Abstract:Abstract:The 2009 Permenpan-RB on Sustainable Professional Development is not only aimed at PNS teachers but teachers in general. Members of the GTT-PTT Honorary Staff Forum at Secang District have a strong desire to be…
able to arrange the classroom action research (CAR). However, this desire is constrained by the limited opportunities given to them attending CAR training. Most of them do not have enough knowledge about CAR preparation. In addition to being unfamiliar with research methods, they also lack knowledge of how to plan and compile their reports. Seeing this problem, this dedication activity became a concrete effort to help teachers, especially members of the Secang GTT-PTT Honorary Forum at Secang District, to provide training and mentoring for the preparation of CAR increasing the knowledge about CAR development. This community service was carried out within 4 months. This activity was attended by 25 participants. The method of activities carried out to resolve partner problems was through training and mentoring divided into 5 meetings at the SDN 2 Secang hall. Material presented at the first meeting were: (1) PTK concept; (2) preparation of background, problem identification and formulation of topics and problems; (3) looking for sources of reference related to the topic, as well as the design of the CAR implementation; (4) preparation of results and discussion; and (5) finalization of the report.
Keywords:Community Services, Training, Action Research
Abstrak: Permenpan-RB Tahun 2009 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) tidak hanya ditujukan kepada guru PNS saja namun guru secara umum. Anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang memiliki keinginan yang kuat untuk mampu menyusun PTK. Namun, keinginan tersebut terkendala dengan terbatasnya kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk mengikuti pelatihan PTK. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penyusunan PTK. Selain awam dengan metode penelitian, mereka juga tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana merencanakan dan menyusun laporannya. Melihat masalah tersebut, kegiatan pengabdian ini menjadi upaya konkret dalam membantu guru terutama anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan PTK dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan PTK. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam waktu 4 bulan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Metode kegiatan yang dilaksanakan guna menyelesaikan permasalahanmitra adalah dengan pelatihan dan pendampingan yang dibagi menjadi 5 pertemuan bertempat di aula SDN 2 Secang. Materi yang disampaikan dalam pertemuan pertama adalah: (1) konsep PTK; (2) penyusunan latar belakang, identifikasi masalah serta perumusan topik dan masalah; (3) mencari sumber rujukan terkait topik, serta desain pelaksanaan PTK; (4) penyusunan hasil dan pembahasan; dan (5) finalisasi laporan.
Kata kunci : Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Ptk
Abstract: Abstract: this is talking about community service activities in the form of English conversations at Porsea Polsek especially for Ibu Bhayangkari to improve English communication that applies the use of Cooperative Learning…
arning method which makes it easy for participants to communicate. This is very influential of this method especially for learning activity and included English conversations about tourism objects, besides that, it is related about the dominant tourist destinations in Porsea and provide adequate knowledge to improve human resources in English. The training used is a form of training in the form of socialization using the Cooperative Learning method which aims to increase activity in developing oral communication skills.
Keywords:Developing English communication, Cooperative Learning method, Porsea Polsek
Abstrak:kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa percakapan Bahasa Inggris di Polsek Porsea khusunya bagi ibu Bhayangkari untuk meningkatkan komunikasi bahasa inggris yang menerapkan penggunaan Cooperative Learning yang memudahkan bagi peserta dalam berkomunikasi. Hal ini sangat berpengaruh penerapan metode ini khusunya untuk kegiatan pembelajaran dan peningkatan percakapan bahasa inggris tentang objek wisata, hal ini didukung dengan adanya tujuan wisata yang dominan di porsea dan memberikan pengetahuan yang layak untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam bahasa inggris. pelatihan yang digunakan adalah bentuk pelatihan dalam bentuk sosialisasi dengan menggunakan metode Cooperative Learning yang bertujuan meningkatkan aktivitas dalam mengembangkan keterampilan berkomunikasi secara lisan.
