Search Articles & Publications

Showing 862 articles found for "Agar"

PROGRAM SIMPLE DIGITAL ARCHIVES UNTUK TATA KELOLA KEARSIPAN KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN BANJARBARU UTARA

Nuraini, Dewi Fauziah, Muniba Rahmah, Haifa, Salsabila
Abstract: Penelitian ini menerangkan bagaimana program simple digital archives jika diterapkan pada kegiatan kearsipan perkantoran yang dalam penelitian ini adalah kantor urusan agama. Pada semua produk-produk yang keluar dari Kantor… tor Urusan Agama, disetiap sisinya terdapat banyak pion-pion administratif yang tidak dapat terlepas yang tentunya akan mempengaruhi kegiatan kearsipan. Seiring waktu, keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang tidak sepenuhnya memadai menjadi kendala dalam menciptakan kearsipan kantor yang sistematis dan efektif serta efisien yang seharusnya menjadi standar serta dibutuhkan dalam tata pengelolaan sebuah kearsipan . Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian terapan (applied research) dengan sifat penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagaimanapun metode kearsipannya, antara kearsipan manual dan elektronik adalah dua hal yang saling melengkapi, oleh karena itu harus cermat dalam pelaksanaannya. Pemaksimalan kearsipan secara manual kini dirasa sudah kurang relevan, sedangkan kearsipan secara elektronik belum sepenuhnya dilaksanakan. Simple digital archives dirancang dan dapat dioperasikan sebagai tindak lanjut dari kearsipan manual, setelah kearsipan manual dijalankan dengan cermat sebagaimana mestinya, dilanjutkan dengan simple digital archives, agar terciptanya administrasi dan kearsipan kantor urusan agama yang lebih mudah dan lebih tertib.

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAI PADA PT. ULTRA JAYA MILK INDUSTRY

Ita Jelita
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap&#8230; hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.

MENINGKATKAN KEBERANIAN BERPENDAPAT SISWA KELAS VIII C DI SALAFIYAH WUSTHO PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTER BIN BAZ YOGYAKARTA

Achmad Fadhel Fikri, Hilalludin, Hilalludin, Adi Haironi
Abstract: Keberanian siswa untuk berpendapat di dalam kelas merupakan faktor penting yang mempengaruhi mutu pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keberanian berpendapat pada siswa kelas VIII Salafiyah Wustho Pondok Pesantren Islamic&#8230; slamic Center Bin Baz Yogyakarta. Observasi menunjukkan bahwa banyak siswa masih pasif dalam mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran. Keberanian berpendapat melibatkan kekuatan emosional untuk menghadapi tantangan, berpikir kritis dan kreatif, serta mengatasi ketakutan dalam menyampaikan ide. Indikator keberanian ini meliputi kemampuan untuk mengungkapkan pendapat secara spontan, logis, dan percaya diri. Faktor-faktor yang mengembangkan keberanian siswa mencakup keberanian, kegigihan, integritas, dan vitalitas. Siswa yang berani tidak takut menghadapi tantangan dan berani berbicara untuk membela kebenaran. Kegigihan mendorong mereka untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai meskipun menghadapi rintangan. Integritas memastikan bahwa siswa bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, sementara vitalitas menggambarkan semangat dan antusiasme siswa dalam menghadapi kegiatan pembelajaran. Dukungan dari keluarga dan guru, serta lingkungan yang kondusif, sangat penting untuk mendorong siswa agar aktif berpartisipasi dalam diskusi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian berpendapat dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kolaboratif, umpan balik positif, dan suasana kelas yang inklusif. Pengembangan keberanian ini membantu siswa menjadi individu yang percaya diri, mampu berpikir kritis, dan berkontribusi secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, meningkatkan keberanian berpendapat bukan hanya memperkaya pembelajaran tetapi juga mengembangkan keterampilan penting untuk kehidupan siswa di masa depan.  

ANALISIS MENU UNIK DAN BERBEDA DI WARUNG BAKSO LAVA UMMU AKBAR TERHADAP PENINGKATAN USAHA DARI BRANDING WARUNG (STUDI KASUS: TANJUNG MORAWA, DELI SERDANG)

