Abstract:Abstract: The availability of motorcycle spare parts on time and in sufficient quantities is the key to maintaining customer satisfaction and the smooth operation of authorized workshops and dealers. However, one of the…
main problems faced is the uncertainty in the amount of demand that often fluctuates due to seasonal factors, consumer behavior, and vehicle maintenance trends. This condition can cause excess stock which increases storage costs or shortages of stock which has an impact on declining service and the potential for losing customers. This study aims to analyze and predict sales of Honda motorcycle spare parts by utilizing the linear regression method. This method was chosen because of its ability to map the relationship between time variables and sales volume quantitatively and simply. The data used are monthly sales data for the last two years from authorized Honda distributors. The results of the analysis show that the linear regression model can predict sales trends with a fairly good level of accuracy, indicated by the coefficient of determination (R²) of 0.86. Thus, this model can be used as a decision-making tool in inventory management and marketing strategy planning that is more adaptive to changes in market demand
Â
Keywords: linear regression; motorcycle spare parts; sales prediction; stock
               management.
Abstrak: Ketersediaan sparepart sepeda motor secara tepat waktu dan dalam jumlah yang memadai merupakan kunci dalam menjaga kepuasan pelanggan dan kelancaran operasional bengkel maupun dealer resmi. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam jumlah permintaan yang sering kali fluktuatif akibat faktor musiman, perilaku konsumen, hingga tren perawatan kendaraan. Kondisi ini dapat menyebabkan kelebihan stok yang meningkatkan biaya penyimpanan atau kekurangan stok yang berdampak pada penurunan pelayanan dan potensi kehilangan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi penjualan sparepart sepeda motor Honda dengan memanfaatkan metode regresi linier. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memetakan hubungan antara variabel waktu dan jumlah penjualan secara kuantitatif dan sederhana. Data yang digunakan merupakan data penjualan bulanan selama dua tahun terakhir dari distributor resmi Honda. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi linier dapat memprediksi tren penjualan dengan tingkat akurasi yang cukup baik, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,86. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alat bantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan persediaan dan perencanaan strategi pemasaran yang lebih adaptif terhadap perubahan permintaan pasar.
Â
Kata kunci: manajemen stok; prediksi penjualan; regresi linier; sparepart motor.
Abstract:Abstract: Potholes are a serious problem in transportation infrastructure that directly impacts driver safety and travel efficiency. This study proposes a deep learning-based method by integrating the YOLOv4 algorithm for…
r rapid object detection and using semantic segmentation to produce more precise pixel image analysis of various forms of potholes. The YOLOv4 method (You Only Look Once version 4) is used as the main algorithm in the object detection process because of its ability to identify objects in real-time with high speed and optimal accuracy. This study lies in a hybrid approach between object detection using YOLOv4 and semantic segmentation with DeepLab, which enables the system to recognize potholes. Testing was carried out using two methods: by inputting images (PNG/JPG) and using real-time video input via webcam. The dataset used was 1,561 images with various variants of road damage, which were annotated and labeled using Roboflow. The test results of the YOLOv4 model showed a detection accuracy ranging from 90–92%, with the highest performance of 95% for large potholes at close range, and a minimum of 59% for small potholes at long distances. These results confirm the effectiveness of YOLOv4 in quickly and accurately detecting potholes across various road conditions. This research is expected to contribute to the automation of road infrastructure maintenance systems, reduce the risk of traffic accidents, and improve the comfort and safety of road users.