Kata kunci:Pengembangan Komunikasi Bahasa Inggris, Metode Cooperative Learning, Polsek Porsea
Abstract:Abstract: Activities devotion to the community is in the form of training table for the processing of student value for employees and teachers SMP Negeri 5 Kisaran. It aims to provide knowledge, skills, which are expected…
d to result in changes in knowledge, skills and from employees and teachers so that the process of processing student values can run smoothly and easily. Target audiences in community service activities are employees and teachers of SMP Negeri 5 Kisaran. The training activities are presented with lecture, demonstration and question and answer methods. The availability of adequate lecturers, enthusiasm of the participants, and the support of the principal is a support for the implementation of this PKM activity. The obstacles faced is the ability of participants to use this application is still low. Benefits derived from this activity include participants can know about the significance of the use of Micrososft Excel primarily using the table on processing the value of suswa always used by teachers in schools in entering student value and application of basic formula in accelerate the processing of other data.
Keywords: Teachers, Microsoft Excel, Student Values, Employees, Tables
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu berupa pelatihan pembuatan tabel untuk pengolahan nilai siswa bagi pegawai dan guru-guru SMP Negeri 5 Kisaran. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan dari para pegawai dan guru sehingga proses pengolahan nilai siswa dapat berjalan dengna lancar dan mudah. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pegawai dan guru-guru SMP Negeri 5 Kisaran . Kegiatan pelatihan ini disajikan dengan metodeceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Ketersediaan dosen yang memadai, antusiasme peserta, dan dukungan kepala sekolah merupakan pendukung terlaksananya kegiatan PKM ini.Adapun kendala yang dihadapi adalah kemampuan peserta menggunakan porgram aplikasi ini masih rendah.Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain peserta dapat mengetahui tentang arti pentingnya penggunaan Micrososft Excel terutama menggunakan tabel pada pengolahan nilai suswa yang selalu digunakan oleh para guru-guru di sekolah dalam memasukkan nilai siswa dan aplikasi formula dasar dalam mempercepat pengolahan data lainnya.
Kata Kunci: Guru,Microsoft Excel, Nilai siswa, Pegawai, Tabel
Abstract:Abstract: Community Service Activities in the form of training utilization of computer technology for teachers in the processing of student value aims to provide knowledge and skills, which’s expected to result in changes…
changes in knowledge, skills and attitudes of teachers and students so that process of learning and teaching can run smoothly and easily . Target audience in this Community Service activity’s all teachers of SMPN 2 S.Empat which amounts to 30 people. Training activities utilization of computer technology in the world of education’s presented by lecture methods, demonstrations and frequently asked questions. Lecture method’s used to explain the concept of the application used is M.Excell. A demonstration method to demonstrate a process of work’s the stages of each activity and practice it, while the question and answer method to give the participants the opportunity to consult in overcoming the constraints that occur in the processing of values manually. The benefits derived from this activity include improving the knowledge of teachers to be more professional in carrying out teaching and learning process either inside or outside school, can improve student learning activities through IPTEKS satisfaction, can simplify the process of calculating student value computerized with the help of M. Excell .
Keywords :Utilization of Computer Technology, Microsoft Excel, Input Value Data.
Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan teknologi komputer bagi guru-guru dalam pengolahan nilai siswa ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari guru maupun siswa sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengan lancar dan mudah.Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah seluruh guru SMP Negeri 2 Simpang Empat yang berjumlah 30 orang. Kegiatan pelatihan pemanfaatan teknologi komputer dalam dunia pendidikan ini disajikan dengan metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep tentang aplikasi yang digunakan yaitu Microsoft Excell. Metode demonstrasi untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahapan-tahapan dari setiap kegiatan dan mempraktikkannya, sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta berkonsultasi dalam mengatasi kendala yang terjadi dalam pengolahan nilai secara manual.Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain dapatmeningkatkan pengetahuan para guru agar lebih profesional dalam melaksanakan proses belajar mengajar baik didalam atau diluar sekolah, dapat meningkatkan aktifitas pembelajaran siswa melalui penguasan IPTEKS, dapat mempermudah proses perhitungan nilai siswa secara komputerisasi dengan bantuan Microsoft Excell.
