Abstract:Riset ini dilakukan guna menguak peran Electronic Word of Mouth (e-WOM) serta kepercayaan merek dlam menciptakan keputusan pembelian produk makanan secara online. Pendekatan yang diterapkan kuantitatif dengan desain asosiatif.…
iatif. Sampel riset ini melibatkan 60 responden yang diambil secara acak selama periode Mei hingga Juli 2025. Pengumpulan data dlam roset ini diterapkan lewat kuesioner yang disebar secara daring, selanjutnya data dianalisis menerapkan metode regresi linier berganda. Hasil analisis memperlihatkan baik secara parsial maupun simultan e-WOM dan kepercayaan merek berdmapak positif dan luar biasa pada keputusan pembelian. Temuan ini mengonfirmasi interaksi melaui e-wom yang dipersepsikan baik serta tingkat kepercayaan terhadap merek menjadi faktor penentu dalam mendorong keputusan pembelian produk makanan secara daring.
Abstract:Riset ini dilakukan guna menguak promosi dan kualitas layanan memengaruhi niat pembelian ulang konsumen di DTOP Cipanengan, Kota Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Dalam riset ini mengimplementasikan desain kuantitatif…
uantitatif dengan asosiatif. Populasinya mencakup seluruh konsumen yan bertransaksi pembelian di DTOP Cipanengah, Sukabumi, Selama Juli hingga September 2025, dengan total 1.350 konsumen. Sampel penelitian ditetapkan dengan formula Slovin dengan margin 10%, sehingga diperoleh 94 responden yang dipilih secara acak. Data Primer diiimplemnetasikan yang bersumber dari hasil penyebaran kuesioner lewat Google Form dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasilnya menguak adanya dampak yang baik dan kuat antara promosi dan kualitas pelayana pada niat pembelian ulang Konsumen DTOP Cipanengah, Sukabumi baik secara mandiri maupun bersamaan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada produk Levi’s di Matahari Department Store Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan…
katan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli produk Levi’s di Matahari Sukabumi selama periode Juli–September 2025 sebanyak 180 konsumen.
Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 10%, sehingga diperoleh 64 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, serta persepsi harga dan kualitas produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,640 menunjukkan bahwa persepsi harga dan kualitas produk mampu menjelaskan sebesar 64% variasi kepuasan konsumen, sedangkan sisanya sebesar 36% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil tersebut, seluruh hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pertimbangan praktis bagi perusahaan dalam menentukan strategi penetapan harga dan meningkatkan kualitas produk guna meningkatkan kepuasan konsumen.
Kata kunci: Persepsi Harga, Kualitas Produk, Kepuasan Konsumen.
Abstract:Riset ini bertujuan guna menguak dampak kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Lavanda Atelier Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatannya ialah kuantitatif dengan desain asosiatif,…
siatif, melibatkan 64 responden yang dipilih lewat teknik random sampling. Data primer dikumpulkan lewat kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil risetnya kualitas produk dan kualitas pelayanan secara individual berpengaruh baik dan luarbiasa pada kepuasan konsumen. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti berkontribusi luarbiasa, dengan kualitas produk menjadi faktor dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi produk berkualitas dan pelayanan optimal merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepuasan konsumen secara berkelanjutan dalam industri fashion lokal.
Abstract:Bullying merupakan bentuk perilaku menyimpang yang melanggar etika sosial dan menimbulkan dampak serius terhadap korban, pelaku, maupun lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bullying dari perspektif…
pektif psikologi sosial dengan fokus pada pelanggaran etika sosial yang mendasarinya. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji 21 sumber akademik terkini (publikasi 2023-2025) termasuk jurnal ilmiah, laporan pengabdian kepada masyarakat, dan hasil penelitian empiris tentang bullying di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying merupakan manifestasi dari lemahnya internalisasi nilai-nilai etika sosial seperti empati, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama. Faktor-faktor penyebabnya meliputi lingkungan keluarga yang tidak harmonis, pengaruh teman sebaya yang negatif, paparan media massa, lemahnya sistem sekolah, dan ketimpangan status sosial. Dampak psikologis yang ditimbulkan mencakup kecemasan (34,72%), rendah diri (27,46%), depresi (22,28%), hingga trauma berkepanjangan (15,54%). Penelitian di MTs Negeri Ambon menunjukkan bullying verbal (35,75%) sebagai bentuk yang paling dominan. Pencegahan bullying memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan penguatan etika komunikasi, pendidikan karakter berbasis nilai moral, dan kolaborasi multipihak antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Integrasi teori psikologi sosial seperti Social Learning Theory, Teori Perkembangan Moral Kohlberg, Teori Asosiasi Diferensial, dan Teori Identitas Sosial menjadi landasan penting dalam merancang strategi intervensi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman etika sosial yang kuat menjadi fondasi penting dalam mencegah perilaku menyimpang dan menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan harmonis.
