Search Articles & Publications

Showing 1323 articles found for "Program"

OPTIMALISASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN MELALUI PROGRAM PEMBIASAAN DOA HARIAN DI TPQ NURUL HIDAYAH DESA JETIS, LOANO, PURWOREJO

Laila Maida Karima, Salamah Churiyatul Jannah, Fatichatun Najichah, Melati Ayu Febriana, Navida Latifa Naja, Nilna Fauziyah, Agus Santoso, Ikmam Fakhrudin, Ferlia Devi Rahma Cahyani, Fatiatun
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendidikan keagamaan anak melalui program pembiasaan doa harian di TPQ Nurul Hidayah Desa Jetis, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Pendidikan keagamaan… eagamaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter religius, namun pembiasaan doa harian di TPQ belum dilaksanakan secara terstruktur. Program dilaksanakan selama lima minggu dengan sasaran 20 anak TPQ melalui tahapan observasi, pengenalan doa harian, penghafalan dengan metode pengulangan, praktik penerapan doa dalam aktivitas sehari-hari, serta evaluasi. Metode pembelajaran menggunakan pendekatan klasikal dan kelompok kecil dengan media modul doa harian dan buku prestasi hafalan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menghafal doa, ketepatan pelafalan, serta pembiasaan sikap religius dalam kegiatan sehari-hari. Program ini efektif mendukung pembentukan karakter religius anak dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di TPQ.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENDUKUNG PERTUMBUHAN ROHANI JEMAAT DI GKSI PELITA HARAPAN LEMBO KODI

Yane Henderina Keluanan, Wiranto
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam mendukung pertumbuhan rohani jemaat di GKSI Pelita Harapan Lembo Kodi. Fokus utama penelitian adalah bagaimana metode pembinaan… binaan iman yang terstruktur, partisipatif, dan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman Alkitab, kedisiplinan rohani, serta keterlibatan jemaat dalam pelayanan sosial. Metode pelaksanaan melibatkan ceramah interaktif, diskusi kelompok, pendampingan rohani, dan praktik pelayanan nyata, yang dilaksanakan secara konsisten selama program PkM berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kehadiran jemaat, partisipasi aktif, dan penerapan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Jemaat mulai menginternalisasi firman Tuhan, memperkuat disiplin doa, membaca Alkitab secara rutin, serta menunjukkan kepedulian sosial melalui pelayanan kepada sesama. Evaluasi program mengungkap tantangan berupa keterbatasan waktu dan perbedaan latar belakang pemahaman Alkitab, yang menuntut penyesuaian metode agar program lebih inklusif dan efektif. Kesimpulannya, pendidikan iman yang holistik, menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan praksis, terbukti mampu membentuk jemaat yang dewasa secara rohani, aktif dalam pelayanan, dan memperkuat komunitas gereja secara menyeluruh. Temuan ini memberikan dasar penting bagi gereja untuk merancang program pembinaan rohani berkelanjutan yang relevan, kontekstual, dan transformatif, sehingga pertumbuhan iman jemaat dapat terjadi secara nyata, mendalam, dan berkesinambungan.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI PERSEKUTUAN ANAK DAN REMAJA (PAR) GEREJA MARTHEN LUTHER SENTANI

Meilinda Handayani Pasaribu, Adriano Manuel Kloatubun, Elepina Wisal, Tenna Wasini, Bawas Nabyal, Ironius Baransano
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi pada remaja di Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Gereja Marthen Luther Sentani. Masa remaja merupakan fase peralihan… ralihan yang sangat penting bagi perkembangan individu sehingga memerlukan pembekalan informasi kesehatan yang tepat guna menghindari perilaku berisiko. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Pendidikan Kesehatan Masyarakat (Health Education) yang dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu: 1) persiapan (koordinasi dan identifikasi masalah); 2) pelaksanaan (pemberian edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus terkait kesehatan reproduksi serta pencegahan penyakit menular seksual); serta 3) evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan, di mana 100% peserta mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik dan 97,4% menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program edukasi ini. Kegiatan ini berhasil memberikan landasan pengetahuan bagi remaja untuk menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku seks bebas maupun penyalahgunaan NAPZA.