Keywords: pothole detection; YOLOv4; deep learning; semantic segmentation; transportation infrastructure
Abstrak: Kerusakan jalan berlubang menjadi permasalahan serius dalam infrastruktur transportasi yang berdampak langsung terhadap keselamatan pengendara dan efisiensi perjalanan. Penelitian ini mengusulkan metode berbasis deep learning dengan mengintegrasikan algoritma YOLOv4 untuk deteksi objek secara cepat dan menggunakan  segmentasi semantik guna menghasilkan analisis gambar piksel yang lebih presisi terhadap berbagai bentuk jalan berlubang. Metode YOLOv4 (You Only Look Once versi 4) digunakan sebagai algoritma utama dalam proses deteksi objek karena kemampuannya dalam melakukan identifikasi objek secara real-time dengan kecepatan tinggi dan akurasi yang optimal. Penelitian ini terletak pada pendekatan hibrida antara deteksi objek menggunakan YOLOv4 dan segmentasi semantik dengan DeepLab, yang memungkinkan sistem dapat mengenali jalan berlubang. Pengujian dilakukan dengan dua metode yaitu dengan cara input menggunakan citra (PNG/JPG) dan menggunakan input video real-time melalui webcam. Dataset yang digunakan berjumlah 1.561 citra dengan berbagai varian kerusakan jalan, yang dianotasi dan dilabeli menggunakan Roboflow. Hasil pengujian model YOLOv4 menunjukkan akurasi deteksi berkisar antara 90–92%, dengan performa tertinggi sebesar 95% untuk lubang besar pada jarak dekat, dan minimum 59% untuk lubang kecil pada jarak jauh. Hasil ini menegaskan efektivitas YOLOv4 dalam mendeteksi jalan berlubang secara cepat dan akurat di berbagai kondisi jalan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam otomatisasi sistem pemeliharaan infrastruktur jalan, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Kata kunci: deteksi jalan berlubang; YOLOv4; deep learning; segmentasi semantik; infrastruktur transportasi
Abstract:Abstract: The web-based e-Rapor information system is an innovative solution to improve the efficiency and accuracy of student grade management at the Al Ma'arif NU Private Islamic Senior High School (MAS). The assessment…
t process that was previously carried out manually often faced obstacles such as recording errors, delays in delivering results, and difficulties in storing and archiving data. Therefore, this study aims to design and develop a web-based e-Rapor system by implementing the Rapid Application Development (RAD) method to accelerate the process of developing an effective and responsive system to user needs. The RAD method was chosen because it is able to accelerate the software development cycle with an iterative approach that involves users in every stage, from planning, designing, to implementation. This system is designed with main features including student data management, inputting grades by teachers, automatic grade processing, and presenting grade reports in digital form that can be accessed by guardians and schools. The technology used in developing this system includes a web-based framework that supports system flexibility and scalability. The results of the study indicate that the developed e-Rapor system is able to increase efficiency in processing grades, reduce the potential for recording errors, and accelerate the distribution of academic reports to students and parents. With this system, the school can manage student academic data in a more structured and transparent manner. The conclusion of this study confirms that the application of the RAD method in the development of a web-based e-Rapor system at MAS Al Ma'arif NU has a positive impact on improving the quality of academic data management and providing easy access to information for all related parties.
Â
Keywords: Information System, E-Report, Rapid Application Development, Web,
              Madrasah Aliyah
Abstrak: Sistem informasi e-Rapor berbasis web dirancang untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan nilai siswa di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Ma’arif NU. Proses penilaian yang sebelumnya dilakukan secara manual sering menghadapi kendala seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan penyampaian hasil, serta kesulitan dalam penyimpanan data akademik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem e-Rapor berbasis web menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) guna mempercepat proses pengembangan sistem serta menyesuaikan fungsionalitasnya dengan kebutuhan pengguna. Metode RAD diterapkan karena memiliki pendekatan iteratif yang memungkinkan pengembangan perangkat lunak lebih cepat dengan keterlibatan aktif pengguna dalam setiap tahapannya, mulai dari perencanaan, perancangan, pembangunan, hingga implementasi. Sistem ini menyediakan fitur utama seperti manajemen data siswa, penginputan nilai oleh guru, pengolahan nilai otomatis, serta penyajian laporan akademik digital yang dapat diakses oleh siswa, wali murid, dan pihak sekolah. Teknologi berbasis web digunakan untuk memastikan fleksibilitas, kemudahan akses, serta keamanan data akademik yang tersimpan dalam sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem e-Rapor yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan nilai, mengurangi kesalahan pencatatan, serta mempercepat distribusi laporan akademik. Dengan penerapan sistem ini, pihak sekolah dapat mengelola data akademik secara lebih terstruktur, akurat, dan transparan, sehingga mendukung efektivitas proses pembelajaran dan evaluasi akademik.