Zikri Habibi Djunaidi, Audri Fadillah Saputri, Hani Widari, Nazla Hazwani, Zainarti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menu unik dan berbeda di Warung Bakso Lava Ummu Akbar, mengevaluasi dampak dari menu-menu tersebut terhadap branding warung, dan memahami bagaimana branding yang kuat dapat meningkatkan&#8230; ingkatkan usaha Warung Bakso Lava Ummu Akbar. Dalam melakukan penelitian ini penulis memilih warung bakso lava ummu akbar sebagai tempat rujukan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer dengan observasi langsung datang dan wawancara mendalam (In-Depth Interview) di warung bakso lava ummu akbar dengan pemilik, karyawan dan pelanggan itu sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi menu unik dan branding yang kuat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan usaha di industri kuliner. Warung Bakso Lava Ummu Akbar menjadi contoh inspiratif bagi pelaku usaha kuliner lainnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Hasil yang bisa penulis dapatkan setelah melakukan penelitian tersebut yakni ada unsur pemasaran yang penting agara usaha tersebut dalam bersinergi dalam jangka waktu yang panjang. Dari hasil wawancara penulis mendapatkan hasil berkenaan dengan giat usaha dari pemilik yang memulai dari hanya masakan rumahan hingga dapat membuka 6 gerai usaha tersebar di sumatera utara. Adanya konsistensi serta kesabaran dari pemilik usaha dalam mengembangkan produk kulinernya, saran dan masukan terkait menu serta cita rasa menjadi sorotan utama bagi seorang pemilik untuk dapat mengembangkan usaha tersebut. Terdapat dorongan dari orang terdekat juga yang membuat pemilik semakin yakin dalam mengembangkan usahanya. Dengan mempromosikan makanan yang dihidangkan dan memberi rekomendasi kepada orang lain agar mencicipi kanan tersebut.

KEDUDUKAN IBU DAN ISTRI DALAM PEMBERIAN NAFKAH OLEH SUAMI DALAM PRESPEKTIF ISLAM

Alya Cahyani, Nurul Amalia, Rima Hafidz Ramadhani
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kedudukan ibu dan istri dalam pemberian nafkah menurut perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode analisis terhadap sumber-sumber hukum Islam, seperti Al-Quran,&#8230; hadis, dan pendapat para ulama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, ibu dan istri memiliki kedudukan yang penting dalam pemberian nafkah. Suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya, termasuk kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.Selain itu, hukum Islam juga memberikan perlindungan kepada ibu sebagai istri dalam menerima nafkah dari suami. Ibu memiliki hak untuk menerima nafkah dalam periode tertentu setelah perceraian atau ketika anak-anak masih dalam masa menyusui.Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa pemberian nafkah bukan hanya kewajiban suami semata, tetapi juga merupakan hak istri dan anak-anak. Pemberian nafkah harus dilakukan dengan keikhlasan dan rasa tanggung jawab, tanpa adanya penindasan atau perlakuan yang tidak adil.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kedudukan ibu dan istri dalam pemberian nafkah menurut perspektif hukum Islam sangat penting. Suami memiliki tanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya, sementara ibu memiliki hak untuk menerima nafkah tersebut. Pemberian nafkah harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab agar tercipta hubungan yang harmonis dalam keluarga.

Mengkaji Hubungan antara Bullying dan Distress Psikologis pada Anak Usia Sekolah

Nabilah Khalda, Erika Widia Sukmah, Anggi Faramida Arianty, Vika Aprilianti, Ali Iskandar Zulkarnain
Abstract: Penelitian ini di lakukan untuk mengkaji bagaimana hubungan antara Bulliying dan Distress Psikologi pada anak usia sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah library research. Penelitian ini menggunakan pendekatan&#8230; deskriptif-analitik dan melibatkan anak-anak usia sekolah yang menjadi korban bullying dan mengalami distress psikologis sebagai subjek penelitian. Prosedur penelitian melibatkan pencarian literatur melalui database akademik dan perpustakaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam menganalisis data. Masalah kesehatan mental dapat menjadi faktor risiko dari distress mental dan psikopatologi di masa depan. . Korban bullying seringkali merasa tidak berdaya dan tidak mampu melawan tindakan yang dilakukan oleh pelaku.Penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian lebih pada jenis bullying ini. Guru memiliki peran penting dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah. Mereka perlu terus meningkatkan pendidikan moral siswa agar tidak ada lagi kasus bullying. Dengan demikian, diharapkan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan bebas dari tindakan bullying yang berbahaya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hubungan antara bullying dan distress psikologis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jenis bullying, seperti bullying verbal atau fisik, dapat memiliki dampak yang berbeda pada kesejahteraan mental anak. Selain itu, frekuensi bullying juga dapat mempengaruhi tingkat distress psikologis yang dialami oleh anak. Lingkungan sekolah juga berperan penting, karena kebijakan sekolah yang tidak toleran terhadap bullying dapat membantu melindungi anak-anak dari distress psikologis

DIGITALISASI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER GEN Z

Endang Setiawati
Abstract: Pendidikan karakter merupakan suatu pendidikan yang memiliki tujuan agar dapat mengembangkan dan  membentuk sikap, nilai, etika, dan moralitas seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dengan  berkembangnya teknologi&#8230; gi informasi dan komunikasi, terutama di era digitalisasi saat ini, pendidikan karakter  dihadapkan pada tantangan baru dalam membentuk setiap kepribadian seseorang. Dalam era digitalisasi, anak anak dan remaja memiliki akses yang luas terhadap berbagai teknologi seperti ponsel pintar, komputer, dan  internet. Hal ini membuka pintu bagi paparan yang lebih besar terhadap informasi yang belum tentu selalu positif  atau sesuai dengan nilai-nilai karakter yang diinginkan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang terarah untuk  mengimplementasikan pendidikan karakter di lingkungan digital. 

