Abstract:Studi ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru dalam membentuk karakter siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di era digital saat ini. Ini juga bertujuan untuk menemukan cara-cara yang bisa digunakan untuk mengatasi…
ngatasi perubahan yang dibawa oleh teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informasi ini dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, makalah ilmiah, dan referensi penting lainnya yang berhubungan dengan pendidikan karakter dan perkembangan teknologi digital dalam pendidikan. Metode pengumpulan data melibatkan pemeriksaan berbagai dokumen. Ini dilakukan dengan membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan besar bagi para guru dalam membimbing karakter siswa MI. Tantangan-tantangan ini meliputi penggunaan gadget yang berlebihan, kurangnya perhatian siswa terhadap belajar, sedikitnya interaksi sosial secara langsung, dampak buruk dari media sosial, dan kurangnya bimbingan dari orang tua tentang bagaimana anak-anak menggunakan teknologi digital. Selain itu, kemajuan teknologi mempengaruhi bagaimana sikap siswa dan karakter mereka. Ini termasuk masalah seperti kurangnya disiplin, menggunakan bahasa yang tidak baik, dan kecenderungan untuk meniru perilaku negatif yang terlihat di internet dan media sosial. Ketika menghadapi tantangan ini, guru sangat penting karena mereka mendidik, membimbing, menjadi panutan, dan mengawasi untuk membantu siswa menggunakan teknologi dengan bijak. Guru dapat menggunakan beberapa cara, seperti memanfaatkan alat belajar digital, mengajarkan nilai-nilai karakter dengan memberikan contoh, membiasakan siswa dengan kebiasaan baik, mengamati cara siswa menggunakan perangkat mereka, dan bekerja sama dengan orang tua untuk memantau penggunaan teknologi oleh siswa. Jadi, mengajarkan karakter di era digital saat ini harus dilakukan secara rutin, agar siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan cara yang baik sambil tetap menjaga nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Abstract:Untuk kehidupan misioner, Spiritualitas Hendrikus Leven mewariskan semangat pengabdian yang mendalam, berakar pada iman yang kuat, dan diwujudkan melalui pelayanan yang tulus dan solider kepada kaum miskin dan terpinggirkan.…
kan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kontribusi spiritualitas Hendrikus Leven, SVD terhadap kehidupan misioner. Sebagai seorang misionaris Serikat Sabda Ilahi (SVD), Leven menghadapi berbagai tantangan berat, termasuk Perang Dunia I dan II, feodalisme, dan krisis ekonomi yang parah. Spiritualitas Hendrikus Leven tidak hanya menjadi kekuatan internal bagi dirinya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan model yang nyata bagi kehidupan misioner, baik bagi para anggota SVD maupun kongregasi yang didirikannya, dalam melanjutkan misi pelayanan dan mewujudkan Kerajaan Allah di dunia. Spiritualitas Hendrikus Leven memberikan kontribusi signifikan terhadap kehidupan misioner dengan memprioritaskan pemberdayaan umat lokal, pengembangan kepemimpinan, dan pendekatan yang adaptif terhadap konteks misi, yang semuanya berakar pada keyakinan mendalam dan visi transformatif.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh product knowledge dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif…
itatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data penelitian diperoleh dari 96 responden yang merupakan konsumen produk UMKM di Kota Sukabumi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa product knowledge memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, citra merek juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, product knowledge dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk UMKM di Kota Sukabumi. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman konsumen terhadap produk serta semakin kuat citra merek yang dimiliki, maka semakin besar kemungkinan konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Oleh karena itu, pelaku UMKM disarankan untuk meningkatkan upaya edukasi produk dan memperkuat citra merek guna meningkatkan daya saing serta mendorong keputusan pembelian konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran merek dan citra merek terhadap loyalitas merek produk Le Minerale pada mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penelitiannini menggunakan pendekatan…
kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup mahasiswa Jurusan Manajemen semester 1 hingga 3 yang telah mengonsumsi produk Le Minerale, dengannjumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek, demikian pula citra merek yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas merek. Secara simultan, kesadaran merek dan citra merek berpengaruh signifikannterhadap loyalitas merek produk Le Minerale. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, diketahui bahwa kesadaran merek dan citra merek mampu menjelaskan sebesar 57,4% variasi loyalitas merek, sementaraasisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Hasillpenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan loyalitas konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh viral marketing dan brand image terhadap keputusan pembelian produk Wardah di TikTok Shop Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan…
umpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden pengguna TikTok Shop yang telah melakukan pembelian produk Wardah. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil analisis menampilkan bahwa secara individual viral marketing dan brand image berkontribusi positif dan signifikan pada keputusan pembelian, dengan brand image sebagai aspek yang dominan dalam berkontribusi. Secara bersamaan kedua variabel tersebut terbukti secara nyata memengaruhi keputusan pembelian, yang tercermin pada nilai koefisien determinasi sebesar 63,3%, menandakan bahwa sebagian besar kedua variabel itu memengaruhi keputusan pembelian dipengaruhi. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa keberhasilan Wardah yang dipasarkan di TikTok Shop tidak hanya bergantung pada strategi viral marketing, tetapi juga pada kekuatan brand image yang kuat, positif, dan konsisten.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami pengaruh Social Media Marketing dan Brand Trust terhadap Keputusan Pembelian pada aplikasi Shopee dengan studi kasus di Kota Sukabumi. Pendekatan yang digunakan adalah…
alah penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif, yang berfokus pada hubungan antarvariabel. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Sukabumi yang menggunakan aplikasi Shopee, dengan jumlah yang tidak diketahui. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert, sedangkan pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Strategi pemasaran yang memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menyebarkan konten menarik dan interaktif mampu mendorong minat serta keinginan konsumen untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan. Sementara itu, Brand Trust memberikan rasa aman dan mengurangi keraguan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian. Dengan demikian, perusahaan perlu mengelola kedua faktor tersebut secara efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian sekaligus membangun loyalitas konsumen terhadap merek.
