Search Articles & Publications

Showing 98 articles found for "Kebiasaan"

PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA ALKITAB TERHADAP PERILAKU POSITIF PADA REMAJA AWAL DI PUSAT PENGEMBANGAN ANAK (PPA) OEMATHONIS EFATA SOE

Dovansius R Bolang, Erdin Edward Fatuli, Hendrik A.E Lao
Abstract: Masa remaja awal merupakan periode penting dalam pembentukan karakter, sehingga diperlukan pembinaan yang mampu mengembangkan aspek moral, spiritual, dan sosial secara seimbang. Salah satu bentuk pembinaan spiritual dalam&#8230; m tradisi Kristen adalah kebiasaan membaca Alkitab yang diyakini berperan dalam membentuk perilaku positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan membaca Alkitab terhadap perilaku positif pada remaja awal di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Oemathonis Efata Soe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 30 remaja berusia 15–18 tahun, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,988. Analisis regresi menghasilkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,851 yang menunjukkan hubungan sangat kuat antara kebiasaan membaca Alkitab dan perilaku positif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,724 mengindikasikan bahwa kebiasaan membaca Alkitab memberikan kontribusi sebesar 72,4% terhadap pembentukan perilaku positif, sedangkan 27,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji hipotesis juga memperlihatkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa kebiasaan membaca Alkitab berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku positif remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan membaca dan merenungkan firman Tuhan secara konsisten dapat memperkuat pembentukan karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, empati, kasih, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, kebiasaan membaca Alkitab perlu terus dikembangkan melalui keluarga, gereja, sekolah, dan lembaga pembinaan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter remaja yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.

TANTANGAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MI DI ERA DIGITAL

Muthmainnah, Fitria, Jihan Khairum Nisa, Siti Masyitoh
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru dalam membentuk karakter siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di era digital saat ini. Ini juga bertujuan untuk menemukan cara-cara yang bisa digunakan untuk mengatasi&#8230; ngatasi perubahan yang dibawa oleh teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informasi ini dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, makalah ilmiah, dan referensi penting lainnya yang berhubungan dengan pendidikan karakter dan perkembangan teknologi digital dalam pendidikan. Metode pengumpulan data melibatkan pemeriksaan berbagai dokumen. Ini dilakukan dengan membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan besar bagi para guru dalam membimbing karakter siswa MI. Tantangan-tantangan ini meliputi penggunaan gadget yang berlebihan, kurangnya perhatian siswa terhadap belajar, sedikitnya interaksi sosial secara langsung, dampak buruk dari media sosial, dan kurangnya bimbingan dari orang tua tentang bagaimana anak-anak menggunakan teknologi digital. Selain itu, kemajuan teknologi mempengaruhi bagaimana sikap siswa dan karakter mereka. Ini termasuk masalah seperti kurangnya disiplin, menggunakan bahasa yang tidak baik, dan kecenderungan untuk meniru perilaku negatif yang terlihat di internet dan media sosial. Ketika menghadapi tantangan ini, guru sangat penting karena mereka mendidik, membimbing, menjadi panutan, dan mengawasi untuk membantu siswa menggunakan teknologi dengan bijak. Guru dapat menggunakan beberapa cara, seperti memanfaatkan alat belajar digital, mengajarkan nilai-nilai karakter dengan memberikan contoh, membiasakan siswa dengan kebiasaan baik, mengamati cara siswa menggunakan perangkat mereka, dan bekerja sama dengan orang tua untuk memantau penggunaan teknologi oleh siswa. Jadi, mengajarkan karakter di era digital saat ini harus dilakukan secara rutin, agar siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan cara yang baik sambil tetap menjaga nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari mereka.

PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE PADA E-COMMERCE SHOPEE

Dzikra Fawaz, Muhammad, Arya Tri Putra, Mochamad, Permadi, Indra
Abstract: Transformasi digital telah mendorong perubahan besar dalam kebiasaan belanja konsumen, termasuk meningkatnya pemakaian e-commerce seperti Shopee. Penelitian ini mengkaji pengaruh kemudahan penggunaan (X1) dan kepercayaan&#8230; (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pengguna Shopee di Kota Sukabumi melalui metode kuantitatif dan analisis asosiatif. Sebanyak 97 responden dipilih menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Likert, yang kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya, sebelum dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Semua item terbukti valid (r hitung > r tabel = 0,199) dan reliabel (α > 0,60). Model regresi menghasilkan formula Y = 11,541 + 0,151X1 + 0,416X2, dengan R = 0,428 dan R² = 0,154, yang menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 15,4% variasi keputusan pembelian. Secara parsial, kemudahan penggunaan (p = 0,013) dan kepercayaan (p = 0,000) sama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, keduanya juga memberikan pengaruh signifikan (F = 9,714; p = 0,000). Kesimpulannya, kemudahan penggunaan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja, sementara kepercayaan memperkuat keyakinan konsumen, sehingga keduanya menjadi faktor penting dalam memengaruhi keputusan pembelian di Shopee.

