atau tidaknya kredit anggota koperasi Mutiara Sejahtera. Data set yang berjumlah 61 data diolah menggunakan aplikasi Orange 3.30 dan dilihat perbandingan antara metode SVM dengan kernel linear, polynomial, RBF dan sigomoid dengan metode naïve bayes. Cross validation dengan jumlah fold bervariasi digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi dan convusion matrix digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi data training. Hasil yang diperoleh adalah naïve bayes memiliki nilai accuracy tertinggi dan SVM kernel RBF memiliki nilai F1, precision dan recall tertinggi. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah untuk accuracy, F1, precision dan recall. Naïve bayes memiliki nilai tertinggi untuk proportion of predicted (PoP) kelas true negative dan proportion of actual (PoA) kelas true positive. SVM kernel sigmoid memiliki nilai tertinggi untuk PoP kelas true positive dan PoA kelas true negative. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah baik untuk PoP maupun PoA true negative dan kelas true positive.
Kata kunci: klasifikasi; kredit macet; naive bayes; SVM