Search Articles & Publications

Showing 1740 articles found for "Ajar"

MEMPELAJARI PENGGUNAAN INFORMASI UNTUK PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERTANIAN YANG SUKSES: STUDI KASUS PADA USAHA PERTANIAN PADI DI JEPANG

Yani, Ahmad, Wahyudi, Muhammad, Nurhikmat, Wandi, Supratikta, Hadi
Abstract: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam konteks pertanian padi di Jepang. Penelitian ini meneliti dampak  penggunaan FMIS pada tingkat individu dan organisasi, serta bagaimana informasi yang diperolehkan… hkan dan diproses melalui FMIS memengaruhi perilaku informasi anggota petani. Beberapa topik yang dibahas meliputi perubahan dalam cara memperoleh informasi sebelum dan setelah adopsi FMIS, profil peserta dalam studi kasus, pengelolaan air dan pertumbuhan tanaman, serta efek FMIS terhadap efisiensi tugas dan pembelajaran individu. Dengan demikian, jurnal ini memberikan wawasan tentang bagaimana FMIS dapat memengaruhi praktik pertanian dan perilaku informasi dalam konteks pertanian padi di Jepang. metodologi penelitian yang digunakan untuk menginvestigasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam konteks pertanian padi di Jepang Dengan demikian, metodologi penelitian yang digunakan dalam jurnal tersebut memberikan kerangka kerja yang kuat untuk menginvestigasi       penggunaan FMIS dalam pertanian padi di Jepang, serta dampaknya pada individu dan organisasi dalam praktik pertanian. Permasalahan lain yang dibahas adalah dampak individu dan organisasi dari perilaku informasi menggunakan FMIS. Meskipun penggunaan informasi yang didukung FMIS dapat meningkatkan efisiensi tugas, dukungan pemrosesan informasi, dan pembelajaran, namun ketidakcocokan data dan format informasi dapat memberikan karyawan tugas tambahan dalam mengelola informasi mengenai penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam operasi pertanian, dapat disimpulkan  bahwa integrasi informasi, kualitas sistem, dan manajemen informasi yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi tugas, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam konteks pertanian. Temuan tersebut memberikan wawasan bernilai tentang bagaimana perbedaan penggunaan informasi antara manajer dan karyawan, kualitas sistem dan informasi FMIS, serta dampak individu dan organisasi dari penggunaan informasi dapat memengaruhi kinerja dan efektivitas operasi pertanian.

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI DUNIA PENDIDIKAN SELAMA PANDEMI CORONAVIRUS ATAU COVID-19

Effendy, Muhammad Rezkullah, Supriyadi, Supriyadi, Supratikta , Hadi
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa baik sistem manajemen pembelajaran (LMS) bekerja di dalam kelas selama epidemi COVID-19. Sepuluh publikasi akademis yang menyoroti berbagai aspek penggunaan LMS… dalam konteks pembelajaran jarak jauh dan diterbitkan antara tahun 2021 dan 2024 dipilih menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik tinjauan pustaka. Menurut temuan analisis, penggunaan LMS meningkatkan otonomi pelajar, minat belajar, dan efisiensi proses belajar-mengajar. Pemilihan aplikasi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan partisipasi aktif pengajar dan pelajar dalam pemahaman dan penggunaan LMS sangat penting. Para pendidik harus menerima pelatihan untuk meningkatkan kemahiran mereka dalam menggunakan platform LMS. Oleh karena itu, di tengah-tengah keadaan darurat, penggunaan LMS secara signifikan berkontribusi dalam mendukung pembelajaran yang efektif dan terintegrasi.

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH PADA PENDIDIKAN ABAD KE 21

Zainal, Zainal, Afridiatama, M.Gilang, Renaldi, Rendi, Gusmaneli , Gusmaneli
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang Kurikulum yang akan segera diterapkan di dunia pendidikan Indonesia menggantikan kurikulum yang berlaku sekarang ini yaitu kurikulum 2013. Kurikulum baru tersebut disebut dengan… engan kurikulum merdeka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dimana data penelitian berasal dari jurnal-jurnal dan buku yang membahas tentang kurikulum merdeka, kemudian data yang dihasilkan berupa penjelasan dan penjabaran terhadap hasil data yang telah didapat. adapun pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, yaitu mencari sumber penelitian dari buku, dan juga jurnal- jurnal yang sesuai dengan penelitian ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti terhadap kurikulum merdeka didapatkan bahwa kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru setelah kurikulum 2013 yang dicanangkan oleh Kemendikbud yaitu Nadim Makarim, pada hakikatnya Kurikulum merdeka merupakan inovasi terbaru dari kurikulum yang pernah diterapkan di Indonesia. Tujuan dari diberlakukannya kurikulum merdeka adalah untuk menciptkana Sumber Daya Manusia yang unggu dan dapat bersaing didunia kerja, selain itu kurikulum ini juga ditujukan kepada seluruh jenjang pendidikan yang ada di Indonesia hal ini bermaksud agar proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta didik dikelas saja akan tetapi kemampuan skill mereka juga dikembangkan agar terciptanya peserta didik yang unggul dan kreatif dilingkungan sekolah maupun masyaraktnya

