Search Articles & Publications

Showing 1001 articles found for "Kurang"

SMART IMPLEMENTATION IN DETERMINING EXAMPLE EMPLOYEES PDAM TIRTA SILAUPIASA ASAHAN REGENCY

Rachmawan, Muhammad Novri, Ramdhan, William, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: PDAM Tirta Silaupiasa is currently the only Regional Owned Enterprise in Asahan Regency; this requires PDAM Tirta Silaupiasa to continue to make improvements to realize optimal service to customers. The services… s provided to customers are closely related to human resources and employee performance. Employee performance has a very important role in the company's success so that we can see the strengths, weaknesses, and potential managerial gaps in the organization. The problem faced by PDAM Tirta Silaupiasa is the lack of motivation experienced by employees. One of the efforts to increase employee motivation is to select role models/exemplary employees who will later become examples for other employees. Based on this, it is necessary to use technology, namely the design of a decision support system in determining exemplary employees by applying the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method. The SMART method has advantages, namely in deciding with many alternatives and criteria. It is more complex to make a decision, and the decision results are better. The results of this study get Alfiansyah's alternative with a value of 74.85202777 to be a role model for PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa     Abstrak: PDAM Tirta Silaupiasa saat ini merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah yang ada di kabupaten Asahan, hal ini menuntut PDAM Tirta Silaupiasa untuk terus melakukan pembenahan guna mewujudkan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tentunya erat kaitannya dengan sumber daya manusia dan kinerja karyawan. Kinerja karyawan memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan sehingga dapat dilihat kekuatan, kelemahan, dan potensi kesenjangan manajerial dalam organisasi. Permasalahan yang dihadapi PDAM Tirta Silaupiasa adalah kurangnya motivasi yang dialami oleh pegawai. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi pegawai adalah dengan memilih role model/pegawai teladan yang nantinya akan menjadi contoh bagi pegawai lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka perlu digunakan teknologi yaitu perancangan sistem pendukung keputusan dalam menentukan pegawai teladan dengan menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode SMART memiliki kelebihan yaitu dalam keadaan pengambilan keputusan dengan banyak alternatif dan kriteria sehingga lebih kompleks dalam pengambilan keputusan dan akurasi hasil keputusan yang lebih baik. Hasil penelitian ini mendapatkan alternatif Alfiansyah dengan nilai 74,85202777 untuk menjadi role model bagi PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa

BOX PENGHANGAT MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK

Ibnutama, Khairi, Suryanata, Muhammad Gilang
Abstract: Abstract: The importance of complementary foods as complementary feeding for babies has become breastfeeding mother’s common knowledge. Impaired growth and development of infants and children aged 12-24 months is the low… the low quality of complementary foods caused by unsanitary storage areas and uncontrolled temperatures. Therefore, a research was made in the form of designing a complementary food warmer box which aims to maintain the quality of complementary foods for breastfeeding, especially for career women who spend most of their time outside the home and not with babies. The MPASI heating box is made using a Peltier module with a thermoelectric working concept powered by an electric current or battery so that it can be used anywhere and anytime.             Keywords: MPASI; Thermal Sensor; Thermoelectric; Warming Box     Abstrak: Pentingnya MPASI sebagai asupan pendamping bayi sudah menjadi pengetahuan umum setiap ibu menyusui. Gangguan tumbuh kembang bayi dan anak usia 12-24 bulan disebabkan rendahnya mutu MPASI karena tempat penyimpanan yang kurang bersih dan suhu yang tidak terjaga. Dengan demikian dibuatlah penelitian berupa rancang bangun box penghangat MPASI dengan tujuan agar makanan pendamping ASI dapat terjaga kualitasnya, terutama bagi wanita bekerja yang menghabiskan sebagian besar waktunya diluar rumah tanpa bersama bayi. Box penghangat MPASI menggunakan konsep kerja termoelektrik dalam bentuk modul Peltier dengan sumber tegangan arus listrik atau baterai, sehingga dapat digunakan kapanpun dan dimanapun.   Kata kunci: Box Penghangat; MPASI; Sensor Suhu; Termoelektrik

