Search Articles & Publications

Showing 1001 articles found for "Kurang"

PERBANDINGAN STATUS GIZI ANTARA MAHASISWA YANG TINGGAL DI RUMAH DENGAN MAHASISWA RANTAU DI DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS ABULYATAMA

Yusrika, Yusrika, Mansuriza, Mansuriza, Fauziah, Fauziah, Rejeki, Safitri Sri
Abstract: Beban Ganda Malnutrisi (Double Burden of Malnutrition) terbesar bagi dunia dalam hal gizi  yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Kejadian ini telah menjadi perhatian dunia dan membutuhkan solusi yang tepat, salah satu… tu kelompok yang rentan terhadap masalah gizi yaitu usia dewasa dengan masa usia > 18 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan status gizi antara mahasiswa yang tinggal di rumah dengan Mahasiswa Rantau di Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 150 orang mahasiswa dan mahasiswi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama, sampel sebanyak 60 orang mahasiswa dan mahasiswi yang terdiri 30 orang yang tinggal dirumah dan 30 orang tinggal dirantau, teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 17 s/d 22 Juni 2025, analisa data yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji independen t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tinggal dirumah rata-rata nilai IMT (status gizi) adalah 21,22, sedangkan responden yang tinggal dirantau rata-rata nilai IMT (status gizi) 20,16 dengan nilai perbedaan sebesar 1,06 dan p- value 0,042. Kesimpulan status gizi mahasiswa yang tinggal di rumah lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang tinggal dirantau. Diharapkan pada mahasiswa dan mahasiswi untuk menjaga status gizi tetap normal dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan pengaturan pola makan yang baik, sehingga dapat mencegah terjadinya gizi kurang.

PENERAPAN DAN TANTANGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA BANK SAMPAH DI INDONESIA

Rita J D Atarwaman, Zahra, Zahra, Nasela, Eka Putri Aulia, Fanath, Muhamad Hamzah, Kamara, Ahmad Dany, Latukau, Halima, Ameth, Surya, Pattiruhu, Mendy Natasya
Abstract: Peningkatan volume sampah yang tidak diimbangi dengan infrastruktur pengelolaan yang memadai menjadi salah satu permasalahan lingkungan utama di Indonesia. Bank sampah hadir sebagai solusi berbasis komunitas, namun keberlanjutannya… lanjutannya sering kali terbentur keterbatasan modal dan manajemen. Program Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki potensi strategis untuk mengatasi kendala tersebut, meskipun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penerapan CSR pada bank sampah di Indonesia serta mengidentifikasi tantangan utama yang menghambat efektivitas program tersebut. Metode yang digunakan adalah [kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Bank Sampah X / metode tinjauan pustaka sistematis (systematic literature review)]. Data dikumpulkan melalui [wawancara mendalam dengan pengelola bank sampah dan perwakilan perusahaan, serta analisis dokumen laporan CSR]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CSR telah memberikan kontribusi positif dalam bentuk penguatan infrastruktur (seperti penyediaan mesin pencacah plastik dan kendaraan angkut) serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan pembukuan. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan krusial, meliputi sifat program CSR yang masih bersifat filantropi jangka pendek, kurangnya monitoring berkala dari pihak korporasi, dan terjadinya penurunan partisipasi warga akibat ketergantungan pada insentif program. Kesimpulannya, keberhasilan jangka panjang CSR pada bank sampah memerlukan transformasi model dari bantuan karitatif menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian ekonomi sirkular masyarakat.

ANALISIS PENERAPAN KODE ETIK PROFESI AKUNTAN DALAM KASUS KORUPSI PT PERTAMINA DI ERA GLOBALISASI

Tapilaha, Jenevia Indri, Tan, Riski A. Dewantara, Erika, Nikita Putri, Fakhry, Muhammad Farsya, Samal, Sahri Ramadan, Wairoy, Wulan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik profesi akuntan dalam kasus korupsi PT Pertamina di era globalisasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pelanggaran etika profesi.… si. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, peraturan profesi, laporan resmi, serta berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran terhadap prinsip integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, serta perilaku profesional. Pelanggaran tersebut tercermin melalui manipulasi transaksi, penyajian informasi keuangan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan. Selain itu, kompleksitas transaksi bisnis, tekanan persaingan global, lemahnya sistem pengendalian internal, dan kurang optimalnya pengawasan menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik profesi akuntan memiliki peran penting dalam mencegah praktik korupsi dan menjaga kualitas informasi keuangan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan etika profesi, peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal, perbaikan tata kelola perusahaan, serta penegakan sanksi yang tegas dan konsisten guna menjaga integritas profesi akuntan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap dunia bisnis.

EFEKTIFITAS PEMBERIAN DANA TUNJANGAN PROFESI GURU DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KAB. BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Andaria, Ronald
Abstract: Peningkatan kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan, salah satunya melalui pemberian Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian TPG… PG dalam meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada lima kepala sekolah dan lima belas guru PAI jenjang SD dan SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPG cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi sosial dan kepribadian guru, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap keteladanan. Faktor pendukung antara lain motivasi internal guru dan dukungan kepala sekolah, sementara faktor penghambat meliputi kurangnya pengawasan dan keterbatasan akses pelatihan. Penelitian ini menyarankan perlunya strategi manajerial dalam pengelolaan TPG yang lebih terencana, terorganisir, dan akuntabel guna mendorong peningkatan profesionalitas guru secara berkelanjutan.

