Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM

Imam Adi Marianto, Maragustam Siregar
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan… endidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020–2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.

PERSEPSI ORANG TUA MENGENAI PENDIDIKAN AGAMA SEBAGAI LANDASAN PEMBENTUKAN AKHLAK ANAK

Eva Amelia, Huwaiza Faqiha Maulida Hidayat, Nabila Syahir, Dede Zubaidah
Abstract: Pendidikan agama sangat penting dalam pembentukan akhlak anak sejak usia dini. Salah satu faktor yang memengaruhi dalam pembentukan akhlak anak adalah orang tua. Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam menanamkan… n pendidikan agama untuk pembentukan akhlak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi orang tua mengenai pentingnya pendidikan agama Islam untuk anak, dengan fokus pada implementasi nilai-nilai agama Islam yang dilakukan orang tua di rumah, dan pentingnya menjadi teladan yang baik bagi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menjadi pengaruh bagi anak dalam mengenalkan dan mengajarkan ajaran agama Islam pada anak, seperti salat berjamaah, membaca Quran, dan menghafal surat pendek. Dengan demikian, orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi agama yang kuat pada anak, yang kelak akan menjadi landasan di masa yang akan datang.

KEARIFAN LOKAL DAN PRAKTIK PEMBACAAN SURAH YASIN MALAM JUM’AT DI KALANGAN ETNIK MADURA SUNGAI BAKAU BESAR DARAT

Abdullah, Saifuddin Herlambang, Luqman Abdul Jabbar
Abstract:                                    Penelitian ini mengkaji kearifan lokal dan praktik pembacaan Surah Yasin malam Jumat di kalangan etnik Madura Sungai Bakau Besar Darat dalam perspektif Living Qur’an. Tujuan penelitian… Living Qur’an. Tujuan penelitian adalah menganalisis makna sosial-religius tradisi Yasinan, relasinya dengan nilai kearifan lokal, serta proses transformasi teks Al-Qur’an menjadi tradisi hidup dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi agama melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan berfungsi sebagai media penguatan iman, sarana integrasi sosial, peneguh identitas keislaman etnik Madura, dan ruang negosiasi antara teks suci dan budaya lokal. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, spiritualitas, penghormatan kepada leluhur dan orang tua, serta pendidikan keagamaan antar generasi. Dalam perspektif Living Qur’an, Surah Yasin tampil sebagai teks hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi melalui ritual, simbol, dan relasi sosial, sehingga menjadi sumber harapan, doa, dan keselamatan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, melainkan menjadi medium kontekstualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat. Implikasi penelitian ini bersifat teoretis dalam penguatan kajian Living Qur’an dan praktis bagi pengembangan pendidikan, dakwah kultural, serta pelestarian tradisi Islam lokal.

MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Andri Marta Sudirja, Umar Rosadi, Muhamad Rif'at Syadli, Chepy Risnadar Angga Widjaya, Siti Latipah, Aji Setiaji, Iyad Suryadi, Asep Ahmad Ridwansyah
Abstract: Permasalahan bahwa belum efektifnya pelaksanaan pembinaan dalam peningkatan kompetensi guru PAI disebabkan oleh karena kurang oftimalnya perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi dan hasil manajemen Kepala Madrasah sehingga… hingga berdampak pada mutu pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI pada madrasah tsanawiyah. Sebuah lembaga pendidikan seharusnya mempunyai sistem yang baik ditandai dengan lembaga tersebut mempunyai tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, koordinasi yang teratur, pimpinan yang profesional, kooperatif dan pengawasan serta evaluasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, hasil dan faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perencanaan manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi guru-guru PAI tersebut, berkoordinasi dengan pengawas dan menyiapkan rancangan program pembinaan kompetensi guru PAI, 2) pelaksanaan manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan melalui workshop, seminar, MGMP, IHT, Diklat dan Supervisi serta melaksanakan pengamatan mengenai aspek-aspek pengelolaan dan administrasi guru PAI yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran yang efektif, 3) penilaian/evaluasi manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan terhadap komitmen guru PAI terhadap pelaksanaan pekerjaan, proses dan kinerja yang dicapai oleh guru PAI, 4) Hasil manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI adanya kerjasama yang sinergis dan harmonis antara Kepala Madrasah dengan para guru PAI dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran serta dapat memunculkan madrasah yang cukup berprestasi, 5) faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI antara lain ; sarana dan prasarana yang sudah memadai dan guru-guru PAI yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan bersertifikasi. Adapaun faktor penghambatnya antara lain ; masih ada beberapa orang guru yang masih kurang memahami kurikulum tiga belas, visi misi dan program madrasah, kurang dalam kemampuan pengelolaan proses pembelajaran peserta didik di kelas.

