Abstract:Abstract: as an agrarian country Indonesia has a variety of plants that can produce many different kinds of fruit from farmers, especially on average in each region has farmers who have crops that are suitable and in accordance…
ordance with the conditions of their respective regions. Banana is one of the most consumed fruits by the people. The banana plant farmers basically have a way to determine their own characteristics or character to determine the good or good fruit and suitable for consumption. Many farmers or fruit enthusiasts often find it difficult to determine the best fruit on bananas, with an alternative available decision support system with the FMCDM method to choose the best fruit from bananas. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) is a decision making method that aims to determine the best alternative decisions from a number of alternatives based on certain criteria that will be taken into consideration. From the results of calculations using the above software, the results obtained are alternative (A3) obtaining the largest total integral value compared to other alternatives.
Keywords: Banana; decision support system; fuzzy multi criteria decision making
Abstrak: sebagai negara agraris Indonesia mempunyai ragam tanaman yang dapat menghasilkan banyak bermacam buah hasil petani, terlebih rata rata di setiap daerah mempunyai petani yang mempunyai tanaman yang cocok dan sesuai dengan kondisi daerah masing masing. Pisang merupakan salah buah yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat. Adapun petani tanaman buah pisang pada dasarnya mempunyai cara untuk menentukan ciri-ciri tersendiri atau karakter untuk menentukan buah bagus atau baik dan layak untuk dikonsumsi. Banyak kadang petani atau peminat buah susah menentukan buah yang terbaik pada buah pisang, dengan adanya alternatif yang ada sistem pendukung keputusan dengan metode FMCDM untuk memilih buah terbaik dari buah pisang. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) adalah suatu metode pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menetapkan alternatif keputusan terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dari hasil perhitungan menggunakan software di atas, diperoleh hasil yaitu alternatif (A3) memperoleh nilai total integral terbesar dibandingkan denganalternatif-alternatif yang lain.
Kata Kunci : Buah Pisang; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem penunjang keputusan
Abstract:Abstract: Internet packages are very important for mobile users. Many Internet Service Providers (ISPs) or internet service providers can help facilitate users in accessing the internet. Each ISP has a competitive advantage…
age to attract internet users. Consumers are required to be smart in choosing internet packages so that they do not harm themselves. Based on this, an appropriate method is needed to assist in the selection of effective internet packages. Decision support systems have a variety of methods and one of them is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method and is tested with Expert Choice 11. The results of the calculation using AHP are ranking each alternative that is obtained by the most important alternative and widely used by consumers is Telkomsel (Simpati Flash) in terms of security criteria is the ability to block viruses & spam.
Keywords: AHP; Decision Support Systems; Internet Service Provider
Abstrak: Paket internet merupakan hal yang sangat penting bagi para pengguna handphone. Banyaknya Internet Service Provider (ISP) atau disebut dengan penyedia layanan internet dapat membantu memudahkan pengguna dalam mengakses internet. Setiap ISP memiliki keunggulan yang saling bersaing untuk menarik minat pengguna internet. Konsumen dituntut jeli dalam memilih paket internet agar tidak merugikan mereka sendiri. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan sebuah metode yang tepat untuk membantu dalam pemilihan paket internet yang efektif. Sistem pendukung keputusan memiliki berbagai metode dan salah satunya adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan diuji dengan Software Expert Choice 11. Hasil dari perhitungan dengan AHP adalah perangkingan setiap alternatif yaitu diperoleh alternatif yang paling penting dan banyak digunakan oleh konsumen adalah provider Telkomsel (Simpati Flash) ditinjau dari kriteria keamanan yaitu kemampuan memblokir virus & spam.
Kata kunci: AHP; Internet Service Provider; Sistem Pendukung Keputusan
Abstract:Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,…
2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.
Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.
Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097.
Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.
Abstract:Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary…
sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.
Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.
Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.
Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.
Abstract:Abstract: Supervision of inventory is very urgent to be done by entrepreneurs who aim to support corporate decision making so that the ideal inventory is obtained. By applying the FIFO (First In First Out) method of stock…
k inventory that comes first, it will be sold or utilized first by the company itself. This means that the goods (same form, type, and name) are first purchased, the item will be sold first. This aims to avoid the expired of these items. The target of the results of this study will be to review the extent of existing procedures and can present information as well as to produce an up-to-date information system to achieve work efficiency. With the application of the RAD (Rapid Application Development) model to the computerized inventory system and also which is equipped with the 2010 visual basic programming language and crystal report reports can help in quick decision making. Implementation with the RAD system to realize inventory information systems has been able to produce products with qualified results. The designed application has been able to complete transaction requirements and manage inventory information with the FIFO method.