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN KARAKTER ISLAMI SISWA SMA TRISULA KENDAL

Saleh, Asan, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan karakter Islami siswa SMA Trisula Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional.&#8230; sional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Trisula Kendal, sedangkan sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji korelasi memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan karakter Islami siswa. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,743 menunjukkan hubungan yang kuat dan positif. Artinya, semakin baik kebiasaan membaca Al-Qur’an siswa, maka semakin baik pula karakter Islami yang dimiliki siswa. Dengan demikian, pembiasaan membaca Al-Qur’an dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam membentuk karakter Islami siswa di lingkungan sekolah.

LANDASAN TEOLOGIS PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT AZ-ZUMAR AYAT 9: ANALISIS RELEVANSI DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA

Azizah Tri Marsita, Sarwadi Sulisno
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isi teologis, nilai pendidikan, serta penerapan praktis dari QS. Ayat 9 Az-Zumar dalam perspektif pendidikan Islam di Indonesia. Melalui metode kajian tafsir tematik dan analisis isi,&#8230; si, penelitian ini menunjukkan bahwa ayat tersebut menegaskan keterkaitan mendasar antara iman, pengetahuan, dan tindakan sebagai dasar teologis pendidikan Islam. Ayat ini menyoroti pentingnya orang berilmu dan beribadah dengan kesadaran akan kehidupan setelah mati, serta menjadikan ilmu sebagai faktor penentu utama antara manusia yang berpikir (ulul albab) dan yang tidak. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai dalam QS. Ayat 9 Az-Zumar telah diterapkan melalui: peningkatan pembelajaran Al-Qur’an dan akhlak mulai dari PAUD/RA, kebiasaan ibadah mahdhah dan muamalah, pengintegrasian ilmu umum dan agama dalam kurikulum, serta pendekatan belajar yang menonjolkan kesadaran dunia dan akhirat. Namun, pelaksanaan tersebut tetap menghadapi permasalahan berupa ketidakcukupan infrastruktur, kurangnya sumber daya, dan keperluan penyesuaian terhadap kondisi saat ini tanpa mengurangi nilai spiritual.

BUDAYA MELAYU DAN PENGARUH ISLAM DALAM UPACARA PERNIKAHAN DI KECAMATAN SIAK

Afifah Dwi Ramadhani, Yasnel
Abstract: Tradisi adalah kebiasaan yang telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sebuah kelompok masyarakat, negara, kebudayaan, waktu, dan agama. terkait dengan adat pernikahan masyarakat melayu. Penelitian ini adalah&#8230; ah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan perpustakaan. Studi ini menemukan bahwa upacara adat pernikahan Melayu terdiri dari beberapa tahapan: merisik-risik, meminang, bertunang, berinai, akad nikah, tepuk tepung tawar, berendam, bersanding, jamuan makan tradisional, dan balas kunjungan.

PELATIHAN DAN PENGETAHUAN ILMU MANAJEMEN KEUANGAN DENGAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA SECARA SEDERHANA PADA KELOMPOK PKK KELURAHAN PONDOK CABE ILIR

Gregoria Eva Dita Kristina Sirait, Muhaimin Azis, Afifah, Nur, Refsi Meilawati
Abstract: Tujuan dari program ini meliputi peningkatan pemahaman kelompok PKK terhadap prinsipprinsip dasar manajemen keuangan, pemberian keterampilan praktis dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran keluarga, serta mendorong adopsi&#8230; opsi kebiasaan positif terkait pengelolaan keuangan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan diskusi kelompok, dengan melibatkan peserta aktif dan individu-individu yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan. Target utama dari program ini adalah kelompok PKK di Kelurahan Pondok Cabe Ilir dengan harapan mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan dan dapat menerapkan praktik-praktik positif dalam mengelola keuangan keluarga mereka, sehingga dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SELEDRI PADA LANSIA Ny.M DENGAN HIPERTENSI DI DESA DATAR WILAYAH PUSKESMAS SUMBANG I KABUPATEN BANYUMAS

