Search Articles & Publications

Showing 1302 articles found for "Mini"

JUDGES' CODE OF ETHICS: FOUNDATION FOR MAINTAINING INTEGRITY AND ACCOUNTABILITY

Andri Nurwandri, Astri Anggraini, Armi Puspita Zaini
Abstract: Judges are members of the Catur Wangsa Law Enforcement in Indonesia. The integrity and accountability of a judge becomes an actor in determining public trust in the justice system. -moral and ethical values. The judge's… code of ethics has been compiled to guide the behavior and moral standards that must be adhered to by judges. This research uses a qualitative research method with a descriptive-analytic approach which aims to provide an in-depth understanding regarding the basic code of ethics for judges in maintaining judicial integrity and accountability. The main sources for this research come from related literature, including books, scientific journals and official documents which discuss judges' codes of ethics, integrity values and accountability principles in the judicial context. used in this research consists of primary data and secondary data. The definition of a judge's code of ethics is a concrete expression of ethics, morality and religion. The judge's code of ethics is an important basis for maintaining integrity and responsibility. You must be able to face challenges and be balanced, taking full responsibility and responding to your challenges. Conscience, ethical values of society and SWT Allah SWT, and because being a judge is a profession, there is a need for a code of ethics or professional code.

ROLE PEOPLE ISLAM TO ENFORCEMENT LAW IN INDONESIAN STATE SYSTEM: PERSPECTIVE OF ISLAMIC LEGAL PHILOSOPHY

Abdul Mannang, Aisyah Kara, Abdul Rahman Sakka
Abstract: Enforcement law is component important in guard stability system state administration Indonesia Which compound. Muslims, as majority resident Indonesia, own not quite enough answer big in support enforcement law Which fair… ir and ethical. Through the perspective of Islamic legal philosophy, this study explores how Islamic legal principles such as justice ('adalah), welfare (maslahah), and obedience to the law (ta'zim al-qanun) can strengthen the Indonesian legal system. This journal uses a descriptive qualitative research method with a literature review approach to understand the role of Muslims in the context of law enforcement in Indonesia. The findings show that Muslims have a significant role in fighting for the values of justice and maintaining the integrity of the legal system based on Islamic spiritual, moral, and ethical foundations.

CHALLENGES IN RECORDING AND REPORTING ASSETS

Rahayu, Rika, Arsal, Muryani, Nurhayati, Usman
Abstract: MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) play a very important role in the Indonesian economy, especially in creating jobs and empowering communities. However, MSMEs often face significant challenges in recording and… reporting their financial assets. This study aims to identify the main challenges faced by MSMEs in recording and reporting assets, analyze the factors that cause a lack of accuracy in asset recording, and evaluate the effect of limited managerial knowledge and access to technology on the quality of financial reports. The research method used is a qualitative approach with in-depth interviews with MSME owners/managers and field observations. The results of the study indicate that lack of accounting knowledge, limited human resources, and minimal technological support are the main factors that hinder accurate asset recording. In addition, inaccuracies in financial reports can have a negative impact on the ability of MSMEs to obtain funding from financial institutions or investors. Therefore, efforts are needed to increase capacity through management training and the use of accounting technology to improve the transparency and accuracy of MSME financial reports.

PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DENGAN MINE SOFTWARE MINESCAPE 5.12 PADA PT SAPTAINDRA SEJATI TANJUNG TABALONG KALIMANTAN SELATAN

Hong Lawing, Yustina, Agung Bramanto
Abstract: ABSTRAK   Dalam bidang pertambangan, pengolahan data sangat penting karena deposit bahan galian tersebar tidak merata di dalam bumi. Penggunaan program Minescape mampu meningkatkan semua aspek informasi teknik suatu site tambang,… u site tambang, mulai dari data eksplorasi, survey geologis, sampai ke jadwal produksi tambang, dan mengelola model-model geologi tiga dimensi serta desain tambang dengan sistem grafik CAD 3D. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data numerik serta analisis data yang dapat diukur yang mencakup data topografi, data modelling batubara, dan design tambang. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif yaitu observasi langsung di lapangan dengan menggunakan data kuantitatif. Dari perhitungan dengan menggunakan Software Minescape 5.12 diperoleh total waste sebesar 1.700.898,91 Bcm dan batubara sebesar 242.840,92 Ton. Hasil perhitungan dari volume dan tonase diketahui nilai nisbah pengupasan atau stripping ratio sebesar 7,00.   Kata Kunci : Pertambangan, Permodelan, Minescape, Batubara Abstract In the field of mining, data processing is crucial due to the uneven distribution of mineral deposits within the earth. The utilisation of the Minescape programme can enhance all aspects of technical information for a mining site, from exploration data and geological surveys to the mining production schedule, and managing three-dimensional geological models and mine designs with the CAD 3D graphics system. The methods used include numerical data collection and measurable data analysis, encompassing topographic data, coal modelling data, and mine design. This research falls into the category of descriptive research, involving direct field observations using quantitative data. Calculations using Minescape Software 5.12 revealed a total waste of 1,700,898.91 Bcm and coal of 242,840.92 tonnes. From the calculation of volume and tonnage, the stripping ratio was found to be 7.00. Keywords: Mining, Modelling, Minescape, Coal

