Search Articles & Publications

Showing 5917 articles found for "Akan"

ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN: PENCATATAN JURNAL AKUNTANSI BEBAN DAN PENDAPATAN

Rauly Ramadhani Usman, Tuti Dharmawati
Abstract: Pencatatan akun beban dan pendapatan merupakan elemen penting dalam akuntansi yang memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menyoroti urgensi pencatatan yang akurat dan tepat waktu… pada kedua akun tersebut, serta pengaruhnya terhadap penyusunan laporan laba rugi dan pengambilan keputusan strategis oleh manajemen. Melalui analisis struktur beban dan pendapatan, perusahaan dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya keuangan dan merancang strategi bisnis yang lebih efektif. Selain itu, integrasi teknologi informasi dalam sistem akuntansi modern terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pencatatan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengelolaan yang baik atas akun beban dan pendapatan tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap standar akuntansi, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas finansial perusahaan. Lebih jauh, hal ini berkontribusi pada keberlanjutan operasional perusahaan dalam menghadapi persaingan di pasar yang semakin kompetitif. Dengan memanfaatkan teknologi akuntansi yang canggih dan melakukan evaluasi berkala, perusahaan dapat meningkatkan daya saing sekaligus memastikan transparansi dan keandalan laporan keuangan.

OPTIMALISASI KOLABORASI SISWA MELALUI PENDEKATAN KOGNITIF SOSIAL PADA PEMBELAJARAN PAI KELAS XI SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU

Sukma Eka Wijaya, Warrsah, Idi, Purnama Sari, Dewi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dikelas XI SMA Negeri 4 Lubuklinggau melalui pendekatan kognitif sosial. Latar belakang penelitian ini mencakup… up tantangan dalam pembelajaran PAI yang kurang interaktif, yang berdampak pada minat dan kemampuan kerja sama siswa. Dengan menerapkan metode diskusi kelompok dan pembelajaran berbasis proyek, siswa didorong untuk berinteraksi dan saling belajar dari pengalaman satu sama lain. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kognitif sosial dapat meningkatkan interaksi, kerja sama dan sikap positif siswa terhadap pembelajaran PAI. Siswa menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, dan merasa lebih termotivasi dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dan pengembangan model pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif.

PENGGUNAAN METODE AMTSAL SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA

Imam Agus Maulana, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Keluarga menjadi fondasi utama dalam pendidikan karakter anak guna membentuk individu yang bermoral, tanggung jawab, dan berintegritas. Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, metode amtsal yang menggunakan… unakan cerita atau perumpamaan menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis literatur untuk menganalisis relevansi dan keunggulan metode amtsal dalam pendidikan karakter anak. Pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa metode amtsal memudahkan pemahaman konsep abstrak, membangun koneksi emosional, dan memotivasi tindakan positif terhadap anak. Meskipun demikian, penerapan metode amtsal menghadapi tantangan dalam penerapannya seperti keterbatasan pengetahuan orang tua, kurangnya waktu, dan pengaruh teknologi modern. Namun, metode amtsal menawarkan solusi dalam penerapannya seperti memperkuat pemahaman orang tua terhadap metode amtsal, pemanfaatan media digital, serta kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Dengan pendekatan ini, metode amtsal tidak hanya membantu membentuk karakter anak. Akan tetapi memperkuat hubungan emosional dalam keluarga, menjadikannya strategi pendidikan karakter yang relevan di era modern.

RELEVANSI HADITS NABI DALAM MENANGGAPI TANTANGAN ETIKA MEDIA SOSIAL DI ERA DIGITAL

Trisna Dwi Nur Rodhiyah, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Dalam era digital di zaman sekarang, media sosial telah menjadi alat utama yang terpenting untuk berbagi informasi dan berinteraksi dengan masyarakat. Namun, di sisi lain, globalisasi juga membawa tawaran yang menggoda berupa… erupa kebebasan tanpa batas, individualisme, pragmatisme, budaya instan, hedonisme, konsumerisme, serta budaya kapitalisme yang bersifat global, sehingga nilai-nilai kearifan tradisional yang bersifat lokal seolah tercampur menjadi satu. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif berbasis teks hadits dan relevansi kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk membahas hadits Nabi dalam etika dalam bermedia sosial. Hadits Nabi memberikan panduan universal dalam menjaga etika di media sosial. Prinsip-prinsip ini relevan untuk mengatasi tantangan digital di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika dalam hadits Nabi, seperti amar ma’ruf nahi munkar, tabayyun (klarifikasi), dan menjaga kehormatan orang lain, memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi tantangan etika di era digital. Implementasi nilai-nilai ini diharapkan dapat membentuk perilaku bermedia sosial yang lebih sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan tuntunan Islam.