Â
Kata kunci: Sistem Informasi, E-Rapor, Rapid Application Development, Web, Madrasah Aliyah
Abstract:Abstrack: This study addresses the strategic issue of low utilization of agricultural product processing among farmers in Lubuk Seberuk Village, Ogan Komering Ilir (OKI) Regency. The main objective of this study is to understand…
derstand the extent to which farmers in the region possess the knowledge, attitudes, and readiness to develop value-added agricultural product-based businesses. The study employed a descriptive qualitative approach, exploring farmers' views, attitudes, and practices related to agricultural product processing. Data were obtained through direct observation and in-depth interviews. Data analysis followed the stages of Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and systematic and reflective conclusion drawing. The results indicate that the majority of farmers have initial awareness of the potential of agricultural product processing but have not yet been fully able to apply it. The main inhibiting factors include limited access to processing technology, minimal technical training, limited capital, and the government's suboptimal role in supporting agricultural-based economic diversification programs. Nevertheless, some farmers have taken the initiative to independently process their crops into products such as chips, flour, and other packaged products that are marketed locally and online. This step has been proven to increase income and open up new business opportunities in rural areas.
Â
Keywords: Agricultural Product Processing, Farmer Understanding, Economic
               Diversification
Â
Abstrak: Penelitian ini mengangkat isu strategis terkait rendahnya pemanfaatan pengolahan hasil pertanian di kalangan petani di Desa Lubuk Seberuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana petani di wilayah tersebut memiliki pengetahuan, sikap, dan kesiapan dalam mengembangkan usaha berbasis olahan hasil pertanian yang bernilai tambah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengeksplorasi pandangan, sikap, dan praktik petani terkait proses pengolahan hasil pertanian. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam. Analisis data mengikuti tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani telah memiliki kesadaran awal mengenai potensi pengolahan hasil pertanian, namun belum sepenuhnya mampu mengaplikasikannya. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan akses terhadap teknologi pengolahan, minimnya pelatihan teknis, keterbatasan modal, dan belum optimalnya peran pemerintah dalam mendukung program diversifikasi ekonomi berbasis pertanian. Meskipun demikian, beberapa petani telah mengambil inisiatif mandiri untuk mengolah hasil panen menjadi produk seperti keripik, tepung, dan olahan kemasan lain yang dipasarkan secara lokal maupun daring. Langkah ini terbukti menambah penghasilan dan membuka peluang usaha baru di pedesaan.
Â
Kata kunci: Pengolahan Hasil Pertanian, Pemahaman Petani, Diversifikasi Ekonomi.
Abstract:Abstract: The continuous use of plastic bags has become one of the main causes of environmental pollution, especially due to non-biodegradable plastic bags. Efforts to convert plastic waste into fuel represent a potential…
l solution to reduce waste accumulation and provide an alternative energy source. Pyrolysis is a thermal decomposition process of organic materials in the absence of oxygen, which can produce gas, oil, and solid residue (char). To improve the efficiency and selectivity of pyrolysis products, the addition of a catalyst is essential. This study aims to examine the effect of adding zeolite as a catalyst on the pyrolysis results of plastic bags, focusing on oil yield and the effect of varying durations in the pyrolysis process. The weight of plastic bag waste used was 1 kg, while the catalyst used was 10% of the plastic weight. The durations tested were 1 hour, 1 hour 15 minutes, 1 hour 30 minutes, 1 hour 45 minutes, and 2 hours. The test results showed that the longer the pyrolysis duration, the greater the oil yield obtained. However, when considering the use of zeolite as a catalyst, the oil yield from the pyrolysis process with zeolite catalyst was lower compared to pyrolysis without a catalyst.
Â
Keywords: Plastic Bag Waste, Pyrolysis, Catalyst, Oil Yield
Abstrak: Penggunaan kantong plastik secara terus menerus telah menjadi salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan, terutama kantong plastik yang bersifat non-biodegradable. Upaya pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar merupakan solusi potensial dalam mengurangi akumulasi limbah serta menyediakan alternatif sumber energi. Pirolisis merupakan proses dekomposisi termal bahan organik tanpa kehadiran oksigen, yang dapat menghasilkan gas, minyak, dan residu padat (char). Untuk meningkatkan efisiensi dan selektivitas produk pirolisis, penambahan katalis sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan zeolit sebagai katalis terhadap hasil pirolisis kantong plastik, dengan fokus pada yield minyak serta pengaruh lama waktu pada proses pirolisis. Berat limbah kantong plastik yang digunakan sebesar 1 kg. Sedangkan katalis yang digunakan sebesar 10% dari berat plastik. Lama waktu yang digunakan selama 1 jam, 1 jam 15 menit, 1 jam 30 menit, 1 jam 45 menit serta 2 jam. Hasil pengujian didapat bahwa semakin lama waktu pirolisis semakin banyak hasil minyak yang didapat. Ditinjau dari penggunaan katalis zeolit, hasil minyak yang didapat pada proses pirolisis dengan menggunakan katalis zeolit lebih sedikit dibanding dengan pirolisis tanpa menggunakan katalis.