Manajemen Pendidikan Kepramukaan Dalam Membentuk Karakter Siswa di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor

Saiful Rosidin, Arizqi Ihsan Pratama, Ahmad Farid
Abstract: Penelitian ini membahas tentang Manajemen Pendidikan Kepramukaan Dalam Membentuk Karakter Siswa di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan kepramukaan dalam membentuk karakter&#8230; r siswa di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor ada perencanaan di dalam perencanaan terdapat sigus (sidang gugus depan) meliputi prodik (program didik) yang di dalamnya. dengan pengorganisasian kepala sekolah bekerjasama dengan pihak yayasan dengan menunjuk pembina pramuka (mabikori) yang sudah terlatih dan berpengalaman di bidang pramuka. Pelaksanaan program ekstrakulikuler pramuka dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan disepakati sigus. Pengevaluasian dengan mengadakan rapat mingguan, bulanan tahunan. Adapun pembentukan karakter melalui kegiatan pramuka bertujuan untuk mendidik karakter siswa atau peserta didik agar menjadi insan yang bertaqwa, cerdas, aktif, terampil, memiliki sifat yang sopan santun, tegas, disiplin, kepekaan terhadap sosial, gotong royong, saling tolong menolong dalam hal kebaikan (membantu sesama), religius, berjiwa patriotis, bertanggung jawab, jujur, amanah, rajin dapat mengembangkan potensi diri, dan berakhlak mulia melalui penggalian dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGUTAMAKAN PRODUK IMPOR MENURUT PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH

Royan Al Hafiz, Muhibban
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dalam mengutamakan produk impor dari perspektif hukum ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur untuk mengumpulkan data dan&#8230; analisis kualitatif untuk mengevaluasi kebijakan impor yang telah diterapkan oleh pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakselarasan antara beberapa kebijakan impor dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, seperti keadilan distributif dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian juga menemukan bahwa implementasi kebijakan impor yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pembahasan mengenai hasil penelitian ini meliputi identifikasi dampak kebijakan impor terhadap prinsip-prinsip ekonomi syariah, potensi perbaikan kebijakan impor, serta implikasi pentingnya mempertimbangkan perspektif ekonomi syariah dalam merumuskan kebijakan impor di masa depan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat potensi untuk meningkatkan kebijakan impor agar lebih sesuai dengan nilai-nilai ekonomi syariah, seperti dengan mengembangkan mekanisme distribusi yang lebih adil dan memberdayakan sektor-sektor ekonomi yang berkeadilan.

MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Alias, Ambo Tuo, Ahmad Muktamar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Merdeka Belajar dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan menggunakan metode studi&#8230; tudi pustaka. Di mana penulis mengkajinya dengan menelusuri dan mencari bahan serta mengumpulkan informasi yang yang bersumber dari buku, jurnal, tulisan dan laporan peneltian sebelumnya yang menjelaskan pelaksanaan merdeka belajar. Referensi utama dalam penelitian ini ialah : Rangkaian kebijakan Pendidikan terbaru Kemendimbud RI, tentang Kurikulum Merdeka. Selain itu, peneltian ini juga memanfaatkan sumber data berupa peraturan perundang-undangan negara dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa gagasan merdeka belajar oleh Kemendikbud adalah bentuk reformasi di bidang pendidikan, yang arahnya untuk memberikan kebebasan bagi siswa, guru dan satuan pendidikan dalam berinovasi dan pengembangan kualitas pendidikan. Sebagai mata pelajaran, Pendidikan Agama Islam dapat diimplementasikan dan sejalan dengan merdeka belajar, yang memberikan ruang serta keleluasaan pada peserta didik agar dapat berkeksplorasi sesuai dengan bakat dan minatnya. Karena itu diperlukan pembentukan peserta didik yang produktif, kreatif dan inovatif serta mempunyai keterampilan yang menunjang terhadap bidang yang diminati. Meskipun demikian kebebasan dalam arti harus konsisten menjaga agar tidak melanggar etika, norma serta nilai-nilai yang telah ditentukan oleh ajaran Islam.