Keywords: FIFO (first out); Inventory; RAD (application Development)
Abstrak: Pengawasan terhadap persediaan barang sangat mendesak untuk dilakukan oleh pengusaha yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan perusahaan sehingga didapatkan persediaan yang ideal. Dengan menerapkan metode FIFO (First In First Out) stok persediaan yang datang pertama kali maka akan dijualkan atau dimanfaatkan terlebih dahulu oleh perusahaan itu sendiri. Artinya bahwa barang (bentuk, tipe dan nama yang sama) yang pertama dibeli maka barang tersebut akan pertama dijualkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari expired dari barang-barang tersebut. Sasaran dari hasil penelitian ini nantinya untuk meninjau sejauh mana prosedur-prosedur yang ada dan dapat menyajikan informasi sekaligus untuk menghasilkan suatu sistem informasi yang mutakhir sehingga tercapainya efisiensi kerja. Dengan penerapan model RAD (Rapid Application Development) pada sistem persedian barang yang terkomputerisasi dan juga yang dilengkapi dengan bahasa pemrograman visual basic 2010 dan laporan crystal report dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat. Implementasi dengan sistem RAD untuk mewujudkan sistem informasi persediaan barang telah mampu menghasilkan produk dengan hasil yang mumpuni. Aplikasi yang dirancang telah dapat melengkapi keperluan transaksi dan mengelola informasi persediaan barang dengan metode FIFO.
.
Kata kunci: FIFO (First In First Out); Persediaan Barang; RAD (Rapid Application Development)
Abstract:Abstract: Scholarships are provided selectively according to the type of learning held. There are so many scholarships offered to students who are outstanding and poor, one of which is the scholarship provided by the University…
versity of Riau, named Bidikmisi scholarship. The evaluation process of prospective scholarship recipients is carried out by the committee directly and is still done manually. So that it allows the creation of a support system for the decision to accept Bidikmisi scholarships using the smart web-based method. The system created, designed using UML diagrams, the system has made using the PHP programming language and database. The resulting system can process using ten experimental data obtained a sequence of values from highest to smallest, with the highest amount of 0.75.
Keywords: Bidikmisi; Decision Support System; Scholarship; Smart Method.
Abstrak: Pemberian beasiswa dilakukan secara selekif sesuai dengan jenis beasiswa yang diadakan. Banyak sekali beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu, salah satunya beasiswa yang ditawarkan universitas riau yaitu beasiswa bidikmisi. Proses Penilaian calon penerima beasiswa dilakukan oleh panitia secara langsung dan masih dilakukan secara manual. Sehingga memungkinkan dibuatnya suatu sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa bidikmisi menggunakan metode smart berbasis web. Sistem yang dibuat, dirancang menggunakan UML diagram, pembuatan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database. Sistem yang dihasilkan mampu mengolah data mahasiswa, mengolah data calon penerima untuk dihitung dan laporan jumlah calon penerima yang diterima dan ditolak. Hasil akhir dengan menggunakan 10 data percobaan diperoleh urutan nilai dari yang tertinggi sampai terkecil, dengan nilai tertinggi 0,75.
Kata kunci: Beasiwa; Bidikmisi; Sistem Pendukung Keputusan; Smart.
Abstract:Abstract: The use is still the traditional way by trying corn seeds planted by farmers in Tanjungbalai in Asahan Regency. Farmers will choose maize seeds that are fast growing, but will have poor yields on fruit size, resulting…
sulting in less satisfactory yields. As a result a problem arises that will occur in the absence of determining a number of criteria that can get quality corn seeds. Farmers are not familiar with the use of technology in getting good corn seeds. This requires the use of a system that is able to answer and provide solutions in the selection of corn seeds using a number of criteria and alternatives to superior corn seeds. This research uses AHP method decision support system with comparison of criteria and alternatives in the selection of superior corn seeds in producing the best alternative.
Keywords: AHP, alternatives, criteria, farmers superior corn seeds
Abstrak: Penggunaan masih cara yang tradisional dengan mencoba bibit jagung yang di tanam oleh para petani di Tanjungbalai di Kabupaten Asahan. Petani akan memilih bibit jagung yang waktu tanamnya cepat, namun akan memiliki menghasilkan yang kurang baik pada ukuran buah mengakibatkan hasil produksi menjadi kurang memuaskan. Akibatnya timbul suatu masalah yang akan terjadi dengan tidak adanya penentuan sejumlah kriteria yang bisa mendapatkan bibit jagung yang berkualitas. Para petani kurang paham dengan penggunaan teknologi dalam mendapatkan bibit jagung yang bagus. Hal ini diperlukan penggunaan sistem yang mampu menjawab dan memberikan solusi dalam pemilihan bibit jagung menggunakan sejumlah kriteria dan alternatif bibit jagung unggul. Penelitian ini menggunakan sistem pendukung keputusan metode AHP dengan perbandingan kriteria dan alternatif pada pemilihan bibit jagung yang unggul dalam menghasilkan sebuah alternatif yang terbaik.
