Abstract:Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam memperoleh kinerja terbaik dari karyawan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan dan keahlian, manajemen SDM juga berkewajiban membangun perilaku…
u kondusif yang mendorong karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai intervening variabel dengan sampel karyawan PT.Candra Mega Sejahtera. Sebannyak 18 kuesioner dibagikan kepada responden terpilih dan digunakan sebagai analisis statistik. Pengukuran kualitas kehidupan kerja terdiri dari pertumbuhan dan pengembangan serta upah dan keuntungan. Kepuasan kerja terdiri dari lima factor yaitu pekerjaan itu sendiri,upah, promosi,hubungan dengan atasan dan rekan kerja (Kednall dan Hulin 1969).Sedangkan kinerja karyawan terdiri dari enam factor, kualitas, kuantitas, keahlian, pengetahuan, ketepatan waktu dan komunikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa sangatlah penting untuk kita dapat menganalisis kebijakan dan fasilitas yang disediakan perusahaan terlebih dahulu. Dua hal tersebut menjadi pebting karena mampu mendukung kesehatan dan kehadiran karyawan secara umum.
Abstract:Penelitian ini menerangkan bagaimana program simple digital archives jika diterapkan pada kegiatan kearsipan perkantoran yang dalam penelitian ini adalah kantor urusan agama. Pada semua produk-produk yang keluar dari Kantor…
tor Urusan Agama, disetiap sisinya terdapat banyak pion-pion administratif yang tidak dapat terlepas yang tentunya akan mempengaruhi kegiatan kearsipan. Seiring waktu, keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang tidak sepenuhnya memadai menjadi kendala dalam menciptakan kearsipan kantor yang sistematis dan efektif serta efisien yang seharusnya menjadi standar serta dibutuhkan dalam tata pengelolaan sebuah kearsipan . Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian terapan (applied research) dengan sifat penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagaimanapun metode kearsipannya, antara kearsipan manual dan elektronik adalah dua hal yang saling melengkapi, oleh karena itu harus cermat dalam pelaksanaannya. Pemaksimalan kearsipan secara manual kini dirasa sudah kurang relevan, sedangkan kearsipan secara elektronik belum sepenuhnya dilaksanakan. Simple digital archives dirancang dan dapat dioperasikan sebagai tindak lanjut dari kearsipan manual, setelah kearsipan manual dijalankan dengan cermat sebagaimana mestinya, dilanjutkan dengan simple digital archives, agar terciptanya administrasi dan kearsipan kantor urusan agama yang lebih mudah dan lebih tertib.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap…
hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana produk perawatan kulit MS Glow Beauty di Sukabumi dipengaruhi oleh strategi pemasaran dan kualitas produk. Seluruh penduduk perempuan dan laki-laki di kota dan kabupaten…
n Sukabumi Jawa Barat, menjadi subjek penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari 50 responden yang belum pernah menggunakan produk skincare MS Glow dan yang baru mulai menggunakan skincare MS Glow. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan strategi pemasaran terhadap keputusan pembelian konsumen dengan menggunakan data primer. Regresi linier berganda (analisis regresi multilinear) merupakan teknik statistik yang digunakan untuk mengungkapkan fakta. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa pengaruh uji coba terukur secara simultan variable bersamaan pada variabel Strategi Pemasaran (X1) tidak berpengaruh besar terhadap Keputusan Pembeli (Y), dan kualitas Produk (X2) terbukti mempengaruhi Keputusan Pembelian. Karena kualitasnya yang tinggi, produk skincare MS Glow Beauty kerap disukai pelanggan. Koefisien standar (Beta) sebesar 0,820 menunjukkan hal tersebut, menunjukkan bahwa keputusan pembelian akan dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas produk.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan pengelolaan risiko bank pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Metode penelitian menggunakan analisis konten dan pengolahan data dilakukan pada laporan tahunan…
n 2023 dengan metode penskoran. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai persentase pengungkapan pengelolaan risiko bank secara keseluruhan sebesar 97%, dapat dikatakan sangat baik. Perusahaan yang mampu meningkatkan laba mempunyai tingkat pengungkapan manajemen risiko yang sangat baik. Sedangkan secara parsial hanya tujuh risiko bank yang pengungkapan pengelolaan risikonya bernilai 100% yaitu risiko kredit, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, stratejik, dan kepatuhan. Persentase pengungkapan pengelolaan risiko pasar sebesar 75% dengan peringkat cukup baik, hal tersebut dikarenakan pemantauan risiko tidak diungkapkan dalam laporan tahunan.
