Abstract:Penelitian ini mengkaji penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana aborsi dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam dengan fokus pada kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jambi. Aborsi, sebagai fenomena…
mena sosial dan hukum, menimbulkan problematika karena bertentangan dengan norma hukum, moral, serta prinsip perlindungan hak asasi manusia. Dalam hukum positif Indonesia, larangan aborsi diatur secara tegas dalam KUHP serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, yang hanya memberikan pengecualian dalam kondisi darurat medis atau akibat pemerkosaan. Sementara itu, dalam hukum Islam, aborsi dipandang sebagai tindakan penghilangan nyawa janin yang termasuk kategori pembunuhan, kecuali dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan metode deskriptif analitis melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap aborsi di Jambi masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan aparat penegak hukum, minimnya sarana pendukung, serta resistensi budaya dan stigma sosial. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, penegakan hukum harus diarahkan pada perlindungan jiwa, keturunan, dan martabat manusia. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan hukum pidana dan hukum Islam, serta menjadi masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam merumuskan kebijakan yang lebih humanis dan berkeadilan.
Abstract:Penelitian ini membahas penerapan restorative justice terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya dalam perspektif hukum pidana positif Indonesia dan hukum pidana Islam. Restorative justice dipandang sebagai pendekatan…
ndekatan alternatif terhadap sistem peradilan retributif yang cenderung menghukum anak pelaku tindak pidana tanpa mempertimbangkan aspek perlindungan, pendidikan, serta kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta pandangan para ulama terkait konsep ta’zir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem hukum positif Indonesia, terutama melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, memberikan ruang bagi penerapan restorative justice dengan mengutamakan penyelesaian di luar pengadilan, pemulihan hubungan antara pelaku dan korban, serta reintegrasi sosial. Dalam perspektif hukum Islam, meskipun istilah restorative justice tidak digunakan secara eksplisit, prinsip-prinsip yang mendasarinya sejalan dengan konsep ta’zir, yaitu hukuman yang bersifat mendidik, memperbaiki, dan memberikan efek jera tanpa mengabaikan martabat manusia. Dengan demikian, baik hukum pidana positif maupun hukum Islam menekankan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Kajian ini diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan sistem pemidanaan anak yang lebih berkeadilan, humanis, dan sesuai dengan syariat Islam.
Abstract:Penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan sosial, ekonomi, moral, serta keamanan nasional. Kondisi ini mendorong diterapkannya…
kannya sanksi pidana berat, termasuk pidana mati, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pidana mati bagi pengedar narkotika menimbulkan perdebatan karena di satu sisi dianggap melanggar hak asasi manusia, namun di sisi lain dinilai sebagai langkah tegas untuk melindungi generasi bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi penerapan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika serta relevansinya dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan studi kepustakaan, analisis perundang-undangan, serta perbandingan hukum. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoritis terhadap kajian hukum pidana dan praktis dalam penyempurnaan kebijakan hukum nasional di bidang narkotika. Penelitian ini juga menelaah kesesuaian pidana mati dengan konsep maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, serta mempertimbangkan prinsip hak asasi manusia. Dengan demikian, kajian ini berusaha menghadirkan perspektif yang komprehensif mengenai legitimasi pidana mati bagi pelaku tindak pidana narkotika..
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumen dan minat beli terhadap keputusan pembelian pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage Kota Bandung. Fenomena meningkatnya tren thrifting di kalangan masyarakat,…
akat, khususnya generasi muda, menjadi dasar penting dalam mengkaji pola konsumsi terhadap pakaian bekas sebagai alternatif ekonomi dan gaya hidup. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen yang diukur melalui indikator individu konsumen, lingkungan, dan strategi pemasar; serta minat beli yang diukur melalui minat transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Variabel dependen adalah keputusan pembelian dengan indikator pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage, dengan penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perilaku konsumen maupun minat beli memiliki pengaruh signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian pakaian bekas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap karakteristik konsumen dan minat mereka menjadi faktor kunci dalam membentuk keputusan pembelian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran di pasar pakaian bekas.
Abstract:Informasi digital di sektor informal membuka pintu bagi bisnis mikro, termasuk pedagang kaki lima (PKL), untuk memanfaatkan peluang baru. Penggunaan media sosial WhatsApp untuk aktivitas pemasaran adalah kemajuan yang luar…
ar biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penggunaan media sosial WhatsApp dan metode pemasaran baru berdampak pada peningkatan penjualan pedagang kaki lima di Komunitas Sauyunan Bersatu, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode survei deskriptif dan verifikatif. Aplikasi SPSS versi 20 digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari kuesioner yang dibuat melalui Google Forms. Rumus Slovin digunakan untuk mengumpulkan sampel, dan jumlah orang yang menjawab adalah 100.
Validitas, reliabilitas, normalitas, analisis jalur (path analysis), dan uji hipotesis digunakan untuk menguji data. Studi menunjukkan bahwa penggunaan media sosial WhatsApp dan inovasi pemasaran meningkatkan penjualan secara parsial dan penuh. WhatsApp masih terbatas untuk PKL, tetapi telah terbukti berfungsi sebagai alat promosi dan komunikasi yang bagus. Inovasi pemasaran juga sangat penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis, terutama dalam hal kreatifitas dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberdayaan PKL dan pelatihan digital marketing sangat penting untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka.