RANCANGAN SISTEM INFORMASI DALAM PENGEMBANGAN MODEL TRACER STUDY DI UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Antares, Jovi, Gustiana, Zelvi, Rusydi, Ibnu
Abstract: Abstract: The tracer study is a method of alumni tracker carried out by state universities and private universities .A function of the tracer study is a source of information and to know the presence of alumni and provides… es information and an evaluation for stakeholders to know the quality of a college education .The implementation of the tracer study at the university of dharmawangsa is still done manually using google form that is facility from google , so the implementation in collecting the inefficient .Researchers to develop a web based information system for the purpose of completing deficiencies in the implementation of the tracer study. The goal is to ease the tracer study for stakeholders to an efficiently..             Keywords: alumni; tracer; tracer study; stakeholders; web     Abstrak: Tracer study adalah suatu metode pelacakkan alumni yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta. Fungsi dari tracer study adalah sebagai sumber informasi dan untuk mengetahui keberadaan dari alumni serta dapat menyediakan informasi dan bahan evaluasi bagi stakeholders untuk mengetahui kualitas pendidikan perguruan tinggi. Pelaksanaan tracer study di Universitas Dharmawangsa masih dilakukan secara manual menggunakan google form yang merupakan fasilitas dari google, sehingga pelaksanaannya dalam menghimpun data kurang efisien. Peneliti bermaksud membangun suatu sistem informasi berbasis web dengan tujuan untuk menyelesaikan kekurangan dalam pelaksanaan tracer study. Tujuannya adalah untuk memudahkan bagi stakeholders untuk melaksanakaan tracer study secara efisien.   Kata kunci: alumni; pelacakan; tracer study; web  

PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM PEMILIHAN DESAIN INTERIOR

Jarti, Nanda, Lestari Putri, Weni
Abstract: Abstract: Interior design is currently growing. This can be seen from the various designs in each building. Each design has different characteristics and shapes. The problem that is often experienced by users is the lack… of user knowledge in the field of interior design so that after the design is finished, the user is not satisfied with the results of the interior design. The main objective of this research is a decision making system in selecting interior designs according to user needs by paying attention to criteria such as design form, design size, material and quality. The method of selecting interior design using the Mamdani method. The mamdani method is very suitable in calculating the output value of each criterion value and the end result becomes the reference value in making a decision. The resulting system is in the form of design selection criteria according to user needs. Thus the results of this study get an Output value of 427,368 which is in the range with the value considered. Keywords: fuzzy inference system; interior design;  mamdani method;  software matlab.     Abstrak:  Desain Interior  saat ini semakin berkembang, Hal ini bisa dilihat dari berbagai  desain pada setiap  bangunan. Setiap desain  memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda beda. Permasalahan yang sering dialami pengguna yaitu kurangnya pengetahuan pengguna dibidang desain interior sehingga setelah desain selesai dikerjakan pengguna tidak Puas dengan hasil desain interior. Tujuan utama penelitian ini berupa Sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan desain interior sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan memperhatikan kriteria seperti Bentuk Desain, ukuran desain, bahan dan Kualitas. Metode  pemilihan Desain interior  menggunakan metode Mamdani. Metode mamdani sangat cocok dalam menghitung nilai output dari masing masing nilai kriteria dan hasil akhirnya menjadi nilai acuan dalam pengambilan sebuah Keputusan. Sistem yang dihasilkan berupa kriteria pemilihan desain sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian Hasil penelitian ini mendapatkan nilai Output sebesar 427.368 yang berada pada range dengan nilai dipertimbangkan.    Kata kunci: desain interior; fuzzy inference system; metode mamdani; software matlab.

