Search Articles & Publications

Showing 661 articles found for "Urat"

Strategi Pengembangan Produk Kerupuk Opak Minang Yolanda

Agustini, Fauzia, Amanah, Dita, Harahap, Dedy Ansari
Abstract: Abstract: This activity was carried out on SMEs producing snacks from sweet potatoes, namely opaque located in Medan under the name UD. Opak Minang Yolanda. Based on the observations, several problems were found, namely… the texture is too fragile so it breaks easily, the taste has only one taste (original taste), the size is too large and the packaging is too simple. This activity is intended to assist UD. Opak Minang Yolanda in solving the main problems as described previously.The specific target in this activity is to improve product by diversifying products including texture, taste, size, packaging. The methods used in this activity are observations, interviews and seeking information from various literatures in the form of books, articles in journals, newspapers, relevant magazines and searching online. This activity also used a coaching pattern. The achievement of this study is the idea of opaque diversification for improvement in the sustainability of UD. Opak Minang Yolanda is an improvement in texture by thickening the volume of the opaque when formed, flavors made into various variants that are tailored to consumer tastes, sizes are made into two variants, namely large and small, making the packaging more attractive. Keywords: observation; opaque; snacks   Abstrak: Studi ini dilakukan pada UMKM di Medan yang menghasilkan opak yaitu makanan ringan dari ubi dengan nama UD. Opak Minang Yolanda. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan yaitu tekstur (permukaan) yang terlalu rapuh sehingga mudah pecah, hanya satu rasa yaitu original, ukuran (bentuk) yang terlalu besar dan kemasan (bungkus) yang terlalu sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk membimbing UD. Opak Minang Yolanda dalam menyelesaikan kesulitan utamanya seperti yang diuraikan sebelumnya. Sasaran utama kegiatan ini adalah membenahi produk dengan diversifikasi produk meliputi tekstur, cita rasa, ukuran, kemasan. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah melangsungkan pengamatan, tanya jawab, dan menggali fakta-fakta dari berbagai referensi seperti buku, artikel pada jurnal, surat kabar, majalah yang relevan dan juga pencarian informasi secara online. Selain itu dilakukan pembinaan untuk merubah kualitas produk UD. Opak Minang Yolanda. Capaian luaran kegiatan ini adalah buah pikiran melalui diversifikasi opak untuk memperbaharui dan keberlanjutan UD. Opak Minang Yolanda yaitu pada tekstur dengan cara lebih menambah volume opak ketika dibentuk, cita rasa yang lebih bervarian yang disesuaikan dengan selera konsumen, ukuran menjadi 2 (dua) varian yaitu besar dan kecil serta menciptakan kemasan menjadi lebih menarik. Kata kunci: makanan ringan; observasi; opak  

Computational Thinking (Clothing) Untuk Pembelajaran Informatika Di SMP Negeri 1 Kalimanah

