Abstract:Abstract: Twitter occupies the top position of the most popular social media platform in Indonesia. Police and other related issues were the subject of much discussion. The aim of this research is to analyze public sentiment…
ment towards the National Police Agency using Twitter with the support vector machine method. The research started by crawling Twitter data. The data contains a total of 6,925 entries for three keywords. Next, we move on to the preprocessing stage consisting of (cleaning, case folding, tokenization, and filtering). Next is the tf-idf feature extraction stage, finally the classification and evaluation stage. The results of manual data inspection (73:27) showed accuracy of 70.66%, precision of 70.68%, and recall of 99.76%. Testing the second data (82:18), found accuracy 86%, precision 86.21%, recall 99.71%. The results of manual data checking (82:18) showed accuracy of 70.66%, precision of 70.68%, recall of 99.76%. Testing the second data (82:18), found accuracy 86%, precision 86.21%, recall 99.71%. From the data system testing results (80:20), accuracy was 87.55%, positive precision 87.53%, negative precision 88.24%, positive recall 99.48%, and negative recall. the rate is 99.48.% – The result is 21.43%. Data testing results (60:40) showed accuracy of 86.89%, positive precision of 86.84%, negative precision of 88.46%, positive recall of 99.61%, and negative recall of 16.43%. Single test data validation system (80:20), accuracy 87.55, overall test cross validation system (k fold 5 accuracy) 86.673%.
Keywords: data mining;police agencies;support vector machines
Abstrak: Twitter menduduki posisi teratas platform media sosial terpopuler di Indonesia. Polisi dan masalah terkait lainnya menjadi pokok bahasan banyak pembicaraan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap Badan Kepolisian Nasional menggunakan Twitter dengan metode support vector machine. Penelitian dimulai dengan crawling data Twitter. Data memuat total 6.925 entri dari tiga kata kunci. Selanjutnya beralih ke tahap preprocessing terdiri dari (pembersihan, pelipatan kasus, tokenisasi, dan pemfilteran). Selanjutnya tahap ekstraksi fitur tf-idf, terakhir tahap klasifikasi dan evaluasi. Hasil pemeriksaan data manual (73:27) menunjukkan akurasi 70,66%, presisi 70,68%, dan recall 99,76%. Menguji data kedua (82:18), menemukan akurasi 86%, presisi 86,21%, recall 99,71%. Hasil pemeriksaan data secara manual (82:18) menunjukkan akurasi 70,66%, presisi 70,68%, recall 99,76%. Menguji data kedua (82:18), menemukan akurasi 86%, presisi 86,21%, recall 99,71%. Dari hasil pengujian sistem data (80:20), akurasi 87,55%, presisi positif 87,53%, presisi negatif 88,24%, recall positif 99,48%, dan recall negatif. tarifnya adalah 99,48.% – Hasilnya 21,43%. Hasil pengujian data (60:40) menunjukkan akurasi 86,89%, presisi positif 86,84%, presisi negatif 88,46%, recall positif 99,61%, dan recall negatif 16,43%. Uji tunggal sistem validasi data (80:20), akurasi 87,55, uji keseluruhan sistem validasi silang (akurasi k fold 5) 86,673%.
Kata Kunci: data mining;instansi kepolisian;mesin vektor pendukung
Abstract:Abstract: Usability testing of online animal adoption systems is important because it is not only related to the comfort and safety of users, but also to the welfare of the adopted animals. So far, usability testing of the…
he animal adoption system on Eidos has not been carried out and there is a problem that there is confusion with the process flow in this animal adoption system. This usability testing uses the Heuristic Evaluation method and the System Usability Scale (SUS), which involves in-depth interviews to obtain results that are not only statistical assessments, but also deeper insights from the user's perspective. The results of the evaluation using Heuristic Evaluation obtained 59 problems, with an average severity rating of 3 or major, whose improvements have resulted in several draft design recommendations. The recommendation design has gone through final testing using the System Usability Scale (SUS) which managed to achieve a score of 78, or categorized as good, along with some minor critical feedback for system improvement. Therefore, users as a whole feel very satisfied in using the online adoption system from the results of the existing recommendation design. The implications of the resulting recommendation design have been tested for usability by three UI/UX design experts and users directly so that they can be used as a basis for developing a better online animal adoption system.