MANUSIA DAN KEHIDUPAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Siti Nasim Jf, Aulia ‘Aisyah, Rita Sriayu
Abstract: Manusia dalam perspektif Islam dipandang sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki keistimewaan berupa akal, hati, dan potensi spiritual yang membedakannya dari makhluk lain. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep… nsep manusia dan kehidupan dalam perspektif Pendidikan Agama Islam serta relevansi peran pendidikan agama dalam membentuk manusia yang beriman dan berakhlak di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal dan literatur akademik yang relevan dengan tema kajian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai makhluk spiritual, sosial, dan intelektual yang harus dikembangkan secara seimbang melalui Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Agama Islam berperan strategis dalam membimbing manusia memahami tujuan hidup sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi, serta menginternalisasikan nilai iman, akhlak, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan nyata. Temuan ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki relevansi yang kuat sebagai fondasi pembentukan manusia seutuhnya (insan kamil) yang mampu menghadapi tantangan kehidupan modern tanpa kehilangan identitas moral dan spiritualnya.

ANALISIS ISI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DI MTS AL-MUSYARROFAH

Ahmad Bakir, Muhammad Zuhdi, Bobi Erni Rusadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah dengan pendekatan analisis konten (content analysis). Kajian ini didasari pentingnya… ntingnya SKI sebagai mata pelajaran yang tidak hanya menyajikan peristiwa sejarah, tetapi juga memuat nilai moral, budaya, dan identitas keislaman yang berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Analisis dilakukan terhadap struktur kurikulum, kompetensi, dan substansi materi yang tercantum dalam regulasi resmi, termasuk KMA 450 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi kurikulum SKI memiliki karakter integratif yang menggabungkan aspek historis dengan nilai-nilai keagamaan, serta berfungsi sebagai sarana penguatan literasi sejarah dan pembentukan karakter. Kurikulum disusun secara spiral mulai dari tingkat dasar hingga menengah, selaras dengan tahapan perkembangan kognitif peserta didik. Meski demikian, temuan empiris memperlihatkan adanya sejumlah kendala, seperti keluasan materi yang tidak sebanding dengan kedalaman pembelajaran, keterbatasan waktu belajar, dan variasi kompetensi guru dalam bidang historiografi. Analisis juga menegaskan bahwa kurikulum SKI perlu lebih adaptif terhadap perkembangan zaman melalui integrasi literasi digital, pendekatan historiografi kritis, dan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum SKI memiliki potensi kuat dalam membentuk pemahaman sejarah Islam yang komprehensif dan relevan, namun memerlukan penguatan pada aspek implementasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan substansi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan penyediaan sumber belajar yang lebih variatif.

AKSIOLOGI ISLAM Fungsi dan Tujuan Ilmu Serta Keterjalinan Nilai Metakosmos,Makrokosmos dan Mikrokosmos

Puaddi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tripatrik dalam aksiologi Islam,yang membagi realitas menjadi tiga dimensi utama :metakosmos,makrokosmos dan mikrokosmos.ketiga unsur ini tidak dipandang sebagai entitas yang… g terpisah,tetapi sebagai sistem yang saling terhubung dan mencerminkan keesaan tuhan dalam struktur kosmo.studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan,dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer terkait filsafat islam,sains,dan tasawuf.hasil analisis ini menunjukkan bahwa metakosmos merepresentasikan realitas ilahiah sebagai sumber nilai dan makna,makrokosmos sebagai alam semesta yang dapat diobservasi,dan mikrokosmos sebagai manusia yang memiliki unsur jasmani dan rohan,relasi antara ketiga lapisan ini menjadi dasar dalam membangun epistemology sain islam yang integrative,menggabungkan aspek rasional,etis,dan spiritua. Pendekattan inin jga menjawab tantangan dualisme antara ilmu dan agama dalam pendidikandan pengembangan ilmu pengetahuan kontenporer.penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi tripatrik kosmos dapat menjadi landasan dalam merancang system pendiikan dan pengembangan sains yang holistik dan beroreitasi pada keberlanjutan moral dan spiritual umat manusia.                                                                                                                                           

