Search Articles & Publications

Showing 107 articles found for "Pemantauan"

MAPPING SYSTEM FOR LOCATION OF STUNTING CASES IN TODDLER IN TANJUNG BALAI CITY USING WEBGIS

Alfa, Zikri, Yusda, Riki Andri, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: Data on stunting cases among toddlers in Datuk Bandar Timur sub-district, Tanjung Balai city Not yet processed in a way computerized use digital map , so that the monitoring process in-depth investigation of the… e distribution and patterns of stunting in a area Not yet presented with Good . This matter Of course impact on cadre Public health center Semula Jadi For monitor number nutrition bad And spread prevalence of stunting in Datuk Bandar Timur sub-district, Tanjung Balai city . For That need development A system internal data management form chart nor map that can be give description spread nutrition bad in the region Mayor. Planning And development system information This done with use method data collection and interview direct to the UPTD Community Health Center Semula Jadi . Objective it was built this webgis can assist in identifying areas that need nutritional intervention, mapping the prevalence of stunting and malnutrition, as well as monitoring nutrition programs and optimizing resource allocation. Results from GIS can plays an important role in supporting efforts to prevent and overcome stunting problems by providing tools effective software for collecting, analyzing and visualizing nutritional data spatially. The use of web GIS can also provide information on stunting locations from UPTD Semula Jadi Health Center data. Keywords : geographic information system; location mapping system; stunting.    Abstrak: Data kasus stunting pada balita di kecamatan datuk bandar timur kota tanjung balai belum diproses secara terkomputerisasi menggunakan peta digital, sehingga proses pemantauan penyelidikan mendalam tentang sebaran dan pola stunting disuatu daerah belum tersajikan dengan baik. Hal ini tentu berdampak pada kader puskesmas Semula Jadi untuk memantau angka gizi buruk dan penyebaran prevalensi stunting di kecamatan datuk bandar timur kota tanjung balai. untuk itu perlu pembangunan sebuah sistem pengelolaan data dalam bentuk grafik maupun peta yang dapat memberikan gambaran penyebaran gizi buruk diwilayah Datuk Bandar. Perancangan dan pembangunan sistem informasi ini dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan data dan wawancara langsung ke UPTD Puskesmas Semula Jadi. Tujuan dibangunnya webgis ini dapat membantu dalam identifikasi daerah yang membutuhkan intervensi gizi, pemetaan prevalensi stunting dan gizi buruk, serta memantau program-program gizi dan optimalisasi alokasi sumber daya. Hasil dari SIG dapat berperan penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan masalah stunting dengan menyediakan alat software yang efektif untuk pengumpulan, analisis, dan visualisasi data gizi secara spasial. Kegunaan webgis juga dapat memberikan informasi mengenai lokasi stunting dari data UPTD Puskesmas Semula Jadi. Kata kunci: sistem informasi geografis; sistem pemetaan lokasi; stunting  

AUTOMATIC INDICATOR SYSTEM FOR WSN UTILIZATION IOT STUFFING MACHINE INFUSION WATER VOLUME DETECTOR

Harahap, Ricky Ramadhan, Kurniawan, Fahmi
Abstract: Abstract: The use of intravenous infusion sets has greatly increased, but there are some problemscaused by various causes, namely negligence by nurses, lack ofsupervision by the patient's family and from the actions of the… he patient who caninterfere with the infusion system. The urgency expected to be madeone of the effective and efficient solutions in the automation system for detecting the volume of infusion water and this innovation is expected to help nurses in monitoring intravenous fluid replacement, reducing the risk of delays in replacing intravenous fluids for patients and the public to know the system is running out of infusion water with the sound of an alarm/buzzer. The purpose of this study was to design an infusion control device by detecting the volume of infusion water based on the weight of the infusion using a Wireless Sensor Network. The Wireless Sensor Network used by the load cell sensor functions to detect the weight value of the infusion water in the infusion bag. The buzzer becomes an indicator indicating that the infusion bag is ready to be replaced and also through the Stuffing Machine the Internet of Things will inform the nurse via the Telegram application to inform that the infusion bag is worth replacing. So that nurses can monitor the process of detecting the volume of infused water remotely. Keywords: Arduino, Blind Detector, Indicator system, Prototype    Abstrak: Penggunaan infus set intravena sangat meningkat, namun ada beberapa masalah yang disebabkan oleh berbagai penyebab yaitu kelalaian oleh perawat, kurangnya pengawasan oleh keluarga pasien dan dari tindakan pasien yang dapat menghambat sistem kerja pada infus. Urgensi yang diharapkan agar dapat dijadikan salah satu solusi yang efektif dan efisien dalam sistem otomatisasi pendeteksian volume air infus dan inovasi ini diharapkan bisa membantu perawat dalam pemantauan penggantian cairan intravena, mengurangi resiko keterlambatan penggantian cairan intravena bagi pasien dan masyarakatpun mengetahui sistem habisnya air infus dengan bunyinya alarm/buzzer. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan alat pengontrolan infus dengan cara mendeteksi volume air infus berdasarkan berat dari air infus dengan menggunakan Wireless Sensor Network. Wireless Sensor Network yang digunakan sensor load cell berfungsi untuk mendeteksi nilai berat air infus yang ada pada kantung infus. Buzzer menjadi sebuah indikator yang menandakan bahwa kantung airinfus sudah layak diganti dan juga melalui Stuffing Machine Internet Of Things akan menginformasikan ke perawat melalui aplikasi Telegram menginformasikan kantung air infus sudah layak diganti.  Sehingga perawat dapat memonitoring proses pendeteksi volume air infus dari jarak jauh..   Kata kunci: Infused Water; Load Cells; Prototypes; Stuffing Machine Internet Of Things;                  Volume