Kata Kunci : Pemanfaatan Teknologi Komputer, Microsoft Excel, Penginputan Data Nilai.
Abstract:Abstract: This community service is provided to wives of civil servants called Darma Wanita at RSUD HAMS Kisaran, in creating positive activities at their homes and they also could get knowledge to be an entrepreneur through…
ough the activities. The community service is delivered in workshop and training method how to plant the vegetables such as water spinach (aka kangkung) in hydroponic wick system. The expected return is the wives could plant this hydroponic water spinach at their own yard so they can produce fresh and healthy Water Spinach for their family and they also can get additional income through the sales of the vegetables. Keywords: Entrepreneurship, Hydroponic, Wick system, Wives of civil servants, Abstrak:Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada kelompok Ibu-ibu Darma Wanita Persatuan UP RSUD HAMS Kisaran, dimana selaku pendamping suami yang bertugas sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), para istri dapat melakukan kegiatan yang positif sekaligus menjadi peluang usaha dalam skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah memberikan informasi dan pelatihan menanam sayuran kangkung secara hidroponik sederhana dengan sistem sumbu (Wick System). Diharapkan nantinya, dengan bekal pengetahuan ini, para istri dapat melakukannya di rumah masing-masing dan nantinya akan dapat dengan mudah menyediakan sayuran segar dan bebas pestisida bagi keluarganya, sekalipun pada area pekarangan yang terbatas, dan sekaligus dapat pula dijadikan peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga. Keywords: darma wanita, hidroponik, peluang usaha, sistem sumbu
Abstract:Abstract: Community Service is done in the year 2017 period 2 at SMP Swasta Taman Siswa Kisaran, with the theme "Building Database Using Microsoft Access 2007". Given the very rapid technological developments, the knowledge…
ledge of the database and how to build it is appropriate for teachers to know and able to make it, especially in SMP Swasta Taman Siswa Kisaran. This activity aims, in addition to the interest of lecturers with the affairs of Tri Dharma Perguruan Tinggi, but also equip teachers and students about the knowledge and techniques of building the database. Software used is Microsoft Access 2007. Benefits that can be taken after this activity is done, apart from the needs of lecturers to get functional positions, for teachers and students of course can build database related to their work, for example database for teacher data and student data in the school. This activity is only limited to the knowledge of the database and how / step / manufacturing techniques only. For the design of the application as a bridge of input, process, and output data, it is necessary to do further service in the future.
Keywords : Database, Microsoft Access 2007, SMP Swasta Taman Siswa
Abstrak: Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di tahun 2017 periode ke 2 di SMP Swasta Taman Siswa Kisaran, dengan tema “Membangun Database Menggunakan Microsoft Access 2007â€. Mengingat perkembangan teknologi begitu sangat cepat, maka pengetahuan tentang database dan bagaimana cara membangunnya sudah sewajarnya guru-guru mengetahuinya dan mampu membuatnya, khususnya di SMP Swasta Taman Siswa Kisaran. Kegiatan ini bertujuan, selain kepentingan dosen dengan urusan Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga membekali guru-guru dan siswa tentang pengetahuan dan teknik membangun database. Software yang digunakan adalah Microsoft Access 2007. Manfaat yang dapat diambil setelah kegiatan ini dilakukan adalah, selain dari kebutuhan dosen untuk mendapat jabatan fungsional, untuk guru dan siswa tentunya dapat membangun database yang berhubungan dengan pekerjaan mereka, contohnya database untuk data guru dan data siswa di sekolah tersebut. Kegiatan ini hanya sebatas pengetahuan tentang database dan bagaimana cara/langkah/teknik pembuatannya saja. Untuk rancangan aplikasi sebagai jembatan input, proses, dan output data, maka perlu dilakukan pengabdian selanjutnya dikemudian hari.