Abstract:Di era digital seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian kehidupan manusia yang paling penting terutama bagi kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan platform seperti whatsApp yang dikenal sebagai media komunikasi,…
munikasi, Tik-Tok, Instagram, Twitter dan lain sebagainya. Dengan adanya media sosial dapat memudahkan kita dalam berkomunikasi tampa ada batasan waktu dan tempat, akan tetapi disisi lain juga menimbulkan berbagai masalah yaitu etika seseorang dalam berkomunikasi. Sehinggah penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak media sosial terhadap etika komunikasi mahasiswa dengan menggunakan metode studi literatur yang menggumpulkan dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu. dengan demikian hasil pembahasan menunjukan bahwah media sosial memberikan pengaruh ganda terhadap etika komunikasi mahasiswa: di satu sisi mempermudah akses informasi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi, namun disisi lain memberikan dampak negatif Berupa penggunaan bahasa yang kasar, penyebaran berita palsu atau biasa di sebut hoaks, perilaku yang tidak sopan yang dimana menyebar luas dimedia sosial dan di abaikan maupun dinormalisasikan perilaku buruk tersebut dan pengabaian norma kesopanan yang sering terjadi. Dan kelebihan media sosial adalah kemampuannya memperluas jaringan komunikasi dan mempercepat pertukaran informasi, sementara kekurangannya terletak pada potensi penyala gunaan yang menimbulkan konflik dan ketidak nyamanan antar pengguna. sehinggan kita dapat memberikan solusi berupa edukasi dan peningkatan kesadaan etika bemedia sosial bagi mahasiswa agar mereka dapat bekomunikasi lebih bertanggung jawab dan menghormati orang lain. Dengan demikian penelitian ini bisa memberikan kontribusi penting dengan cara memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan agar dapat merancang program komunikasi digital yang lebih efektif dan merancang program edukasi , sehinggah program tersebut dapat menaikan etika berkomunikasi di kalangan mahasiswa dengan begitu dapat di tingkatkan dimasa depan.
Abstract:Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah mengubahcara individu melakukan interaksi dan komunikasi satu samalain. Media sosial mempercepat dan memperluas interaksi,…
i, tetapi juga membawa berbagai tantangan yang berkaitandengan etika dan moralitas di dunia digital. Generasi Z,yangtumbuh di era digital,memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, tetapi ada risiko kehilangan nilai-nilai sosial dan etika. Situasi ini memerlukan sebuah pendekatan mendalam untukmenilai dampak jangka panjangnya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menganalisis literaturdari berbagai jurnal dan artikel akademis guna memahamifenomena sosial, norma komunikasi, serta nilai moral yang berkaitan dengan penggunaan media sosial di kalanganGenerasi Z.
Media sosial memberikan peluang untuk terlibat dalaminteraksi sosial, namun juga menciptakan masalah sepertiperubahan identitas online, tekanan mental, perasaan takutketinggalan (FOMO), perundungan daring, dan informasiyang salah. Berbagai persona di dunia maya dan pengelolaancitra diri menantang pengembangan karakter individu. Selainitu, media sosial juga menciptakan norma komunikasi baruyang perlu diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap etika sosial bagi Generasi Z menjadisangat kompleks. Dengan demikian, penting untukmenanamkan nilai-nilai moral melalui pendidikan yang menggabungkan prinsip etika universal dan keterampilandigital, serta membangun ekosistem pembelajaran yang terstruktur untuk membentuk karakter dengan tanggung jawabsosial. Masa depan Generasi Z sebagai agen perubahan yang beretika akan sangat bergantung pada sistem pendidikan dan strategi yang efektif.
Abstract:Perkembangan pesat e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk mahasiswa yang semakin aktif melakukan pembelian online melalui platform Shopee. Keputusan pembelian online dipengaruhi oleh berbagai faktor,…
, namun belum seluruhnya dipahami secara empiris pada konteks mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, promosi, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian online pada platform Shopee di kalangan mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yang pernah melakukan pembelian di Shopee. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan kepercayaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang dibuktikan oleh nilai F hitung sebesar 40,791 dengan tingkat signifikansi 0,000. Secara parsial, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 4,016; sig = 0,000), sementara kepercayaan menjadi variabel yang paling dominan (t = 3,836; sig = 0,000). Sebaliknya, promosi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 0,382; sig = 0,704). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,554 menunjukkan bahwa 55,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harga dan kepercayaan merupakan faktor utama dalam mendorong keputusan pembelian online mahasiswa.
Abstract:Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial…
sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran merek dan citra merek terhadap loyalitas merek produk Le Minerale pada mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penelitiannini menggunakan pendekatan…
kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup mahasiswa Jurusan Manajemen semester 1 hingga 3 yang telah mengonsumsi produk Le Minerale, dengannjumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek, demikian pula citra merek yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas merek. Secara simultan, kesadaran merek dan citra merek berpengaruh signifikannterhadap loyalitas merek produk Le Minerale. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, diketahui bahwa kesadaran merek dan citra merek mampu menjelaskan sebesar 57,4% variasi loyalitas merek, sementaraasisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Hasillpenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan loyalitas konsumen.