Kata kunci: AHP, alternatif, bibit jagung unggul, kriteria, petani
Abstract:Abstract: This study illustrates the use of the Analytical Hierarchy Process (AHP) in a decision support system (SPK) and combined with the Geographic Information System (GIS) to select funds for School Operational Assistance…
tance (BOS) at the secondary school level as a recommendation. for decision-makers, so that the selection of BOS fund receipts can run properly, quickly and as expected. The problem of delays in the distribution of BOS funds and the price of goods that can change every year, thereby affecting the unstable amount of funds spent on operational costs. The purpose of this study is to utilize a decision support system in determining the priority of receiving BOS funds at the secondary school level using the AHP method combined with GIS so that the implementation of the information system can be optimized. With this system, it is very useful to monitor the distribution of BOS funds so that they run smoothly by the expectations and goals of government programs. Determination of latitude and longitude using google maps to obtain maps and locations of aid recipients, connected with MySQL as a database and PHP programming and modeled with UML. The results of this study can be used to determine the receipt of BOS funds and their mapping by providing various criteria and alternatives for decision-makers.
Keywords: AHP, BOS, GIS, Google Map, SPK
Abstrak: Penelitian ini memaparkan tentang pemanfaatan Analitical Hierarchy Process (AHP) dalam sistem pendukung keputusan (SPK) dan dikombinasikan dengan Geographic Information System (GIS) untuk menyeleksi penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SMA sebagai rekomendasi bagi pihak pengambil keputusan, agar seleksi penerimaan dana BOS tersebut dapat berjalan secara tepat, cepat dan sesuai dengan yang diharapkan. Masalah keterlambatan pada saat penyaluran dana BOS dan harga barang-barang yang setiap tahunnya bisa berubah sehingga berpengaruh terhadap tidak stabilnya jumlah pengeluaran dana untuk biaya operasional. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah pemanfaatan sistem pendukung keputusan dalam menentukan prioritas penerimaan dana BOS jenjang SMA dengan menggunakan metode AHP dikombinasikan dengan GIS, sehingga implementasi sistem informasi dapat optimal. Dengan adanya sistem ini bermanfaat untuk memantau penyaluran dana BOS agar berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan dan tujuan dari program pemerintah. Penentuan latitude dan longitude menggunakan google maps untuk mendapatkan peta dan lokasi penerima bantuan, dikoneksikan dengan mysql sebagai database dan pemrograman PHP serta dimodelkan dengan UML. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menentukan penerimaan dana BOS dan pemetaannya dengan memberikan berbagai kriteria dan alternatif kepada pihak pengambil keputusan.
Kata kunci: AHP, BOS, GIS, Google Map, SPK
Abstract:Abstract: Demand forecasting for ayam geprek at Geprek Bensu is needed to make chicken inventory decisions to reduce inventory that often out of stock. This study uses time series single moving average (SMA) and single…
le exponential smoothing (SES) method to make geprek chicken requests in Geprek Bensu. This study sampled sales reports in October 2018 - September 2019. Results obtained from recognition using Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), and mean squared error (MSE = 2,762) shows that Single Moving Average produces more accurate results compared to the Single exponential smoothing method.
Keywords: Demand Forecasting; Single moving average; Single exponential smoothing; Time Series.
Abstrak: Peramalan permintaan ayam geprek pada Geprek Bensu sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan penyediaan stok ayam dan mengurangi out of stock yang sering terjadi. Penelitian menggunakan metode seri waktu Single moving average (SMA) dan Single exponential smoothing (SES) untuk membuat peramalan permintaan ayam geprek di Geprek Bensu. Penelitian ini mengambil sample laporan penjualan pada bulan Oktober 2018 – September 2019. Hasil yang di dapatkan dari perbandingan akurasi menggunakan Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), dan mean squared error (MSE = 2,762) menunjukkan bahwa Single Moving Average memiliki hasil yang lebih akurat jika dibandingkan dengan metode Single exponential smoothing.
Kata kunci: Peramalan permintaan; Pemulusan eksponensial; Rata-rata bergerak; Seri waktu.
Abstract:Abstract: In the business of property developers choosing a location to be an important decision for developers as a factor of attractiveness in housing marketing, if lack of observance in choosing the location of the location…
cation will result in slow sales, so that the company's profits become not optimal. For this reason, a decision support system is needed that can help developers in recommending housing locations that are in accordance with the wishes of the developer. The profile matching method is chosen because it can provide the closest value recommendation, so if there is no land the exact location in accordance with the wishes of the developer but the profile maching is able to provide the selection of the location with the closest profile value to the developer desired.
Keywords: Decision support system, Developer, Property, Location Land, Profile matching.
Abstrak: Lokasi merupakan faktor terpenting dalam usaha developer property, karena mempengaruhi tingkat pemasaran perumahan. Pemilihan lokasi menjadi keputusan penting, sehingga dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang tepat. Metode profile matching merupakan pilihan yang dapat memberikan rekomendasi. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi dengan nilai terdekat, jadi walaupun tidak ada lahan lokasi yang sesuai persis keinginan developer tapi profile matching akan memberikan rekomendasi pemilihan lahan lokasi dengan profil yang terdekat sesuai harapan developer. Maka, dapat disimpulkan profile matching merupakan pilihan tepat dalam penentuan keputusan lokasi perumahan.