Search Articles & Publications

Showing 470 articles found for "Kinerja"

THE INFLUENCE OF CAREER DEVELOPMENT, EMPLOYEE ENGAGEMENT, AND WORK CULTURE ON TEACHER PERFORMANCE AT UPT SMP NEGERI 1 BONE-BONE

Warda, Warda, Ichsan, Nur Aziza, Widianti , Alma, Rico, Rico, Erwina, Erwina, Munawir, Munawir
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengembangan karir, employee engagement, budaya organisasi, dan budaya kerja terhadap kinerja guru di UPT SMP Negeri 1 Bone-bone. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik&#8230; eknik total sampling terhadap 43 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir (β=0,319, p=0,012), employee engagement (β=0,307, p=0,015), budaya organisasi (β=0,245, p=0,046), dan budaya kerja (β=0,297, p=0,017) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan (F=18,742, p<0,001) dengan kontribusi 66,3% terhadap kinerja guru. Pengembangan karir memiliki pengaruh paling dominan, menunjukkan pentingnya program peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan

TRANSFORMASI BUDAYA ORGANISASI MELALUI SINERGI PENGEMBANGAN SDM DAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA BERBASIS KOMPETENSI

Abu Ridho Aminullah, Syarifudin Saadih, Umi Indayati, Abellia Parameswari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi budaya organisasi melalui sinergi antara pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan implementasi sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi. Metode penelitian&#8230; tian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sebuah perusahaan multinasional di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi program pengembangan SDM dengan sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi berperan signifikan dalam mentransformasi budaya organisasi menjadi lebih adaptif dan berorientasi pada kinerja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam transformasi budaya organisasi dengan memadukan aspek pengembangan SDM dan sistem manajemen kinerja.

ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR DITINJAU DARI MOTIVASI, KOMPETENSI, DAN EFIKASI DIRI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. AMERICAN STANDARD INDONESIA

M. Khusnan Hadi, Kurnia Puparini, Devi Kusumawardhani3, Septina Cahyaninggar
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan&#8230; an signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1404 karyawan di PT. American Standard Indonesia. Dengan menggunakan rumus Slovin, maka didapat jumlah sampel pada penelitian ini adalah 311 karyawan American Standard Indonesia dari berbagai jenjang jabatan. Teknik pengumpulan data dengan; Observasi, Kuesioner dan Studi Pustaka. Teknik analisis data dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) yang berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. 2) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. 7) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan.

PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL PADA PERUSAHAAN UMKM

Ibrahim, Maulana Malik, Wahyudi, Wahyudi, Supratikta , Hadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam meningkatkan efisiensi operasional pada perusahaan skala menengah. Melalui integrasi system fungsional, SIM memungkinkan perusahaan&#8230; untuk menghubungkan departemen-departemen yang berbeda dan memfasilitasi kolaborasi dan koordinasi yang lebih baik. mplementasi SIM membantu perusahaan skala menengah meningkatkan visibilitas operasional mereka. Dengan data yang terintegrasi, manajemen dapat melihat gambaran keseluruhan kinerja perusahaan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Hasil implementasi SIM pada perusahaan skala menengah termasuk integrasi dan koordinasi operasional yang lebih baik, pengelolaan data yang terpusat, otomatisasi proses bisnis, pelaporan dan analisis yang akurat, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan kepuasan pelanggan

MODEL DAN SISTEM UMUM PERUSAHAAN GENERAL COMPANY MODELS AND SYSTEMS

Ilham, Ramadhani, Onggokusumo, Andrika, Supratikta, Hadi
Abstract: Sistem informasi merupakan sejenis sistem layanan dan terdapat di setiap elemen sistem industri dan bisnis modern. Perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan TQM untuk mengatasi berbagai tantangan. TQM digunakan secara&#8230; luas oleh banyak perusahaan di seluruh dunia dan berhasil diterapkan serta memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati apakah konsep dan metode ini masih relevan untuk digunakan dan efektif meningkatkan kinerja bisnis serta kepuasan pelanggan. Ini merupakan tinjauan literatur sistematis terhadap literatur dari berbagai sektor industri yang dikumpulkan dan ditinjau secara rinci. Hasilnya menunjukkan bahwa konsep ini masih digunakan oleh banyak organisasi di seluruh dunia dan berhasil membantu organisasi meningkatkan daya saing, pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis serta meningkatkan semangat kerja karyawan.

MEMPELAJARI PENGGUNAAN INFORMASI UNTUK PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERTANIAN YANG SUKSES: STUDI KASUS PADA USAHA PERTANIAN PADI DI JEPANG

Yani, Ahmad, Wahyudi, Muhammad, Nurhikmat, Wandi, Supratikta, Hadi
Abstract: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam konteks pertanian padi di Jepang. Penelitian ini meneliti dampak  penggunaan FMIS pada tingkat individu dan organisasi, serta bagaimana informasi yang diperolehkan&#8230; hkan dan diproses melalui FMIS memengaruhi perilaku informasi anggota petani. Beberapa topik yang dibahas meliputi perubahan dalam cara memperoleh informasi sebelum dan setelah adopsi FMIS, profil peserta dalam studi kasus, pengelolaan air dan pertumbuhan tanaman, serta efek FMIS terhadap efisiensi tugas dan pembelajaran individu. Dengan demikian, jurnal ini memberikan wawasan tentang bagaimana FMIS dapat memengaruhi praktik pertanian dan perilaku informasi dalam konteks pertanian padi di Jepang. metodologi penelitian yang digunakan untuk menginvestigasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam konteks pertanian padi di Jepang Dengan demikian, metodologi penelitian yang digunakan dalam jurnal tersebut memberikan kerangka kerja yang kuat untuk menginvestigasi       penggunaan FMIS dalam pertanian padi di Jepang, serta dampaknya pada individu dan organisasi dalam praktik pertanian. Permasalahan lain yang dibahas adalah dampak individu dan organisasi dari perilaku informasi menggunakan FMIS. Meskipun penggunaan informasi yang didukung FMIS dapat meningkatkan efisiensi tugas, dukungan pemrosesan informasi, dan pembelajaran, namun ketidakcocokan data dan format informasi dapat memberikan karyawan tugas tambahan dalam mengelola informasi mengenai penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam operasi pertanian, dapat disimpulkan  bahwa integrasi informasi, kualitas sistem, dan manajemen informasi yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi tugas, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam konteks pertanian. Temuan tersebut memberikan wawasan bernilai tentang bagaimana perbedaan penggunaan informasi antara manajer dan karyawan, kualitas sistem dan informasi FMIS, serta dampak individu dan organisasi dari penggunaan informasi dapat memengaruhi kinerja dan efektivitas operasi pertanian.