Â
Kata kunci: Limbah Kantong plastik, Pirolisis, Katalis, Hasil Minyak.
Abstract:Abstract: The uneven distribution of network infrastructure across Indonesia’s geographical regions, particularly in remote areas, poses a significant challenge to the advancement of national digital transformation. One…
n. One such affected area is Asian Agri Plantation, Division 5, located in Labuhan Batu Selatan Regency, which continues to face limited access to reliable terrestrial network connectivity. This study aims to evaluate the performance of satellite-based internet services operating in Low Earth Orbit (LEO), using Starlink as an implementative case study. The evaluation focuses on key network performance parameters, including latency, throughput, jitter, and packet loss, measured through a series of on-site field tests. A quantitative methodology was employed, utilizing primary data collection from active Starlink users in the research location. The analysis results indicate that Starlink is capable of delivering competitive internet performance, with average latency below 50 ms, download throughput ranging between 80–125 Mbps, and jitter and packet loss maintained within acceptable thresholds for interactive and streaming services. These findings suggest that LEO satellite technology holds significant potential in expanding internet accessibility in Indonesia's 3T regions (Disadvantaged, Frontier, and Outermost), while also reinforcing the case for non-terrestrial solutions in national digital infrastructure development policies. This research is expected to provide meaningful contributions to the academic discourse on satellite networking and to serve as a reference for policymakers, academics, and service providers in designing connectivity strategies for geographically challenged regions.
Â
Keywords: Low Earth Orbit (LEO) Satellite Internet; Rural Connectivity; Starlink
               Performance Evaluation
Abstrak: Distribusi infrastruktur jaringan yang tidak merata di berbagai wilayah geografis Indonesia, khususnya di daerah terpencil, menjadi tantangan signifikan bagi kemajuan transformasi digital nasional. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Perkebunan Asian Agri, Afdelling 5, yang terletak di Kabupaten Labuhan Batu Selatan, yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap konektivitas jaringan terestrial yang andal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja layanan internet berbasis satelit yang beroperasi di orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO), dengan menggunakan Starlink sebagai studi kasus implementatif. Evaluasi difokuskan pada parameter utama kinerja jaringan, meliputi latensi, throughput, jitter, dan kehilangan paket (packet loss), yang diukur melalui serangkaian pengujian langsung di lapangan. Metodologi yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan pendekatan pengumpulan data primer secara langsung dari pengguna aktif layanan Starlink di lokasi penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa Starlink mampu memberikan performa internet yang kompetitif, dengan rata-rata latensi di bawah 50 ms, kecepatan unduh (throughput) antara 80–125 Mbps, serta nilai jitter dan packet loss yang masih berada dalam batas toleransi untuk layanan data interaktif dan streaming. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi satelit LEO memiliki potensi besar dalam memperluas akses internet di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia, sekaligus memperkuat argumen untuk mengadopsi solusi non-terestrial dalam kebijakan pembangunan infrastruktur digital nasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan kajian ilmiah terkait jaringan satelit, serta menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan, akademisi, dan penyedia layanan dalam merancang strategi konektivitas untuk wilayah dengan tantangan geografis tinggi.
