Search Articles & Publications

Showing 1102 articles found for "Wawancara"

Pedampingan Penggunaan Sistem Informasi Profil Desa Banyuasin Berbasis Internet Dan Aplikasi Mobile

Putra, Ghiri Basuki, Atmaja, Eddy Jajang Jaya
Abstract: Abstract: The development of information and communication technology is currently growing rapidly and has touched almost all levels of society. With the advancement of information technology, the dissemination of information… ation is accelerating and is not limited to space and time. The village is currently getting special attention from the government with the large budget given to each village to advance rural villages in Indonesia. However, these funds are still very minimal for development in the field of information technology. In fact, every village needs information technology, especially information systems to help the performance of the village government in providing services to the community and to facilitate data and information management. This information system will provide complete information and facilitate the dissemination of information in the digital era by utilizing the Internet. Banyuasin Village does not yet have a village information system in managing data and information and for conveying information to the community. This service method is community education by conducting discussions, interviews, socialization and training for the system that has been built so that it can be used by the village of Banyuasin. The village information system that was built provided benefits in the field of information technology and made Banyuasin Village a mobile application-based Information and Communication Technology-based village.   Keywords: information system; village profile; website     Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini semakin pesat dan telah menyentuh hampir ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan kemajuan teknologi informasi menyebabkan penyebarluasan informasi semakin cepat dan tidak terbatas dengan ruang dan waktu. Desa saat ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dengan besarnya anggaran yang diberikan ke tiap desa untuk memajukan desa desa di Indonesia. Hanya saja, dana tersebut masih sangat minim untuk pengembangan di bidang teknologi Informasi. Padahal setiap desa membutuhkan teknologi informasi terutama sistem informasi untuk membantu kinerja pemerintah desa dalam memberikan layanan kepada masyarakat serta memudahkan dalam pengelolaan data dan informasi. Sistem informasi ini akan memberikan informasi lengkap dan dan memudahkan penyebarluasan informasi pada   era   digital   dengan pemanfaatan Internet.   Desa Banyuasin belum mempunyai sistem informasi desa dalam pengelolaan data dan informasi serta untuk menyampaikan informasi ke masyarakat. Metode pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dengan melakukan diskusi, wawancara, sosialisasi dan pelatihan untuk sistem yang telah dibangun agar dapat digunakan oleh desa Banyuasin. Sistem informasi desa yang di bangun memberikan manfaat di bidang teknologi informasi dan membuat Desa Banyuasin menjadi desa yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis aplikasi mobile.   Kata kunci : profil desa; sistem informasi; website

PEMANFAATAN INTERNET BERBASIS IT SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BAGI GURU-GURU SD NEGERI 130 PALEMBANG

Salamah, Irma, Fadhli, Mohammad, Lindawati, Lindawati, Asriyadi, Asriyadi, Kusumanto, Raden
Abstract: Abstrak: Teachers of Palembang 130 Elementary School still use one-way learning patterns where the teacher explains the material in front of the class and only relies on textbooks. Based on the results of interviews and… discussions, the ability of SDN 130 Papuan teachers is still lacking. One contributing factor is age, besides the lack of availability of supporting facilities and infrastructure. SDN 130 Palembang teachers are more comfortable using conventional learning methods. They consider that conventional learning methods are easier, less difficult, and assume the material in the book is sufficient. This community service is aimed at providing training to teachers in SDN 130 Palembang in order to make the internet an alternative source of learning. The target to be achieved is to raise the motivation of teachers to recognize the internet as an alternative source of learning. The method used is counseling, direct practice, and discussion. The result of this activity is that teachers are greatly helped in the use of the internet as an alternative source of learning and developing teaching materials. So they don't just use my text as a learning resource. Keywords: alternative learning resources; IT; internet utilization Abstract: Guru-guru di SD Negeri 130 Palembang masih menggunakan pola pembelajaran satu arah dimana guru menjelaskan materi di depan kelas dan hanya mengandalkan buku teks. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi, kemampuan guru SDN 130 Papua masih kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah usia, selain kurangnya ketersediaan fasilitas dan infrastruktur pendukung. Guru SDN 130 Palembang lebih nyaman menggunakan metode pembelajaran konvensional. Mereka menganggap bahwa metode pembelajaran konvensional lebih mudah, tidak sulit, dan menganggap materi dalam buku ini sudah cukup. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru di SDN 130 Palembang untuk menjadikan internet sebagai sumber belajar alternatif. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan motivasi guru untuk mengenali internet sebagai sumber belajar alternatif. Metode yang digunakan adalah konseling, praktik langsung, dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah para guru sangat terbantu dalam penggunaan internet sebagai sumber belajar alternatif dan mengembangkan bahan ajar. Jadi mereka tidak hanya menggunakan teks saya sebagai sumber belajar. Kata kunci: alternatif sumber belajar;  IT; pemanfaatan internet

INSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS WINDOWS 10 PADA SEKOLAH MAN KISARAN

Dalimunthe, Ruri Ashari, Yusda, Riki Andri, Ramdhan, William
Abstract: Abstract: Community service activities entitled "Installation of Operating Systems Based on Windows 10" aims to provide information to students from MAN Asahan about Installing Windows Operating Systems. The method used… in this activity is a direct observation of the MAN Asahan school by watching and analyzing the problems or troubleshooting that occurs at the Computer Lab at MAN Asahan. In addition, information on problems in the computer Labs of the school was also carried out by a team of lecturers as the perpetrators of this community service by way of direct interviews with the Teachers and employees who served in the Computer Lab of the MAN Asahan school. The end result of this dedication is how students can repair computers, as well as troubleshooting that occurs on school computers and computers at home, can be overcome alone without having to use computer repair services. Keywords: installation; operating system; Windows 10   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Instalasi Sistem Operasi Berbasis Windows 10” bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa dan siswi MAN Asahan tentang Instalasi Sistem Operasi Windows. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi langsung ke sekolah MAN Asahan dengan melihat serta menganalisa permasalahan ataupun troubleshooting yang terjadi pada Laboratorium Komputer disekolah MAN Asahan. Selain itu, Informasi permasalahan pada komputer Lab sekolah juga dilakukan tim dosen selaku pelaku kegiatan pengabdian ini dengan cara wawancara langsung kepada Guru dan pegawai yang bertugas di Lab Komputer sekolah MAN Asahan. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah bagaimana siswa dan siswi dapat memperbaiki komputer serta troubleshooting yang terjadi pada komputer sekolah maupun komputer dirumah dapat teratasi sendiri tanpa harus memakai jasa perbaikan komputer.   Kata kunci: instalasi; sistem operasi;  windows 10

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA BEKAS DI PAUD AR RAHMAN

Sari, Putri Lidiana Permata, Saragih, Sri Rahmah Dewi, Ansi, Rahma Yunita, Rahayu, Sri
Abstract: Abstract: The using of media in learning is very important to increase the mutualism of education as making a secondhand media from carton that was conducted in PAUD Ar Rahman. The training was conducted to increase the… teacher’s understanding and teacher’s skill in developing their professionalism especially in designing a learning media from a secondhand like carton. The first activity that was conducted is observation by using interview technique to the teachers. Then it was continued by training activity. This activity is like a workshop that was started from presentation about the theory of arrangement a learning media from a secondhand material, accompaniment to all teachers in designing and developing learning media from a secondhand material. At the end of this activity, there was 70% participant that able to develop a learning media from a secondhand material individually. Keywords: Media, Secondhand, Teacher of PAUD Abstrak: Penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan seperti pembuatan media bekas yang dilakukan di PAUD Ar Rahman. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalm mengembangkan profsionalisme khususnya dalam pendesainan/ pengembangan media pembelajaran dari barang bekas berupa karton. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah observasi dengan menggunakan teknik wawancara terhadap para guru. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan. Kegiatan ini berbentuk workshop dimulai dari presentasi tentang teori penyusunan media pembelajaran dari barang bekas, pendampingan terhadap guru dalam perancangan dan pendampingan bagi guru dalam pengembangan media pembelajaran dari barang bekas. Pada akhir kegiatan sebanyak 70% peserta yang dapat mengembangkan media pembelajaran dari barang bekas secara mandiri. Kata kunci: Media, Barang, Bekas, Guru PAUD

