Abstract:Abstract: Generating caption image automatically is one of the challenges in computer vision. This field can be very helpful in many ways, for example search engines. Currently there are many image classification algorithms…
hms that we can use to create a caption image model. In this article, we will compare performance between the Resnet50 and InceptionV3 models for text images. We will use 2000 (1800 train & 200 validation) image data and each image has 5 example captions to train the model. After the model is successfully created, we evaluate the model using 100 images and each image has 5 examples of additional captions that are not used in the training and validation process. The result of this research is that the InceptionV3 model is better than Resnet50. BLEU-1 is 0.53, BLEU-2 is 0.35, BLEU-3 is 0.18, BLEU-4 is 0.09, and METEOR is 0.35 for InceptionV3 model. While Resnet50 model has a value of BLEU-1 is 0.51, BLEU-2 is 0.31, BLEU-3 is 0.16, BLEU-4 is 0.06, and METEOR is 0.33.
Keywords: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50
Abstrak: Membuat gambar teks secara otomatis adalah salah satu tantangan dalam computer vision. Bidang ini bisa sangat membantu dalam banyak hal, misalnya mesin pencari. Saat ini banyak sekali algoritma klasifikasi citra yang dapat kita gunakan untuk membuat model teks citra. Pada artikel ini, kami akan membandingkan performa antara model Resnet50 dan InceptionV3 untuk gambar teks. Kami akan menggunakan 2000 (1800 train & 200 validation) data gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption untuk melatih model. Setelah model berhasil dibuat, kami mengevaluasi model menggunakan 100 gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption tambahan yang tidak digunakan dalam proses training dan validation. Hasil dari penelitian ini adalah model InceptionV3 lebih baik dibandingkan dengan Resnet50. BLEU-1 0.53, BLEU-2 0.35, BLEU-3 0.18, BLEU-4 0.09, dan METEOR 0.35 untuk model InceptionV3. Sedangkan model Resnet50 memiliki nilai BLEU-1 0.51, BLEU-2 0.31, BLEU-3 0.16, BLEU-4 0.06, dan METEOR 0.33.
Kata kunci: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50
Abstract:Abstract: Medical records are managed according to established standards, creating information that should be properly maintained and stored for easy access when needed. This study is motivated by the fact that the number…
r of immunization patients continues to increase daily, so authorities still need a long time to collect information in their registration systems. It is very long and has a significant impact on the performance of healthcare workers. This study aims to redesign the immunization information system to help manage medical records and maintain the quality of health care services. The design of the developed immunization system may include information on the processing and reporting of immunization data in hospitals to enable medical staff to report results to immunization services quickly and accurately. The research method used in this study is descriptive with a qualitative approach. Data collection was conducted through observations, interviews, and literature review from studies of researchers and practitioners. The system development method adopts the waterfall method. This study's results indicate that technology is an appropriate method to more efficiently support data processing and reporting when valid data are available.
Keywords: immunization; information system; medical record
Abstrak: Rekam medis dikelola sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk menciptakan informasi yang harus dipelihara dan disimpan dengan baik sehingga informasi tersebut dapat dengan mudah diakses pada saat dibutuhkan. Penelitian ini dilatarbelakangi fakta bahwa petugas masih membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan informasi dalam kegiatan pelaporan, karena jumlah pasien yang imunisasi terus bertambah setiap harinya. Waktu yang dibutuhkan cukup lama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain ulang sistem informasi imunisasi untuk membantu pengelolaan pelaporan medis sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan. Rancangan sistem imunisasi yang dikembangkan dapat mencakup informasi pengolahan dan pelaporan data imunisasi di rumah sakit agar tenaga medis dapat melaporkan hasil secara cepat dan akurat kepada layanan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi literatur hasil penelitian peneliti dan praktisi. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi merupakan cara yang cukup untuk mendukung pekerjaan pengolahan data dan pelaporan secara lebih efisien ketika tersedia data yang valid.