Keywords: animal adoption system; heuristic; prototype; system usability scale; usability
Abstrak: Pengujian usability sistem adopsi hewan secara online penting untuk diperhatikan karena tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan penggunanya saja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan hewan yang diadopsi. Sejauh ini, pengujian usability dari sistem adopsi hewan pada Eidos masih belum dilakukan dan ditemukannya masalah bahwa adanya kebingungan dengan alur proses dalam sistem adopsi hewan ini. Pengujian usability ini menggunakan metode Heuristic Evaluation dan System Usability Scale (SUS), yang melibatkan in-depth interview untuk memperoleh hasil yang bukan hanya berupa penilaian statistik saja, melainkan juga wawasan yang lebih mendalam dari sudut pandang pengguna. Hasil evaluasi menggunakan Heuristic Evaluation mendapatkan 59 permasalahan, dengan rata-rata perhitungan severity rating sebesar tiga atau major, yang perbaikannya telah menghasilkan beberapa rancangan desain rekomendasi. Adapun desain rekomendasi tersebut telah melalui pengujian akhir menggunakan System Usability Scale (SUS) yang berhasil meraih skor sebesar 78, atau terkategori good, disertai beberapa umpan balik kritis yang bersifat minor untuk peningkatan sistem. Dengan demikian, pengguna secara keseluruhan merasa sangat puas dalam menggunakan sistem adopsi online dari hasil desain rekomendasi yang ada. Implikasi desain rekomendasi yang dihasilkan telah teruji kegunaannya oleh sebanyak tiga ahli UI/UX design dan pengguna secara langsung sehingga dapat digunakan sebagai landasan bagi pengembangan sistem adopsi hewan secara online yang lebih baik.
Kata kunci: heuristik; kebergunaan; prototipe; sistem adopsi hewan; system usability scale
Abstract:Abstract: Technology is a tool for processing, storing and modifying data to obtain informatio. Decision Support System (DSS) a based model-based with data processing procedures and considerations to assist manager in decision…
ecision making. In the context of UD.Wendy Jaya which still uses manual methods for selecting superior cement, this is considered less effective and ineffcient, resulting in cement selection that does not meet the criteria and lacks accuracy. This research employs a quantitative method with the aim of determining decisions for selecting superior cemen and designing a decision support system using the Simple Additive Weighting (SAW) method based on predetermined criteria. The implementation result show that the decision support system for determining superior cement provides convenience and speed in selecting superior cement at UD Wendy Jaya according to the expected criteria. The results of calculations using the simple additive weighting (SAW) method rank each alternative, with the most superior alternative being three-wheel cement, considering several criteria such as price, compressive, strength, fineness, water capacity and setting time.
Keywords: simple additive weighting (SAW); decision support system; UD.wendy jaya
Abstrak: Teknologi adalah alat untuk mengolah, menyimpan, dan memodifikasi data guna mendapatkan informasi. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System/DSS) merupakan sistem berbasis model dengan prosedur pemrosesan data dan pertimbangan untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan. Dalam konteks Toko UD. Wendy Jaya, yang masih menggunakan cara manual untuk pemilihan semen unggul, hal ini dianggap kurang efektif dan tidak efisien, mengakibatkan pemilihan semen tidak sesuai kriteria dan tidak akurat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan tujuan untuk mengetahui keputusan pemilihan semen unggul dan merancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan Menentukan Semen Unggul memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pemilihan semen unggul pada Toko UD. Wendy Jaya sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah perangkingan setiap alternatif yaitu diperoleh alternatif yang paling unggul adalah semen tiga roda ditinjau dari beberapa kriteria harga, kuat tekanan, kehalusan, kapasitas air dan waktu mengeras.