Nugroho, Arief Kelik, Permadi, Ipung, Afuan, Lasmedi
Abstract: Abstract: Computational thinking (CT) basically defines the abstract accurately and covers various kinds of skills in understanding problems and determining appropriate solutions according to the rules of computing in computer… mputer science. Understanding the terminology of accuracy is used in computer science fundamentally to understand problems and find solutions that are built from these problems in a logical, structured, and systematic manner. Junior high school 1 Kalimanah is a school with a good ranking in the district because almost every year it always ranks in the top ten on the achievement index of its graduates. The condition of the students of Junior high school 1 Kalimanah is very diverse in economic background, some come from families of employees, farmers, laborers, or others. With a variety of existing economic backgrounds, the issue of ownership of computer equipment is also very limited, not all have computers/or mobile devices/smartphones. The method of application in service activities is carried out by exploration by asking questions, then elaborating and confirming by asking questions. The activity plan is carried out by providing programming learning at the intermediate level to provide motivation to learn logically and systematically so that computational computer-based learning is expected to provide a learning experience for students, especially computer programming experience, bridging the school in selecting outstanding students in the programming field. computer.           Keywords: computational thinking; functionality; Computer science; logical; systematic   Abstrak: Kajian ilmu dalam ilmu komputer adalah mengindentifikasi dengan akurat definisi, prosedure dan fungsionalitas. Pemahaman terminologi keakuratan digunakan dalam ilmu komputer secara mendasar untuk memahami masalah dan menemukan solusi yang dibangun dari masalah tersebut secara logis, terstruktus dan sistematis. Computational thinking (CT) pada dasarnya mendefinisikan abstrak secara tepat dan mengkover berbagai macam ketrampilan-ketrampilan dalam memahami masalah dan menentukan solusi yang tepat sesuai dengan kaidah komputasi dalam ilmu komputer. SMPN 1 Kalimanah merupakan sekolah dengan peringkat baik di wilayah kabupaten karena hampir setiap tahun selalu menempati rangking sepuluh besar pada indeks prestasi lulusannya. Kondisi siswa SMP N 1 Kalimanah sangat  beragam latar belakang ekonomi, ada yang berasal dari keluarga pegawai, petani, buruh atau yang lainnya. Dengan beragam latar ekonomi yang ada, maka dalam masalah kepemilikan perangkat komputer juga sangat terbatas tidak semua memiliki komputer/atau perangkat mobile/smartphone. Metode penerapan dalam kegiatan pengabdian dilakukan dengan eksplorasi dengan memberikan pertanyaaan  kemudian elaborasi dan konfirmasi yakni memberi pertanyaan-pertanyaan. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pembelajaran pemrograman pada level tingkat menengah untuk memberi motivasi belajar secara logis dan sistematis, sehingga dengan pembelajaran berbasis komputer secara komputasi diharapkan memberi pengalaman belajar bagi siswa khususnya pengalaman pemrograman komputer, menjembatani pihak sekolah dalam menyeleksi siswa-siswa berprestasi dalam bidang pemrograman komputer. Kata kunci: computational thinking; fungsionalitas; ilmu komputer; logis; sistematis 

e-BINTECH 5.0: Desa Siaga COVID-19 Berbasis Edubioneurolitechnopreneurship Menuju Indonesia 5.0

Anurogo, Dito, Suarni, Agusdiwana, Parikesit, Arli, Sofro, Muchlis, Putri, Wahyu Aristyaning
Abstract: Abstract: The e-Bintech 5.0 online workshop was held to sharpen the concept of village 5.0 that is a multidisciplinary acculturation-constellation. In this workshop, multiplatform frameworks were successfully formulated… as a basic guideline for village developments towards the glory of Indonesia. Pentahelix platform synergy is needed (academics, business, government, community, media) supported by relevant stakeholders for fostering a futuristic village towards the creation of Indonesia 5.0, especially in terms of ease of investment, simplification of bureaucracy and administration. Key Words: edubioneurolitechnopreneurship;  Indonesia 5.0; pentahelix; village 5.0     Abstrak: Lokakarya daring e-Bintech 5.0 diadakan untuk menajamkan konsep desa 5.0 yang merupakan akulturasi-konstelasi multidisipliner. Dalam lokakarya ini, berhasil dirumuskan multiplatform-frameworks sebagai pedoman dasar pengembangan-pembangunan desa menuju kejayaan Indonesia. Diperlukan sinergi platform pentahelix (akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, media) didukung stakeholders terkait untuk pembinaan desa futuristik menuju terciptanya Indonesia 5.0, terutama dalam hal kemudahan investasi, simplifikasi birokrasi dan administrasi.

Meningkatkan Kemampuan Speaking dan Writing Bahasa Inggris Melalui Kompetisi Spelling Bee