Abstract:Metode pengajaran yang inovatif dan kreatif yang mengutamakan pemikiran kritis, keterlibatan siswa, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dari Model pembelajaran ini adalah untuk membantu siswa menjadi…
pemikir yang lebih otonom, kreatif, dan inventif yang dapat memecahkan masalah, menghasilkan ide-ide baru, dan menggunakan apa yang telah mereka pelajari di dunia nyata. Dengan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan jenis-jenis model pembelajaran Inovasi dalam Pendidikan Agama Islam. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach) yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan datanya berupa studi literatur, dan analisis datanya menggunkan metode analisis isi (Content Analysis). Temuan ini menunjukkan bahwa tersedianya model pembelajaran Inovasi yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam akan memberikan inspirasi bagi siswa untuk mempelajari materi. Awalnya, pembelajaran Pendidikan Agama Islam terasa membosankan ketika menggunakan model tradisional yang terbatas di dalam kelas; namun, dengan menggunakan model CTL, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan di luar kelas, yang pada akhirnya akan menciptakan lingkungan yang menarik karena siswa diberi keleluasaan untuk mengekspresikan diri mereka. Dalam hal ini, Pendidikan Agama Islam menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran yang mutakhir, termasuk Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Kontekstual, Pemecahan Masalah, Pendidikan Agama Islam, dan Pembelajaran Kooperatif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk keripik kentang dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Aleza di Medan. Dalam konteks bisnis UMKM, pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi…
ngaruhi kepuasan pelanggan menjadi krusial untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden yang merupakan pelanggan tetap UMKM Aleza. Wawancara dilakukan untuk mengeksplorasi aspek-aspek seperti kualitas produk, harga, pelayanan, dan pengalaman keseluruhan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi rasa, kemasan, pelayanan pelanggan, harga, dan kemudahan akses melalui layanan online sangat memengaruhi kepuasan pelanggan. Mayoritas responden menyatakan kepuasan dengan kualitas dan variasi produk yang ditawarkan oleh Aleza, meskipun beberapa mencatat adanya area yang memerlukan perbaikan, seperti kapasitas produksi, waktu pengiriman, dan konsistensi kualitas pelayanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya UMKM dalam memahami preferensi dan ekspektasi pelanggan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dan area yang memerlukan perbaikan, UMKM Aleza dapat meningkatkan layanannya dan memenuhi ekspektasi pelanggan secara lebih efektif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa UMKM perlu terus berinovasi dan beradaptasi untuk mempertahankan posisinya dalam pasar yang kompetitif.
Abstract:Praktik uang panai, yang telah menjadi bagian dari tradisi di beberapa masyarakat, mengundang perdebatan yang menarik dalam konteks hukum Islam. Uang panai merupakan pembayaran sejumlah uang atau barang kepada pihak perempuan…
mpuan sebagai syarat untuk pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam tentang Uang Panai dalam perkawinan adat Bugis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Bugis, menganggap "Uang Panai" sebagai tradisi penting dalam perkawinan adat mereka. Meskipun Islam tidak mengatur secara spesifik mengenai Uang Panai, namun memberikan kebebasan (mubah). Agama Islam tidak melarang pemberian Uang Panai dalam tradisi perkawinan adat Bugis walaupun nilai dari uang panai tersebut tinggi karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal tersebut. Yang terpenting, pemberian Uang Panai tidak boleh melanggar prinsip-prinsip Islam, tidak ada unsur keterpaksaan, sesuai kemampuan dan kesanggupan pihak laki-laki. Dengan demikian, dalam perspektif Islam, uang panai bukan hanya merupakan kewajiban materi, tetapi juga simbol dari tanggung jawab dan penghargaan dalam hubungan pernikahan yang seimbang dan saling menghormati.
Abstract:Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti debris, plak, dan calculus. Pemeliharaan kesehatan gigi dapat dilakukan melalui upaya menggosok gigi yaitu…
tu dua kali sehari pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur. Tusuk gigi merupakan alat bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru akan menyebakan luka dan pendarahan bagi gusi. Tusuk gigi yang tidak steril juga dapat menimbulkan infeksi pada rongga mulut. Kebiasaan menusuk gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi dapat menyebabkan radang gusi (gingivitis) dan pendalaman sulkus gingival. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat usia penggunaan tusuk gigi, tingkat pengetahuan penggunaan tusuk gigi dan mengidentifikasi gambaran dampak penggunaan tusuk gigi terhadap kondisi jaringan periodontal pada masyarakat Rt 026 Kelurahan Liliba. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian desktiptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan menggunakan kuesioner dan melakukan pemeriksaan langsung menggunakan format CPITN. Dalam penelitian ini yang di teliti adalah tingkat usia, pengetahuan penggunaan tusuk gigi, dampak penggunaan tusuk gigi pada masyarakat. Kesimpulan: Responden yang paling banyak menggunakan tusuk gigi berusia 36-45 tahun dan tingkat penahuan masyarakat tentang dampak penggunaan tusuk gigi sebagian besar dalam kriteria buruk 86%, dan kondisi jaringan periodontal dampak penggunaan tusuk gigi berupa poket dangal sebanyak 35%.
Abstract:Keberanian siswa untuk berpendapat di dalam kelas merupakan faktor penting yang mempengaruhi mutu pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keberanian berpendapat pada siswa kelas VIII Salafiyah Wustho Pondok Pesantren Islamic…
slamic Center Bin Baz Yogyakarta. Observasi menunjukkan bahwa banyak siswa masih pasif dalam mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran. Keberanian berpendapat melibatkan kekuatan emosional untuk menghadapi tantangan, berpikir kritis dan kreatif, serta mengatasi ketakutan dalam menyampaikan ide. Indikator keberanian ini meliputi kemampuan untuk mengungkapkan pendapat secara spontan, logis, dan percaya diri. Faktor-faktor yang mengembangkan keberanian siswa mencakup keberanian, kegigihan, integritas, dan vitalitas. Siswa yang berani tidak takut menghadapi tantangan dan berani berbicara untuk membela kebenaran. Kegigihan mendorong mereka untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai meskipun menghadapi rintangan. Integritas memastikan bahwa siswa bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, sementara vitalitas menggambarkan semangat dan antusiasme siswa dalam menghadapi kegiatan pembelajaran. Dukungan dari keluarga dan guru, serta lingkungan yang kondusif, sangat penting untuk mendorong siswa agar aktif berpartisipasi dalam diskusi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian berpendapat dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kolaboratif, umpan balik positif, dan suasana kelas yang inklusif. Pengembangan keberanian ini membantu siswa menjadi individu yang percaya diri, mampu berpikir kritis, dan berkontribusi secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, meningkatkan keberanian berpendapat bukan hanya memperkaya pembelajaran tetapi juga mengembangkan keterampilan penting untuk kehidupan siswa di masa depan.