Laora Windari, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar belakang: Gaya hidup modern bisa meningkatkan tingkat stress, kebiasaan merokok, serta mengkonsumsi minuman berakohol serta kopi yang berlebihan, bisa menyebabkan berbagai penyakit, termauk hipertensi. Pravelensi hipertensi&#8230; ipertensi di usia lanjut masih cukup tinggi, 40% dengan angka kematian sekitar 65 tahun. Angka kejadian hipertensi lebih banyak pada wanita 37% dan laki-laki 28%. Hipertensi tidak dapaat dipulihkan sepenuhnya, namun dapat diatur dengan pengawasan Kesehatan yang teratur. Seledri adalah salah satu contoh bentuk pengobatan herbal yang digunakan dalam menangani kasus hipertensi. Tujuan: Menggambarkan manfaat pemberian rebusan daun seledri dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mempunyai hipertensi. Metode:  Menggunakan metode studi kasus dengan responden yang memiliki tekanan darah sistolik 140/90mmHg dan tekanan darah diastolic 159/99mmHg dengan hipertensi Stadium I. Hasil: Terdapat penurunan tekanan darah pada lansia dengan pemberian rebusan daun seledri sebanyak 200cc di pagi dan sore hari selama 5 hari dengan hasil pre 153/75mmHg dan nilai post 146/79mmHg. Kesimpulan: Rebusan daun seledri dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.     Kata kunci: Daun Seledri., Hipertensi., Lansia 

PENGARUH REVOLUSI MENTAL TERHADAP ANAK YANG MENGALAMI BROKEN HOME DI UPTD SDN DEMANGAN 1 BANGKALAN

Siti Nur Fauziyah, Parisca Indra Perdana
Abstract: Pengaruh revolusi mental merupakan cara yang dilakukan UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan terhadap anak yang mengalami broken home adalah upaya untuk merubah dari kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Seperti anak yang&#8230; ng cenderung malas akan dibantu dengan menerapkan revolusi mental agar siswa menjadi lebih aktif, anak yang minatnya kurang berkembang akan dibimbing oleh guru sesuai minat bakatnya, dan memberikan sosialisasi atau nasehat kepada siswa apabila siswa melakukan hal hal yang kurang baik dengan tetap mengerti dunia anak anak. Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan metode observasi dan wawancara beberapa wali kelas, dan kepala sekolah secara singkat.  Peneliti juga menggunakan lembar wawancara untuk mengetahui permasalahan yang sering terjadi pada peserta didik terutama anak yang memiliki latar belakang Broken Home. Di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan guru dan kepala sekolah bekerjasama untuk memberikan pembinaan mental dengan memberi pesan moral yang baik, memberikan sosialisasi untuk menanamkan jiwa sosial dan jangan pernah jengah untuk selalu memberikan pendidikan karakter kepada anak didalam maupun diluar kelas. Revolusi mental dalam pendidikan harus terlebih dahulu mengembalikan peran guru dan sekolah sebagai fasilitator pendidikan dan pembelajaran, karena kualitas sekolah sangat bergantung pada kualitas guru dan lingkungan.

DAMPAK KONSUMSI ZAT GIZI MIKRO TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Khotimah, Khusnul
Abstract: Anemia merupakan kondisi kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang menjadi permasalahan utama gizi di Indonesia, terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi. Kondisi ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap&#8230; ap remaja, termasuk menurunkan konsentrasi belajar, mengurangi kemampuan untuk mengikuti aktivitas di sekolah, serta melemahkan daya tahan tubuh. Khususnya pada remaja perempuan, anemia meningkatkan risiko terhadap komplikasi serius seperti anemia selama kehamilan, perdarahan, kelainan bawaan pada bayi, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara konsumsi zat gizi mikro dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dan desain deskriptif analitik dengan melibatkan 30 remaja putri sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dirancang untuk mengumpulkan data tentang jenis, frekuensi, dan jumlah asupan makanan serta kebiasaan diet responden. Selain itu, dilakukan pengukuran kadar Hemoglobin (Hb) untuk menentukan kejadian anemia. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,001) antara tingkat konsumsi zat gizi mikro dan kejadian anemia pada remaja putri. Hal ini menegaskan pentingnya asupan gizi mikro yang memadai dalam pencegahan anemia di kalangan remaja putri. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap anemia pada remaja putri, serta memberikan dasar bagi pengembangan intervensi gizi yang lebih efektif untuk mengurangi prevalensi anemia di Indonesia.