Amna, Shally, Gusta, Wienda, Primawati, Yeng
Abstract: Abstract: Spelling Bee is a word spelling game which assessed the accuracy of words and the pronunciation of the letters in English. MTSN 7 Bungus, Padang was chosen as PKM partners due to the students’ low English language… h language skills and interest. Therefore, through the Spelling Bee competition, the team tried to improve the students’ skills and interest in learning English language, especially their ability to write and spell words correctly. In this competition, there were 280 students previously trained before join the competition. This competition is divided into three rounds, namely the preliminary round, the semi-final round and the final round.  In addition, the English teachers also helped to coordinate the competition. During the activity, students were also given lessons on writing and spelling correctly. As a result, students’ enthusiasm in participating in competition can be one of the factors that triggers the enthusiasm and interests in learning so that they get more satisfying learning outcomes. During the competition, students were guided by the English teachers and given clear instructions. After participating in Spelling Bee competition, the students were not only given rewards but also some improvement in their English writing and spelling skills. Key Words: Spelling Bee, writing, spelling.   Abstrak : Spelling Bee merupakan permainan mengeja kata dengan menilai keakuratan kata dan ketepatan pengucapan huruf yang disebutkan dalam Bahasa Inggris. MTSN 7 Bungus, Padang dipilih sebagai mitra PKM karena kemampuan dan minat Bahasa Inggris siswanya yang sangat rendah. Oleh karena itu, lewat kompetisi Spelling Bee, Tim PKM berusaha untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa terhadap Bahasa Inggris terutama pada kemampuan menulis dan mengeja kata. Dalam Kegiatan Spelling Bee ini, sebanyak 280 siswa dilatih sebelum mengikuti kompetisi Spelling Bee yang terbagi atas tiga babak, yaitu preliminary Round, Semi Final Round dan yang terakhir Final round. Selain itu, guru Bahasa Inggris di sekolah tersebut turut membantu demi kelancaran kegiatan kompetisi ini. Siswa diberikan pelajaran tentang menulis dan mengeja bahasa Inggris dengan benar. Antusias siswa dalam mengikuti kompetisi dapat merupakan salah satu faktor yang memicu semangat dan daya tarik siswa dalam belajar sehingga memperoleh hasil belajar yang jauh lebih memuaskan. Selama kompetisi, siswa dipandu oleh guru bahasa Inggrisnya dan diberikan instruksi yang jelas. Setelah mengikuti kompetisi Spelling Bee ini, siswa siswi MTSN 7 Bungus tidak hanya diberikan reward namun juga dapat meningkatkan kemampuan menulis dan mengeja Bahasa Inggrisnya. Kata Kunci: spelling bee; writing; spelling.  

PELATIHAN BLOG SEBAGAI SARANA PUBLIKASI PEMBELAJARAN GURU SMA NEGERI 2 KISARAN

Maha Putra, Guntur, Irawati, Novica, Prijuna, Adi
Abstract: Abstract: As a formal education institution, acculturation of techniques in Teaching and Learning Activities (KBM) is required by each lesson teacher to be able to transfer knowledge to students maximal and optimally. So… far the teaching carried out by the teachers of SMA 2 Kisaran is more dominant in learning done face-to-face in the classroom, so that learning requires the mind and energy that is extra because it is done repeatedly in the classroom and the hours that different. Starting from the above, the dedication team sought solutions so that teaching can be acculturated by online learning using blog media to publish teachers' teaching materials to the internet. It is expected that online-based teaching techniques, one of which is outlined in the making and utilization of blogs can stimulate interest from students to access teaching materials that have been published online, both in the form of text, images, audio and learning videos that have been recorded and uploaded by the teacher into his blog whenever and wherever it is, so that it will create student centered learning and learning objectives can be achieved.  Keywords: blogs, teaching materials, online publications, videos, student center learning.     Abstrak: Sebagai institusi pendidikan formal maka diperlukan akulturasi teknik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilakukan oleh masing-masing guru pelajaran untuk dapat mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik secara maksimal dan optimal. Selama ini pengajaran yang dilakukan oleh guru-guru SMA Negeri 2 Kisaran lebih dominan ke-pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka di dalam kelas, sehingga pembelajaran membutuhkan pikiran dan tenaga yang ekstra karena dilakukan secara berulang-ulang pada kelas dan jam yang berbeda. Berawal dari hal diatas maka tim pengabdian mencari solusi agar pengajaran dapat diakulturasi dengan pembelajaran secara online menggunakan media blog untuk mempublikasikan bahar ajar para guru ke internet. Diharapkan dengan teknik  pengajaran berbasis online salah satunya yang dituangkan dalam pembuatan dan pemanfaatan blog dapat merangsang minat dari para siswa untuk mengakses bahan ajar yang telah dipublikasikan secara online baik informasi berupa text, gambar, audio maupun video pembelajaran yang telah direkam dan diupload oleh guru ke dalam blognya kapan dan dimanapun berada, sehingga akan tercipta pembelajaran berpusat pada siswa (Student Centred Learning) dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.   Kata kunci: blog, bahan ajar, publikasi online, video, Student Center Learning.