Kata kunci: imunisasi; rekam medis; sistem informasi
Abstract:Abstract: Superior students represent active and intelligent students who are able to make a direct contribution to the development of the nation. To produce excellent students, one of the efforts that can be made is to…
foster these superior students from the start by forming a superior class. In forming a superior class, an effective selection process is needed to select students who are truly superior. This research was conducted at STMIK Royal Kisaran where the object of research was prospective new students for the superior class and the related party was the Academic and Student Administration Bureau (BAAK) because the party was directly involved in selecting prospective new students for the superior class. But the problem is, BAAK does not yet have an election process based on a method and there is no information system for selecting prospective new students for superior classes. The purpose of this study is to make predictions related to the selection of prospective new students for superior classes in the future with the Naïve Bayes Algorithm and implemented in an information system.The results of this research are that the Naïve Bayes algorithm produces an accuracy rate of 60% in the good classification category which is measured by the level of accuracy using the confusion matrix, so that the information system produced in this study also has efficient prediction results and is expected to help BAAK.
Keywords: data mining; naïve bayes; superior student class.
Abstrak: Mahasiswa unggulan merupakan representasi dari mahasiswa aktif dan cerdas yang mampu memberikan kontribusi langsung terhadap perkembangan bangsa. Untuk menghasilkan mahasiswa yang benar unggul salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membina mahasiswa unggulan tersebut sejak awal dengan membentuk kelas unggulan. Dalam membentuk kelas unggulan dibutuhkan proses seleksi yang benar efektif untuk memilih mahasiswa yang benar unggul. Penelitian ini dilakukan di STMIK Royal Kisaran dimana objek penelitian merupakan calon mahasiswa baru untuk kelas unggulan dan pihak yang terkait adalah Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) karena pihak tersebut terlibat langsung dalam pemilihan calon mahasiswa baru untuk kelas unggulan. Namun permasalahannya, pihak BAAK belum memiliki sebuah proses pemilihan berdasarkan metode dan belum adanya sistem informasi pemilihan calon mahasiswa baru kelas unggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan prediksi terkait pemilihan calon mahasiswa baru kelas unggulan di masa mendatang dengan Algoritma Naïve Bayes dan diimplementasikan dalam sebuah sistem informasi. Hasil penelitian ini algoritma Naïve Bayes menghasilkan tingkat akurasi sebesar 60% dengan kategori good classification yang diukur tingkat akurasinya dengan menggunakan confusion matrix, sehingga sistem informasi yang dihasilkan dalam penelitian ini juga memiliki hasil prediksi yang efisien dan diharapkan dapat membantu pihak BAAK.
Kata Kunci: data mining; mahasiswa kelas unggulan; naïve bayes.
Abstract:Abstract: The vehicle washing application using mobile is an application that aims to help users make it easier for users to order vehicle washing services online. This app was designed to make it easy for users to use and…
nd to allow them to send vehicle wash notifications whenever and wherever they want using a mobile device. Ordering Features: This application has several main features, namely Ordering Features: Users can order vehicle washing services easily through this application. They only need to choose the type of car they want, the services they want, and the time and place where they want to work. Integration Payment: This application is equipped with an online payment system, which allows easy and secure payments through the application. Feature Order Tracking: Users can monitor the status of their orders through the application, namely when the order will be picked up, the vehicle washing process, and when the order will be completed and will be completed. This application is equipped with a good and secure data management system, so that user data and orders can be accessed easily and protected from unwanted actions. Vehicle washing using mobile applications can provide many benefits for users, such as user convenience and satisfaction, time and cost efficiency, and ease of finding information. Because of this, app development must begin with a focus on the most important features that users require and end with a positive user experience.
Keywords: application; android; m-wash; mobile; vehiclewash.
