Abstract:Studi ini menyelidiki bagaimana Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) digunakan saat membuat Laporan Realisasi Anggaran DKI Jakarta Tahun 2023. Peraturani Pemerintahi No.71i Tahuni 2010i menetapkani implementasii SAPi berbasisi…
basisi akrual sebagai dasar untuk mencapai tujuan ini. Namun, masih ada masalah dengan pemahaman teknis dan ketersediaan infrastruktur. Untuk penelitian ini, penulis melakukan penelitian literatur dan mengumpulkan data tentang implementasi SAP di DKI Jakarta melalui jurnal dan laporan keuangan online. Laporan Realisasi Anggaran DKI Jakarta Tahun 2023 adalah contoh penelitian yang dia lakukan. Hasil penelitian melihat keselarasan prosedur penyusunan laporan realisasi anggaran dengan PSAP No.2 yang berkaitan dengan perolehan opini WTP. Hasilnya menunjukkan bahwa DKI Jakarta telah menerapkan SAP dengan baik dalam penyusunan LRA, meskipun ada keterlambatan dalam penyampaian laporan. Penelitian ini membahas evaluasi berkala terhadap penerapan SAP untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku dan menyesuaikan diri dengan perubahan standar atau peraturan. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelatihan karyawan di bidang akuntansi pemerintahan untuk memastikan pemahaman dan penerapan yang konsisten dari SAP.
Abstract:Penelitian ini berfokus pada konsep code-switching dalam bilingualisme yang mana membahas dan mendalami tentang bagaimana dampak psikologis dan sosiologis pada mahasiswa pendidikan bahasa arab. Code-switching ini umumnya…
digunakan ketika mahasiswa PBA presentasi menggunakan Bahasa Arab yang di campur menggunakan bahasa indonesia. Peneliti juga menggali informasi kepada beberapa informan yang menghasilkan jawaban yang variatif satu sama lain. Ada banyak tuturan yang ditemukan yang mengandung “Code-Switching” dalam setiap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif yang menganalisa beberapa informan dan menggali beberapa jawaban melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil Penelitian memiliki dampak psikologis yang kompleks dan beragam. Pembelajaran yang adaptif sangat penting untuk mendukung penguasaan bahasa secara seimbang dalam memaksimalkan manfaat code-switching dan meminimalkan dampak negatifnya. Dalam konteks mahasiswa kelas F program magister Pendidikan Bahasa Arab, code-switching memiliki dampak sosiologis signifikan, terutama dalam interaksi sosial dan akademik. Penggunaan code-switching lebih sering terjadi pada situasi informal, membantu mahasiswa berkomunikasi lebih adaptif dan membangun pemahaman bersama.
Abstract:Al-Qur'an Terjemah Bahasa Madura menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penulis mencatat perkembangan terjemahan ini dari tahun 1999 hingga 2018. Penelitian ini didasarkan pada hasil dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS)…
S) dan Lembaga Pengkajian dan Penerjemahan Al-Qur'an (LP2Q), serta instruksi dari Kementerian Agama Republik Indonesia kepada akademisi IAIN Madura untuk menyusun karya ini. Kementerian Agama mendorong para ahli untuk segera menyusun terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa Madura. Pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah: (1) Apa sejarah munculnya Al-Qur’an Terjemah Bahasa Madura? (2) Bagaimana konteks lokal dalam Al-Qur’an dan terjemahannya dalam bahasa Madura. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur'an terjemah Bahasa Madura terbagi menjadi tiga jenis, yang masing-masing merupakan kesatuan. Pertama, karya dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS), kedua, dari Lembaga Penerjemahan dan Pengkajian Al-Qur'an (LP2Q), dan ketiga, karya Tim Penerjemah IAIN Madura. Model penerjemahan yang diterapkan adalah model dinamis atau komunikatif, yang dalam istilah ulumul Qur'an dikenal sebagai terjemah harfiyyah atau tafsiriyyah. Proses penerjemahan dilakukan dengan menyesuaikan dengan bahasa dan budaya Madura, bukan hanya berdasarkan struktur gramatikal bahasa Arab sebagai sumber. Dialek yang digunakan dalam terjemahan umumnya adalah dialek Pamekasan-Sumenep, meskipun ada bagian yang menggunakan dialek Bangkalan-Sampang. Hirarki bahasa Madura yang diterapkan dalam penerjemahan bervariasi tergantung pada struktur dan ayat yang diterjemahkan, mencakup tingkatan iyâ-enjâ', engghi-enten, tèngghi/alos, serta bhâsa enghhi-bhuntèn. Dalam bahasa Jawa, istilah ini dikenal sebagai ngoko, kromo, dan kromo inggil.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang pengembangan ekonomi halal di Indonesia, sebuah sektor yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai hambatan. Permasalahan utama meliputi rendahnya pemahaman masyarakat…
asyarakat tentang sertifikasi halal, regulasi yang rumit, dan adopsi teknologi yang terbatas. Melalui metode studi kasus, penelitian ini menganalisis dinamika ekonomi halal di berbagai sektor seperti makanan, pariwisata, dan keuangan syariah. Pembahasan berfokus pada strategi mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang, termasuk penyederhanaan regulasi, peningkatan kapasitas teknologi, dan penguatan branding produk halal Indonesia di pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi halal memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi. Strategi kunci meliputi peningkatan kesadaran masyarakat, dukungan untuk UMKM, investasi dalam infrastruktur, dan harmonisasi standar halal internasional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang potensi ekonomi halal Indonesia dan memberikan rekomendasi konkret untuk mewujudkan posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia.