EKONOMI HIJAU AND CIRCULAR ECONOMY : PERHITUNGAN NILAI TAMBAH DARI PENANAMAN POHON

Wendi Amsuri Nasution
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “One Tree, One Legacy: Kolaborasi Pohon Harapan Kampus Berdampak” merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial sivitas akademika.… s akademika. Program ini berfokus pada penguatan Green Human Capital melalui kegiatan penanaman pohon, kolaborasi lintas kampus Indonesia–Malaysia, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini tidak hanya menanam pohon secara fisik, tetapi juga menanam nilai-nilai keberlanjutan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pendekatan Green Human Resource Management (Green HRM), program ini berhasil mendorong terciptanya budaya organisasi hijau serta memperkuat karakter mahasiswa dan dosen sebagai agen perubahan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian berbasis CSR dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kampus yang berbudaya berkelanjutan, berkolaboratif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

IMPLEMENTASI PROGRAM PENGHIJAUAN MELALUI KEGIATAN PENANAMAN POHON YANG BERKESINAMBUNGAN DI DESA SASAK PANJANG KABUPATEN BOGOR

Mimin Rukmini, Mujito, Siana Ria, Erna Herlina
Abstract: Program “Penghijauanmelalui Kegiatan Penanaman Pohon yang Berkesinambungan di Desa Sasak Panjang, Kabupaten Bogor” merupakan upaya strategis menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya… g pentingnya penghijauan. Desa Sasak mengalami berkurangnya ruang terbuka hijau dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui perencanaan, sosialisasi, penanaman pohon, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan aparat desa dan warga setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan jumlah tanaman yang dirawat secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan serta menjadi model penghijauan yang dapat direplikasi di wilayah lain

MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS MELALUI COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING DI KECAMATAN PADANGRATU

Hartono, Masduki, Sri Hartiningsih
Abstract: Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga… ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.

PENERAPAN MESIN PEMBUATAN PEMBERSIH RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN DASAR BUNGA MAWAR SERTA PENENTUAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI ALTERNATIF PENGHASILAN BAGI PONDOK PESANTREN DAARUS SUNNAH RANGKAS BITUNG

Taufik Akbar, Sabarudin Muslim
Abstract: This community service program aims to empower Pondok Pesantren Daarus Sunnah Rangkas Bitung through the application of technology for producing environmentally friendly cleaners made from rose extract. This activity was… implemented in response to the needs of the pesantren's laundry unit serving approximately 300 students, as well as to provide entrepreneurial training for teachers and students. The method used is Community-Based Participatory Research (CBPR) with direct training and continuous mentoring approaches. Activities include socialization, product manufacturing training, hands-on practice, and production and marketing assistance. The results show a significant increase in participants' knowledge and skills in producing environmentally friendly cleaners. The products have been used in the pesantren's laundry unit and have potential to be marketed to the wider community. This program contributes to improving teachers' welfare through alternative income sources and equips students with entrepreneurial skills. Program outputs include publications in mass media, documentation videos on YouTube, and journal articles under review. This activity aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly goal 8 (inclusive economic growth) and goal 12 (responsible consumption and production).

LAPORAN PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS MELALUI COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING DI KECAMATAN PADANGRATU

Hartono
Abstract: Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga… ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.

PENGUATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA ARAB MELALUI PROGRAM UJIAN LISAN TERBIMBING DI PESANTREN SULTAN HASANUDDIN LIMBUNG GOWA

Fauziah Bachtiar, Almardhi, Muhammad, Sitti Muthmainnah, Irfan, Mardhiana Jamal
Abstract: Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan berbicara bahasa Arab santri melalui Program Ujian Lisan Terbimbing di Pesantren Sultan Hasanuddin Limbung Gowa. Latar belakang kegiatan ini didasarkan… n pada pentingnya kemampuan berbicara Bahasa Arab bagi santri sebagai sarana komunikasi akademik dan religius. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui pendampingan intensif berupa latihan berbicara terstruktur, pembiasaan dialog sederhana, serta pemberian umpan balik langsung kepada santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, ketepatan struktur kalimat, serta kepercayaan diri santri dalam menghadapi ujian lisan bahasa Arab. Selain itu, santri menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pembelajaran bahasa Arab lisan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan mahārah kalām santri dan pemahaman terhadap materi-materi pelajaran Bahasa Arab serta peningkatan kepercayan diri para santri untuk dapat lebih aktif dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dengan baik dan benar.

EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PALEMBANG

Indra Frana Jaya KK, Sasono Mardiono
Abstract: Stunting remains a chronic nutritional problem of major concern in Indonesia. Preschool-aged children are particularly vulnerable to the ongoing impacts of stunting. The nutritional process involves the intake of nutrients… ts that are digested and absorbed by the digestive tract, then used for energy, the formation and repair of body tissues, and the regulation of biochemical and hormonal functions. The MMD was attended by 25 people, consisting of community members, health workers, lecturers, and students. Participants provided input on efforts to prevent infectious diseases, particularly stunting, which has been experienced by several residents. The educational activity took place on Saturday at 11:30 a.m. WIB, involving families with a history of stunting. This activity aimed to improve families' health care skills related to stunting prevention. Programs or interventions implemented to prevent stunting must carefully consider both input and process aspects to achieve optimal output and must involve all parties, from mothers of toddlers to cross-sectoral stakeholders