Abstrak: Aplikasi cuci kendaraan menggunakan mobile merupakan aplikasi yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam mempermudah pengguna dalam memesan jasa cuci kendaraan secara online. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan dan memungkinkan mereka mengirim notifikasi cuci kendaraan kapan pun dan di mana pun mereka mau menggunakan perangkat seluler. Fitur Pemesanan : Aplikasi ini memiliki beberapa fitur utama yaitu Fitur Pemesanan : Pengguna dapat memesan jasa cuci kendaraan dengan mudah melalui aplikasi ini. Mereka hanya perlu memilih jenis mobil yang diinginkan, layanan yang diinginkan, serta waktu dan tempat di mana mereka ingin bekerja. Pembayaran Integrasi: Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pembayaran online, yang memungkinkan pembayaran mudah dan aman melalui aplikasi. Fitur Order Tracking: Pengguna dapat memantau status pesanannya melalui aplikasi, yaitu kapan pesanan diambil, proses pencucian kendaraan, dan kapan pesanan selesai dan akan diselesaikan. Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pengelolaan data yang baik dan aman, sehingga data dan pesanan pengguna dapat diakses dengan mudah dan terlindungi dari tindakan yang tidak diinginkan. Pencucian kendaraan menggunakan aplikasi mobile dapat memberikan banyak manfaat bagi pengguna, seperti kenyamanan dan kepuasan pengguna, efisiensi waktu dan biaya, serta kemudahan dalam mencari informasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi harus dimulai dengan fokus pada fitur paling penting yang dibutuhkan pengguna dan diakhiri dengan pengalaman pengguna yang positif.
Kata kunci: aplikasi; android; m-wash; mobile; cuci kendaraan.
Abstract:Abstract: The development of information technology has experienced a very rapid growth, especially the internet. The Internet makes a very helpful contribution in a business field. Fierce business competition and the rapid…
pid growth of information technology make it easy for customers to switch to other stores. Mitra Sejahtera has not implemented a service that makes it easier for customers to buy goods easily and still uses the service manually, sales report data is still used in the general ledger so it is not efficient to do neatly organized records, customers must come directly to the store to find out what products are sold then customers do not know the latest discounts and products sold in stores. Mitra Sejahtera is a beauty business venture that sells brand products such as, wardah, emina, implora, garnier, etc. One of the efforts in improving services is by applying the concept of Customer Relationship Management (CRM) and implementing Up-Selling and Cross-Selling strategies. The goal achieved in this stage is the operability of the results of the system design that has been made. With this CRM design and Up-Selling and Cross-Selling strategy, it can increase sales in meeting customer needs. This system was created to make it easier for Toko Mitra Sejahtera to sell products, process data in a computerized manner and can improve service to customers.
Keywords : cosmetics; electronic customer relationship management (E-CRM); up-selling and cross-selling strategies
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama internet. Internet memberikan kontribusi yang sangat membantu dalam bidang bisnis. Persaingan bisnis yang ketat dan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi memudahkan pelanggan untuk beralih ke toko lain. Mitra Sejahtera belum menerapkan layanan yang memudahkan pelanggan untuk membeli barang dengan mudah dan masih menggunakan layanan secara manual, data laporan penjualan masih digunakan dalam buku besar sehingga tidak efisien untuk melakukan pencatatan yang tertata rapi, pelanggan harus datang langsung ke toko untuk mengetahui produk apa yang dijual maka pelanggan tidak mengetahui diskon terbaru dan produk yang dijual di toko. Mitra Sejahtera adalah usaha bisnis kecantikan yang menjual produk brand seperti, wardah, emina, implora, garnier, dll. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan adalah dengan menerapkan konsep Customer Relationship Management (CRM) dan menerapkan strategi Up-Selling dan Cross-Selling. Tujuan yang dicapai pada tahap ini adalah operabilitas hasil desain sistem yang telah dibuat. Dengan desain CRM ini dan strategi Up-Selling dan Cross-Selling, dapat meningkatkan penjualan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem ini dibuat untuk memudahkan Toko Mitra Sejahtera dalam menjual produk, mengolah data secara komputerisasi dan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Kata Kunci : kosmetik; manajemen hubungan pelanggan elektronik (E-CRM); strategi up-selling dan cross-selling
Abstract:Abstract : In building community economic independence, each year DISKOPDAGIN provides micro business loans sourced from the Asahan Regency Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) funds which aim to help strengthen…
n capital for micro business actors. However, in providing micro business credit, certain conditions or criteria are required so that the DISKOPDAGIN can determine whether the customer receiving the micro business loan is eligible to receive credit or not. The problem that is often faced by the Department of Industry and Trade at this time is the difficulty in making decisions to determine recipients of micro business loans. The purpose of this research is to facilitate the Department of Industry and Trade in selecting micro business credit customers. The Simple Additive Weighting (SAW) method in this study aims to select the best alternative from a number of alternatives to be used based on specified criteria. The results of this study are micro business credit decision support systems, where the application of this system shows that the results of the ranking process with the SAW method are the same if calculated manually. The calculation uses 7 criteria where the highest alternative is the Asmah alternative (A7) with a preference value of 1.