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA INFORMASI UPT. PUSKESMAS PORSEA

Karim Syahputra, Abdul, Kurniawan, Edi, Nofriadi, Nofriadi
Abstract: Abstract: Community service activities which are given the title “Use of Social Media As Information Media UPT. Porsea Health Center” aims to provide information to all Porsea people about health openly. The method used… method used in this activity is direct observation to the healt center by retrieving data along with documentation from Porsea health center all of which will later be poured out on social media. other than that, data and information collection also carried out by the lecturer team as the perpetrator of this service activity by direct interview to staff and employees which is in the Porsea health center. The final result of this service utilize social media as information giver to porsea society equipped with supporting pictures.   Keywords: Social Media, Information, Helath Center, Whatsapp     Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi UPT. Puskesmas Porsea” bertujuan untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat porsea tentang kesehatan secara terbuka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi langsung ke puskesmas dengan mengambil data-data beserta dokumentasi dari puskesmas Porsea yang nantinya akan dituangkan semuanya media sosial. Selain itu, pengumpulan data dan informasi juga dilakukan tim dosen selaku pelaku kegiatan pengabdian ini dengan cara wawancara langsung kepada staf dan pegawai yang ada di lingkungan puskesmas Porsea. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah memanfaatkan media sosial  sebagai pemberi informasi kepada masyarakat Porsea dilengkapi dengan gambar-gambar pendukung   Kata kunci: Sosial Media, Informasi, Pusat Kesehatan, Whatsapp

KONFIGURASI DAN MANAJEMEN WINDOWS SERVER 2008 DI SMK NEGERI 1 SETIA JANJI

Maha Putra, Guntur, Syafnur, Afdhal, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract : This community service activity is held in SMK Negeri 1 Setia Janji on the students of RPL (Software Engineering), amounting to 23 people. The purpose of the implementation of this activity is to provide training… ing to participants about windows server 2008 management and implementation and configuration that has not been previously taught, so it is expected to improve the new skills for each participant. The method of implementing community service is done by providing training with the stages of the delivery of the material from the module and direct practice in the laboratory room. From the results of observations, interviews undertaken and the findings can be concluded that this community service activity provides a very large and targeted benefits, thereby providing additional insight and new knowledge in the field of information technology, especially windows server 2008 outside of learning that had been received by students in SMK Negeri 1 Setia Janji. Keywords: windows server 2008, configuration, management Abstrak : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji pada siswa-i jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang berjumlah 23 orang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai manajemen windows server 2008 beserta implementasi maupun konfigurasinya yang sebelumnya belum pernah diajarkan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan baru bagi diri masing-masing peserta. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan  dengan tahapan penyampaian materi dari modul yang diberikan dan praktek langsung di ruang laboratorium. Dari hasil pengamatan, wawancara yang di lakukan serta  temuan  yang  kami  dapatkan  dapat  disimpulkan  bahwa  program  pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran, sehingga memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan baru di bidang teknologi informasi, khususnya windows server 2008 di luar pembelajaran yang selama ini di terima oleh siswa-i di SMK Negeri 1 Setia Janji. Kata kunci : windows server 2008,  konfigurasi, manajemen

