Search Articles & Publications

Showing 448 articles found for "Sili"

PENGEMBANGAN GEDUNG BALAI RW SEBAGAI PUSAT KEGIATAN KOMUNITAS

Waliyudin Al Ma’rij, Ahmad Khoiri, Kurniawati Mutmainah, Nurma Khusna Khanifa
Abstract: Pengembangan fasilitas umum dapat menjadi bagian penting dari kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan sosial warga. Gedung balai RW di Desa Mergosari, merupakan sarana sosial yang berpotensi untuk… ntuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan komunitas. Kegiatan pengabdian dilakukan oleh dosen dan mahasiswa melalui tahapan koordinasi dengan perangkat desa, survey lapangan, pengukuran kondisi eksisting, serta perancangan desain arsitektur menggunakan perangkat lunak. Hasil rancangan meliputi denah, tampak depan, samping, belakang, serta visualisasi tiga dimensi. Desain yang disusun menunjukkan fungsi balai RW sebagai ruang pertemuan representatif sekaligus pusat aktivitas sosial, edukasi, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rancangan ini telah diterima dengan baik oleh perangkat desa dan perwakilan warga, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan balai RW yang lebih fungsional, produktif, dan berkelanjutan.

SOSIALISASI PENERAPAN KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) DI RUMAH SAKIT

Wahyu Rizky, Sely Aprianda Syah Putri, Budi Prasetyo, Rahardjoputro
Abstract: Penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan bagian dari transformasi sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menjamin kesetaraan dan mutu pelayanan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kurangnya… urangnya pemahaman masyarakat terhadap kebijakan KRIS menjadi tantangan dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai konsep dan manfaat KRIS, serta menyampaikan 12 kriteria fasilitas rawat inap yang ditetapkan pemerintah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, dari 69% peserta berada pada kategori pengetahuan cukup sebelum sosialisasi menjadi 89% peserta dalam kategori pengetahuan baik setelah kegiatan.  Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi KRIS mampu meningkatkan pemahaman masyarakat secara efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung keberhasilan implementasi KRIS di masyarakat.  

CHARACTER EDUCATION AS A RESPONSE TO THE PHENOMENON OF BULLYING IN THE INDUSTRIAL ERA 4.0 FOR STUDENTS AT SMK TRIDHARMA GORONTALO STATE UNIVERSITY

Ngiu, Zulaecha, Al Hamid, Saleh, Sahi, Yayan
Abstract: Bullying among students is increasingly complex in the era of the Industrial Revolution 4.0, especially in the form of digital bullying that affects students' mental health and character. This service activity aims to provide… ovide character education in response to this phenomenon, so that students are able to build awareness and resilience in facing digital social pressure. The service methods used include interactive lectures, value simulation, and case study-based mentoring. This activity involved 34 students as the main target and 3 resource persons as facilitators The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the form and impact of digital bullying, as well as the growth of concern and proactive attitude to create a safe school environment. Participants also showed improved ability to manage emotions, understand the importance of strong character, and not respond to pressure with aggressive actions. Based on these results, it is recommended that character education based on anti-bullying values continue to be strengthened through continuous habituation and training programs, in order to form a resilient and adaptive young generation in the digital era.

PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK

Irsan, Meidji, Icha Untari, Jayadi, Harsano
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengetahui bagaimana pemanfaatan laboratorium virtual dalam pembelajaran listrik dinamis serta dampaknya terhadap peningkatan aktivitas dan pemahaman siswa. Laboratorium virtual… memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen serta simulasi dari percobaan laboratorium fisik yang kompleks menjadi lebih mudah dipamahi. Ini membantu mereka memahami konsep fisika dengan lebih baik, terutama yang berkaitan dengan hukum ohm, arus dan tegangan. Dalam pengabdian ini, pendekatan kuantitatif digunakan untuk menjalankan eksperimen yang melibatkan dua kelompok, masing-masing disebut sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengevaluasi perbedaan yang terjadi antara siswa yang menggunakan laboratorium virtual dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa menggunakan laboratorium virtual tidak hanya membuat siswa lebih terlibat dalam tugas-tugas, tetapi juga membuat mereka lebih memahami konsep-konsep listrik dinamis. Laboratorium virtual menunjukkan peningkatan dalam partisipasi siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan yang memanfaatkan teknologi laboratorium virtual memiliki potensi besar untuk membuat pengalaman belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan mendalam. Laboratorium virtual dapat menjadi alternatif yang bagus untuk fasilitas fisik untuk pembelajaran listrik dinamis bahkan tanpa menggunakan jaringan internet. Diharapkan bahwa ini akan digunakan lebih luas di lembaga pendidikan untuk mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.