Abstract:Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, namun kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya di kalangan siswa SMA, masih tergolong rendah, terutama dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Kurangnya minat…
ya minat dan kesadaran diri siswa untuk mempelajari Al-Qur’an menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program tahfidz dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di SMK Telkom Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan dalam konteks alami melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara purposif dan dengan teknik snowball. Analisis data bersifat induktif, dengan fokus pada pemahaman makna daripada abstraksi. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan sebelum turun ke lapangan, pekerjaan di lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta berjalan dengan baik dan terstruktur. Program ini melibatkan berbagai inisiatif seperti tahsin, pembelajaran tajwid, dan penetapan target hafalan per semester yang harus dicapai siswa. Dengan adanya manajemen yang baik, program tahfidz tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa tetapi juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Faktor-faktor pendukung program ini termasuk sarana dan prasarana yang memadai serta kerjasama yang kuat antara guru dan orang tua. Namun, program ini juga menghadapi hambatan dari faktor internal (siswa) dan eksternal (orang tua siswa). Manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa. Pendekatan holistik dalam manajemen pendidikan memainkan peran penting dalam mencapai hasil yang memuaskan. Meskipun terdapat hambatan, sinergi antara manajemen yang efektif, fasilitas yang mendukung, dan perencanaan yang matang telah memungkinkan tercapainya tujuan program tahfidz di sekolah ini.
Abstract:Artikel ini mengkaji secara mendalam gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan selama masa kepemimpinannya di Pesantren As'adiyah. Dengan fokus pada era ini, artikel menyoroti karakteristik, gaya kepemimpinan,…
pinan, dan metode kepemimpinan KH. M. Yunus Martan yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pengembangan pesantren. Penelitian ini mencakup analisis terhadap gaya karismatik dan strategi yang digunakan, termasuk bagaimana KH. M. Yunus Martan membangun hubungan dengan santri, staf, dan komunitas pesantren. Kajian ini menggunakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan cara membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Sumber pustaka yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku teks, jurnal ilmiah, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan situs web terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan di Pesantren As'adiyah berhasil membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek pesantren. Inovasi-inovasi yang diperkenalkan telah meningkatkan kualitas manajemen pesantren, membangun infrastruktur, dan memperkuat budaya pesantren. Analisis literatur yang mendalam mengungkap bahwa gaya kepemimpinan KH. M. Yunus Martan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara mempertahankan nilai-nilai tradisional dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya minat dan keinginan siswi akan budaya membaca. Siswi juga kurang memahami tentang perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen perpustakaan…
yang ada di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah perpustakaan dan 6 orang siswi dari kelas IX Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen yang baik, tetapi perlu dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan. dari aspek perencanaan, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi pengadaan bahan koleksi, anggaran dan sumber daya manusia. Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Dari aspek penggerakkan dalam manajemen perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, pengawasan yang dilakukan berupa pengawasan rutin setelah selesai melaksanakan program kerja.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi efektif dalam pengelolaan program pendidikan dan pelatihan (diklat) guna meningkatkan kinerja tenaga pendidik. Pengelolaan program diklat yang baik…
k merupakan kunci untuk menghasilkan tenaga pendidik yang kompeten dan profesional. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa institusi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif dalam pengelolaan program diklat meliputi: (1) Perencanaan yang matang dengan kebutuhan analisis yang jelas untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan peserta diklat; (2) Pengembangan kurikulum yang relevan dan berbasis kompetensi; (3) Pemilihan dan pelatihan instruktur yang berkualitas; (4) Metode pembelajaran yang interaktif dan praktis; (5) Evaluasi berkelanjutan untuk mengukur efektivitas program dan kinerja peserta; serta (6) Dukungan manajemen dan fasilitas yang memadai. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi-strategi tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kinerja tenaga pendidik, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini menyarankan adanya kebijakan yang mendukung pengelolaan program diklat secara berkelanjutan dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui program-program yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pendidikan.