Kata kunci: simple additive weighting (SAW); sistem pendukung keputusan; UD.wendy jaya
Abstract:Abstract: Artificial Intelligence (AI) is currently gaining popularity across various industries, including healthcare, finance, and others. In this study, AI technology is employed to devise an optimal marketing strategy…
y for Code Verse Computer Accessories Store using the K-Means algorithm. As part of machine learning, the K-Means algorithm, categorized under unsupervised learning, is implemented to cluster sales data for computer accessory products over the last three months of 2023. The results of the K-Means analysis identify two main clusters. Cluster one (Cluster 1) comprises products such as Mouse, Keyboard, Monitor, Headset, and Speaker, indicating consistent purchasing patterns and high consumer interest. Recommendations are made to increase stock for Cluster 1. Meanwhile, Cluster two (Cluster 2) consists of Mic products with lower interest, and it is not advisable to increase stock. The implementation of K-Means provides insights into purchasing patterns, enabling Code Verse to develop more effective marketing and inventory management strategies.
Keywords: K-Means algorithm; artificial intelligence; clustering
Abstract: Kecerdasan Buatan (AI) kini meraih popularitas dalam berbagai industri, termasuk sektor kesehatan, keuangan, dan lainnya. Pada penelitian ini, teknologi AI digunakan untuk merancang strategi pemasaran optimal bagi Toko Aksesoris Komputer CodeVerse dengan menggunakan Algoritma K-Means. Sebagai bagian dari machine learning, Algoritma K-Means, yang termasuk dalam kategori unsupervised learning, diimplementasikan untuk mengelompokkan data penjualan produk selama tiga bulan terakhir tahun 2023. Hasil dari analisis K-Means mengidentifikasi dua cluster utama. Cluster pertama (Cluster 1) terdiri dari produk Mouse, Keyboard, Monitor, Headset, dan Speaker, menunjukkan pola pembelian yang konsisten dan tingginya minat konsumen. Rekomendasi untuk menambah stok diberikan. Sementara itu, Cluster kedua (Cluster 2) terdiri dari produk Mic dengan minat lebih rendah, dan tidak disarankan untuk menambah stok. Implementasi K-Means memberikan wawasan tentang pola pembelian, memungkinkan CodeVerse mengembangkan strategi pemasaran dan manajemen persediaan yang lebih efektif.
Keywords: Algoritma k-means; kecerdasan buatan; clustering
Abstract:Student development includes conduct as a key component. Student behavior becomes crucial in deciding how successful students will be in different spheres of life. The variety of student behavior can hinder the learning…
process and personal development of students. Through the development of an expert system-based counseling model based on backward chaining, this study seeks to discover trends in student behavior. The research process starts with problem analysis, goal setting, literature study, data collection, system design and implementation, and results analysis. It then moves on to counseling model development and implementation in the school setting. To determine the reasons for the unruly behavior of the kids, data were analyzed using a backward chaining methodology. UML Usecase diagrams are used in system design to define the roles of actors and users. The established counseling model, which consists of 14 behaviors, 67 phenomena/symptoms, and 14 rules, focuses on goals and methods to modify student behavior. Three students underwent system testing based on previously achieved goals from therapy. The findings revealed "Smoking," "Emotional Problems," and "Fighting" among the student behaviors. When the Backward Chaining-based counseling model is used, it is simpler for homeroom teachers to gather information about students' conduct from them and to offer remedies based on the transfer of professional knowledge without having to wait for the counselor guidance procedure
Abstract:Abstract: The research was conducted at TB Bina Karya which is engaged in the sale and purchase of building materials. This research was conducted to predict building materials for the next period. The forecasting methods…
s used in this study are single moving average (SMA), weighted moving average (WMA), and single exponential smoothing (SES). This study also discusses the error calculation of the forecasting method, the forecasting method which produces the smallest error value is used for making decisions in purchasing materials. The purpose of this research is to speed up the decision making for purchasing material inventory. Another goal is to produce more accurate forecasts by comparing 3 (three) methods.