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI BAGIAN SEKSI PELAYANAN UPT PELAYANAN SOSIAL BINA REMAJA (PSBR) BLITAR

Wulandari, Dewi, Kurniawan, Satunggale, Rahman, Muhammad Afifi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengembangan sumber daya manusia di bagian Pelayanan Sosial UPT PSBR Blitar, dengan fokus pada peningkatan kompetensi dan kinerja pegawai. Metode deskriptif kualitatif digunakan&#8230; n untuk mengumpulkan data pada bulan Maret 2024. Temuan menunjukkan bahwa meskipun pegawai pada seksi pelayanan sosial PSBR Blitar telah memahami tugas mereka, masih ada kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kompetensi mereka. Kurangnya pelatihan yang terarah dan pengawasan yang efektif dari atasan menjadi hambatan utama dalam pengembangan SDM. Penelitian ini menekankan pentingnya investasi dalam pelatihan dan bimbingan untuk mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan efisiensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PADA CV. JAMAL HANDY CRAFT RAJAPOLAH TASIKMALAYA)

Hermayanto, Ricky, Arhasy, Aldi Muhammad
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada CV. Jamal Handy Craft Rajapolah Tasikmalaya baik secara parsial maupun simultan. Sampel  dalam penelitian&#8230; ian ini sebanyak 45 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Secara parsial diketahui bahwa lingkungan kerja, dengan kinerja karyawan diperoleh nilai R hitung sebesar 0,860 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian hubungan sangat kuat antara variabel X1 dengan Y. Hasil uji korelasi memperoleh nilai R sebesar 0,880 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,880 atau 77,4 %, sedangkan sisanya  sebesar 22,60% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan X2 dengan Y diperoleh nilai R hitung sebesar 0,913 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian hubungan sangat kuat antara variabel X2 dengan Y. Hasil uji korelasi memperoleh nilai R sebesar 0,880 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,886 atau 78,50 %, sedangkan sisanya  dipengaruhi oleh faktor lain. 2). Secara simultan diketahui bahwa variabel  X1, X2  dan Y diperoleh nilai R hitung sebesar 0,897 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian terdapat hubungan sangat kuat antara variabel. Selanjutnya hasil tersebut didukung dengan hasil uji korelasi yang memperoleh nilai R sebesar 0,897 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,805 atau 80,50 %, sedangkan sisanya 19,50 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PENGARUH KOMPETENSI GURU, FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA SDN SUKAHENING KEC. SUKAHENING TASIKMALAYA

Dewi, Astri Riani, Karliha, Lili
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kompetensi guru, fasilitas belajar dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metoda quantitatif&#8230; f dengan sample sebanyak 13. Pengolahan data  menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel X1 diperoleh skor 1.175 berada pada interval 1092-1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya variabel X2 diperoleh skor 944 berada pada interval 876–1.040 dengan klasifikasi sangat baik. Lalu variabel X3 diperoleh skor 486 berada pada interval 437–520 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya analisis variabel Y diperoleh skor 1.193 berada pada interval 1092–1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fhitung sebesar 88.578 sedangkan ftabel sebesar 398 berarti fhitung > ftabel. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Guru (X1), Fasilitas Belajar (X2) dan Motivasi Kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya.

ANALISIS RASIO KEMANDIRIAN, RASIO EFEKTIVITAS, DAN RASIO PERTUMBUHAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENILAI PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN TAHUN 2017-2021 PADA KANTOR BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN DELI SERDANG

Hasugian, Diana Syahfitri S., Sagala, Indah Cahya, Dalimunthe, Hasbiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai Analisis Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Dan Rasio Pertumbuhan Keuangan Daerah Dalam Menilai pengukuran Kinerja Keuangan Tahun  2017-2021 Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten&#8230; Kabupaten Deli Serdang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu  laporan keuangan pada realisasi anggaran dan penerimaan pajak daerah Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah  laporan keuangan. Jenis Data yang digunakan berbentuk Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan mampu karena daerah tersebut sudah mandiri dalam urusan otonomi daerah. Sedangkan untuk rasio efektivitas PAD pada tahun 2017 tergolong cukup efektif dan tahun 2018 tergolong kurang efektif yaitu sebesar 95,79% dan 78,50%, pada tahun 2019,2020, dan 2021 mengalami penurunan yaitu sebesar 69,56%, 68,05%, dan 54,76%, memiliki rata-rata rasio efektivitas sebesar 73,33% yang termasuk golongan tidak efektif. Untuk rasio pertumbuhan menggambarkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat mempertahankan dan  meningkatkan keberhasilan dari periode ke periode berikutnya