TINJAUAN WAKTU PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI RS X KOTA PURBALINGGA

Khiqmatun Nazilah, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti, Ilham Rahmansyah
Abstract: Waktu penyediaan rekam medis rawat jalan sangat penting untuk mempercepat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien agar tidak terjadi antrian yang panjang pada saat penerimaan pasien rawat jalan. waktu penyediaan… rekam medis rawat jalans esuai dengan SPM yaitu ≤ 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu penyediaan rekam medis rawat jalan dan rata-rata lama waktu nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. sampel penelitian ini adalah 44 berkas rekam medis pasien rawat jalan pada bulan Mei 2024. Dari 44 berkas rekam penyediaan 10 menit yaitu berjumlah 13 berkas rekam medis (30%) dan 10 menit yaitu berjumlah 31 berkas rekam medis (70%). Dan rata-rata lama waktu penyediaannya yaitu 13 menit atau 10 menit. Kesimpulan: Lama waktu penyediaan berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit X di Purbalingga bervariasi antara ≤10 hingga 10 menit.   Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit

PERAN ETIKA DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN WEWENANG DI KEPOLISIAN

Danur Permadi, Nadia Putri Marpaung, Rara Kharisma Dewi
Abstract: Kasus-kasus penyalahgunaan wewenang oleh polisi marak dilakukan kendati telah ada kode etik yang mengatur tingkah dan laku para anggota polisi, namun demikian, kasus penyalahgunaan wewenang tidak bisa minimalkan. Penelitian… ian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran etika profesi dalam mencegah penyalahgunaan wewenang di kepolisian dan kendala apa saja yang dihadapi dalam implementasi etika profesi untuk mencegah penyalahgunaan wewenang oleh anggota kepolisian. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pustaka atau library research yaitu data penelitian sepenuhnya bertumpu pada data-data pustaka yang diperoleh dari sumber-sumber kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan dan teknik analisis data dilaksanakan dengan metode deksriptif. Adapun hasil penelitian ini: Peran etika profesi dalam mencegah penyalahgunaan wewenang di kepolisian sebagai instrumen pencegah etika profesi dalam mencegah penyalahgunaan wewenang di kepolisian. Kendala utama dalam implementasi etika profesi untuk mencegah penyalahgunaan wewenang di kepolisian di antaranya meliputi minimnya pembinaan secara berkesinambungan bagi para anggota polri, budaya kerja yang buruk yang mendukung terlaksananya penyalahgunaan wewenang, kurangnya refleksi diri, ketidakseimbangan moral dan kekuasaan serta diri yang tidak berkeinginan untuk mematuhi kode etik. Kesimpulan penelitian ini bahwa etika profesi berperan penting dalam mencegah penyalahgunaan wewenang di kepolisian dengan memberikan panduan moral dan prinsip integritas bagi anggota Polri. Penerapan sanksi tegas diharapkan menciptakan efek jera. Namun, implementasinya menghadapi kendala seperti minimnya pembinaan, budaya kerja yang buruk, kurangnya refleksi diri, serta ketidakseimbangan moral dan kekuasaan yang menghambat kepatuhan terhadap kode etik.

ILMU PENGETAHUAN ETNIK MELAYU, PEREKONOMIAN, EKOLAGE FEMINISME DETERMENISME, EKOTURISME, DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP MELAYU

