Abstract:Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian seseorang terhadap suatu produk. Tiap individu mempunyai keinginan dan selera yang berbeda-beda. Citra Merek dan Kualitas Produk merupakan faktor yang sangat berpengaruh…
terhadap Minat Beli Konsumen. Selain kedua faktor tersebut, masih terdapat faktor lainnya yang dapat mempengaruhi minat pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh dari citra merek dan kualitas produk terhadap minat beli. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey. Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah lingkungan Universitas Nusa Putra. Pengambilan sampel dengan jumlah 15 orang responden dilakukan dengan teknik sampling insidental. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reabilitas, analisis regresi sederhana dan berganda, analisis korelasi sederhana dan berganda, dan analisis koefesien determinasi (R²) dalam mengetahui seberapa besar pengaruh dan signifikansi Pengaruh Citra Merek dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Snack Coklat Tobelo di PT. Bumi Tangerang Coklat Utama serta mengetahui variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa variable (X1) Pengaruh Citra Merek (Y) Keunggulan Coklat Tobelo Variabel (X2) Minat Beli Snack Coklat Tobelo (Y) Keunggulan Coklat Tobelo 0,760 (cukup Unggul) Variabel (X1) citra merek dan variable (X2) Pengaruh Citra Merek dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikan keduanya yang cukup kuat artinya terdapat hubunga positif antara Pengaruh Citra Merek terhadap Minat beli konsumen. terdapat hubungan yang signifikan antara citra merek dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh motivasi dan stres kerja tethadap kepuasa kerja karyawan. Variabel penelitiaan ini yaitu pengaruh Motivasi(X1) dan stres kerja (X2)terhadap kepuasan kerja…
rja karyawan(Y) penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan sampel 35 orang pegawai PT.Karyawan Indonesia Sejahtra teknik analisis data mengunakan kuesoner yang telah di uji Validitasnya.teknik analisis data mengunakan regresi linier berganda dan normalitas.hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi dan stress kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai Motivasi dan stress kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh motivasi dan Stress kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar dan tingkat signifikansi. Begitupun motivasi kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi , dan tingkat signifikansi . Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Tujuan dari pada penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis Kompensasi dan Motivasi kerja terhadap Kinerja karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta serta mecari variabel mana yang berpengaruh. Variabel yang…
ng ada di penelitian ini adalah pengaruh Kompensasi ( X1 ), Motivasi kerja (X2), KinerJa Karyawan (X3). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 25 orang karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta. Teknik Pengumpulan data yang di ialah kuesioner yang telah di uji realibilitas dan validitasnya. Teknik pengolahan data menggunakan teknik linear berganda dan teknik Normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai R Square sebesar 0.908 menunjukkan bahwa 90.8% variabel independen (kompensasi dan motivasi kerja) mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan). Uji F menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sangat signifikan. Uji t menunjukkan bahwa kompensasi memiliki efek yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0.041 dan tingkat signifikasi sebesar 0.000. Data penelitian tidak terdistribusi secara normal. Kompensasi
Abstract:Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam memperoleh kinerja terbaik dari karyawan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan dan keahlian, manajemen SDM juga berkewajiban membangun perilaku…
u kondusif yang mendorong karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai intervening variabel dengan sampel karyawan PT.Candra Mega Sejahtera. Sebannyak 18 kuesioner dibagikan kepada responden terpilih dan digunakan sebagai analisis statistik. Pengukuran kualitas kehidupan kerja terdiri dari pertumbuhan dan pengembangan serta upah dan keuntungan. Kepuasan kerja terdiri dari lima factor yaitu pekerjaan itu sendiri,upah, promosi,hubungan dengan atasan dan rekan kerja (Kednall dan Hulin 1969).Sedangkan kinerja karyawan terdiri dari enam factor, kualitas, kuantitas, keahlian, pengetahuan, ketepatan waktu dan komunikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa sangatlah penting untuk kita dapat menganalisis kebijakan dan fasilitas yang disediakan perusahaan terlebih dahulu. Dua hal tersebut menjadi pebting karena mampu mendukung kesehatan dan kehadiran karyawan secara umum.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap…
hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana produk perawatan kulit MS Glow Beauty di Sukabumi dipengaruhi oleh strategi pemasaran dan kualitas produk. Seluruh penduduk perempuan dan laki-laki di kota dan kabupaten…
n Sukabumi Jawa Barat, menjadi subjek penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari 50 responden yang belum pernah menggunakan produk skincare MS Glow dan yang baru mulai menggunakan skincare MS Glow. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan strategi pemasaran terhadap keputusan pembelian konsumen dengan menggunakan data primer. Regresi linier berganda (analisis regresi multilinear) merupakan teknik statistik yang digunakan untuk mengungkapkan fakta. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa pengaruh uji coba terukur secara simultan variable bersamaan pada variabel Strategi Pemasaran (X1) tidak berpengaruh besar terhadap Keputusan Pembeli (Y), dan kualitas Produk (X2) terbukti mempengaruhi Keputusan Pembelian. Karena kualitasnya yang tinggi, produk skincare MS Glow Beauty kerap disukai pelanggan. Koefisien standar (Beta) sebesar 0,820 menunjukkan hal tersebut, menunjukkan bahwa keputusan pembelian akan dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas produk.