Abstract:Melalui keindahan dan kedalaman mitologi Jawa, masyarakat meresapi keberadaan Dewi Sri sebagai entitas yang menghiasi warisan budaya dengan makna mendalam. Dewi Sri bukan sekadar karakter dalam mitos, melainkan cerminan…
kearifan lokal yang terkandung dalam kisah dan simbolisme, khususnya dalam peran yang dimainkan oleh perempuan. Cerita Dewi Sri, melampaui naratif mitologisnya, membawa bersama identitas dan peran-peran yang mengilhami dinamika masyarakat Jawa. Sebagai mitos dalam folklor Jawa, cerita Dewi Sri menghadirkan potensi besar untuk menjadi pintu gerbang pemahaman mendalam tentang bagaimana struktur sosial diatur, nilai-nilai gender diartikulasikan, dan identitas perempuan berkembang dalam budaya Jawa.Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan etnografi sastra untuk mengkaji representasi wanita Jawa dalam naskah Carios Dwi Sri. Penelitian ini akan difokuskan pada analisis tekstual dan kontekstual Carios Dwi Sri sebagai sumber utama yang mengaitkan hubungan antara penanda dan petanda tidak bersifat denotasi dengan makna tunggal dan linear, tetapi tergantung pada the act of signifying. Proses signifikasi menjadi penting dalam memperoleh makna hubungan penanda dan petanda. Pencitraan Fisik dan Kepribadian sebagai Dewi Sri, dalam mitologi Jawa, merupakan lambang kesuburan dan keberlimpahan. Dimensi Spiritual Dewi Sri cenderung memiliki hubungan yang mendalam dengan nilai-nilai spiritual dan memegang teguh kepercayaan tradisional atau agama. Keseimbangan Antara Kehalusan Dan Kekuatan dalam representasi Dewi Sri terdapat keseimbangan yang indah antara kehalusan dan kekuatan, yang mencerminkan nilai-nilai yang dihargai dalam masyarakat Jawa. Dalam praktiknya, keseimbangan ini tercermin dalam praktik keagamaan, adat istiadat, dan nilai-nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Seiring perubahan zaman, masyarakat Jawa terus berusaha untuk menjaga dan menghormati nilai-nilai ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka. Dengan demikian, konsep keseimbangan antara kehalusan dan kekuatan dalam perempuan Jawa bukan hanya merupakan warisan berharga, tetapi juga menjadi panduan bagi kehidupan yang bermakna dan seimbang.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Penerapan e-Government Melalui Pelaksanaan Program KTP digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Penelitian…
nelitian ini dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Pengambilan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap sejumlah informan yang dianggap terlibat secara langsung dalam Penerapan e-Government Melalui Pelaksanaan Program KTP Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program KTP Digital telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan administrasi kependudukan. Namun, masih terdapat tantangan terkait infrastruktur, sumber daya manusia, keamanan data, penerimaan masyarakat, serta kurangnya informasi yang diberikan oleh aparat desa atau instansi tertentu mengenai kebijakan baru terkait aktivasi KTP digital, sehingga ada banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang adanya KTP digital. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemerintah dalam mengoptimalkan implementasi E-Government untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.