Kata kunci : Database, Microsoft Access 2007, SMP Swasta Taman Siswa
Abstract:Abstract: Community service activities in the form of training of multimedia-based interactive learning media for teachers of SMAN 02 Tanjung BALAI aims to provide knowledge, skills, which are expected to result in changes…
es in knowledge, skills and attitudes of teachers. So that learning and teaching process can run smoothly and easy. The target audience in community service activities are SMA N 02 TanjungBalai. Activity of multimedia-based interactive learning media is presented with the method of preaching, demonstration and question and answer. The availability of adequate lecturers, the enthusiasm of participants, and the support of headmaster is a supporter of the terrestrial activity of the PKM. The obstacles faced is the ability of participants to use the application is still low and computer resources owned by some participants do not meet the multimedia processing specifications should be. Benefits derived from this activity, among others, participants can know about the importance of interactive multimedia media and abractive media to improve motivation and achievement of students who are educated participants. With the creation of learning media, the learning process will be more interesting, the students will be more motivated and passionate in learning, so that teachers can explain the subject matter more easily and attractively.
Keyword: Multimedia, Instructional Media, Interactive learning
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia bagi guru-guru SMAN 02 Tanjung Balai ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari guru sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengna lancar dan mudah. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru SMA N 02 TanjungBalai. Kegiatan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia ini disajikan dengan metodeceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Ketersediaan dosen yang memadai, antusiasme peserta, dan dukungan kepala sekolah merupakan pendukung teralksananya kegiatan PKM ini.Adapun kendala yang dihadapi adalah kemampuan peserta menggunakan porgram aplikasi masih rendah serta sumberdaya komputer yang dimiliki sebagian peserta tidak memenuhi spefikasi pengolahan multimedia yang seharusnya. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain peserta dapat mengetahui tentang arti pentingnya media pembelajaran multimedia yang interaktif dan abraktif untuk meningkatkan motivasi dan prestasi siswa yang dididik peserta. Dengan terciptanya media pembelajaran maka proses belajar mengajar akan lebih menarik, siswa akan lebih termotivasi dan bergairah dalam belajar, sehingga guru dapat menjelaskan materi pelajaran lebih mudah dan atraktif.
Kata Kunci: Multimedia, Media Pembelajaran, Pembelajaran interaktif
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI
Abstract:Abstract: This service activity is carried out in the form of workshop where health and safe Internet became it's theme which was aimed to increasing the knowledge of women, especially the women of Bhayangkari Polsek Porsea…
sea in using the internet in a healthy and safe manner. The target audience of this Service Program are 20 women from bhayangkari Polsek Porsea. The method used are the lecture method, direct discussion and also question and answer. The material provided includes such as Women in the Technological Era, Empowering Women through Internet Technology, and also Healthy and Safe Internet. The benefits obtained from this service are the first is to improve current knowledge of technology for the women, the second is to increase the knowledge of the women roles in technology and the third is to educate the internet ethics and its benefits for herself and the family, children especially.
Keywords: Insan, health and safe, Women, Internet
Abstrak: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Workhshop yang bertemakan Internet sehat dan aman yang bertujuan meningkatkan pengetahuan perempuan khususnya ibu-ibu Bhayangkari dalam menggunakan internet secara sehat dan aman. Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Ibu-Ibu bhayangkari yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan tanya jawab secara langsung. Materi yang diberikan diantaranya seperti Perempuan di Era Teknologi, Pemberdayaan Perempuan Melalui Teknologi Internet, serta Internet Sehat dan Aman. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini pertama meningkatkan pengetahuan. Teknologi masa kini kepada perempuan, kedua meningkkat pengetahuan tentang peran perempuan dalam Teknologi dan ketiga melakukan edukasi etika berinternet serta manfaat bagi dirinya dan keluarga, terutama kepada anak-anak.