Â
Kata kunci: Internet Satelit Orbit Rendah (LEO); Konektivitas Wilayah Terpencil; Evaluasi Kinerja Starlink
Abstract:Abstract: The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a government initiative aimed at improving children’s nutrition and reducing stunting in Indonesia. This study applies a rule-based sentiment analysis approach to evaluate…
o evaluate public opinion on the program by analyzing YouTube comments. The dataset was processed through standard text preprocessing techniques, including case folding, stopword removal, and emoji filtering. Sentiment classification was performed using a keyword-based labeling system that categorized comments into positive, negative, and neutral classes. The classification results, visualized using a bar chart, revealed that neutral sentiment dominated the overall public discourse. This suggests that most users expressed uncertainty, factual observations, or non-judgmental questions about the program. Positive sentiment followed, reflecting public support and appreciation for the initiative’s goals. In contrast, negative sentiment accounted for the smallest portion, mainly expressing concerns about food safety and implementation. This study demonstrates that a simple and interpretable rule-based model, when combined with effective preprocessing, can serve as a practical and efficient tool for large-scale public sentiment monitoring. The visualization results provide initial insights for policymakers to improve communication strategies and address public concerns regarding the MBG program.
Â
Keywords: Sentiment Analysis; Public Opinion; Free Nutritious Meal Program (MBG); Stunting Reduction; Policy Evaluation.
Â
Abstrak: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi anak dan menurunkan angka stunting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi opini publik terhadap program tersebut melalui analisis komentar di platform YouTube dengan pendekatan analisis sentimen berbasis aturan (rule-based). Data dianalisis melalui tahapan preprocessing teks, seperti case folding, penghapusan stopword, dan penyaringan emoji. Klasifikasi sentimen dilakukan menggunakan sistem pelabelan berbasis kata kunci yang membagi komentar ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Hasil klasifikasi yang divisualisasikan dalam grafik batang menunjukkan bahwa sentimen netral mendominasi komentar publik, mencerminkan ketidakpastian, pertanyaan, atau tanggapan informatif tanpa opini eksplisit. Sentimen positif berada di urutan kedua dan menunjukkan dukungan terhadap program, sementara sentimen negatif paling sedikit, umumnya berisi kekhawatiran terkait pelaksanaan dan keamanan pangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan klasifikasi sederhana yang dipadukan dengan preprocessing yang efektif dapat menjadi alat yang efisien untuk memantau opini publik secara luas. Visualisasi hasil dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih responsif terhadap persepsi masyarakat.
Â
Kata kunci: Analisis Sentimen; Opini Publik; Program Makanan Bergizi Gratis (MBG); Pengurangan Stunting; Evaluasi Kebijakan
Abstract:Abstract: Rice stock management is very important in maintaining food security. This article aims to formulate an optimal strategy for rice stock management carried out by the Food Security, Agriculture and Fisheries Agency…
ncy in Medan City by integrating SWOT analysis through the IFAS (Internal Factor Analysis Summary) and EFAS (External Factor Analysis Summary) matrices. The study combines field research findings with relevant theories and references on rice stock management and food security in urban areas. The strategies derived from the SWOT analysis using the IFAS and EFAS matrices include strengthening the digital monitoring system, developing urban farming, fostering cross-sectoral collaboration, and improving evidence-based policies.
Â
Keywords: rice; EFAS; IFAS; strategy; SWOT.
Â
Abstrak: Pengelolaan stok beras merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga keamanan pangan. Artikel ini bertujuan merumuskan strategi optimal pengelolaan stok beras yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan di Kota Medan dengan mengintegrasikan analisis SWOT melalui matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary). Kajian mengkombinasikan hasil penelitian lapangan dengan teori dan referensi yang relevan mengenai pengelolaan stok beras dan ketahanan pangan di daerah perkotaan. Strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT dengan menggunakan matriks IFAS dan EFAS adalag memperkuat sistem monitoring digital, pengembangan urban farming, kolaborasi lintas sektor, dan perbaikan kebijakan berbasis bukti.
Â
Kata kunci: beras; EFAS; IFAS; strategi; SWOT.
Abstract:Abstract:This study investigates the effectiveness of an interactive conventional teaching strategy integrated with Project-Based Learning (PBL) in enhancing English-speaking skills among fifth-grade students at SD Negeri…
i 15 Padang Genting. A quasi-experimental design was employed with a total sample of 30 students, divided evenly into two groups: an experimental group and a control group. The experimental group was taught using a hybrid approach that combined conventional strategies such as Total Physical Response (TPR), storytelling, and role-play with project-based speaking tasks. The control group received instruction through traditional lecture-based methods. Results revealed a significant improvement in the experimental group’s speaking performance at SD Negeri 15 Padang Genting, with a mean post-test score of 85 and a normalized gain score of 0.64 (moderate–high). In contrast, the control group achieved a mean post-test score of 65 and a gain score of 0.19 (low). An independent samples t-test confirmed that the difference in outcomes was statistically significant (t = 11.45, p < 0.05). Qualitative data from classroom observations and interviews supported these findings, indicating increased student confidence, fluency, and active participation. The study concludes that integrating interactive strategies with PBL is an effective and practical model for improving English-speaking skills in elementary school EFL contexts.