INTERVENSI SANITASI DI LEMBAGA PAUD: PEMBUATAN JAMBAN SEHAT UNTUK PENDIDIKAN KESEHATAN SEJAK DINI

Mahardika, Esti, Habibi, Soraya, Ginting, Andilopa, Hamida, Viera Safiria, Fauziana, Nur Aprilia
Abstract: Sanitasi yang layak merupakan salah satu faktor penentu Kesehatan. Pengabdian bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak dari intervensi sanitasi melalui pembuatan jamban sehat di RA YPSM Bulupasar, Kediri. Kegiatan… an dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini. Metode pengabdian meliputi tahap observasi kondisi awal sanitasi, perencanaan teknis pembuatan jamban, pelaksanaan pembangunan jamban sehat sesuai standar, serta edukasi kepada guru, orang tua, dan peserta didik tentang pentingnya sanitasi dan perilaku higienis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyediaan sarana jamban sehat tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong anak untuk mulai mengenal dan menerapkan kebiasaan hidup sehat. Intervensi ini membuktikan bahwa penyediaan fasilitas dasar yang memadai di lembaga PAUD dapat menjadi media pembelajaran efektif untuk membentuk karakter anak yang peduli kesehatan sejak usia dini  

KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN TENILO KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO

Utina, Natasya, Tui, Fenti Prihatini, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo berdasarkan indikator Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme Sumber Daya Manusia,… Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Pada aspek Kebijakan Pelayanan, pelayanan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku. Profesionalisme SDM menunjukkan bahwa aparatur memiliki sikap ramah, responsif, serta mampu memberikan pelayanan sesuai tugas dan fungsinya, meskipun pengembangan kompetensi masih perlu ditingkatkan. Pada aspek Sarana dan Prasarana, fasilitas pendukung pelayanan masih belum memadai sehingga memerlukan perhatian pemerintah. Sistem Informasi Pelayanan Publik telah memanfaatkan media informasi dan teknologi, namun implementasinya belum optimal. Konsultasi dan Pengaduan telah berjalan dengan baik melalui mekanisme penyampaian aspirasi dan penyelesaian keluhan masyarakat. Sementara itu, pada aspek Inovasi, Kelurahan Tenilo telah melakukan berbagai upaya pengembangan pelayanan, namun inovasi yang diterapkan masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi teknologi informasi dan penyediaan sarana pendukung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada aspek sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kompetensi aparatur agar pelayanan publik dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada masyarakat.

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PENCAPAIAN AKREDITASI A DI SMAN 8 LUWU UTARA

Rosita, Rosita, Makmur, Makmur, Taqwa, Taqwa, Nursaeni, Nursaeni, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen sarana dan prasarana, proses pencapaian Akreditasi A, serta penerapan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan oleh… leh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas, sedangkan pengadaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan kebutuhan pembelajaran. Seluruh sarana dan prasarana dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran serta dipelihara dan diawasi secara berkala agar tetap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proses pencapaian Akreditasi A dilakukan melalui pembentukan tim akreditasi, penyusunan dokumen administrasi dan bukti fisik, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, evaluasi berkala, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan kebutuhan peningkatan beberapa fasilitas, sekolah mampu mengatasinya melalui penetapan skala prioritas, kerja sama seluruh warga sekolah, dan evaluasi berkelanjutan. Penerapan manajemen sarana dan prasarana melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sehingga tercipta pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, manajemen sarana dan prasarana yang efektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan SMAN 8 Luwu Utara dalam mempertahankan Akreditasi A dan meningkatkan mutu pendidikan.