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEKAMBUHAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWA BENING

Alkhusari, Alkhusari, Ariani, Yulinda, Mardiono, Sasono, Az-zahra, Naswa Shafa
Abstract: Kekambuhan pasien hipertensi seringkali kurangnya pengetahuan dan pendampingan dari kelurga baik dalam pola makan, merokok, dan tidak patuhnya minum obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan… atkan pengetahuan pasien hipetrnsi dalam mencegah kekambuhan penyakit hipertensi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan langsung di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas dengan melibatkan 15 pasien hipertensi sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab serta observasi dalam pengetahuan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pendidikan kesehatan. Pasien hipertensi menjadi lebih percaya diri dan mandiri dalam kemampuan menjaga kekambuhan penyakitnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan bagi keluarga dalam mendukungpencegahan kekambuhan pasien hipertensi.

SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI PUZZLE GARUDA SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD N TAMBAKAJI 04

N.R, Laily Ramadhani, Khasanah, Siti Surotul, Anbiya, Bakti Fatwa
Abstract: Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak jenjang sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kewarganegaraan. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila… a yang masih didominasi oleh metode konvensional sering kali menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik melalui pendekatan service learning dengan memanfaatkan media Puzzle Garuda Pancasila. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 di SDN Tambakaji 04 dengan melibatkan peserta didik kelas 3A dan 3B. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, pelaksanaan permainan edukatif menggunakan Puzzle Garuda Pancasila, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media Puzzle Garuda Pancasila mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai simbol-simbol sila Pancasila dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep service learning melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan edukasi di sekolah. Dengan demikian, media Puzzle Garuda Pancasila dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan karakter peserta didik pada jenjang sekolah dasar.

PEMBINAAN AKHLAK MULIA MELALUI KEGIATAN HALAQAH TARBIYAH SANTRI PONDOK TAHFIDZ AL-QUR’AN ASY-SYAFAAT KOTA MAKASSAR

Hasir, Hasir
Abstract: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan metode, peran, serta faktor pendukung dan penghambat kegiatan halaqah tarbiyah dalam pembinaan akhlak mulia santri di Pondok Tahfidz Al-Qur’an Asy-Syafaat Kota Makassar. Penelitian… ian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pembina, santri, dan orang tua santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak dilakukan melalui metode nasihat (mau‘izhah), pembiasaan (ta‘widiyah), serta pengawasan dan evaluasi (mutaba‘ah). Halaqah tarbiyah berperan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk kebiasaan positif, memberikan keteladanan, mengembangkan karakter religius, serta membangun kecerdasan emosional dan sosial santri. Keberhasilan pembinaan didukung oleh kompetensi dan keteladanan murabbi, program yang terstruktur, lingkungan pondok yang kondusif, dukungan orang tua, serta motivasi santri. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh pergaulan, teknologi dan media sosial, serta kurangnya sinergi antara pondok dan keluarga. Disimpulkan bahwa halaqah tarbiyah merupakan sarana pembinaan yang efektif dalam membentuk akhlak mulia dan karakter religius santri.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MENUTUP AURAT STUDI KASUS SMA AL-MUJTAHIDIN PURWADADI CIAMIS

Kamalludin, Kamalludin, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kesadaran menutup aurat peserta didik di SMA Al-Mujtahidin Purwadadi Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif… atif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, peserta didik, serta pihak sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai edukator, motivator, pembimbing, teladan, dan pengawas dalam membentuk kesadaran menutup aurat peserta didik. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, pendekatan personal, serta kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang religius, teman sebaya yang positif, dan kesadaran diri peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, dan budaya populer yang kurang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran menutup aurat memerlukan peran aktif guru PAI yang didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter religius peserta didik.

RELEVANSI NILAI TASAWUF DALAM MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN MAHASISWA MUSLIM CHINA DI ERA MODERN

Analisa, Suci, Fianingtyas, Mawarda Alistina, Chamami, M. Rikza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi nilai-nilai tasawuf dalam membangun kesadaran lingkungan mahasiswa Muslim China di UIN Walisongo Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode… wawancara mendalam terhadap mahasiswa Muslim China. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami tasawuf sebagai ajaran yang membentuk ketenangan batin, kesederhanaan, rasa syukur, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui perilaku hemat sumber daya, mengurangi pemborosan, serta mengendalikan sikap konsumtif. Penelitian juga menemukan bahwa gaya hidup modern memiliki pengaruh ganda terhadap kepedulian lingkungan. Di satu sisi, perkembangan teknologi dan informasi dapat meningkatkan pengetahuan lingkungan, namun di sisi lain budaya konsumtif berpotensi mendorong perilaku yang kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, tasawuf memiliki relevansi sebagai landasan moral dan spiritual dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa Muslim China.

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Peningkatan Kesejahteraan Penerima Program Keluarga Harapan Di Desa Wunduongohi Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe

Aljunar, Rola Pola Anto, Jabal Arfah
Abstract: Pemberdayaan masyarakat Desa  Wunduongohi dalam meningkatkan kesejahteraan penerima Program Keluarga Harapan belum optimal sehingga keluarga yang masuk kategori miskin ini sulit untuk mandiri dan berdaya. Pemerintah Desa… a Wunduongohi perlu melakukan upaya pembinaan dalam berbagai program kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  dan menganalisis Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Kesejahteraan Penerima program Keluarga Harapan di Desa Wunduongohi Kecamatan Anggaberi  Kabupaten Konawe). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Informan penelitian ditentukan dengan cara purposive sampling penerima Program Keluarga Harapan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam mendorong kesejahteraan penerima manfaat Program Keluarga harapan di Desa Wunduongohi dapat terlaksana melalui (a) kegiatan yang terencana dan kolektif, (b) memperbaiki kehidupan masyarakat, dan (c) prioritas bagi kelompok yang lemah atau kurang beruntung, dan (d) dilakukan melalui program peningkatan kapasitas.