Abstract:Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pongsamelung, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengembangan Desa Cerdas (Smart Village) melalui literasi digital…
tal dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Juli–20 Agustus 2025 oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Palopo menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).Program utama meliputi pengenalan aplikasi Digides, pembuatan infografis peta dan struktur organisasi desa, serta video edukatif tentang potensi dan kearifan lokal. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan tambahan seperti mengajar di TPA dan SD Suka Makmur, Festival Anak Saleh, peringatan 17 Agustus, serta pendampingan aparat desa.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital masyarakat, efisiensi layanan desa, dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Desa Pongsamelung sebagai desa cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Abstract:Artikel ini membahas hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 94 Universitas Islam Negeri Palopo di Dusun Manganan, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong. Tujuannya untuk mengeksplorasi potensi wisata edukatif dan…
n dakwah kultural dengan menggabungkan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Pendekatan penelitian menggunakan Asset-Based Community Development (ABCD), yang berorientasi pada pengembangan potensi dan kekuatan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program kerja seperti pembuatan plang selamat datang, plang wilayah, renovasi pos covid, pembuatan pot bunga gantung dari botol plastik bekas, dan pembangunan dekker mampu memperkuat kesadaran religius, kepedulian lingkungan, serta semangat gotong royong masyarakat. Sinergi nilai Islam dan kearifan lokal menjadi fondasi kuat dalam membangun pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis nilai Islam di Desa Porehu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara. Fenomena rendahnya partisipasi anak-anak…
nak dalam kegiatan keagamaan serta meningkatnya ketergantungan terhadap gawai menjadi latar belakang penting dilaksanakannya program ini. Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat religius dan pembiasaan perilaku positif di kalangan anak-anak dan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), yang menekankan pada pemberdayaan aset dan potensi lokal masyarakat melalui lima tahapan: Discover, Dream, Design, Define, dan Destiny/Reflection. Program kegiatan meliputi pembentukan dan penguatan TPA, pelatihan tahsin dan hafalan surah pendek, pelatihan adzan dan praktik ibadah, pendidikan karakter berbasis film, pelatihan pengurusan jenazah, serta pembuatan pojok baca dan media belajar digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek religiusitas, disiplin, dan literasi anak-anak. Anak-anak yang sebelumnya jarang beribadah kini aktif mengikuti salat berjamaah dan tahsin di TPA. Masyarakat pun menunjukkan partisipasi lebih tinggi dalam kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan. Selain itu, luaran kegiatan berupa buku cerita anak lokal, modul tematik berbasis Al-Qur’an dan Sunnah, serta media pembelajaran interaktif menjadi inovasi baru yang memperkuat pendidikan karakter di lingkungan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan pendidikan karakter berbasis nilai Islam melalui pendekatan ABCD mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, memperkuat kolaborasi antarwarga, dan membangun fondasi pembinaan generasi muda yang religius serta berakhlak mulia.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mengembangkan wisata edukatif dan dakwah kultural berbasis potensi lokal masyarakat.…
kat. Desa Sarambu memiliki kekayaan alam, sosial, dan religius yang besar, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai sarana edukasi dan dakwah berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang berorientasi pada pengembangan aset dan kekuatan lokal masyarakat sebagai modal utama dalam pemberdayaan. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembuatan tugu pembatas desa, video profil desa, pemasangan papan petunjuk wisata, penyusunan buku TPA, pelatihan pengurusan jenazah, serta gerakan kebersihan dan edukasi lingkungan. Semua kegiatan dirancang secara partisipatif melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran religius, partisipasi sosial, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan potensi wisata lokal. Masyarakat yang sebelumnya pasif kini mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta mulai mengelola potensi wisata secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat melalui pengembangan wisata edukatif yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya sosial.
Abstract:Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara mengusung tema “Smart Village dan Kearifan Lokal” dengan fokus pada penguatan kapasitas digital masyarakat berbasis pendekatan Asset-Based…
t-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dirancang untuk mengoptimalkan aset sosial, budaya, dan teknologi yang dimiliki desa melalui sejumlah program utama, seperti Webinar Implementasi Digitalisasi Desa bersama DigiDes, pembuatan website dan akun media sosial desa, infografis layanan publik, serta video edukasi digital yang memperkenalkan potensi dan profil desa. Pelibatan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan memastikan adanya rasa kepemilikan (sense of ownership) dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya literasi digital perangkat desa, penyebaran informasi publik yang lebih efektif, serta penguatan citra Desa Rampoang sebagai komunitas yang progresif dan berbudaya. Program ini berhasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai kearifan lokal, menjadikan Desa Rampoang sebagai model pembangunan Smart Village yang modern sekaligus berakar pada identitas budaya setempat.
Abstract:Kampung Wisata Bambu Jetis yang berlokasi di Sumberrejo, Tempel, Sleman, DIY memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Awalnya Lokasi ini namun masih menghadapi kendala dalam promosi digital,…
al, lokasi ini tidak mudah ditemukan di Internet. Sebelumnya Kampung Wisata bambu ini belum memiliki website, Titik peta lokasi Google Map belum tersedia. Tim mendapatkan data awal saat UMBY melaksanakan KKN di Dusun jetis pada tahun 2024 dan dengan wawancara dengan pengelola. Kegiatan yang dilakukan oleh tim dalam pengabdian ini terkait dengan website yang meliputi : pembuatan web kampungbambujetis.web.id, riset kata kunci, mengisi dengan konten, optimasi SEO (onpage dan offpage SEO) dan monitoring. Sementara untuk Lokasi map dilakukan klaim kepemilikan Lokasi dan penambahan informasi terkait Lokasi. Dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pengelolaan website kepada pengelola.
Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, Website sudah bisa diakses, visibilitas Kampung Bambu jetis sudah muncul di internet dengan pencarian kata kunci terkait serta data Lokasi Map sudah bisa dilengkapi dengan kontak dan Alamat website. Pengelola kampung bambu sudah bisa mengisi konten website dan pendapingan telah dilakukan.
Abstract:Peningkatan pendapatan melalui produk permen pinang (PERANG) di Desa Teluk Sentosa bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang potensi besar produk lokal, terutama pinang, yang dikenal memiliki…
i manfaat kesehatan dan nilai ekonomi yang tinggi. Dalam sosialisasi ini, masyarakat diberikan pelatihan pembuatan permen pinang yang dilakukan secara partisipatif, di mana seluruh proses pengolahan dilakukan bersama-sama dengan panduan dari para ahli. Kegiatan ini dimulai dengan pengenalan manfaat pinang, baik dari sisi kesehatan seperti kandungan antioksidan yang tinggi, maupun dari sisi ekonomi, yang dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. Melalui kegiatan pelatihan ini, warga desa diajak untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam menciptakan varian produk yang lebih menarik dan bernilai jual tinggi. Sebagai langkah selanjutnya, diharapkan produk permen pinang ini dapat masuk ke dalam jaringan distribusi yang lebih besar, termasuk pasar modern dan online, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi masyarakat Desa Teluk Sentosa. Program ini juga berencana untuk melibatkan lebih banyak kelompok masyarakat dalam pelatihan lanjutan, sehingga lebih banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat ekonomi dari produk inovatif.
Abstract:Pelatihan pembuatan nugget ikan nila merupakan upaya pemberdayaan pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor untuk meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini…
dilaksanakan melalui sosialisasi, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan uji hedonik yang melibatkan masyarakat setempat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta dalam pengolahan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta kemampuan praktis menghasilkan nugget dengan cita rasa dan tekstur yang diminati konsumen. Uji hedonik mengonfirmasi bahwa produk nugget ikan nila diterima baik oleh ibu-ibu dan anak-anak, menandakan potensi pasar yang menjanjikan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan alat dan bahan, pelatihan ini berhasil membangkitkan motivasi kewirausahaan dan membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Disarankan pelatihan lanjutan dengan fokus pada peningkatan mutu produk, teknik pengemasan inovatif, dan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk olahan ikan nila. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi produk hasil perikanan.
Abstract:Sampah organik merupakan salah satu masalah lingkungan yang kerap dijumpai di lingkungan sekolah, terutama berasal dari sisa makanan siswa dan limbah kantin. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik dapat menimbulkan…
kan bau, menjadi sarang penyakit, dan mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan fokus pada pelatihan daur ulang sampah organik melalui metode pembuatan komposter Takakura kepada siswa SMP Negeri 4 Kota Bima. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa SMP Negeri 4 Kota Bima dalam mengelola sampah organik melalui pelatihan pembuatan komposter Takakura. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi antara penyuluhan teori, demonstrasi alat dan bahan, serta praktik langsung pembuatan komposter secara berkelompok. Siswa diperkenalkan dengan konsep dasar komposter Takakura, alat dan bahan yang diperlukan, serta cara perawatan agar kompos cepat jadi dan bebas bau. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan siswa, sesi tanya jawab, serta umpan balik dari siswa dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah, serta kemampuan mereka dalam membuat komposter secara mandiri. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan termotivasi untuk menerapkan metode ini di lingkungan rumah dan sekolah. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan dan dapat dijadikan sebagai program rutin sekolah dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.
Abstract:Pelatihan desain UI/UX (User Interface/User Experience) di Pondok Pesantren Terpadu Al Mumtaz bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta, terutama santri dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, dalam…
merancang antarmuka pengguna yang efektif dan responsif. Workshop ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat untuk mendukung pengembangan website dan sistem informasi berbasis digital di lingkungan pesantren. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari pengenalan konsep dasar UI/UX, praktik pembuatan wireframe, dan evaluasi desain aplikasi yang relevan dengan kebutuhan pesantren. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip desain antarmuka pengguna, meskipun tantangan utama yang dihadapi adalah dalam menerjemahkan teori ke dalam desain yang lebih kompleks dan interaktif. Evaluasi terhadap desain yang dihasilkan menunjukkan perlunya pengembangan lebih lanjut dalam hal interaktivitas dan fungsionalitas untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Sebagai tindak lanjut, disarankan untuk melakukan pelatihan lanjutan guna memperdalam keterampilan peserta dalam merancang aplikasi digital yang lebih canggih dan responsif. Workshop ini memberikan kontribusi positif terhadap digitalisasi Pondok Pesantren Al Mumtaz dan diharapkan dapat terus berlanjut dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan pesantren berbasis teknologi.