HUBUNGAN ANTARA QUARTER LIFE CRISIS DENGAN TINGKAT SELF ESTEEM MAHASISWA DI IAKN KUPANG

Manao, Sumari Novika, Henuk, Marwyn, Hendrik A. E Lao
Abstract: The transition into emerging adulthood frequently induces life-direction anxiety, commonly known as a quarter-life crisis, among university students. This correlational quantitative investigation was designed to evaluate… the correlation between the intensity of the quarter-life crisis (Variable X) and self-esteem (Variable Y) among active students at the State Christian Institute of Kupang (IAKN Kupang). Employing a sample of 30 participants gathered via probability sampling techniques, data collection was conducted utilizing Likert-scale questionnaires and statistically processed using the Pearson Product Moment correlation formula. The empirical analysis demonstrates a significant and highly robust positive correlation between the investigated constructs ($r = 0.769$; $p = 0.000$). This outcome highlights a noteworthy theoretical anomaly, wherein heightened levels of crisis are unexpectedly linked with enhanced self-esteem. This distinct psychological pattern is driven by active internal introspection, a purposeful pursuit of life meaning, and personal identity consolidation amid adversity. Furthermore, the campus culture at IAKN Kupang—characterized by comprehensive spiritual mentoring, robust peer networks, and a nurturing social atmosphere—serves as a constructive emotional buffer. These external dynamics empower students to navigate developmental stress adaptively, demonstrating that rather than diminishing their self-worth, the identity crisis ultimately bolsters their personal resilience.

KINERJA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI PENTADIO RESORT KABUPATEN GORONTALO

Lanio, Astri Hasniyantri, Aneta, Asna, Solihin, Dwi Indah Yuliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Pentadio Resort Kabupaten Gorontalo. Fokus penelitian meliputi kemampuan… ampuan (ability) sumber daya manusia, motivasi (motivation) kerja aparatur, dan dukungan (opportunity) fasilitas serta sistem yang tersedia dalam menunjang peningkatan kunjungan wisatawan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang Pariwisata, pengelola Pentadio Resort, serta masyarakat atau wisatawan. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Pentadio Resort belum berjalan secara optimal. kemampuan, masih terdapat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM) terutama dalam aspek inovasi pengelolaan, pemanfaatan teknologi digital, promosi wisata, dan pemeliharaan fasilitas. Pada motivasi, aparatur telah menunjukkan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, menjaga kebersihan, namun masih kurang dalam kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisata. Sementara itu, pada dukungan, telah dilakukan renovasi beberapa fasilitas wisata, tetapi masih ditemukan berbagai kendala seperti sarana dan prasarana yang rusak, kurang terawat, keterbatasan anggaran, serta promosi digital yang belum optimal.

PERAN PEMERINTAH DALAM MEMBERIKAN LAYANAN KEBUTUHAN DASAR RUMAH LAYAK HUNI DI DINAS PUPR PROVINSI GORONTALO

Tahir, Sri Hariyanti, Isa, Rusli, Solihin, Dwi Indah Yuliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis bagaimana Peran Pemerintah Dalam Memberikan Layanan Kebutuhan Dasar Rumah Layak Huni di Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Fokus utama penelitian ini meliputi tiga aspek… yaitu: (1) regulator (pengatur) (2) fasilitator (fasilitas pendukung) (3) dinamisator (pengerak). Metode penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah dalam memberikan layanan kebutuhan dasar rumah layak huni di dinas PUPR provinsi Gorontalo, telah terlaksana dengan cukup baik melalui fungsi regulator, fasilitator, dan dinamisator. Akan tetapi, efektivitas pelaksanaan program masih memerlukan perbaikan, terutama dalam aspek koordinasi, pendanaan, validasi data, penyediaan sarana pendukung, serta peningkatan partisipasi dan pemahaman masyarakat agar tujuan program dapat tercapai secara lebih optimal.