Search Articles & Publications

Showing 1303 articles found for "Lanjut"

FUNGSI OTOMATISASI PERKANTORAN DAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN BADAN WAKAF AL-QUR’AN

Jambak, M. Faizal, Kadarwati , Suci, Supratikta, Hadi
Abstract: Pada era digitalisasi dan modernisasi ini masing-masing perusahaan akan terus melakukan perubahan ataupun inovasi-inovasi terbaru untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain agar produk yang akan dipasarkan menjadi produk… k yang selalu dominan diminati dan dicari. Salah satu caranya adalah menerapkan otomatisasi perkantoran. Otomatisasi perkantoran merupakan bentuk perkembangan teknologi yang dibutuhkan oleh setiap Perusahaan. Yang mana sistem ini akan mengubah pekerjaan karyawan  dimulai dari teknologi sederhana (manual) menjadi teknologi yang serba otomatis. Otomatisasi perkantoran ini juga dilakukan oleh Badan Wakaf Al-Qur’an. Badan Wakaf Al-Quran (BWA) merupakan sebuah lembaga filantropi islam di Indonesia yang aktivitas utamanya adalah sebuah proses penggalangan dana wakaf yang dikumpulkan dari kaum muslimin atau dari para donatur lainnya, setelah itu dilanjutkan dengan penyaluran melalui program-program wakaf yang unik dan solutif yang sudah tersebar di seluruh penjuru nusantara.

MODEL DAN SISTEM UMUM PERUSAHAAN GENERAL COMPANY MODELS AND SYSTEMS

Ilham, Ramadhani, Onggokusumo, Andrika, Supratikta, Hadi
Abstract: Sistem informasi merupakan sejenis sistem layanan dan terdapat di setiap elemen sistem industri dan bisnis modern. Perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan TQM untuk mengatasi berbagai tantangan. TQM digunakan secara… luas oleh banyak perusahaan di seluruh dunia dan berhasil diterapkan serta memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati apakah konsep dan metode ini masih relevan untuk digunakan dan efektif meningkatkan kinerja bisnis serta kepuasan pelanggan. Ini merupakan tinjauan literatur sistematis terhadap literatur dari berbagai sektor industri yang dikumpulkan dan ditinjau secara rinci. Hasilnya menunjukkan bahwa konsep ini masih digunakan oleh banyak organisasi di seluruh dunia dan berhasil membantu organisasi meningkatkan daya saing, pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis serta meningkatkan semangat kerja karyawan.

PENYULUHAN KEJADIAN HIPERMETROPIA PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 102 PALEMBANG

Susanti, Devi, Fakhruddin, M, Melvani, Rizcita Prilia, Novianti, Leni
Abstract: Hipermetropia merupakan satu kelainan refraksi hipermetropia terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal, .  Hampir 90% penderita hipermetropia berada di negara berkembang. Hipermetropia merupakan salah&#8230; alah satu penyebab penurunan tajam penglihatan pada anak-anak. Tujuanpenelitian :untuk mengetahuideterminankejadian hipermetropia pada siswa SDN 102 Palembang.  Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitiandilakukan di SDN 102 Palembang pada Agustus 2023. Subjek penelitian siswa SDN 102 Palembang kelas 1 sampai kelas 6 yang menggunakan kacamata dan terdiagnosa miopia. Sampel berjumlah 40 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil :Responden denganriwayat keturunan miopia sebesar 67.5%, jenis kelamin perempuan sebesar 60%, dan responden dengan kebiasaan membaca dengan posisi tiduran sebesar 70%. Hasil uji chi square riwayat keturunan p value= 0.001 <0.05, kebiasaan membacap value= 0.001 <0.05, jenis kelamin p value= 0.192 >0.05 dan p value= 0.090 >0.05. variabel yang berhubungan dengan kejadian hipermetropia yaitu riwayat keturunan dan kebiasaan membaca.Saran :untuk peneliti selanjutnya guna mengkaji lebih dalam terkait pengaruh keturunan dalam mempengaruhi kejadian hipermetropia

MAKNA LAFAZ YAD YANG DISEMATKAN KEPADA ALLAH DALAM AL-QUR’AN

Hakim, Fahru Reza, Nawawi, Abd. Muid, Lubis, Zakaria Husin
Abstract: Allah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa Ia tidak sama dengan sesuatu apapun, dan tidak ada satu pun  makhluk yang setara dengan-Nya, namun disaat yang sama Allah juga mengatakan di dalam Al-Qur’an bahwa Ia memiliki ‘tangan’,&#8230; ��tangan’, yang mana tangan sendiri merupakan salah satu sifat makhluk seperti manusia dan hewan. Sifat ‘tangan’ Allah ini selanjutnya ditafsirkan dengan metode yang berbeda-beda diantara ulama Islam sehingga menghasilkan penafsiran yang berbeda-beda pula. Diantara metode tersebut yang berkembang hingga saat ini adalah metode Takwil dan metode Tafwîdh yang keduanya dipakai oleh pengikut mazhab al-Asy’ariy dan  al-Maturidiy, dan kemudian metode al-Itsbât yang dibangun oleh Ibn Taimiyyah dan disebarkan oleh para pengikutnya dan pengikut Muhammad ibn Abd al-Wahhab an-Najdiy hingga saat ini. Oleh karena itu menarik untuk meniliti tentang berbagai metode tersebut dalam menafsirkan sifat ‘tangan’ Allah dan kemudian mengkomparasikan satu dengan yang lainnya. Penelitian ini menggunakan metode tafsir komparatif dan Maudhû’i, dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data studi pustaka.  

PELATIHAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN PERENCANAAN PRODUKSI DIGITAL MELALUI GOOGLE SPREADSHEET GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA UMKM DI BPR DANA MANDIRI BOGOR

Zhilla, Muhamad Arya, Zebua, Prestasi, Hadi, M. Khusnan, Hendayana, Ade Tiad
Abstract: Peningkatan produktivitas dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan hal krusial untuk mendukung pertumbuhan dan daya saing. Penelitian ini menjelaskan dampak positif pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dengan&#8230; ngan memanfaatkan perencanaan produksi digital melalui Google Spreadsheet dalam meningkatkan produktivitas UMKM.Melalui metode penelitian lapangan dan studi kasus pada beberapa UMKM, ditemukan bahwa integrasi Google Spreadsheet memungkinkan UMKM mengoptimalkan alokasi tenaga kerja, merinci perencanaan produksi, dan meningkatkan keterlibatan karyawan. Ketersediaan data real-time memungkinkan pemilik UMKM untuk merespons dinamika pasar dengan lebih cepat dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang mengadopsi perencanaan produksi digital mencapai peningkatan produktivitas yang signifikan. Meskipun terdapat beberapa tantangan terkait pemahaman teknologi dan keamanan data, manfaatnya dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM menjadi lebih nyata. Penelitian ini memberikan landasan bagi UMKM untuk menggabungkan pengelolaan SDM dan perencanaan produksi digital dengan Google Spreadsheet sebagai solusi praktis untuk meningkatkan produktivitas. Rekomendasi disampaikan agar UMKM menyediakan pelatihan teknologi kepada karyawan, serta memperhatikan kebijakan keamanan data untuk memastikan keberlanjutan penerapan perangkat lunak tersebut. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi praktis untuk memperkuat daya saing UMKM melalui efektivitas pengelolaan SDM dan perencanaan produksi digital.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PADA CV. JAMAL HANDY CRAFT RAJAPOLAH TASIKMALAYA)

Hermayanto, Ricky, Arhasy, Aldi Muhammad
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada CV. Jamal Handy Craft Rajapolah Tasikmalaya baik secara parsial maupun simultan. Sampel  dalam penelitian&#8230; ian ini sebanyak 45 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Secara parsial diketahui bahwa lingkungan kerja, dengan kinerja karyawan diperoleh nilai R hitung sebesar 0,860 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian hubungan sangat kuat antara variabel X1 dengan Y. Hasil uji korelasi memperoleh nilai R sebesar 0,880 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,880 atau 77,4 %, sedangkan sisanya  sebesar 22,60% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan X2 dengan Y diperoleh nilai R hitung sebesar 0,913 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian hubungan sangat kuat antara variabel X2 dengan Y. Hasil uji korelasi memperoleh nilai R sebesar 0,880 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,886 atau 78,50 %, sedangkan sisanya  dipengaruhi oleh faktor lain. 2). Secara simultan diketahui bahwa variabel  X1, X2  dan Y diperoleh nilai R hitung sebesar 0,897 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian terdapat hubungan sangat kuat antara variabel. Selanjutnya hasil tersebut didukung dengan hasil uji korelasi yang memperoleh nilai R sebesar 0,897 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,805 atau 80,50 %, sedangkan sisanya 19,50 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PENGARUH KOMPETENSI GURU, FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA SDN SUKAHENING KEC. SUKAHENING TASIKMALAYA

Dewi, Astri Riani, Karliha, Lili
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kompetensi guru, fasilitas belajar dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metoda quantitatif&#8230; f dengan sample sebanyak 13. Pengolahan data  menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel X1 diperoleh skor 1.175 berada pada interval 1092-1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya variabel X2 diperoleh skor 944 berada pada interval 876–1.040 dengan klasifikasi sangat baik. Lalu variabel X3 diperoleh skor 486 berada pada interval 437–520 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya analisis variabel Y diperoleh skor 1.193 berada pada interval 1092–1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fhitung sebesar 88.578 sedangkan ftabel sebesar 398 berarti fhitung > ftabel. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Guru (X1), Fasilitas Belajar (X2) dan Motivasi Kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya.