Keywords: decision support system; micro business credit; simple additive weighting;
Abstrak: Dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, tiap tahunnya DISKOPDAGIN mengadakan kredit usaha mikro yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk membantu penguatan modal kepada pelaku usaha mikro. Namun dalam memberikan kredit usaha mikro juga mempunyai syarat-syarat atau kriteria tertentu agar pihak DISKOPDAGIN dapat menentukan apakah nasabah penerima kredit usaha mikro tersebut layak menerima kredit atau tidak. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak DISPERINDAG saat ini ialah kesulitan dalam mengambil keputusan untuk menentukan penerima kredit usaha mikro. Tujuan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak DISPERINDAG dalam menyeleksi nasabah kredit usaha mikro. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang akan digunakan berdasarkan kriteri yang ditentukan. Hasil penelitian ini sistem pendukung keputusan kredit usaha mikro, dimana penerapan sistem ini menunjukkan bahwa hasil dari proses perangkingan dengan metode SAW sama jika dihitung secara manual. Perhitungan menggunakan 7 kriteria dimana alternatif yang tertinggi adalah alternatif Asmah (A7) dengan nilai preferensi 1.
Kata Kunci: kredit usaha mikro; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting;
Abstract:Abstract: One of the main aspects of education, such as elementary school education, the initial stage for children to continue to the next level of education. Elementary school for the first level of education plays an…
important role in developing students' attitudes, skills, and interests and talents. Every new academic year, students and parents will choose the best school according to their wishes. There are many choices of schools with a variety of different offerings provided. That way, many parents of students are confused by the many choices of types of schools for their children. This study aims to provide recommendations for the best elementary schools in the Sei Dadap sub-district based on the criteria desired by prospective students by applying the Simple Addictive Weighting (SAW) method to a system The SAW method helps in solving simple unstructured problems so that by applying the SAW method a more effective decision-making process can be carried out. The data used as alternative data are elementary schools in the Sei Dadap sub-district. The criteria used in decision making include accreditation, facilities, extracurricular activities, number of classrooms, number of students, and distance between schools.