PEMAHAMAN PENDIDKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS SDN 01 BENTENG

Maknun, Lu’luil, Lestari, Cahya, Rikzi, Hasibur
Abstract: Pendidikan Kewarganegaraan sebagai bagian dari mata pelajaran yang diberikan di sekolah ikut berperan besar dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. PKn merupakan salah satu instrumen fundamental dalam bingkai pendidikan… ikan nasional sebagai media bagi pembentukan karakter bangsa di tengah pluralisme yang menjadi karakteristik utama bangsa Indonesia. Penelitian ini mengambil fokus pada pemahaman PPKn di  SDN 01 Benteng, yang terletak di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea. Desa Benteng sebagai lokasi penelitian merepresentasikan masyarakat yang memiliki dinamika sosial, budaya, dan lingkungan yang unik. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemahaman PPKn di SDN 01 Benteng. Selain itu, penelitian ini juga berusaha untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman PPKn di sekolah tersebut serta merumuskan rekomendasi untuk memperbaiki implementasi PPKn di SDN 01 Benteng. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman siswa terhadap PPKn Di Sekolah Dasar sudah mencerminkan adanya kesadaran siswa akan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

KEEFEKTIVAN PENGAJARAN KELAS INTERAKTIF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI KALIMAT DI KELAS 4 SDN 6 TAMBUN

Hamna, Hamna, Ummah BK, Muh. Khaerul, Handayani, Marshanda Intan, J. Ali, Zulkivli, Araroh, Winda
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivan pengajaran kelas interaktif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 4 SDN 6 Tambun dalam memahami kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan… an pendekatan deskriptif analisis. Survei pra-penelitian dilakukan untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, persepsi, dan keyakinan siswa terkait metode pembelajaran sebelum implementasi pengajaran kelas interaktif. Setelah itu, pengajaran kelas interaktif dilaksanakan dengan melibatkan berbagai aktivitas interaktif seperti diskusi kelompok, tanya jawab, dan penerapan langsung konsep kalimat dalam konteks nyata. Survei pasca-penelitian dilakukan untuk mengevaluasi dampak pengajaran kelas interaktif terhadap pemahaman kalimat siswa. Data survei pasca-penelitian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis statistik sederhana untuk mengukur keberhasilan pengajaran kelas interaktif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa bahwa pengajaran kelas interaktif telah membantu mereka memahami kalimat dengan lebih baik, meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan kalimat, dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar bahasa Indonesia. Kesimpulannya, pengajaran kelas interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 4 SDN 6 Tambun dalam memahami kalimat.

KRITIK HADIST PERSPEKTIF MUHAMMAD SYUHUDI ISMAIL

Addzaky, Khoirul Umam
Abstract: Hadis Nabi Muhammad SAW memiliki kedudukan penting sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Quran. Namun, periwayatan hadis secara lisan rentan terhadap pemalsuan sehingga kritik hadis menjadi sangat penting. Salah satu tokoh… koh penting dalam kritik hadis kontemporer adalah Muhammad Syuhudi Ismail. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode kritik hadis perspektif Muhammad Syuhudi Ismail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka atau literatur review. Sumber data utama adalah karya-karya Muhammad Syuhudi Ismail, khususnya "Kaedah Kesahihan Sanad Hadis" dan "Metodologi Penelitian Hadis Nabi". Data dikumpulkan melalui penelusuran dan penelaahan sumber literatur terkait, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif-analitis dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syuhudi Ismail memperkenalkan metode rawi pertama (al-rawi al-awwal) yang fokus pada kritik sanad berbasis kredibilitas perawi pertama, yaitu sahabat Nabi. Dalam kritik matan, ia menekankan analisis makna secara kontekstual dengan mempertimbangkan latar situasi dan fungsi Nabi. Metode Syuhudi Ismail dinilai lebih sistematis, objektif, dan proporsional dibanding metode klasik. Namun, metodenya juga dianggap terlalu berfokus pada sahabat dan kurang teliti dalam kritik matan. Meski demikian, model kritik hadis Syuhudi Ismail tetap memberikan kontribusi positif bagi pengembangan studi hadis di Indonesia dan patut dipertimbangkan dalam upaya pemurnian hadis di era kontemporer. Kata Kunci: Hadist, Kritik Hadist, Muhammad Syuhudi Ismail.