E-LEARNING DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KRIPTOGRAFI

Syaifuddin, M, Hutagalung, Juniar, Ganefri, Ganefri
Abstract: Abstract: Cryptography is an important subject to study because it contains data security. In this course, there are algorithms where each algorithm has a different level of calculation process from one another. Testing… has been done several times in the form of training on students and some of them still make mistakes in getting the results of the encryption and decryption process. These errors are caused by a lack of understanding of algorithms and calculations in cryptography. In cryptography, the accuracy of the calculation results is a top priority, because if one does the calculation which is called the encryption and decryption process it will result in an incorrect message/information. To anticipate these errors, this cryptography learning is assisted by a tool called crypTool. This tool is a companion in carrying out the encryption and decryption process to avoid errors in the calculation process.             Keywords: Cryptography; E-Learning     Abstrak: Kriptografi merupakan salah satu matakuliah yang penting untuk dipelajari, karena didalamnya memuat materi pengamanan data. Dalam matakuliah tersebut terdapat algoritma- algoritma dimana setiap algortima memiliki tingkat proses perhitungan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Telah dilakukan beberapa kali pengujian dalam bentuk latihan terhadap mahasiswa dan dari sebagian dari mereka masih melakukan kesalahan dalam mendapatkan hasil proses enkripsi dan dekripsi. Kesalahan tersebut diakibatkan oleh kuranganya memahami algoritma dan perhitungan dalam kriptografi. Dalam kriptografi keakuratan hasil perhitungan menjadi prioritas utama, karena apabila salah dalam melakukan perhitungan yang disebut dengan proses enkripsi dan dekripsi maka akan menghasilkan sebuah pesan/informasi yang salah. Guna mengantisipasi kesalahan tersebut maka pembelajaran kriptografi ini dibantu dengan sebuah tools yang bernama cryptool. Tool ini bersifat pendamping dalam melakukan proses enkripsi dan dekripsi dengan maksud menghindari kesalahan didalam melakukan proses perhitungannya.   Kata kunci: E-Learning; Kriptografi

LEMARI PENDINGIN PORTABLE UNTUK PENYIMPANAN AIR SUSU IBU (ASI) MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK

Suryanata, Muhammad Gilang, Ibnutama, Khairi
Abstract: Abstract: The importance of breast milk as the main intake of the baby has become common knowledge for every breastfeeding mother. Exclusive breastfeeding is recommended by the government and WHO for breastfeeding mothers… s until the baby is two years old. The main obstacle to exclusive breastfeeding for babies is generally caused by the short resistance of breast milk to temperature factors, where breast milk can only last for less than four hours at room temperature. Therefore, a study was made in the form of a portable refrigerator design which aims to make breastfeeding mothers able to store breast milk longer, especially for career women who spend part of their time outside the home and not with babies. The refrigerator is made using a Peltier module with a thermoelectric working concept that is powered by an electric current or a battery so that it can be taken on trips.             Keywords: Arduino; Breast Milk; Cooler; Peltier; Thermoelectric     Abstrak: Pentingnya ASI sebagai asupan utama bayi telah menjadi pengetahuan umum bagi setiap ibu menyusui. Pemberian ASI ekslusif dianjurkan oleh pemerintah dan WHO kepada ibu menyusui sampai kurun waktu umur bayi dua tahun. Kendala utama terhambatnya pemberian ASI ekslusif kepada bayi umumnya disebabkan oleh daya tahan ASI yang singkat terhadap faktor suhu, dimana ASI hanya mampu bertahan selama kurang dari empat jam pada suhu ruangan. Oleh sebab itu dibuatlah penelitian berupa rancang bangun lemari pendingin portable yang bertujuan agar ibu menyusui dapat menyimpan ASI lebih lama, terutama bagi wanita karir yang sebagian waktunya diluar rumah dan tidak bersama bayi. Lemari pendingin dibuat menggunakan modul Peltier dengan konsep kerja termoelektrik yang ditenagai arus listrik atau baterai sehingga dapat dibawa dalam perjalanan.   Kata kunci: Arduino; ASI; Peltier; Pendingin; Termoelektrik