GAMBARAN GOAL SETTING - PERENCANAAN AKADEMIK MAHASISWA PSIKOLOGI

Verasari , Metty, Dian Sartika Sari, Budisantoso, Kezia Natalia
Abstract: Perencanaan karir mahasiswa menjadi sesuatu yang penting bagi  keputusan akademik mahasiswa. Adanya perubahan kebijakan akan memberikan pengaruh terhadap perencanaan karir mahasiswa. Kebijakan mengenai jenjang dan untuk&#8230; mendapatkan gelar psikolog yang semula magister profesi menjadi profesi psikologi memberikan perubahan sendiri bagi perencanan karir mahasiswa. Penelitian ini membahas pokok persoalan mengenai bagaimana gambaran perencanaan karir mahasiswa psikologi  terlebih setelah adanya perubahan kebijakan mengenai program psikolog. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara pada 10 mahasiswa berdasarkan aspek perencanaan kerja. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa perencanaan goal setting dari mahasiswa psikologi mengalami kebingungan sejak adanya perubahan kebijakan profesi psikologi. Sebelumnya profesi psikologi ditempuh dengan jalur magister profesi dan saat ini ditempuh dengan s1 profesi psikologi dimana saat ini S1 profesi bersifat umum dan tidak lagi ada peminatan seperti magister profesi. Mahasiswa mengalami kebingungan terkait keputusan mereka apakah harus melanjutkan s1 profesi umum atau magister science agar bisa bergerak dibidang akademik, sebelumnya profesi psikologi diraih dengan gelar magister profesi dimana secara jenjang Pendidikan psikolog menduduki s2 dan dapat bekerja dibidang akademisi sekaligus berpraktek sebagai psikolog.  

ANALISIS SENTIMEN TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TENTANG BATASAN UMUR CAPRES DAN CAWAPRES MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES

Hariyanti, Yenny, Kacung, Slamet, Santoso, Budi
Abstract: Penelitian ini mengkaji reaksi publik terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia yang mempertahankan batasan umur minimal 35 tahun untuk calon presiden dan wakil presiden. Dengan menggunakan metode Naïve Bayes&#8230; s untuk menganalisis sentimen dari data Twitter, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi publik terhadap regulasi ini. Analisis menunjukkan mayoritas sentimen negatif (90.9%), dengan hanya 6.6% sentimen positif dan 2.5% sentimen netral, menandakan ketidakpuasan yang dominan di kalangan publik. Akurasi analisis sentimen yang dihasilkan mencapai 67.98%, menegaskan efektivitas Naïve Bayes dalam konteks ini. Penelitian menghasilkann  betapa pentingnya akan pembahasan lebih mendalam mengenai syarat pencalonan yang dapat mencerminkan aspirasi masyarakat agar mempertimbangkan aspek pengalaman dan kedewasaan. Dalam konteks yang lebih luas, temuan ini memberikan wawasan berharga tentang dinamika opini publik dan potensi revisi peraturan terkait, merekomendasikan kajian lebih lanjut untuk memahami dampak kebijakan tersebut terhadap struktur demokrasi Indonesia

IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI KELURAHAN SUNGAI LAKAM BARAT KECAMATAN KARIMUN KABUPATEN KARIMUN

Giovani, Ahmad Ridho, Kustiawan, Kustiawan, Pratama, Ryan Anggria
Abstract: Fenomena permasalahan yang terjadi  di lapangan dalam melaksanakan program KIA di Kabupaten Karimun sampai saat ini masih banyak anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak dikarenakan ada beberapa penyebab yaitu minimnya&#8230; mnya antusias warga khususnya para orang tua di Kabupaten Karimun terhadap KIA dan masih minimnya informasi terkait tentang KIA bahkan setiap anak di wajibkan untuk memiliki kartu identitas dan masih banyak  manfaat atau kegunaan KIA di Kabupaten Karimun karena sampai dengan hari ini masih sama belum menjadi prioritas syarat wajib di instansi pemerintah bahkan swasta serta tidak ada berlaku sanksi bagi orang tua atau anak yang belum memiliki KIA dan apa  yang dirasakan bagi masyarakat, peneliti ingin mengkaji lebih lanjut mengenai “Implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) Di Kabupaten Karimun. Objek penelitian ini adalah implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pedoman wawancara menggunakan teori David C Korten yang berindikator, Indikator Program yaitu Program adalah berkaitan dengan hal ini adalah tujuan yang ingin dicapai secara jelas yaitu implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) adanya tujuan kebijakan dalam mencapai tujuan pengimplementasian Kartu Identitas Anak (KIA) adanya strategi dalam pelaksanaan pengimplementasian KIA. Indikator Pelaksana yaitu Kelompok sasaran harus ada kesesuaian antara kelompok sasaran dengan organisasi pelaksana untuk dapat memperoleh hasil program yang sesuai dengan kelompok sasaran program, dalam hal ini yang menjadi sasaran anak dibawah umur 17 tahun ke bawah.  Indikator Sasaran Pelaksana yaitu pelaksanaan harus ada kesamaan antara program organisasi pelaksana yaitu kesamaan antara tugas yang di syaratkan oleh program dengan kemampuan organisasi dalam hal ini dinas kependudukan dan pencatatan sipil dalam pengimplementasian KIA oleh karena itu kemampuan implementator merupakan SDM yang memperngaruhi keberhasilan implementasi dalam hal ini pengimplementasian KIA.