ANALISIS PERBEDAAN KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI 6 TAMBUN

Hamna, Hamna, Ummah BK, Muh. Khaerul, Novianti, Desi, Harmania, Harmania, Novita, Ade
Abstract: Saat ini pendidikan mencakup pada  kurikulum 2013 dan Merdeka Belajar. Tujuan dari kurikulum ini adalah meningkatkan sumber daya manusia dan kualitas pendidikan di Indonesia. Diterapkan mulai dari pendidikan dasar hingga… a tinggi, sehingga setiap jenjang pendidikan memiliki peran penting dalam keberhasilan program-program ini. Tujun dilakukannya  penilitian observasi di SD Negeri 6 Tambun tentang perbedan antara kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka mungkin melibatkan eksplorasi mendalam terhadap implementasi kedua kurikulum tersebut ditingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan pendekatan kualitatif.

KEMAMPUAN REPRESENTASI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA BELAJAR

Yarmayani, Ayu
Abstract: Solving problems requires the ability to recall the information needed and represented both visually and verbally. This information is obtained, managed and recalled through a system called learning style. This research… was conducted at Asy-Syifa Al-Inayah Middle School, Jambi City, with the aim of obtaining a description of student representation in solving mathematical problems. Subjects in this study were selected using purposive sampling based on visual, auditory and kinesthetic learning styles. It is hoped that this research will provide benefits in improving mathematics learning. The results of the research show that the representation of auditory students and visual students in solving mathematical problems each fulfills three indicators, while kinesthetic students only fulfill two indicators of mathematical representation. In presenting information, visual and auditory subjects each tend to present it in the form of images (geometry or number patterns) and create situations based on the problem given. Meanwhile, kinesthetic subjects tend to only create images to clarify problems and facilitate their resolution. In solving problems, both visual and auditory subjects are able to solve problems by making patterns based on the problem given and making conclusions from a pattern. It's just that auditory subjects can shorten problem solving steps by using mathematical expressions. Meanwhile, kinesthetic subjects experience problems in solving combinatorics problems, where they are unable to present images or patterns that can help solve the problem.

PERSEPSI PARA PENDIDIK TERHADAP TANTANGAN – TANTANGAN DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS

Rifiyanti, Hafizah, Nurtika, Maola, Rahayu, Sri, Nurhayati, Iis
Abstract: This study aims to explore teachers' perceptions of challenges in English language teaching and the strategies they use to overcome these challenges. This study used a qualitative approach with a judgement sampling method. … d.  The participants selected were 23 teachers who teach English at all levels of education, ranging from primary school to university. The data was collected through a survey distributed using google form, the survey was conducted to gather the experiences, and opinions of the teachers regarding the challenges they face in teaching English. The results showed that the different ability levels of students, time constraints, availability of teaching resources, and the perception of English as a foreign language were the main challenges faced by the teachers. To overcome these challenges, teachers use various strategies, including attending training and seminars, using technology in teaching, and conducting continuous evaluation and assessment. In addition, collaboration among teachers and increased professional training are also considered important in overcoming challenges in English language teaching. The findings provide valuable insights for the development of more effective strategies and policies to improve the quality of English language teaching in schools.

PENGARUH KOMPETENSI GURU, FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA SDN SUKAHENING KEC. SUKAHENING TASIKMALAYA

Dewi, Astri Riani, Karliha, Lili
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kompetensi guru, fasilitas belajar dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metoda quantitatif… f dengan sample sebanyak 13. Pengolahan data  menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel X1 diperoleh skor 1.175 berada pada interval 1092-1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya variabel X2 diperoleh skor 944 berada pada interval 876–1.040 dengan klasifikasi sangat baik. Lalu variabel X3 diperoleh skor 486 berada pada interval 437–520 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya analisis variabel Y diperoleh skor 1.193 berada pada interval 1092–1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fhitung sebesar 88.578 sedangkan ftabel sebesar 398 berarti fhitung > ftabel. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Guru (X1), Fasilitas Belajar (X2) dan Motivasi Kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya.