Showing 45 articles found for "Keputusan"

Penerapan Metode Vikor pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Laptop untuk Belajar Pemrograman Web dan Aplikasi

Andi Akbar, Rizky, Helmy Syahdana, Rizky Ramadhan
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat pada era digital seperti saat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Melalui pokok pembahasan pada penelitian kali ini bertujuan untuk… uk untuk dapat mengeksplorasi serta menerapkan metode VIKOR dalam proses pemilihan laptop ideal yang dapat menunjang kegiatan belajar pemrograman di Universitas Royal. Dengan menggunakan metode ini, maka penelitian kali ini akan mengevaluasi beberapa pilihan laptop berdasarkan sejumlah kriteria utama yang telah ditetapkan, antara lain seperti Harga Laptop (Rp), Spesifikasi Prosesor, Ukuran Layar, Storage RAM, Storage Penyimpanan dan Ukuran Kapasitas Baterai. Dan selain itu juga, untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu metode VIKOR. Berdasarkan hal tersebut pulah, maka penelitian kali ini menunjukkan hasil terhadap pengelolaan data laptop ideal untuk belajar bahasa pemrogramman dan untuk hasilnya antara lain seperti terdapat 3 peringkat laptop yang paling ideal yaitu pada peringkat pertama di isi oleh laptop  INBook X2 dengan nilai Q sebesar 0,785, lalu untuk peringkat ke duanya di isi oleh laptop Axioo Slimbook 14 S1 dengan nilai Q sebesar 0,365 dan untuk peringkat ke tiga di isi oleh laptop Soulmate H4 dengan nilai Q sebesar 0,365

Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan Pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi

Hambali Hambali, Cecep Maulana, Zulkhairani, Dewi Novita
Abstract: Kegiatan workshop pengabdian masyarakat yang bertajuk “Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi” dilatarbelakangi karna belum adanya sistem komputerisasi… sasi dalam penentuan stok barang yang kemudian berhasil dikerjakan dan tentu belum mengerti cara penggunaan aplikasinya maka kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam penggunaan dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan. Dengan workshop ini, pemilik dan admin UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi dapat memahami cara memprediksi stok barang secara objektif, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjelasan deskriptif dan praktik langsung. Pemateri memberikan penjelasan tentang fitur-fitur dalam Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan dengan praktik langsung, sehingga pemilik dan admin dapat lebih memahami materi dan konsep yang disampaikan. Luaran yang menjadi target dalam pengabdian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional belum terakreditasi.

Implementasi Metode WASPAS Dalam Pemilihan Laptop untuk Mahasiswa

Akbar, Maulana, Nurlaila Sari, Sapriani Lubis
Abstract: Dalam dunia akademik, khususnya di jurusan Sistem Informasi, pemilihan laptop yang sesuai menjadi kebutuhan esensial guna menunjang kegiatan pembelajaran. Banyaknya pilihan laptop dengan spesifikasi dan harga yang sangat… bervariasi sering membingungkan mahasiswa dalam menentukan pilihan terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang membantu mahasiswa dalam memilih laptop berdasarkan kriteria objektif menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode ini menggabungkan pendekatan jumlah tertimbang (WSM) dan produk tertimbang (WPM), sehingga menghasilkan evaluasi yang lebih komprehensif. Kriteria yang digunakan meliputi harga, prosesor, RAM, dan kapasitas penyimpanan. Hasil akhir dari sistem menunjukkan bahwa laptop Compaq Presario memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9341, sehingga direkomendasikan sebagai pilihan terbaik bagi mahasiswa. Dengan adanya sistem ini, mahasiswa dapat memperoleh referensi yang lebih akurat dan berbasis data dalam memilih laptop sesuai kebutuhan perkuliahan mereka

Pemanfaatan Metode Topsis dalam Menentukan Smartphone yang Paling Banyak Digunakan Oleh Mahasiswa

Bella Puspita, Khairunnisa, Anggriani, Risma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan smartphone yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa Universitas Royal dengan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode… TOPSIS dipilih karena mampu memberikan hasil yang objektif dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang saling memengaruhi. Lima kriteria utama dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas kamera, kapasitas baterai, kapasitas RAM, dan desain. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang dipilih secara acak, dengan tujuan untuk mengetahui preferensi dan persepsi mereka terhadap berbagai merek smartphone yang umum digunakan. Tahapan analisis melibatkan normalisasi matriks keputusan, pembobotan kriteria, penentuan solusi ideal positif dan negatif, perhitungan jarak terhadap solusi ideal, serta penentuan nilai preferensi. Berdasarkan hasil analisis, smartphone merek Samsung (A3) memperoleh nilai preferensi tertinggi dibandingkan alternatif lainnya, sehingga dinyatakan sebagai smartphone yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa Universitas Royal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode TOPSIS efektif digunakan dalam mengidentifikasi pilihan terbaik berdasarkan kriteria yang relevan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak kampus, pengembang teknologi, maupun peneliti lain dalam memahami tren penggunaan perangkat teknologi di lingkungan pendidikan tinggi

Penerapan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Bell’s Palsy Dengan Metode Dempster Shafer Berbasis WEB

Rika Trisanti, Dahriansah, Dahriansah, Mardalius, Mardalius
Abstract: Bell's palsy, adanya gangguan pada saraf wajah yang bertanggung jawab untuk mengatur ekspresi dan indra peraba pada kulit wajah manusia, mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan sementara pada salah satu bagian otot wajah,… , yang merupakan gejala klinis mononeuropati (gangguan hanya satu saraf). Kondisi ini mengubah satu sisi wajah, membuatnya tampak melorot (asimetris), namun tidak berpengaruh pada seberapa baik otak atau bagian tubuh lainnya bekerja. Dalam mendiagnosa penyakit ini,biasa pasien berkonsultasi dahulu ke dokter umum, namun jika penyakit yang diderita berat maka dokter umum akan merujuk ke dokter spesialis saraf. Namun demikian,ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pasien bell’s palsy yaitu tidak semua orang bisa datang berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dengan alasan faktor ketidaktahuan pendaftaran sebagai pasien baru, mahalnya biaya konsultasi,dan lama menunggu antrian. Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem kecerdasan buatan diperlukan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih sederhana dan lebih konsisten. Metode Dempster Shafer akan digunakan oleh sistem pakar untuk mengelola data dan gejala penyakit pasien. Metode Dempster Shafer adalah perhitungan matematika untuk mencari bukti berdasarkan tingkat kepercayaan (belief) dan ketidakpercayaan (plausibility) untuk digunakan dalam menyatukan informasi dan menghitung probabilitas (peluang) suatu peristiwa. Metode Dempster Shafer diuji, dan dibuat diagnosis bell's palsy dengan nilai densitas 80%. Oleh karena itu, pasien dengan bell's palsy dapat didiagnosis dengan metode ini.