ANALISIS PERBANDINGAN MENGGUNAKAN METODE MOORA DAN WASPAS PEMILIHAN BIBIT SAPI POTONG TERBAIK

Afrisawati, Afrisawati, Sahren, Sahren
Abstract: Abstract: The need for fulfilling the quantity and quality of beef in Indonesia is still very less than the supply of beef in Indonesia, for 2020 alone the demand for beef in Indonesia is around 700,000 tons while the domestic… mestic supply is only 400,000 tons, from that Indonesia is still 300,000 tons less. Therefore, to meet the beef needs, an additional supply of beef is needed by importing beef from abroad in the form of processed meat and prospective beef breeders. The problem experienced by independent local breeders is the selection of the best cattle breeds The process of selecting cattle breeds conducted so far by farmers is still manual and traditional. They did this because of the lack of qualified knowledge to choose the best beef breed based on certain criteria and which alternative cow options are suitable for beef cattle. So that the process of enlarging cattle breeds becomes shorter in time with maximum results. The technology used is using the MOORA and WASPAS methods as a comparison in determining the best beef cattle breeds. The method is expected to produce a comparison so that the results obtained from a more accurate method in selecting the best beef breeders in order to advance the local independent livestock business in particular and become self-sufficient beef in general.   Keywords: Beef Cattle; decision support system; MOORA; WASPAS   Abstrak: Kebutuhan akan pemenuhan kuantitas dan kualitas daging sapi di indonesi sangat masih kurang dari persedian sapi yang ada di Indonesia, untuk tahun 2020 ini sendiri kebutuhan akan daging sapi di Indonesia sekitar 700.000 ton sementara persedian dalam negeri hanya mencapai 400.000 ton, dari itu Indonesia masih kurang 300.000 ton lagi. Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan daging sapi tersebut diperlukan tambahan suplai daging sapi dengan melakukan impor daging sapi dari luar negeri baik berupa daging olahan maupun bakalan calon bibit sapi. Masalah yang dialami oleh para peternak lokal mandiri yaitu pemilihan bibit sapi terbaik Proses pemilihan bibit sapi yang dilakukan selama ini oleh peternak masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit sapi terbaik berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif sapi mana yang cocok untuk dijadikan sapi potong. Sehingga dengan demikian proses pembesaran bibit sapi menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode MOORA dan WASPAS sebagai pembanding dalam menetukan bibit sapi potong terbaik. Dari metode tersebut diharapkan menghasilkan perbandingan sehingga didapat hasil dari metode yang lebih akurat dalam pemilihan bibit sapi terbaik demi memajukan usaha peternakan mandiri lokal secara khusus dan menjadi swasembada daging sapi secara umum.   Kata Kunci: bibit sapi; sistem penunjang keputusan; MOORA; WASPAS  

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK PEMILIHAN BIBIT CABAI UNGGUL