RELEVANSI UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN AL-QUR'AN SURAT AN-NISA' AYAT 19 PERSPEKTIF TAFSIR AL MISBAH

Hany Am Mari'a, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Indonesia memiliki Undang-undang perlindungan terhadap kekerasan dalam rumah tangga yang sangat relevan dengan dengan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam, khususnya dalam surat An-Nisa’ ayat 19. Dalam ayat tersebut… but sangat menekankan pentingnya seorang suami memperlakukan anggota keuarganya khususnya istri dengan baik dan penuh kasih sayang. Dalam ayat ini juga melarang apapun bentuk tindaan yang dapat merugikan dan menyakiti istri. Dalam perspektif tafsir Al-Misbah dikenal sebagai tafsir moderat dan kontekstual, dalam ayat ini mengharuskan seseorang untuk berlaku baik an penuh kasih sayang pada istri dan harus selalu berlaku adil dalam hububgan suami istri. Hal ini sangat sejalan dngan Undang-undang No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, yang mana pada Undang-undang ini bertujuan untuk melindungi perempuan dari terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, dengan memberikan hak perlindungankepada korban kekerasan, baik secara fisik, psikologis, maupun seksual. Pada tafsir Al-Misbah ini tidak hanya memahami ayat dengan cara kontekstual saja, namun bisa juga  dengan dikembangkan dengan melihat konteks sosial dn permasalahan kontemporer saat ini. Dari pemahaman ini maka Undang-undang KDRT dpat dilihat sebagai usaha mengimplementasikan nilai-nilai Islam yang mana didalanmya mengutamakan kesejahteraan, keharmonisan, dan perlindungan terhadap perempuan dalam rumah tangga. Oleh sebab itu maka antara Undang-Undang N0.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan surat An-Nisa’ ayat 19 adalah saling mendukung, yang mana didalamnya berfokus pada pemberian hak, perlindungan, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga yang sangat sejalan dengan ajaran juga prinsip keadilan serta kasih sayang dalam Islam.

MENGKAJI ULANG PEMAHAMAN HADIS TENTANG STATUS KESELAMATAN ORANG TUA NABI MUHAMMAD SAW DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM

Al Awshat, Muhammad Ali, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini mengkaji hadis tentang status orang tua Nabi Muhammad SAW menggunakan pendekatan teori semantik dalam metodologi ilmu hadis. Fokus studi adalah menganalisis makna linguistik dan kontekstual frasa "inna abi… wa abaka fi an-nar" dengan memanfaatkan kerangka teori semantik yang diperkenalkan oleh Charles Morris dan Rudolf Carnap. Melalui analisis mendalam terhadap hubungan antara tanda, objek, dan makna, penelitian ini bertujuan mengungkap kompleksitas pemaknaan hadis di luar pemahaman literal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis semantik untuk membongkar lapis makna tersembunyi dalam teks hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kata "ayah" dalam hadis tidak selalu bermakna biologis, melainkan memiliki dimensi simbolik dan teologis yang lebih kompleks dalam konteks wahyu dan pemahaman keislaman.

LIVING QURAN: TRADISI TASHIH AL-QUR’AN DI MA’HAD AL-JAMI’AH UIN MALANG SEBAGAI STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN STUDI

Laxsniky, Reza Stefiona, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Tradisi tashih Al-Qur’an di Ma’had Al-Jami’ah UIN Malang merupakan implementasi konsep Living Quran, di mana Al-Qur’an tidak hanya dibaca tetapi dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Program tashih ini diintegrasikan… diintegrasikan sebagai standar kompetensi kelulusan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru. Dengan fokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf, tradisi ini bertujuan memastikan lulusan UIN Malang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kompetensi spiritual yang mendalam. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter Islami yang menyeluruh, meliputi penguasaan teknis membaca Al-Qur’an serta internalisasi nilai-nilai keislaman. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tashih berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi membaca Al-Qur’an mahasiswa sekaligus membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan spiritualitas mereka. Dengan kombinasi standar yang ketat, inovasi dalam pembelajaran, dan pengelolaan yang sistematis, tradisi ini menunjukkan efektivitasnya dalam mencetak generasi Muslim yang tidak hanya kompeten secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan model pembelajaran Al-Qur’an di institusi pendidikan Islam lainnya.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TA’LIM AFKAR DI MABNA UMMU SALAMAH