TOPSIS-BASED SYSTEM FOR THE SELECTION OF TRAINING PARTICIPANT CANDIDATES AT THE ASAHAN MANPOWER OFFICE

Maha Putra, Guntur, Wan Mariatul Kifti, Putri Amanda Nurhayati
Abstract: Abstract: Job training is one of the government’s efforts to improve the quality of human resources so that they possess competencies that meet labor market demands. The process of selecting training participants at the… e Department of Manpower of Asahan Regency is still carried out manually, which can lead to subjectivity and inefficiency in determining the most eligible candidates. This study aims to develop a decision support system using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to assist the selection process objectively and systematically. The study applies four evaluation criteria, namely education level, age, work experience, and interview, with a dataset consisting of 31 training candidates. The system is developed as a web-based application using PHP programming language and MySQL database. The TOPSIS method is applied through decision matrix normalization, weighting, determination of positive and negative ideal solutions, and preference value calculation to produce a ranking of candidates. The results show that the proposed system can provide objective recommendations for selecting training participants, improve the efficiency of the selection process, and support decision makers in producing more accurate and reliable decisions. Keywords: decision support system; selection; training; TOPSIS.   Abstrak: Pelatihan tenaga kerja merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Proses pemilihan calon peserta pelatihan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan selama ini masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan kurang efektif dalam menentukan peserta yang paling layak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses seleksi peserta pelatihan secara objektif dan sistematis. Penelitian ini menggunakan empat kriteria penilaian yaitu pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan wawancara dengan jumlah data sebanyak 31 calon peserta pelatihan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode TOPSIS digunakan untuk melakukan normalisasi matriks keputusan, pembobotan, penentuan solusi ideal positif dan negatif, serta perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan perankingan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi peserta pelatihan secara objektif, meningkatkan efisiensi proses seleksi, serta membantu pihak dinas dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat. Kata kunci: pelatihan; seleksi; sistem pendukung keputusan; TOPSIS.

OPTIMIZING CUSTOMER RELATIONSHIPS THROUGH CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENTAT HANDMADE WILLY

Utari, Ria, Yusda, Riki Andri, Amalia, Amalia
Abstract: Abstract: The development of globalization and digitalization requires businesses to not only focus on product quality, but also on the ability to build and maintain long-term relationships with customers. Customer loyalty… ty has become a strategic asset that influences business sustainability and competitiveness. Handmade Willy, a creative business engaged in the production and sale of handicrafts, faces various problems in customer management, such as difficulties in identifying customer preferences, limitations in ongoing communication, suboptimal customer segmentation, and the absence of a structured system for monitoring customer satisfaction and feedback. These problems have an impact on the ineffectiveness of marketing strategies and the potential decline in customer loyalty. This study aims to optimize customer relationships at Handmade Willy through the application of the Customer Relationship Management (CRM) concept. The research method used is descriptive analysis with a qualitative approach through data collection from observation, interviews, and literature studies. The blackbox testing results show that the system runs smoothly without any obstacles. The implementation of CRM helps Handmade Willy understand customer characteristics and preferences, perform more accurate segmentation, improve communication effectiveness, and systematically monitor customer satisfaction. Keyword: customer loyalty; customer relationship management; handmade willy.   Abstrak: Perkembangan era globalisasi dan digitalisasi menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan membangun dan mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Loyalitas pelanggan menjadi aset strategis yang berpengaruh terhadap keberlanjutan dan daya saing bisnis. Handmade Willy sebagai usaha kreatif yang bergerak di bidang produksi dan penjualan kerajinan tangan menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan pelanggan seperti kesulitan dalam mengidentifikasi preferensi pelanggan, keterbatasan komunikasi berkelanjutan, belum optimalnya segmentasi pelanggan serta belum adanya sistem yang terstruktur untuk memantau kepuasan dan umpan balik pelanggan. Permasalahan tersebut berdampak pada kurang efektifnya strategi pemasaran dan potensi penurunan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan hubungan pelanggan pada Handmade Willy melalui penerapan konsep Customer Relationship Management (CRM). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan data observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil pengujian blackbox menunjukkan sistem yang dibuat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Dengan penerapan CRM mampu membantu Handmade Willy dalam memahami karakteristik dan preferensi pelanggan, melakukan segmentasi yang lebih tepat, meningkatkan efektivitas komunikasi serta memantau kepuasan pelanggan secara sistematis. Kata kunci: customer relationship management; kerajinan tangan willy; loyalitas pelanggan.