Â
Keyword: Interactive Conventional Learning; Project Based Learning; Speaking Skills; Elementary School; Quasi Experiment.
Â
Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas strategi pembelajaran konvensional interaktif yang diintegrasikan dengan Project-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas V di SD Negeri 15 Padang Genting. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa, yang dibagi secara merata menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diajar menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan strategi konvensional seperti Total Physical Response (TPR), mendongeng, dan bermain peran dengan tugas berbicara berbasis proyek. Sementara itu, kelompok kontrol menerima pembelajaran menggunakan metode ceramah tradisional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan berbicara siswa kelompok eksperimen di SD Negeri 15 Padang Genting, dengan skor rata-rata post-test sebesar 85 dan skor gain ternormalisasi sebesar 0,64 (kategori sedang–tinggi). Sebaliknya, kelompok kontrol memperoleh skor rata-rata post-test sebesar 65 dan skor gain sebesar 0,19 (kategori rendah). Uji t dua sampel independen mengonfirmasi bahwa perbedaan hasil tersebut signifikan secara statistik (t = 11,45, p < 0,05). Data kualitatif dari observasi kelas dan wawancara mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kefasihan, dan partisipasi aktif siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi interaktif dengan PBL merupakan model pembelajaran yang efektif dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris dalam konteks EFL di sekolah dasar.
 Â
Kata kunci: Pembelajaran Konvensional Interaktif; Project Based Learning;Â Keterampilan Berbicara ; Sekolah Dasar; Kuasi Eksperimen
Abstract:Abstrack: Digital transformation in education demands the development of a comprehensive decision support system to optimize the selection of learning media in educational institutions. This study aims to develop a multi-criteria…
-criteria evaluation framework using a combination of the Simple Additive Weighting method and the Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution to determine the optimal learning media. The research methodology uses a comparative quantitative approach with a systematic documentation study of eight types of learning media at SMK Bhakti Persada, Kendal Regency during the period of June 2025. The analysis was carried out based on four main criteria: learning effectiveness, interactivity, ease of use, implementation costs. The results showed that digital technology-based learning media dominated with 62.5%, where e-learning platforms achieved the highest ranking in SAW (1,000) and optimal interactive multimedia in TOPSIS (0.699). The Spearman correlation coefficient of 0.976 confirmed methodological consistency with expert judgment validation reaching an acceptance level of 89.2%. The developed system makes a significant contribution to optimizing the allocation of educational resources through objective and measurable evidence-based decision making.
Keyword: decision support systems, learning media, multi-criteria evaluation.
Â
Abstrak: Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut pengembangan sistem pendukung keputusan yang komprehensif untuk optimalisasi pemilihan media pembelajaran di institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan framework evaluasi multi-kriteria menggunakan kombinasi metode Simple Additive Weighting dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution untuk menentukan media pembelajaran optimal. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan studi dokumentasi sistematis terhadap delapan jenis media pembelajaran di SMK Bhakti Persada Kabupaten Kendal selama periode bulan Juni 2025. Analisis dilakukan berdasarkan empat kriteria utama: efektivitas pembelajaran, interaktivitas, kemudahan penggunaan, biaya implementas.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi digital mendominasi dengan 62,5%, dimana platform e-learning mencapai ranking tertinggi dalam SAW (1,000) dan multimedia interaktif optimal dalam TOPSIS (0,699). Koefisien korelasi Spearman sebesar 0,976 mengkonfirmasi konsistensi metodologis dengan validasi expert judgment mencapai tingkat penerimaan 89,2%. Sistem yang dikembangkan memberikan kontribusi signifikan terhadap optimalisasi alokasi sumber daya pendidikan melalui pengambilan keputusan berbasis evidence yang objektif dan terukur.
Â
Kata-kata Kunci: sistem pendukung keputusan, media pembelajaran, multi-kriteria evaluasi.