Keywords: forecasting; single moving average; weighted moving average; and single exponential smoothing
Abstrak: Penelitian dilakukan pada TB Bina Karya yang bergerak dibidang penjualan dan pembelian bahan material bangunan. Penelitian ini dilakukan untuk forecasting bahan material bangunan periode selanjutnya. Metode forecasting yang digunakan dalam penelitian ini yaitu single moving average (SMA), weighted moving average (WMA), dan single exponential smooting (SES). Penelitian ini juga membahasan perhitungan error dari metode forecasting, metode forecasting yang menghasilkan nilai error terkecil digunakan untuk pengambilan keputusan dalam pembelian bahan material. Tujuan dari penelitian ini untuk mempercepat dalam pengambilan keputusan pembelian persediaan bahan material. Tujuan lainnya adalah agar menghasilkan forecasting lebih akurat dengan membandingkan 3 (tiga) metode.
Kata kunci: forecasting; rata-rata pergerakan tunggal; rata-rata pergerakan tertimbang; dan pemulusan eksponensial tunggal
Abstract:Abstract: Unemployment is a global economic issue that directly impacts human life in both developed and developing countries, especially in Indonesia, which, if ignored, will severely impact society's social dynamics. To…
o overcome this problem, forecasts are made so that later, the government can take policies to control and suppress the unemployment growth rate. This research aims to predict unemployment in Indonesia in 2023 using the Weighted Moving Average method, widely used to determine the trend of a time series, which is part of one of the Time Series methods that gives different weights. The dataset used was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) relating to unemployment data from 2000 to 2022 (23 years). To analyze the level of accuracy of the results of this unemployment forecast using the MAD, MSE, and MAPE methods. This research concludes that the Weighted Moving Average method can be applied in predicting unemployment in Indonesia in 2023. The results of this research are a prediction of the number of unemployed in Indonesia, as many as 8,874,942 people at a weight value of 3 (three) where the accuracy of the MAD value is 745786.1833, the MSE value is 948402050986.3 and MAPE is 8.28%.
Keywords: forecasting; unemployment; weigth moving average; indonesia
Abstrak: Pengangguran menjadi isu ekonomi global yang berdampak secara langsung terhadap tingkat kehidupan manusia di negara-negara yang sudah maju maupun yang sedang berkembang khususnya di negara Indonesia, yang jika diabaikan akan berdampak serius terhadap dinamika sosial masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuatlah peramalan agar nantinya pemerinta dapat mengambil kebijakan dalam mengendalikan dan menekan angka pertumbuhan pengangguran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pengangguran di Indonesia pada tahun 2023 menggunakan metode Weighted Moving Average dimana metode ini banyak digunakan untuk menentukan trend dari suatu deret waktu yang merupakan bagian dari salah satu metode Time Series yang memberikan bobot yang berbeda-beda. Adapun dataset yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Satatistik (BPS) berkaitan dengan data pengangguran dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2022 (selama 23 tahun). Untuk menganalisa tingkat akurasi dari hasil peramalan pengangguran ini memakai metode MAD, MSE, dan MAPE. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dapat diterapkannya metode Weighted Moving Average dalam memprediksi pengangguran di Indonesia pada tahun 2023. hasil dari penelitian ini berupa prediksi jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 8.874.942 orang pada nilai bobot 3 (tiga) dimana akurasi nilai MAD sebesar 745786,1833, nilai MSE sebesar 948402050986,3 dan MAPE sebesar 8,28 %.