Nurhafizah Lubis, Yasnel
Abstract: Kekayaan kultural Melayu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal itu terlihat dari jumlah wisatawan yang datang di Kabupaten Siak selalu bertambah. Interaksi antar pelaku pariwisata merupakan modal utama dalam… alam pengembangan pariwisataberbasis budaya melayu Pada dasarnya konsep wisata berbudaya melayu merupakan mengintegrasikannilai keislaman kedalam seluruh aspek kegiatan wisata.Tidak dapat dipungkiribahwa budaya melayu menjadi budaya yang begitu erat disandangkandengan agama Islam. Pariwisata berbudaya melayu diwujudkandalam berbagai sektor,seperti busana melayu, permainan rakyat,rumah makan, transportasi, dll. Perlunya pemahaman kembali mengenai kebudayaan Melayu Riau di Kota Pekanbaru dengan tersedianya ruang sebagai media bagi Masyarakat untuk memahami nilai-nilai kebudayaan agar tetap bertahan dengan identitas lokal secara universal yang dapat dirasakan dengan cakupan yang lebih luas Kajian mengenai kearifan lokal dan pariwisata bukanlah hal baru yang belum pernah diteliti sebelumnya. Kearifan lokal merupakan warisan budaya secara turun temurun, namun saat ini mulai pudar akibat tergerus arus budaya globalisasi. Maka peran dari masyarakat dan pemerintah juga perlu dalam mempertahankan warisan budaya baik yang berbentuk maupun sacara tidak berbentuk misalnya sifat dari masyarakat itu, prinsip masyarakat, maupun sikap orang tersebut. pengetahuan etnik Melayu mencakup beberapa aspek penting yaitu Identiti Budaya, Keberagaman, Hubungan Sosial, Pengetahuan Alam dan adaptasi dan perubahan. Studi ini menerapkan metode penelitian kualitatif, dengan memanfaatkan analisis dari sumber-sumber tulisan (studi literatur). Penelitian kualitatif yaitu suatu pendekatan yang mengambil keputusan dengan menggunakan model deskriptif. Metode ini menjelaskan hasil pengamatan terhadap data penelitian yang berbentuk ucapan atau pandangan dari individu yang telah mencermati objek yang diteliti, serta memaparkan fenomena budaya dan sosial. Capaian dari penelitian dengan metode yang digunakan adalah dapat memahami serta menjelaskan fenomena-fenomena yang telah diteliti secara menyeluruh dan detail berdasarkan fakta-fakta yang ada.

PENGGUNAAN BAHASA MELAYU RIAU DAN ORALITY DALAM LINGKUP MASYARAKAT

Aisyah Elvina, Yasnel
Abstract: The use of Riau Malay language plays a significant role in preserving cultural identity and communication within local communities. As an integral part of orality traditions, this language functions not only as a communication… cation tool but also as a medium for transmitting cultural values, customs, and history. This study aims to explore the role of the Riau Malay language and oral traditions in fostering social cohesion within the community. The method used is a literature review, examining various academic sources from 2018 to 2024. The findings indicate that Riau Malay language has sustained itself amidst globalization through the revitalization of oral traditions, such as folklore, rhymes, and poetry. This research highlights the importance of preserving local languages to strengthen cultural identity in the modern era.

EKOLOGI KALDE FEMINISME MELAYU DETERMENISME, EKOTURISME MELAYU DAMPAK GLOBALISASI

Putri Rahma Dani, Yasnel
Abstract: This study aims to examine the relationship between Kalde ecology, Malay feminism, cultural determinism, ecotourism, and the impact of globalization on Malay society. This study is qualitative with a descriptive-analytical… al design that aims to explore in depth the views and experiences of Malay society in managing ecosystems, the role of women, and the impact of global culture. This study also explores the potential of Malay ecotourism as a tool to strengthen ecological sustainability and community economic empowerment, amidst the flow of globalization that brings significant changes to local cultural and economic values. The research methods used include in-depth interviews, participant observation, and surveys to obtain data from Malay society involved in ecotourism activities. The results of the study are expected to provide insight into how ecology and feminism are interconnected in maintaining cultural and environmental sustainability, and how the impact of globalization affects Malay cultural identity.

RASIONALISME VS EMPERISME DALAM PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI MODERN

Trirahmayati, Tiara, Amril Mansur
Abstract: This article discusses the debate between rationalism and empiricism from the perspective of modern epistemology, aiming to uncover how both approaches have contributed to the development of science and technology. Rationalism… nalism asserts that knowledge is acquired through reason and logic, independent of sensory experience, as advocated by philosophers such as René Descartes and Gottfried Wilhelm Leibniz. In contrast, empiricism emphasizes that knowledge arises from sensory experience, as articulated by John Locke, George Berkeley, and David Hume. Although these views are often considered opposing, Immanuel Kant attempted to bridge the gap by proposing that knowledge is the result of the interaction between reason and experience. In the context of modern science, both rationalism and empiricism are no longer viewed as separate poles but rather as complementary, especially in fields such as artificial intelligence and neurobiology. This article demonstrates that the synthesis of rationalism and empiricism provides a more holistic understanding of human knowledge, which is highly relevant to the advancement of science and technology in the modern era. This research employs a descriptive-analytical qualitative approach, examining literature related to rationalism, empiricism, and modern epistemology to analyze their contributions to the formation of knowledge