Keywords: Decision Support System; Elementary school; Simple Addictive Weighting
Abstrak: Salah satu aspek pendidikan utama seperti pendidikan sekolah dasar yang tahap awal bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sekolah Dasar jenjang pendidikan pertama memegang peranan penting dalam mengembangkan sikap, keterampilan, serta minat dan bakat siswa. Setiap tahun ajaran baru, siswa dan orang tua akan memilih sekolah terbaik sesuai dengan keinginan mereka. Ada banyak pilihan sekolah dengan beragam penawaran berbeda yang disediakan. Dengan begitu, banyak orang tua siswa yang bingung dengan banyaknya pilihan jenis sekolah untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi sekolah dasar terbaik di kecamatan Sei Dadap berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh calon siswa dengan menerapkan metode Simple Addictive Weighting (SAW) pada suatu sistem. Metode SAW membantu dalam menyelesaikan masalah sederhana yang tidak terstruktur sehingga dengan menerapkan metode SAW dapat dilakukan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif. Data yang digunakan sebagai data alternatif adalah sekolah dasar yang ada di kecamatan Sei Dadap. Kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan meliputi akreditasi, fasilitas, kegiatan ekstrakurikuler, jumlah ruang kelas, jumlah siswa, dan jarak antar sekolah.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Simple Addictive Weighting; Sekolah Dasar
Abstract:Abstract: Providing services to patients is an obligation that must be carried out by health agencies. Of course, good health services can be measured by the performance of medical personnel. The current problem with the…
Aek Loba Health Center is that it does not have a system that can measure the level of patient satisfaction with the services provided. In addition, patients also still have difficulty in expressing opinions in the form of complaints about the performance of medical personnel. The aim of the research is to become a forum for assessing the quality of service that can make it easier for patients to submit complaints and also as a measuring tool for health agencies on the level of success of the quality of services provided. This study uses the Service Quality method by assessing service quality based on 5 quality dimensions, namely Tangibles, Responsiveness, Reliability, Assurance, and Empathy. Based on these problems, a decision support system was designed using the PHP programming language and the database used, namely MySQL. So that this research resulted in this system being able to help and facilitate the Aek Loba Health Center in accommodating and measuring the level of quality of service to patients. In addition, this system can make it easy for leaders to find out the elements that need to be improved, maintained, and repaired by the Aek Loba Health Center.
Keywords: patient; questionaire; service quality
Abstrak: Memberi pelayanan kepada pasien merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh instansi kesehatan. Pelayanan kesehatan yang baik tentu saja dapat diukur dari kinerja tenaga medisnya. Permasalahan Puskesmas Aek Loba saat ini yaitu belum mempunyai sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan. Selain itu, pasien juga masih kesulitan dalam menyampaikan pendapat berupa keluhan terhadap kinerja tenaga medis. Tujuan penelitian untuk menjadi wadah penilaian kualitas pelayanan yang dapat memudahkan pasien dalam menyampaikan keluhan dan juga sebagai alat ukur instansi kesehatan terhadap tingkat keberhasilan kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode Service Quality dengan menilai kualitas pelayanan berdasarkan 5 dimensi kualitas, yaitu Bukti Nyata (tangibles), Ketanggapan (responsiveness), Kehandalan (reliability), Jaminan (assurance), dan Empati (emphaty). Berdasarkan permasalah tersebut maka dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Sehingga penelitian ini menghasilkan sistem ini dapat membantu dan mempermudah pihak Puskesmas Aek Loba dalam menampung dan mengukur tingkat kualitas pelayanan terhadap pasien. Selain itu, sistem ini dapat memberi kemudahan bagi pimpinan untuk mengetahui unsur-unsur yang perlu ditingkatkan, dipertahankan, serta diperbaiki oleh Puskesmas Aek Loba.
Kata kunci: kuesioner; pasien; service quality
Abstract:Abstract: Determination of the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service aims to increase responsibility and high loyalty to get satisfactory performance results and award parking…
ng attendants with the best performance. The assessment of the best performance of parking officers was carried out by 3 assessors namely traffic engineering management, parking section, parking administration staff. The problem in assessing the best performance of parking attendants is that there is no structured system so that the assessment time is quite long, around 2-3 weeks. In addition, the assessment still tends to be subjective, for example the parking attendant's assessment is based on closeness and kinship, causing jealousy. Overcoming this requires a computer system that helps decision making, namely a decision support system for determining the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service in this study using the BORDA method. The borda method is used to combine the results of the decision assessment of each appraiser so that the final result is the best performance of the parking attendant. The purpose of this research is to create a computerized system that will later assist in determining the best performance appraisal of parking attendants every year. Based on the research results of the system for determining the best performance of parking attendants in the form of ranking the final score of each parking attendant. The highest value is used as the best performance suggestion for parking attendants.