PELATIHAN PENGGUNAAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN DAN KALIMAT EFEKTIF PADA PENULISAN SURAT RESMI BAGI KURSUS BINTANG MULIA BATU BARA DESA PEMATANG RAMBAI KECAMATAN NIBUNG HANGUS KABUPATEN BATU BARA

Maulina Azmi, Sri Rezki, Dewi, Muthia, Akmal, Akmal
Abstract: Abstrack: Indonesian for the Indonesian nation is the language of unity. Indonesian is also a communication tool for all Indonesian people. Therefore, Indonesian language learning is devoted to improving the ability of students… tudents to communicate using Indonesian language properly and correctly verbally or in writing. The community service activity entitled "Training on the Use of Enhanced Spelling and Effective Sentences on Writing Official Letters for the Bintang Mulia Coal Course in Pematang Rambai Village, Nibung Hangus District, Batu Bara District" aims to train students in the Guidance for Bintang Mulia Coal Village Pematang Rambai properly and correctly. The method used in this conventional activity is material exposure, discussion, and practice. The speaker conducts explanations about the use of improved spellings and arguments effectively in writing official letters.   Keywords: Use of Enhanced Spelling and effective sentences on official letter writing     Abstrak: Bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia adalah bahasa persatuan. Bahasa Indonesia juga sebagai alat komunikasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia dikhususkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik agar berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar secara lisan maupun tulis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Pelatihan Penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan Dan Kalimat Efektif Pada Penulisan Surat Resmi Bagi Kursus Bintang Mulia Batu Bara Desa Pematang Rambai Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara” bertujuan untuk melatih peserta didik yang ada padabimbingan kursus Bintang Mulia Batu Bara Desa Pematang Rambai dengan baik dan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini konvensional yaitu paparan materi, diskusi, dan latihan. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang penggunaan ejaan yang disempurnakan dan dalimat efektifpada penulisan surat resmi.   Kata kunci: Penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan dan kalimat efektif pada Penulisan surat resmi

KONFIGURASI DAN MANAJEMEN WINDOWS SERVER 2008 DI SMK NEGERI 1 SETIA JANJI

Maha Putra, Guntur, Syafnur, Afdhal, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract : This community service activity is held in SMK Negeri 1 Setia Janji on the students of RPL (Software Engineering), amounting to 23 people. The purpose of the implementation of this activity is to provide training… ing to participants about windows server 2008 management and implementation and configuration that has not been previously taught, so it is expected to improve the new skills for each participant. The method of implementing community service is done by providing training with the stages of the delivery of the material from the module and direct practice in the laboratory room. From the results of observations, interviews undertaken and the findings can be concluded that this community service activity provides a very large and targeted benefits, thereby providing additional insight and new knowledge in the field of information technology, especially windows server 2008 outside of learning that had been received by students in SMK Negeri 1 Setia Janji. Keywords: windows server 2008, configuration, management Abstrak : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji pada siswa-i jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang berjumlah 23 orang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai manajemen windows server 2008 beserta implementasi maupun konfigurasinya yang sebelumnya belum pernah diajarkan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan baru bagi diri masing-masing peserta. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan  dengan tahapan penyampaian materi dari modul yang diberikan dan praktek langsung di ruang laboratorium. Dari hasil pengamatan, wawancara yang di lakukan serta  temuan  yang  kami  dapatkan  dapat  disimpulkan  bahwa  program  pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran, sehingga memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan baru di bidang teknologi informasi, khususnya windows server 2008 di luar pembelajaran yang selama ini di terima oleh siswa-i di SMK Negeri 1 Setia Janji. Kata kunci : windows server 2008,  konfigurasi, manajemen