Kata kunci: Insan, Sehat dan Aman, Wanita, Internet
Abstract:Abstrack: Community Service Activities in the form of training on the use of the internet at Porsea Sub-District of Toba Samosir District aim to increase the knowledge of the surrounding community about internet technology…
gy and the benefits of the internet and encourage surrounding communities to be able to independently manage and utilize network and internet functions. The main target in this community service is the community around Porsea Sub-District, Toba Samosir District. The training method used is a form of training in the classroom using the lecture method, discussion and question and answer. The lecture method used is intended to provide a theoretical explanation of internet and network material. The discussion method is used to explore the understanding of the surrounding community about the material given in lectures. Practice methods are used to show how to use the internet properly and correctly. The benefits of this training activity are that the surrounding community is able to use the internet and the network for positive and useful things.
Keywords: Internet, Benefits, Training, Networks
Abstrak : Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan internet di Polsek Porsea Kab.Toba Samosir bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitar terhadap teknologi internet dan manfaat dari internet serta mendorong masyarakat sekitar agar mampu dengan mandiri mengelola dan memanfaatkan fungsi jaringan dan internet. Khalayak sasaran dalam pengabdian masyrakat ini adalah masyarakat sekitar Polsek Porsea Kab.Toba Samosir. Metode pelatihan yang digunakan adalah bentuk pelatihan di dalam kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Metode ceramah yang digunakan dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara teori terhadap materi internet dan jaringan. Metode diskusi digunakan untuk menggali pemahaman masyarakat sekitar terhadap materi yang diberikan secara ceramah. Metode praktek digunakan untuk menunjukan langsung cara menggunakan internet yang baik dan benar. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah masyarakat sekitar mampu menggunakan internet dan jaringan untuk hal-hal positif dan bermanfaat.
Kata kunci : Internet, Manfaat, Pelatihan, Jaringan
Abstract:Abstract: As a formal education institution, acculturation of techniques in Teaching and Learning Activities (KBM) is required by each lesson teacher to be able to transfer knowledge to students maximal and optimally. So…
far the teaching carried out by the teachers of SMA 2 Kisaran is more dominant in learning done face-to-face in the classroom, so that learning requires the mind and energy that is extra because it is done repeatedly in the classroom and the hours that different. Starting from the above, the dedication team sought solutions so that teaching can be acculturated by online learning using blog media to publish teachers' teaching materials to the internet. It is expected that online-based teaching techniques, one of which is outlined in the making and utilization of blogs can stimulate interest from students to access teaching materials that have been published online, both in the form of text, images, audio and learning videos that have been recorded and uploaded by the teacher into his blog whenever and wherever it is, so that it will create student centered learning and learning objectives can be achieved.
Keywords: blogs, teaching materials, online publications, videos, student center learning.
Abstrak: Sebagai institusi pendidikan formal maka diperlukan akulturasi teknik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilakukan oleh masing-masing guru pelajaran untuk dapat mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik secara maksimal dan optimal. Selama ini pengajaran yang dilakukan oleh guru-guru SMA Negeri 2 Kisaran lebih dominan ke-pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka di dalam kelas, sehingga pembelajaran membutuhkan pikiran dan tenaga yang ekstra karena dilakukan secara berulang-ulang pada kelas dan jam yang berbeda. Berawal dari hal diatas maka tim pengabdian mencari solusi agar pengajaran dapat diakulturasi dengan pembelajaran secara online menggunakan media blog untuk mempublikasikan bahar ajar para guru ke internet. Diharapkan dengan teknik pengajaran berbasis online salah satunya yang dituangkan dalam pembuatan dan pemanfaatan blog dapat merangsang minat dari para siswa untuk mengakses bahan ajar yang telah dipublikasikan secara online baik informasi berupa text, gambar, audio maupun video pembelajaran yang telah direkam dan diupload oleh guru ke dalam blognya kapan dan dimanapun berada, sehingga akan tercipta pembelajaran berpusat pada siswa (Student Centred Learning) dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Kata kunci: blog, bahan ajar, publikasi online, video, Student Center Learning.