My Love Faizah Putri, Moh. Rifqi Falah Al Farabi, Slamet Daroini
Abstract: Penelitian ini membahas tentang implementasi pembelajaran ta’lim afkar di mabna Ummu Salamah kelas Asasi E. tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses pelaksanaan  pembelajaran ta’lim afkar di kelas… di kelas Asasi E mabna Ummu Salamah beserta faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran ta’lim afkar di kelas Asasi E. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni model Miles, Huberman, dan saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran ta’lim afkar berlangsung pukul 19.30 – 21.00 WIB di aula mabna. Pembelajaran yang berlangsung menggunakan metode pembelajaran bandongan. faktor pendukung yakni; 1) Tempat/kelas yang memadai, 2) Mu’allim yang kompeten, 3) Kitab yang relevan dengan tujuan pembelajaran. Yang menjadi faktor penghambat yakni; 1) Metode pembelajaran yang monoton. 2) Mu’allim yang terlalu serius sehingga membuat suasana kelas menjadi tegang dan minim komunikasi atau interaksi dengan mahasantri. 3) Tidak semua mahasantri berasal dari pondok pesantren, yang menyebabkan adanya kesulitan mahasantri dalam menerjemahkan kitab arab dengan terjemah pegon berbahasa Indonesia, apalagi kitab yang digunakan kitab gundul.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAI DI KELAS IV SDIT SEMARAK REJANG LEBONG

Roja Saputra, Reni Selviani, Aida Nasution, Epa Kristina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang inovatif dan efisien dalam meningkatkan pemahaman serta minat belajar siswa kelas IV di SDIT Semarak Rejang Lebong. Latar… belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi PAI yang disampaikan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model [sebutkan model pengembangan, misalnya: ADDIE atau 4D], yang mencakup langkah-langkah analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media pembelajaran yang dikembangkan berbentuk [sebutkan jenis media, misalnya: video animasi interaktif, game edukasi, atau media berbasis multimedia lainnya]. Proses validasi dilakukan oleh ahli materi PAI serta ahli media pembelajaran untuk memastikan kualitas konten dan desain media yang dihasilkan. Uji coba lapangan dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman dan minat siswa, dengan menggunakan metode pengumpulan data seperti [sebutkan metode pengumpulan data, misalnya: pre-test dan post-test, observasi, kuesioner]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa [sebutkan temuan utama, misalnya: terjadi peningkatan signifikan pada skor post-test dibandingkan pre-test, siswa memberikan respon positif terhadap media, guru merasa puas dengan media yang digunakan]. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan terbukti efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SDIT Semarak Rejang Lebong. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan media ini pada kelas dan materi PAI lainnya.

WILAYAH KAJIAN FILSAFAT ILMU (INTEGRASI ISLAM DAN SAIN)

Rifan Zaini, Sudirman Sudirman
Abstract: Dalam penulisan di artikel ini, tentu penulis dalam penelitian menggunakan studi literatur atau telaah pada kajian referensi dari buku dan tulisan karya ilmiyah yang mempunyai keterkaitan dengan topik yang diangkat yaitu… pada Wilayah Kajian Filsafat Ilmu (Integrasi Islam dan sains). Kajian dalam penelitian ini tentu mempunyai tujuan untuk mengetahui sejauh mana topik yang berkaitan dengan perkembangan saat ini sehingga bisa menghasilkan pengetahuan baru dan memberikan kontribusi terhadap suatu ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi khalayak. Hasil penelitian dari kajian Filsafat Ilmu (Integrasi Islam dan Sains) yaitu; (1) dalam kajian filsafat dan ilmu ditemukan bahwa keduanya mempunyai kesamaan, namun perbedaannya dapat ditemukan dari sudut pandang probolitas, reduksi, dan hepotesis; (2) Dasar-dasar dalam menginterasikan Islam dan Sains adalah harus menggunakan pendekatan epistemologi guna menemukan titik temu tentang paradigma, objek, metode, dan kriterian yang digunakan oleh keduanya dalam memperoleh pengetahuan. (3) berbicara pada masalah hubungan antara dunia Islam setelah kejayaan (1350 M) dan Sains di Barat setelah revolusi ilmiyah (1543-1600 M) adalah upaya dalam menghubungkan dua hal yang dianggap memiliki hubungan diametral dan pradoks. Dengan demikian, adanya perbedaan yang ada di antara keduanya dianggap sebagai integrasi dalam menemukan ilmu pengetahuan yang bersifat dogma dan paradigma.