UTILIZATION UTILIZATION MOORA FOR CANDIDATES FOR THE ELECTION OF OSIS CHAIRMAN AT STATE SMP 11 TANJUNG BALAI

Safira, Gina, William Ramdhan, Ruri Ashari Dalimunthe
Abstract: Abstract: The election of the Student Council President is an important process in building a democratic, responsible, and integrity-based leadership culture in the school environment. In addition, through the main discussion… ssion in this study aims to optimize the selection process for candidates for Student Council President at SMP Negeri 11 Tanjung Balai through the implementation of a Decision Support System (DSS) based on the MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) method. The MOORA method is used to normalize values, weight criteria, and calculate optimization values ​​to produce the best alternative ranking. Data were obtained through observation, interviews with school officials, and literature studies. The results of the study indicate that the MOORA method is able to provide objective and transparent ranking results, where M. Asril Sitorus Pane obtained the highest score of 0.347 (Rank 1), followed by M. Rian with a score of 0.333 (Rank 2). The implementation of this system is expected to be able to provide recommendations for the best candidates regularly and accurately, so that it can support fairer and more accountable decision-making in the next Student Council President election. Keywords: decision support system; osis chairman election; MOORA; SMP negeri 11 tanjung balai.   Abstrak: Pemilihan Ketua OSIS merupakan proses penting dalam membangun budaya kepemimpinan yang demokratis, bertanggung jawab dan berintegritas di lingkungan sekolah. Selain itu, melalui pokok pembahasan pada penelitian ini bertujuan untuk dapat mengoptimalkan proses seleksi calon Ketua OSIS di SMP Negeri 11 Tanjung Balai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis). Metode MOORA digunakan agar dapat melakukan normalisasi nilai, pembobotan kriteria serta perhitungan nilai optimasi guna menghasilkan peringkat alternatif terbaik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pihak sekolah serta dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MOORA mampu memberikan hasil peringkat yang objektif dan transparan, yang dimana M. Asril Sitorus Pane memperoleh nilai tertinggi sebesar 0,347 (Peringkat 1), diikuti oleh M. Rian dengan nilai 0,333 (Peringkat 2). Penerapan sistem ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi kandidat terbaik secara sistematis dan akurat, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih adil dan akuntabel dalam pemilihan Ketua OSIS selanjutnya. Kata kunci: MOORA; pemilihan ketua osis; sistem pendukung keputusan; SMP negeri 11 tanjung balai.

ANALYSIS OF THE EFFECT OF E-CRM AUTOMATION ON SERVICE EFFICIENCY AT DIAH FASHION STORE

Dinda Elpita Sari Munthe, Fauriatun Helmiah, Chitra Latiffani
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has brought significant changes in consumption patterns and customer behavior, particularly in the fashion retail sector. Increasing competition and rising cynsumer expectations… xpectations for fast, accurate, and technology-based services require businesses to innovate and undergo digital transformation. One widely used approach is the implementation of automation-based Electronic Customer Relationship Management (E-CRM). This study aims to analyze the implementation of E-CRM automation and its impact on service efficiency at Toko Diah Fashion, a fashion retail business that still faces service challenges due to manual systems, such as customer data duplication, delayed responses, and difficulty in monitoring transaction history. The research method used is a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research focus is limited to aspects of service efficiency, including service speed, accuracy in managing customer data, and ease in customer follow-up. The E-CRM automation system studied is designed using PHP programming language and a MySQL database. The research results indicate that the implementation of E-CRM automation can significantly improve service efficiency. This system facilitates integrated customer data management, speeds up the service process, and supports more personalized communication through notification features and transaction history recording. Keyword: automation; e-crm; fashion retail; service efficiency.   Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi dan perilaku pelanggan, khususnya dalam sektor ritel fashion. Persaingan yang semakin ketat serta meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap layanan yang cepat, akurat dan berbasis teknologi menuntut pelaku usaha untuk melakukan inovasi dan transformasi digital. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) berbasis automasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan automasi E-CRM serta pengaruhnya terhadap efisiensi pelayanan pada Toko Diah Fashion, sebuah usaha ritel fashion yang masih menghadapi kendala pelayanan akibat sistem manual, seperti duplikasi data pelanggan, keterlambatan respons, dan kesulitan dalam pemantauan histori transaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian dibatasi pada aspek efisiensi pelayanan, meliputi kecepatan pelayanan, ketepatan pengelolaan data pelanggan, serta kemudahan dalam tindak lanjut pelanggan. Sistem automasi E-CRM yang dikaji dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan automasi E-CRM mampu meningkatkan efisiensi pelayanan secara signifikan. Sistem ini mempermudah pengelolaan data pelanggan secara terintegrasi, mempercepat proses pelayanan, serta mendukung komunikasi yang lebih personal melalui fitur notifikasi dan pencatatan histori transaksi.  Kata kunci: automasi; e-crm; efisiensi pelayanan; ritel fashion.