Abstract:Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen mengambil keputusan pembelian, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang berperan besar adalah TikTok, di mana influencer seperti Tasya Farasya memanfaatkan…
manfaatkan popularitasnya untuk memengaruhi perilaku konsumen, khususnya pada produk skincare lokal seperti Somethinc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok dan influencer Tasya Farasya terhadap keputusan pembelian produk pelembab Somethinc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 100 responden di Kecamatan Ujungberung, yang merupakan pengguna aktif TikTok dan telah membeli produk pelembab Somethinc. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Sosial Tiktok memberikan pengaruh sebesar 57,1% terhadap keputusan pembelian, dan hasil penelitian terhadap Influencer Tasya Farasya memberikan pengaruh sebesar 42,9% terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi dibawah 0.05 dan nilai koefisien determinasi sebesar 39,3% sedangkan sisanya 60,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa strategi pemasaran melalui media sosial dan kolaborasi dengan influencer memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen, terutama pada industri kecantikan yang kompetitif.
Abstract:Penelitian ini mengkaji pengaruh harga dan kualitas produk fashion terhadap keputusan pembelian pada platform TikTok Shop, dengan fokus responden siswa MPLB SMK KP Baleendah. Latar belakang penelitian didasari oleh perkembangan…
mbangan pesat e-commerce dan tingginya penggunaan TikTok di kalangan generasi Z, khususnya pelajar yang memiliki anggaran terbatas dan pola konsumsi yang kritis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas produk baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian produk fashion, khususnya produk hoodie, di TikTok Shop. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan kepada 71 responden menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis menggunakan SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,276 (p = 0,040), kualitas produk berpengaruh lebih dominan dengan koefisien regresi 0,466 (p = 0,000), dan secara simultan kedua variabel ini mampu menjelaskan 56,4% variasi keputusan pembelian (Fhitung = 44,037, p = 0,000). Dengan demikian, harga dan kualitas produk secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian produk fashion di TikTok Shop pada siswa SMK KP Baleendah, menegaskan pentingnya strategi harga kompetitif dan peningkatan kualitas produk dalam memengaruhi perilaku konsumen di platform digital ini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis Nituty Cookies Bandung dengan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) serta merumuskan strategi baru guna meningkatkan volume penjualan. Latar belakang penelitian…
enelitian didasari oleh fluktuasi penjualan dan tingginya tingkat persaingan industri makanan di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Nituty Cookies telah memenuhi sembilan elemen BMC, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Namun, masih terdapat kelemahan dalam konsistensi kualitas produk, inovasi rasa, serta promosi digital. Strategi yang dapat diterapkan adalah peningkatan kualitas dan variasi produk, optimalisasi media sosial sebagai kanal promosi, penguatan layanan pelanggan, dan pengembangan kemitraan dengan
platform digital. Dengan penerapan strategi tersebut, Nituty Cookies berpotensi memperluas pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mendorong pertumbuhan volume penjualan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata letak ruang produksi Konveksi BR 21 Fashion dalam penempatan fasilitas permesinan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam meningkatkan produksi, serta menganalisis upaya…
ya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang produksi belum tersusun secara efisien, dengan penempatan mesin yang tidak mengikuti alur kerja dan kurangnya pemisahan zona antar proses. Selain itu, konveksi menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan ruang, fasilitas penyimpanan yang tidak tertata, keterampilan tenaga kerja yang belum merata, serta belum adanya standar waktu kerja. Untuk mengatasi hal tersebut, konveksi melakukan perancangan ulang tata letak menggunakan pendekatan Operation Process Chart (OPC), Activity Relationship Diagram (ARD), dan Activity Area Diagram (AAD), menyelenggarakan pelatihan teknis internal bagi pekerja, serta merencanakan perluasan ruang produksi. Implementasi strategi ini menunjukkan peningkatan output produksi harian dari rata-rata 60 potong menjadi 96–116 potong per hari secara lebih efisien dan terstruktur.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan potongan harga terhadap keputusan pembelian konsumen di Supermarket Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin…
ketatnya persaingan bisnis ritel, sehingga perusahaan perlu mengembangkan strategi yang tepat dalam meningkatkan daya tarik konsumen, salah satunya melalui pelayanan yang baik dan pemberian potongan harga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen yang berbelanja di Plaza Asia. Proses analisis meliputi uji instrumen, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Pelayanan yang cepat, ramah, serta mampu memberikan kenyamanan saat berbelanja terbukti meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli produk. Potongan harga juga memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, di mana konsumen merasa lebih terdorong untuk berbelanja ketika harga yang ditawarkan lebih rendah atau terdapat promosi tertentu.
Secara simultan, kualitas pelayanan dan potongan harga bersama-sama memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Namun, kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan potongan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih menekankan pengalaman berbelanja yang nyaman dan memuaskan daripada sekadar memperoleh harga murah.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi utama dalam membangun loyalitas konsumen, dengan tetap didukung oleh program potongan harga yang relevan untuk memperkuat keputusan pembelian.