Kurniawan, Edi, Rahmadani, Nurul
Abstract: Abstract: chili is a plant that many of us have encountered in Indonesia, usually used as a cooking spice and flavor enhancer in food. Chili includes members of the genus Capsicum. The high number of chili enthusiasts has… s made the need for chili higher in Indonesia while chili is used in various fields such as medicine, cooking spices, and the food industry. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in July the first 2019, retail red chili prices are set at Rp 62,099 per kilogram. This price increased by 21.76 percent when compared to the average price of chili in June 2019. In recent months the price of chili has increased very high, this is due to the reduced yields of chili farmers. Increasing the supply of chili is reduced and can not meet market needs. To control the soaring chili prices, the government is making important imports from India. The problem experienced by local farmers is the selection of superior chili seeds. The process of selecting chili seeds carried out so far by farmers is still by manual and traditional methods. Because this adds to the knowledge that is qualified to choose superior chili seeds based on certain criteria and which choices of chili seeds are suitable for cultivation. The process of cultivating chili seeds becomes more complete with maximum results. The technology used is using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making Method in determining superior chili seeds. From this method, it is expected to provide a solution to the chili farmers about the alternative selection of superior chili seeds.   Keywords: Chili Seeds; Decision Support System; Fuzzy Multi Criteria Decision Making   Abstrak: cabai merupakan tanaman yang banyak kita jumpai di Indonesia, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan penguat rasa pada makanan. Cabai termasuk anggota genus Capsium. Banyaknya peminat cabai membuat kebutuhan akan cabai semakin tinggi di Indonesia  cabai digunakan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, bumbu masakan dan industri makanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan juli pecan pertama 2019, harga cabai merah eceran tercatat Rp 62.099 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 21,76 persen jika dibandingkan rata-rata harga cabai pada juni 2019. Beberapa bulan terakhir ini harga cabai mengalami lonjakan yang sangat tinggi hal tersebut karena berkurangnya hasil panen para petani cabai. Sehingga pasokan cabai berkurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam rangka mengendalikan harga cabai yang melonjak tinggi pemerintah melakukan impor cabai dari India. Masalah yang dialami oleh para petani lokal yaitu pemilihan bibit cabai unggul. Proses pemilihan bibit cabai yang dilakukan selama ini oleh petani masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit cabai unggul berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif bibit cabai mana yang cocok untuk dibudidayakan. Sehingga dengan demikian proses pembudidayaan  bibit cabai menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dalam menetukan bibit cabai unggul. Dari metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi kepada para petani cabai mengenai alternatif pemilihan bibit cabai unggul.   Kata Kunci: Bibit Cabai; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem pendukung keputusan

APLIKASI PENJUALAN ONLINE KERAJINAN LOKAL KHAS MASYARAKAT NUSA TENGGARA TIMUR BERBASIS ANDROID

Lamawuran, Theresia Yunita, Nani, Paskalis Andrianus, Tedy, Frengky
Abstract: Abstract: East Nusa Tenggara, especially Oemasi village has rich natural potential so that the people of Oemasi village can produce various kinds of high-quality local crafts and have high selling points. The craft that… is produced is usually in the form of woven cloth, scarf, ukulele, and others. The problem experienced by the Oemasi village community in selling crafts is the limited promotional media with conventional methods and the method of selling local crafts via social media also has shortcomings that are stock items that still have to be updated manually and sales history that is still recorded manually. This research aims to engineer the application of local craft sales in East Nusa Tenggara based on android which can be used as an alternative to assist the people of Oemasi village in selling local crafts in East Nusa Tenggara so that sales problems with conventional methods or through social media can be resolved. The software development model used in this research is the Waterfall model.             Keywords: android; East Nusa Tenggara; local craft   Abstrak: Nusa Tenggara Timur khususnya desa Oemasi memiliki potensi alam yang kaya sehingga masyarakat desa Oemasi dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan lokal yang sangat berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi. Kerajinan yang dihasilkan biasanya berupa kain tenun, selendang, ukulele dan lain-lain. Permasalahan yang dialami masyarakat desa Oemasi dalam menjual kerajinan adalah terbatasnya media promosi dengan metode konvensional dan metode penjualan kerajinan lokal via media sosial juga memiliki kekurangan yaitu stok barang yang masih harus diupdate secara manual dan history penjualan yang masih dicatat secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa aplikasi penjualan kerajinan masyarakat NTT berbasis android yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk membantu masyarakat desa Oemasi dalam melakukan penjualan kerajinan lokal masyarakat NTT sehingga permasalahan penjualan dengan metode konvensional atau melalui media sosial dapat diatasi. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Waterfall.   Kata kunci: android, kerajinan lokal; Nusa Tenggara Timur

KOMBINASI METODE AHP DAN MFEP DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN

Nata, Andri, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,… 2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.   Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.   Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097. Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.