Abstract:Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM-P) pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat proses administrasi dan meningkatkan ketepatan pengelolaan data. Jurnal ini bertujuan…
rtujuan mendeskripsikan bagaimana SIM-P sederhana diterapkan dalam administrasi di RA PSM Tanjunganom berdasarkan pengalaman magang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara informal, dokumentasi dan keterlibatan langsung dalam kegiatan administrasi selama dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RA PSM Tanjunganom telah memulai penerapan SIM-P sederhana melalui pengarsipan digital, penyusunan perangkat pembelajaran berbasis komputer, pengelolaan data siswa, serta dokumentasi kegiatan menggunakan perangkat digital. Meskipun belum sepenuhnya terintegrasi, implementasi SIM-P terbukti membantu efektivitas kerja guru dalam menyusun laporan dan mengelola arsip. Artikel ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital, perangkat teknologi, serta sistem penyimpanan data yang lebih terstruktur untuk mendukung penguatan administrasi Pendidikan Anak Usia Dini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan pada produk skincare Glad2Glow di platform e-commerce Shopee, khususnya di Kota Sukabumi. Penelitian ini…
i menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis asosiatif, dengan sampel sebanyak 97 responden yang dipilih melalui teknik snowball sampling, terdiri dari 82 perempuan dan 15 laki-laki sebagai pengguna produk Glad2Glow. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan meskipun arah hubungannya positif, yang berarti biaya tidak menjadi faktor utama dalam keputusan pelanggan untuk membeli kembali produk Glad2Glow. Sebaliknya, kualitas produk terbukti memiliki pengaruh yang kuat terhadap loyalitas pelanggan, menegaskan bahwa kualitas merupakan faktor utama dalam membangun loyalitas. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa persepsi harga dan kualitas produk secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan kontribusi sebesar 69,9%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan loyalitas pelanggan Glad2Glow lebih dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap kualitas produk dibandingkan persepsi harga, sehingga perusahaan perlu terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar mampu mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan industri skincare yang semakin kompetitif.
Abstract:Penelitian ini berawal dari meningkatnya tren penggunaan produk thrift di kalangan mahasiswa Sukabumi, yang mencerminkan perubahan gaya hidup menuju pola konsumsi modern, ekspresif, dan lebih peduli terhadap isu lingkungan.…
an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gaya hidup dan citra merek memengaruhi keputusan mahasiswa dalam membeli produk thrift. Secara teoritis, kajian ini berlandaskan pada konsep perilaku konsumen, dengan variabel gaya hidup (activity, interest, opinion) serta citra merek (recognition, reputation, affinity, loyalty) yang diasumsikan berperan dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan desain asosiatif kausal dan metodologi kuantitatif. Pengambilan sampel purposif digunakan untuk mengumpulkan data dengan membagikan kuesioner kepada 60 mahasiswa yang pernah berbelanja di toko barang bekas di Sukabumi. Menggunakan perangkat lunak SPSS versi 24, analisis meliputi uji-t dan uji-F, regresi linier berganda, uji validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Temuan menunjukkan bahwa citra merek dan faktor gaya hidup secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,577, kedua faktor tersebut secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian barang di toko barang bekas. Hal ini menunjukkan bahwa 57,7% keputusan belanja mahasiswa dipengaruhi oleh gaya hidup dan citra merek. Oleh karena itu, barang bekas tidak hanya menjadi pilihan yang lebih terjangkau, tetapi juga mencerminkan gaya hidup mahasiswa yang mengutamakan keberlanjutan dan identitas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik digitalisasi sekolah dalam mewujudkan program sekolah penggerak di SD Negeri 25 Sabbamparu Kota Palopo. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu: kondisi sekolah…
ah penggerak, praktik digitalisasi sekolah, serta faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, yang berupaya memahami makna di balik fenomena sosial terkait implementasi digitalisasi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pustakawan, serta tenaga administrasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 25 Sabbamparu telah menerapkan program sekolah penggerak secara optimal melalui digitalisasi pada bidang pembelajaran dan manajemen sekolah. Digitalisasi diwujudkan dalam bentuk penggunaan platform e-learning, ujian daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis digital yang meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi tata kelola sekolah. Faktor pendukung keberhasilan digitalisasi meliputi dukungan pemerintah dalam penyediaan pelatihan dan perangkat teknologi, semangat guru dalam mengembangkan kompetensi digital, serta partisipasi orang tua dalam menyediakan sarana belajar. Namun, hambatan masih dijumpai pada keterbatasan anggaran, literasi digital siswa yang beragam, dan akses internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, praktik digitalisasi di SD Negeri 25 Sabbamparu telah berkontribusi positif terhadap terwujudnya transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam konteks program sekolah penggerak.