Kata kunci: peramalan; pengangguran; weigth moving average; indonesia
Abstract:Abstract: Paskibra selection is an annual agenda held by schools, district disporas, provincial disporas, and the Ministry of Youth and Youth. This activity aim select the best students who will serve as flag raisers at…
independence commemoration ceremonies and other holidays. Paskibra participants have to choose. This reliable, formidable and attractive students are choosen. So the flag raising can be carried out solemnly and well. This school has a large number of students. Paskibra extracurricular enthusiasts also have many enthusiasts. This school Paskibra is a favourite extracurricular and quite prestigious among students. The selection of Paskibra has been running so well, but the decisions taken are sometimes not by the standards procedures. Therefore, a system that will be a reference for objective decision-making need to created . The decision-making system using the data mining algorithm C4.5. This study aim to create a system that makes it easier for the selection committee to select eligible Paskibra members. The method used is a qualitative method in the form of the results of interviews with data from participants in the last three years of the Pakskibra selection. As a result, there are three main criteria and five rules of the selection system.
Keywords: C4.5 algorithm; data mining; paskibra
Abstrak: Seleksi paskibra merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh sekolah, dispora kabupaten, dispora provinsi, dan kemenpora untuk memilih siswa-siswi terbaik yang akan bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara peringatan kemerdekaan dan hari-hari besar lainnya. Peserta paskibra perlu diseleksi agar terpilih siswa-siswi yang handal, tangguh dan menarik sehingga pengiabaran bendera dapat dilaksanakan dengan khidmad dan baik. Sekolah ini adalah salah satu sekolah menengah atas yang menjadi favorit para lulusan SMP. Oleh karena itu sekolah ini mempunyai siswa yang sangat banyak. Dengan banyaknya siswa yang masuk, maka peminat ekskul paskibra juga memiliki peminat yang banyak, selain itu di sekolah ini paskibra merupakan ekskul favorit dan cukup bergengsi di kalangan siswa. Seleksi paskibra yang berjalan selama ini sudah dilakukan dengan baik, akan tetapi keputusan yang diambil terkadang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu perlu dibuatkan sebuah sistem yang akan menjadi acuan untuk pengambilan keputusan yang objektif. Sistem pengambilan keputusan akan dibuat menggunakan data mining algoritma C4.5. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah sistem yang memudahkan panitia penyeleksi untuk memilih anggota paskibra yang layak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif berupa hasil wawancara data peserta seleksi pakskibra tiga tahun terakhir. Hasilnya berupa tiga kriteria utama dan lima aturan sistem seleksi.
Kata kunci: Algoritma C4.; data mining; paskibra;
Abstract:Abstract: The current development of information technology has had an impact on all fields, including the health sector. Many activities that were previously carried out conventionally or manually can now be carried out…
with the help of technology. Computers that were previously only used to process data now provide many services, applications, and programs that can help facilitate human activities. One of them is the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) method, which is a support system method that has been widely used to provide accurate and efficient results. This study aims to build a decision support system for choosing healthy toddlers and elderly at the Petatal Health Center, Talawi District, Asahan Regency. So far, the process of selecting healthy toddlers and elderly is done conventionally, without the help of applications or computer programs. So the time needed is longer and the results are also less objective. The calculation process uses the MAUT method with an alternative of 13 toddlers and 15 elderly. The criteria used are body weight, nutritional status, potassium content, protein content, and carbohydrate content. Assessment weight 1-5. The results are 3 Toddlers with the highest total score Laila (17) Putri Sundar (14.25) and Tiara with a score of 12.25. The three people with the highest scores for healthy elderly are Rini Dewi with a score of 17, Joni with a score of 14.25, and Bejo Asmo with a value of 12.25.
Keywords: decision support system; MAUT; multi atribute utility theory; SPK
Abstrak: Perkembangan Teknologi informasi saat ini telah berdampak pada semua bidang, termasuk bidang kesehatan. Banyak kegiatan yang awalnya dilakukan secara konvensional atau manual kini dapat dilakukan dengan bantuan teknologi. Komputer yang tadinya hanya digunakan untuk mengolah data kini menyediakan banyak layanan, aplikasi dan program yang dapat membantu mempermudah kegiatan manusia. Salah satunya adalah metode Multi Atribute Utility Theory (MAUT) yang merupakan salah satu metode sistem pendukung yang telah banyak digunakan untuk memberikan hasil yang akurat dan efisien. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan Balita dan Lansia Sehat di Puskesmas Petatal Kecamatan Talawi Kabupaten Asahan, selama ini proses pemilihan balita dan lansia sehat dilakukan secara konvensional, tanpa menggunakan bantuan aplikasi atau program computer. Sehingga waktu yang dibutuhkan lebih lama serta hasilnya juga kurang objektif. Proses perhitungan menggunakan Metode MAUT dengan alternative 13 Balita dan 15 lansia .Kriteria yang digunakan Berat Badan, Status Gizi, Kandungan Kalium, Kandungan protein dan kandungan karbohidrat. Bobot penilaian 1-5. Hasil adalah 3 Balita dengan total nilai tertinggi Laila (17) Putri Sundar (14,25) dan Tiara dengan nilai 12,25. Tiga orang dengan nilai tertinggi untuk Lansia sehat adalah Rini dewi dengan nilai 17, Joni dengan nilai 14,25 dan Bejo Asmo dengan nilai 12,25.
Kata kunci: multi atribute utility theory; MAUT; sistem pendukung keputusan; SPK
Abstract:Abstract: This research focuses on designing an interface refinement for the XYZ University company profile website that facilitates public information services. This research aims to increase the website's usability value…
ue by implementing the Goal-Directed Design (GDD) method in website interface refinement. GDD provides solutions that meet user needs and goals and address business goals. This research begins the interface design process by identifying user behavior patterns and goals to help deepen understanding of the domain, business goals, and technical constraints that will be used as a reference in website interface design refinement. Furthermore, usability testing is conducted using the System Usability Scale (SUS) as the measurement parameter. The usability aspects assessed in this research are effectiveness, efficiency, and satisfaction. Usability testing is conducted on the current website interface design and the website interface refinement design. Tests were conducted on six participants, consisting of three XYZ University students and three members of the general public. The findings show that the website's usability has increased from the previous value of 49.16 to 83.33. Based on the SUS score interpretation, the value that was previously categorized as "poor" increased to "excellent". Therefore, the result of the website interface refinement design using the GDD method has succeeded in increasing the usability value of the website.
Keywords: goal-directed design; system usability scale; university website; user interface
Abstrak: Penelitian ini berfokus pada perancangan perbaikan antarmuka website company profile Universitas XYZ yang memfasilitasi pelayanan informasi publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai usability website dengan mengimplementasikan metode Goal-Directed Design (GDD) dalam melakukan perancangan perbaikan website. GDD memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan dan tujuan pengguna, dan juga menangani tujuan bisnis. Penelitian ini memulai perancangan antarmuka dengan mengidentifikasi pola perilaku dan tujuan pengguna untuk membantu memperdalam pemahaman tentang domain, tujuan bisnis, dan kendala teknis yang akan dijadikan acuan dalam perancangan antarmuka website. Selanjutnya, dilakukan usability testing dengan menggunakan System Usability Scale (SUS) sebagai parameter penilaiannya. Aspek usability yang diukur pada penelitian ini adalah efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Pengujian dilakukan terhadap kondisi awal website dan rancangan perbaikan antarmuka website. Pengujian dilakukan kepada enam partisipan yang terdiri dari tiga mahasiswa Universitas XYZ dan tiga masyarakat umum. Didapatkan bahwa nilai usability website mengalami peningkatan dari yang sebelumnya bernilai 49,16 menjadi 83,33. Berdasarkan skala penilaian SUS, nilai yang sebelumnya berkategori “poor†meningkat menjadi “excellentâ€. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil dari rancangan perbaikan antarmuka website dengan menggunakan metode GDD berhasil meningkatkan nilai usability website.
Kata kunci: goal-directed design; system usability scale; user interface; website universitas