KINERJA EPISTEMOLOGI ISLAM DALAM PENDEKATAN MULTIDISIPLINER, INTERDISIPLINER DAN TRANSDISIPLINER

An Nisa Alya, Sri Murhayati
Abstract: Epistemologi islam yang bersumber pada integrasi wahyu (naqliyah) dan rasio (aqliyah), kini tidak lagi berdiri sendiri dalam koridor ilmu agama murni, melainkan berperan sebagai basis nilai dalam dialog lintas ilmu. Seiring… ing dengan meningkatnya kompleksitas tantangan global di era 2025, integrasi ilmu pengetahuan melalui berbagai model pendekatan lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia akademik dan riset. Penelitian ini membahas tentang Pendekatan Multidisipliner, Interdisipliner dan Transdisipliner yang dikembangkan oleh PTKI di Indonesia.

LANDASAN TEOLOGIS PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT AZ-ZUMAR AYAT 9: ANALISIS RELEVANSI DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA

Azizah Tri Marsita, Sarwadi Sulisno
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isi teologis, nilai pendidikan, serta penerapan praktis dari QS. Ayat 9 Az-Zumar dalam perspektif pendidikan Islam di Indonesia. Melalui metode kajian tafsir tematik dan analisis isi,… si, penelitian ini menunjukkan bahwa ayat tersebut menegaskan keterkaitan mendasar antara iman, pengetahuan, dan tindakan sebagai dasar teologis pendidikan Islam. Ayat ini menyoroti pentingnya orang berilmu dan beribadah dengan kesadaran akan kehidupan setelah mati, serta menjadikan ilmu sebagai faktor penentu utama antara manusia yang berpikir (ulul albab) dan yang tidak. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai dalam QS. Ayat 9 Az-Zumar telah diterapkan melalui: peningkatan pembelajaran Al-Qur’an dan akhlak mulai dari PAUD/RA, kebiasaan ibadah mahdhah dan muamalah, pengintegrasian ilmu umum dan agama dalam kurikulum, serta pendekatan belajar yang menonjolkan kesadaran dunia dan akhirat. Namun, pelaksanaan tersebut tetap menghadapi permasalahan berupa ketidakcukupan infrastruktur, kurangnya sumber daya, dan keperluan penyesuaian terhadap kondisi saat ini tanpa mengurangi nilai spiritual.

INTEGRASI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN KIMIA

Lisa Amelia, Kadar M. Yusuf
Abstract: Ilmu kimia merupakan salah satu kontribusi penting yang diwariskan oleh para ilmuwan Muslim pada masa keemasan peradaban Islam, yang diakui oleh sejarawan Barat sebagai dasar bagi perkembangan ilmu kimia modern. Jabir Ibnu… nu Hayyan, yang dikenal sebagai "Bapak Kimia Modern," dan tokoh lainnya seperti Al-Razi telah memberikan sumbangan signifikan dalam pengembangan teknik dan penemuan senyawa kimia penting. Al- Qur'an juga memberikan pandangan mengenai ilmu kimia, dengan penjelasan tentang unsur-unsur seperti besi dan konsep atom yang disebut "zarrah." Untuk memahami hubungan antara ilmu kimia dan Islam, serta untuk mengintegrasikan pengetahuan sains dengan nilai-nilai agama. Integrasi dalam pembelajaran kimia merupakan pendekatan pembelajaran yang mengaitkan konsep-konsep kimia dengan disiplin ilmu lain serta dengan konteks kehidupan sehari-hari guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan. Pembelajaran kimia yang disajikan secara terpisah dan berorientasi pada hafalan konsep sering kali menyebabkan rendahnya pemahaman, motivasi, dan keterampilan berpikir peserta didik. Oleh karena itu, penerapan integrasi pembelajaran kimia menjadi penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji pentingnya integrasi dalam pembelajaran kimia serta perannya dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan sikap ilmiah peserta didik.Tujuan artikel ini untuk mengembangkan model integrasi antara kimia dan islam untuk mendapatkan materi kimia terintegrasi keislaman. Materi kimia terintegrasi keislaman memperkaya khasanah keilmuan yang berkembang di lingkungan masyarakat pendidikan islam.