PEMBELAJARAN TEKNOLOGI KOMPUTER BIDANG PERKANTORAN BAGI PERANGKAT DESA DI KECAMATAN BUNTU PANE

Irawati, Novica, D.E Sinaga, Hommy, Siddik, Mohd
Abstract: Abstrak: Computer technology more and more influential in the management of office space at the moment. It is characterized by the more easy it is bureaucracy, the study of grammar of the easy access to information from… one point to another. Of course, computer technology will not be such a big contribution to the development of the management of the Government if the role of human resources is not optimized. With respect to the development of computer technology, until now has been a significant development occurred in several areas in regard of the IT application in management offices. Contradictory with the above example, there are still many areas that still have not had the courage or good faith to apply IT in the management of this Office for various reasons. In fact, the IT deployment in government management office management in particular can be a motivation for employees to improve productivity of work. Keywords : Computer technology, management offices, government Abstrak: Teknologi Komputer semakin banyak berperan  dalam manajemen perkantoran saat ini. Hal ini ditandai dengan semakin mudahnya birokrasi tata persuratan, semakin mudahnya akses informasi dari satu titik ke titik lainnya. Tentu saja, teknologi komputer tidak akan sedemikian besar kontribusinya bagi perkembangan manajemen pemerintahan jika peran sumber daya manusia tidak dioptimalkan. Sehubungan dengan perkembangan teknologi komputer, hingga saat ini telah terjadi perkembangan yang signifikan di beberapa daerah dalam kaitan aplikasi TI dalam Manajemen Perkantoran. Kontradiktif dengan kalimat di atas, masih banyak pula daerah perkantoran didesa yang masih belum memiliki keberanian atau itikad baik untuk mengaplikasikan TI dalam manajemen perkantoran ini dengan berbagai alasan. Padahal, pengaplikasian TI dalam manajemen pemerintahan khususnya manajemen perkantoran dapat menjadi motivasi bagi pegawai untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Kata Kunci: teknologi komputer, manajemen perkantoran, pemerintahan

PENERAPAN MEDIA DALAM PENGENALAN PERANGKAT KOMPUTER SERTA PROGRAM APLIKASI PADA LKP MEKAR SARI PULO BANDRING

Irianto, Irianto, Sudarmin, Sudarmin, Afrisawati, Afrisawati
Abstract: Abstract:In the education world many challenges always faced by the lecturers in delivering the material, this dikarnakan presentation factor in delivering the material is too monotonous and saturated and resulted in the… students are not able to absorb everything that is delivered by teachers. This is experienced in LKP mekar sari pulo bandring as a course institution that operates as an extracurricular lesson in which most students are saturated in learning to use the old method. Media is one way to overcome both introduce the computer device and application program.   Keywords:Device, Aplication Program, Media     Abstrak:Dalam dunia pendidikan banyak tantangan yang selalu dihadapi oleh para tenaga pengajar dalam menyampaikan materi, ini dikarnakan faktor penyajian dalam menyampaikan materi terlalu monoton dan jenuh dan mengakibatkan siswa tidak mampu menyerap semua yang disampaikan tenaga pengajar. Hal ini lah yang dialami pada LKP mekar sari pulo bandring sebagai lembaga kursus yang beroperasi sebagai pelajaran ekstrakurikuler yang mana kebanyakan siswa jenuh dalam belajar menggunakan metode lama. Media merupakan salah satu cara untuk mengatasinya baik mengenalkan perangkat komputer maupun program aplikasinya.   Kata kunci:Perangkat, Program Aplikasi, Media

DEVELOPMENT OF AN AUGMENTED REALITY APPLICATION FOR LEARNING THE VOLUME AND SURFACE AREA OF THREE-DIMENSIONAL SHAPES

Sapta, Andy, Pakpahan, Sondang Purnamasari
Abstract: This study focuses on the development of an Augmented Reality (AR)–based learning application designed to assist students in understanding the mathematical concepts of volume and surface area of three-dimensional geometric… tric shapes. The development process adopted the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) model, which consists of six systematic stages: concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. The research concentrated on the development and expert validation stages. Validation results from content and media experts indicate that the application meets pedagogical and technical feasibility standards. The content expert confirmed that the materials align with the national mathematics curriculum and are presented in a clear, contextual, and accurate manner, while the media expert highlighted the user-friendly interface, interactive features, and visual appeal of the application. Theoretically, this AR-based medium bridges the gap between abstract mathematical concepts and concrete visualization by enabling students to interact directly with virtual 3D objects. Practically, the application enhances learning motivation and engagement by providing dynamic, interactive experiences. Overall, this research contributes to the advancement of educational technology by offering a systematic model for developing AR-based learning media that support active and meaningful learning in the digital era.