Keywords: borda method; decision support system; parking attendant performance
Abstrak: Penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan bertujuan untuk perlu meningkatkan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi mendapatkan hasil kinerja yang memuaskan dan pemberian perhargaan bagi petugas parkir memiliki kinerja terbaik. Penilaian kinerja terbaik petugas parkir dilakukan oleh 3 penilai yaitu manajemen rekayasa lalu lintas, seksi parkir, staff administrasi parkir. Permasalahan dalam penilaian kinerja terbaik petugas parkir adalah belum ada sistem yang terstruktur sehingga waktu penilaian cukup lama sekitar kurang lebih 2-3 minggu. Selain itu penilaian masih cenderung subjektif misalnya penilaian petugas parkir berdasarkan kedekatan dan kekeluargaan sehingga menyebabkan kecemburuan. Mengatasi hal tersebut diperlukan suatu sistem komputer yang membantu pengambilan keputusan yaitu sistem pendukung keputusan penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dalam penelitian ini menggunakan metode BORDA. Metode borda digunakan untuk menggabungkan hasil penilaian keputusan dari tiap penilai sehingga dapat memperoleh hasil akhir berupa kinerja terbaik petugas parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang nantinya akan membantu dalam menentukan penilaian kinerja terbaik petugas parkir disetiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian dari sistem penentuan kinerja terbaik petugas parkir berupa perangkingan dari nilai akhir setiap petugas parkir. Nilai tertinggi dijadikan sebagai saran kinerja terbaik petugas parkir.
Kata kunci: metode borda; sistem pendukung keputusan; kinerja petugas parkir
Abstract:Abstract: The Central Bureau of Statistics is a government agency that serves the public in providing accurate statistical data. Central Bureau of Statistics Every year the Central Bureau of Statistics accepts new partners.…
rs. Partners who do data processing that has been done on data in the field. In this case, the acceptance of new partner candidates is quite often held to carry out survey and population census activities. The partner acceptance process is less effective because it still uses the manual method, namely the approach between existing partners. So we need a decision support system that can help election performance to be more effective. The basic concept of the Simple Addictive Weighting method is to find a weighted sum of performance ratings for each alternative on all criteria or attributes. The purpose of this research is to build and design a data processing application for prospective new partners at the Central Bureau of Statistics of the Asahan district to get an assessment according to the specified criteria. The results of the research conducted produced the best alternative decision, namely Ruslan Efendi with a score of 0.975 and Yenni Yulistina with a value of 0.95. based on these results can assist the Central Bureau of Statistics in determining the assessment of potential new partners so that they can provide a reference in decision making. In accordance with the criteria required by the Central Bureau of Statistics.
Keywords: decision support support system; simple addictive weighting; prospective partners; information systems.
Abstrak: Badan Pusat Statistik merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam menyediakan data statistik yang akurat. Badan Pusat Statistik Setiap tahunnya Badan Pusat Statistik menerima mitra baru. Mitra yang melakukan pengolahan data yang sudah dilakukan pada data dilapangan.. Dalam hal ini, penerimaan calon mitra baru cukup sering diadakan untuk menjalankan kegiatan survei dan sensus penduduk. Proses penerimaan mitra ini kurang efektif karena masih menggunakan cara manual, yaitu dan pendekatan antara mitra yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu kinerja pemilihan menjadi lebih efektif. Konsep dasar dari metode Simple Addictive Weighting mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja untuk setiap alternative pada semua kriteria atau atribut. Tujuan penelitian ini dapat membangun dan merancang sebuah aplikasi pengolahan data calon mitra baru di Badan Pusat Statistik kabupaten Asahan yang tepat untuk mendapatkan penilaian yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hasil dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah keputusan alternatif terbaik yaitu Ruslan efendi dengan nilai 0.975 serta Yenni Yulistina dengan nilai 0.95. berdasarkan hasil tersebut dapat membantu pihak Badan Pusat Statistik dalam menentukan penilaian calon mitra baru sehingga dapat memberikan acuan dalam pengambilan keputusan. Sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh pihak Badan Pusat Statistik.
Kata kunci : sistem pendukung pendukung keputusan; simple addictiv weighting; calon mitra; sistem informasi.