Abstract:mengalami perubahan selama kehamilan, yaitu perubahan fisiologis dan perubahan hormonal. Perubahan fisiologis dan perubahan hormonal tidak hanya mempengaruhi kesehatan umum, tetapi juga mempengaruhi kesehatan mulut ibu hamil…
amil seperti peradangan gusi (gingivitis), peradangan jaringan periodontal (periodontitis) dan gigi berlubang (karies gigi ). Tindakan pencegahan pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara rutin melakukan kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menambal gigi yang berlubang, mencabut gigi yang sisa akar, dan dibersihkan karang giginya. Untuk itu diperluhkan upaya promosi untuk meningkatkan pengetahuan sehingga terjadi perubahan perilaku pada ibu hamil tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Tujuan : untuk mengetahui respon ibu hamil terhadap promosi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui respon ibu hamil terhadap promosi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Populasi Penelitian: Ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan ke Puskesmas Oebobo sebanyak . Sampel Penelitian: Menggunakan total sampling yaitu Ibu hamil yang berkunjung melakukan pemeriksaan pada hari dilakukan penelitian sebanyak 50 orang. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa 2% ibu hamil berkunjung ke poli gigi setelah dilakukan promosi, 6,25% ibu hamil menambal gigi yang berlubang setelah dilakukan promosi, 0% ibu hamil yang mencabut gigi yang sisa akar, 0% ibu hamil yang dibersihkan karang giginya. Kesimpulan: Respon ibu hamil terhadap promosi kesehatan mulut negatif.
Abstract:Prestasi akademik tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, oleh karena itu prestasi akademik biasanya disebut juga sebagai prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan tolak ukur dalam keberhasilan peserta didik dalam…
am pembelajaran. Hasil belajar adalah tolak ukur yang digunakan untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mengetahui dan memahami suatu mata pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap prestasi akademik siswi MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswi MA dari kelas 10 - 12 MA di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 38 Orang. Teknik data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien dan regresi linier sederhana. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara variabel manajemen waktu terhadap prestasi akademik yaitu sebesar 0,634. Artinya terdapat pengaruh antara variabel X dan Y, berdasarkan tabel koefisien korelasi dengan rentang nilai 0,80-1,000 sehingga antara variabel X dan Y terdapat pengaruh yang sangat kuat. Hal ini ditunjang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 63,4 % yang artinya manajemen waktu memberikan pengaruh terhadap prestasi akademik sebesar 63,4 %.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Kualitas Produk (X1) dan Harga (X2) terhadap tingkat Kepuasan Konsumen (Y) pada PT. Sili Ona Manuia. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode…
e kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh, yaitu seluruh konsumen yang menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa dari perusahaan dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang dinilai menggunakan skala Likert. Data yang digunakan merupakan data primer dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Analisis data mencakup beberapa tahapan, seperti Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis, serta Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel Kualitas Produk (X1) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Hal yang sama juga berlaku untuk variabel Harga (X2), yang terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan tersebut. Secara bersama-sama, Kualitas Produk dan Harga memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam memengaruhi Kepuasan Konsumen di PT. Sili Ona Manuia. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan mutu produk serta penetapan harga yang tepat dapat meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
Abstract:Protein merupakan zat penting bagi tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi, zat pembangun, serta komponen pengatur. Pengelolahan daging hewani menjadi bakso bertujuan untuk memperpanjang daya simpan, meningkatkan nilai…
i estetika dan nilai ekonomi. Penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kadar protein pada bakso kepiting, uji organoleptik (aroma, warna, bentuk, dan tekstur) dan mengetahui faktor eksternal dan internal yang berpengaruh terhadap kadar protein bakso kepiting bakau (S. serrata) jantan dan betina. Metode yang digunakan adalah Semimikro Kjeldahl dan organoleptik. Hasil pengujian kandungan protein pada bakso kepiting bakau S. serrata betina memiliki kandungan protein 14.49% dan bakso kepiting jantan 10,27%. Hasil pengamatan Organoleptik menurut 17 penelis adalah 13 orang penelis memberikan tanggapan suka, dan 4 orang memberi tanggapan kurang suka pada sampel bakso kepiting S. serrata jantan dan betina yang berbentuk sediaan padat bentuk bulat khas bakso, warna coklat, aroma dan rasa normal khas dinyatakan memenuhi syarat organoleptik bahan pangan. Berdasarkan hasil pengujian kadar protein dan Organoleptik bakso kepiting S. serrata dari Kampung Gwinjaya Distrik Bonggo adalah kadar protein bakso kepiting jantan adalah sebesar 10,27% dan kadar protein kepiting betina sebesar 14,49% sedangkan standar SNI protein sebesar min 7% hal ini membuktikan bahwa protein bakso kepiting S. serrata dari Kampung Gwinjaya baik untuk dikonsumsi. Kadar protein bakso kepiting jantan dan betina didukung oleh hasil uji organoleptik.