Search Articles & Publications

Showing 299 articles found for "Semua"

EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI

Minatu Dhorifah, Dewi Fatimah Azzahra, Padmisari Kumara, Lestari, Reva Indah, Ferida Rahmawati
Abstract: Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai… ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.

ANALYSIS OF TAHU DEMAND IN TENGGARONG DISTRICT, KUTAI KARTANEGARA REGENCY

Sinaga, Ovigeria Subroto, Badaruddin, Muhammad
Abstract: Tahu adalah salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Tahu dikonsumsi hampir di semua lapisan masyarakat.  Tahu yang terbuat dari hasil pertanian yaitu kacang kedelai ini telah banyak dikonsumsi… dikonsumsi masyarakat sejak dahulu dan konsumsinya merata di seluruh pelosok Indonesia.  Penulis tertarik untuk meneliti bagaimana konsumsi tahu di kecamatan Tenggarong, kabupaten Kutai Kartanegara dan ingin melihat pengaruh harga tahu dan harga tempe sebagai pembanding terhadap permintaan tahu di kecamatan Tenggarong.  Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variabel bebas X1 dan X2dalam persamaan regresi Y = -50.178,37 + 20,48 X1 + 2.488,09 X2.  

RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDE WITH COMPLIANCE IN USING PPE IN WORKERS OF PT. PLN (PERSERO) ULP SUBULUSSALAM

Wildan Seni, Bako, Winanda, Anggi, Tiara, Ayu Sekar Wangi, Putri, Razita Amani, Najwa
Abstract: Pada umumnya pekerja PLN beresiko saat bekerja terutama pekerja bagian lapangan karena berhadapan dengan instalasi listrik yang bertegangan tinggi dan mempunyai risiko kematian yang tinggi pula, kerena itu peran alat pelindung… indung diri (APD) berperan penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sumber penyebab terjadi kecelakaan yang dominan adalah kecerobohan pekerja, konstruksi tidak aman, dan tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan 31 sample pekerja yang memenuhi syarat pada penelitian ini. Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden patuh terhadap penggunaan APD yaitu sebanyak 23 responden (74,2%), pengetahuan responden sebagian besar baik 24 responden (77,4%) dan sikap responden baik sebesar 24 responden (77,4%). Hasil penelitian analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan adanya hubungan pengetahuan (p-value=0,000) dan sikap (p-value=0,02) terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam Tahun 2024. Dari hasil penelitian ini diharapkan peran dari semua pihak terkait seperti pihak perusahaan serta pekerja untuk meningkatkkan pengetahuan dan sikap serta menerapkan program-program K3 khususnya penggunaan APD agar tehindar dari kecelakaan akibat kerja atau kerugian yang tidak diharapkan.

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

Frendi Maulana, Mutmainah, Siti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode pembelajaran eksperimen terhadap keterampilan proses sains siswa di SMA Negeri 1 Purbolinggo. Metode eksperimen diterapkan dalam tiga tahap kegiatan: persiapan, pelaksanaan,… laksanaan, dan tindak lanjut eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode ini secara signifikan meningkatkan keterampilan siswa dalam mengamati, mengklasifikasikan, menggunakan alat, mengkomunikasikan data, dan menyimpulkan hasil percobaan. Selama uji untuk kerja, siswa yang mendapat pembelajaran eksperimen sebelumnya menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan siswa kelas kontrol di semua indikator keterampilan proses sains. Peningkatan paling signifikan terlihat pada keterampilan mengobservasi dan mengklasifikasi, yang menunjukkan efektivitas kegiatan praktikum terstruktur dalam mendukung pemahaman konsep fisika. Penelitian ini menegaskan bahwa metode eksperimen tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual siswa tetapi juga keterampilan praktis yang esensial dalam pembelajaran berbasis ilmiah.

PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DENGAN MINE SOFTWARE MINESCAPE 5.12 PADA PT SAPTAINDRA SEJATI TANJUNG TABALONG KALIMANTAN SELATAN

Hong Lawing, Yustina, Agung Bramanto
Abstract: ABSTRAK   Dalam bidang pertambangan, pengolahan data sangat penting karena deposit bahan galian tersebar tidak merata di dalam bumi. Penggunaan program Minescape mampu meningkatkan semua aspek informasi teknik suatu site tambang,… u site tambang, mulai dari data eksplorasi, survey geologis, sampai ke jadwal produksi tambang, dan mengelola model-model geologi tiga dimensi serta desain tambang dengan sistem grafik CAD 3D. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data numerik serta analisis data yang dapat diukur yang mencakup data topografi, data modelling batubara, dan design tambang. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif yaitu observasi langsung di lapangan dengan menggunakan data kuantitatif. Dari perhitungan dengan menggunakan Software Minescape 5.12 diperoleh total waste sebesar 1.700.898,91 Bcm dan batubara sebesar 242.840,92 Ton. Hasil perhitungan dari volume dan tonase diketahui nilai nisbah pengupasan atau stripping ratio sebesar 7,00.   Kata Kunci : Pertambangan, Permodelan, Minescape, Batubara Abstract In the field of mining, data processing is crucial due to the uneven distribution of mineral deposits within the earth. The utilisation of the Minescape programme can enhance all aspects of technical information for a mining site, from exploration data and geological surveys to the mining production schedule, and managing three-dimensional geological models and mine designs with the CAD 3D graphics system. The methods used include numerical data collection and measurable data analysis, encompassing topographic data, coal modelling data, and mine design. This research falls into the category of descriptive research, involving direct field observations using quantitative data. Calculations using Minescape Software 5.12 revealed a total waste of 1,700,898.91 Bcm and coal of 242,840.92 tonnes. From the calculation of volume and tonnage, the stripping ratio was found to be 7.00. Keywords: Mining, Modelling, Minescape, Coal

INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (TELAH LITERATUR KAJIAN TEKS DAN KONTEKS)

Rahmah, Hamdan, Ani Cahyadi
Abstract: Ada dua aspek utama terkait pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah, yaitu integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dan dampaknya terhadap perilaku serta moralitas siswa. Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dalam… m pendidikan sekolah berpotensi memperkuat kualitas pendidikan karakter siswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan empati menjadi dasar dalam pembentukan sikap positif yang sangat penting dalam perkembangan pribadi siswa. Namun, proses integrasi ini dihadapkan pada tantangan seperti ketidakcocokan antara nilai-nilai agama dengan kurikulum yang ada, resistensi pendidik, serta perbedaan pandangan masyarakat terkait penerapannya. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan pendekatan yang holistik dan partisipatif, melibatkan semua pemangku kepentingan. Kedua, dampak pendidikan agama terhadap perilaku dan moralitas siswa di luar sekolah terbukti signifikan. Metode dalam penulisan yaitu kualitatif deskriptif. Tahapan dalam penulisan ini meliputi: menyeleksi topik, mencari literatur, menulis review, dan mengembangkan pendapat.  Pada tulisan ini diambil obyek 11 jurnal terkait dengan Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan di lingkungan sekolah, dan dampak pendidikan agama terhadap perilaku dan moralitas siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam dapat membentuk karakter siswa, menghasilkan sikap positif, serta membentengi mereka dari pengaruh buruk perubahan zaman. Pendidikan agama Islam tidak hanya membentuk individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki moralitas yang tinggi, sesuai dengan nilai-nilai agama. Dengan demikian, pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berkarakter dan memiliki kedalaman spiritual yang tinggi, yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

PENGARUH LITERASI EKONOMI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF KARYAWAN SPBU SHELL PD TRI MUTIARA KIRANA DI WILAYAH JAKARTA SELATAN

Budhiraharjo, R. Adhi Sutanto, Saweka, Nurhikmat, Wandi, Natalina, Kristina, Supriyadi, Jambak, M. Faizal
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif karyawan SPBU Shell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan SPBU Shell&#8230; hell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan yang berjumlah 71 karyawan. Karena populasinya kurang dari 100, maka teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi yang berjumlah 71 karyawan. Teknik pengumpulan data berupa angket literasi ekonomi dan angket perilaku konsumtif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif , metode penelitian in menggunakan metodologi asosisi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif karyawan SPBU Shell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan dengan thitung sebesar sebesar 4,025 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, ttabel sebesar 1.997 dan koefisien regresi (b1) sebesar - 0,528. Karena nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (4,025 > 1,997) maka  dapat disimpulkan H1 ditolak dan H0 diterima. (2) Hasil dari analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan regresi Y = 83,231 – 0,528X. Nilai koefisien variabel literasi ekonomi (X) bernilai negatif yaitu sebesar - 0,528. Arah regresi negatif berarti terjadi pengaruh negatif variabel literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif. Dimana setiap kenaikan 1 (satu) point pada nilai X (Literasi Ekonomi) nilai Y (Perilaku Konsumtif) akan menurun sebesar 0,528. (3) Nilai R2 sebesar 0,190 hal ini memberikan pengertian bahwa 19 % perilaku konsumtif karyawan ditentukan oleh literasi ekonomi sedangkan sisanya 81 % merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti.

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI SMK PGRI 2 SIDOARJO

Rahman, Muhammad Afifi, Satunggale Kurniawan
Abstract: Lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang ada dan terjadi di sekeliling proses pendidikan itu berlangsung yang terdiri dari masyarakat beserta lingkungan yang ada disekitarnya. Semua keadaan lingkungan tersebut berperan&#8230; rperan dan memberikan kontribusi terhadap proses peningkatan kualitas pendidikan dan atau kualitas lulusan pendidikan. Perhatian manajer pendidikan/Top Manajemen (Kepala Sekolah) seharusnya adalah berupaya untuk mengintegrasikan sumber-sumber pendidikan dan memanfaatkannya secara optimal mungkin, sehingga semua sumber tersebut memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Salah satu sumber yang perlu dikelola adalah lingkungan masyarakat atau orang tua murid, termasuk stakeholders. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah: Mengapa Manajemen Pendidikan perlu Menangani Masyarakat (perlu Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat), secara optimal baik orang tua murid, stakeholders, tokoh masyarakat maupun institusi yang ada di lingkungan sekolah. fokus tersebut diatas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut yaitu: Bagaimanakah Prosedur Pelaksanaan Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat di SMK PGRI 2 Sidoarjo serta Bagaimanakah proses Promosi Sekolah Kepada Masyarakat di SMK PGRI 2 Sidoarjo

PERBEDAAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) PADA GENERAL ANESTESI TIVA DAN SPINAL ANESTESI: STUDI DESKRIPSI

Kholiqin, Nur, Handayani, Rahmaya Nova, Suryani, Roro Lintang
Abstract: Di dunia yang sempurna, anestesi umum akan memberikan sejumlah manfaat, termasuk induksi yang tenang, hilangnya kesadaran yang diperkirakan, keadaan intraoperatif yang stabil, efek samping yang sedikit, serta pemulihan refleks&#8230; efleks dan keterampilan motorik yang cepat dan tanpa rasa sakit. Sejak diperkenalkan pada praktik klinis, anestesi umum telah berevolusi dan berubah secara signifikan, bersama dengan anestesi intravena total (TIVA), kami menetapkan untuk membandingkan Mean Arterial Pressure (MAP) anestesi spinal dengan TIVA anestesi umum. Sebuah studi kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif adalah teknik analisis yang dipilih. Empat puluh orang berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai bagian dari metode total sampling. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa 28 pasien, atau 70% dari total pasien, termasuk dalam kelompok usia 19-45 tahun. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 27 (67,5%) pasien. Berdasarkan jenis pembedahan mayorits bedah umum sebanyak 22 (55%) pasien. Bredasarkan durasi pemebedahan mayoritas < 1 jam  sebesar 22 (55%) pasien. Dan berdasarkan status fisik ASA mayoritas 24 (60%) pasien semua dari  jumlah responden  40 pasien.Berdasarkan tingkat MAP dapat diketahui bahwa mayoritas pasien pada  general anestesi TIVA mengalami tingkat MAP mayoritas nilai maximum  120 terdapat responden 8 (20%) repondendengan persentase sebesar 100%. Berdasarkan spinal anestesi tingkat MAP mayoritas nilai rata-rata 85,83 terdapat responden 15 (37,5%) dengan  menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan pembiusan general anestesi dan spinal anestesi tidak mengalami perubahan MAP atau perubahan hemodinamik yang segnifikan di rumah sakit dedy jaya. Tingkat Mean Arterial Pressure (MAP) berdasarkan sebelum dilakukan pembiusan dan sesuadah pembiusan Sebelum dilakukan pembiusan Variabel MAP dari reponden 40 didapatkan nilai standar deviasi 13,190 lebih kecil dari pada mean yaitu 87.65 artinya sebaran data semakin mendekatin nilai mean. Nilai maksimum dan minimum dari variabel ini adalah 48 dan 108.

PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN GIZI BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN KOTA PEKANBARU

Rozalinasari, Rozalinasari, Nurmasari, Nurmasari
Abstract: Dalam mengatasi dan mengurangi kasus gizi buruk di Kota Pekanbaru, dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya dalam kasus gizi buruk ini, sehingga agar dapat mencapai target hingga dibawah1%. Adapun bentuk dari tindakan&#8230; kan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam mengenai kasus gizi buruk. Selain dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan kerjasama seoptimal mungkin dengan instansi-instansi terkait yang berkaitan dalam penanganan kasus gizi buruk ini, seperti dengan puskesmas, kader di setiap daerah, maupun dengan kecamatan. Sehingga kasus gizi buruk ini selalu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan nantinya akan dapat mengurangi kasus gizi buruk yang ada di Kota Pekanbaru.  Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi program gizi masyarakat sudah terpenuhi dengan baik dan hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dan kuantitatif. Adapun populasid an sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kesehatan Dinkes Pekanbaru, Kepala Seksi Gizi Masyarakat, Kepala Pusekesmas tiga orang, Pegawai Dinas Sebanyak dua orang dan orang tua bayi yang terkena Gizi buruk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum terimplementasi sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari dalam perencanaan kegiatan yang telah dibuat tidak semua kegiatan mendapat anggaran baik itu APBD maupun APBN, karena keterbatasan anggaran yang ada dan lebih memgutamakan penganggaran untuk kegiatan yang direncanakan dapat lebih cepat menurunkan gizi buruk sehingga pelaksanaan perbaikan gizi untuk Kota Pakanbaru dapat menurun jumlah kasus gizi buruknya, adanya beberapa posyandu yang tidak aktif, hal ini menandakan masih kurangnya peran kader untuk membantu mensukseskan jalannya program ini. Hambatannya yaitu anggaran yang kurang, Kualitas pelayanan posyandu yang tidak aktif dan peran masyarakat yang tidak aktif.