UTILIZATION OF IOT TECHNOLOGY FOR TEMPERATURE MONITORING SYSTEM ON STMIK ROYAL COMPUTER LABORATORY

Afandi, Adi Mas, Ramadhani, Kamal
Abstract: Abstract : Air conditioner is an important component in a room nowadays. Due to its function as a regulator of air circulation in a room that was previously hot and stuffy, it becomes cool and comfortable. STMIK Royal Kisaran… saran which is one of the tertiary institutions in the field of computers which has lots of air conditioners in each room, both in the theory room and in the laboratory room. Where the control and monitoring is still done manually, namely through a switch or remote control . This becomes a problem that arises when there is negligence in extinguishing it or in the ignition process. So we need a system that can turn on the air conditioner in every theoretical room or laboratory room remotely. So that the work feels lighter and more effective. In designing this control system, a NodeMCU ESP8266 module is used, which acts as the brain of the remote control system and with a DHT11 temperature sensor that can monitor room temperature. The IR Transmitter sensor acts as a connecting medium between the NodeMCU ESP8266 module and the Air Conditioner engine to regulate the temperature. So that in this way, this control system can make it easier for officers to control the Air Conditioner in the STMIK Royal campus room.   Keywords : air conditioners; dht11; internet of things; nodeMCU esp8266.   Abstrak: Air conditioner merupakan sebuah komponen penting pada suatu ruang di jaman sekarang ini. Dikarenakan fungsinya sebagai pengatur sirkulasi udara di dalam ruangan yang sebelumnya panas dan pengap menjadi sejuk dan nyaman. STMIK Royal Kisaran yang merupakan salah satu perguruan tinggi dibidang komputer yang memiliki banyak sekali air conditioner di setiap ruangannya, baik pada ruang teori serta diruang laboratorium. Di mana pada pengontrolan dan pemantauannya masih secara manual, yaitu melalui sakelar atau remot kontrol. Hal ini menjadi satu persoalan yang timbul ketika terjadi kelalaian dalam memadamkannya ataupun dalam proses penyalaannya. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menyalakan air conditioner di setiap ruang teori maupun ruang laboratorium dengan jarak jauh. Sehingga pekerjaan tersebut teras lebih ringan dan efektif. Dalam perancangan sistem kendali ini digunakan sebuah modul NodeMCU ESP8266, yang berperan sebagai otak dari sistem pengendalian secara jarak jauh dan dengan sensor suhu DHT11 yang dapat memantau temperatur suhu ruangan. Sensor IR Transmitter sebagai media penghubung antara modul NodeMCU ESP8266 ke mesin Air Conditioner untuk mengatur temperatur suhu. Sehingga dengan demikian, sistem kendali ini dapat mempermudah petugas dalam mengontrol Air Conditioner di ruangan kampus STMIK Royal.   Kata kunci : air conditioner; dht11; internet of things; nodeMCU esp8266. 

PROTOTYPE DESIGN ROBOT MONITORING REMOTE CONTROL BASED ON FIRST-PERSON VIEW

Hidayat, Jhoni, Dwiyanto, Dwiyanto, Usman, Usman
Abstract: Abstract: Technological advances are not only used for the industrial world but have led to all fields both education, military, and household. One of the technological advances in the application of robots that are used… to reduce the use of human power. Therefore, the design of a remote control monitoring robot prototype that is used to replace the human role in monitoring or monitoring certain objects or environments that are difficult to reach by humans to go directly to the intended object. This robot is designed by applying the FPV (First-Person View) system which is controlled remotely using the nRF24L01 and MPU6050 and uses a servo to move the camera. Based on the results of testing the Robot Prototype in this study as a whole, the prototype robot is obtained well and the Robot Prototype can replace the role of humans in monitoring objects remotely.   Keywords: Arduino; FPV; Monitoring; nRF24L01; MPU6050; Robot.     Abstrak: Kemajuan teknologi tidak hanya digunakan untuk dunia industri saja melainkan sudah mengarah ke segala bidang baik dunia pendidikan, militer dan dalam rumah tangga. Salah satu kemajuan teknologi adalah penerapan robot yang digunakan untuk mengurangi penggunaan tenaga manusia. Maka dari itu dilakukan perancangan prototype robot pemantau kendali jarak jauh yang digunakan untuk menggantikan peran manusia dalam pengawasan atau pemantauan objek ataupun lingkungan tertentu yang sulit dijangkau oleh manusia untuk terjun langsung ke objek yang dituju. Robot ini dirancang dengan menerapkan sistem FPV (Fisrt-Person View) yang dikendalikan dari jarak jauh menggunakan nRF24L01 dan MPU6050, serta menggunakan servo untuk menggerakan kamera. Berdasarkan hasil pengujian prototype robot pada penelitian ini secara keseluruhan didapatkan prototype robot dengan baik dan prototype robot dapat menggantikan peran manusia dalam pemantauan objek dari jarak jauh.   Kata kunci: Arduino; FPV; Monitoring; nRF24L01; MPU6050; Robot.  

RANCANG BANGUN APLIKASI PRESENSI MULTI EVENT DENGAN QR-CODE BERBASIS RESTFUL WEB SERVICE

Pratama, Fandy Indra, Mustagfirin, Mustagfirin, Fachreza, Ardian
Abstract: Abstract: Activities in the world of education and institutions are documents that must be documented which can be used as activity reports to the leadership. One such documentation is attendance documentation because attendance… tendance is sometimes very sensitive because it affects the prerequisites for further activities. Meanwhile, most attendance systems currently use conventional methods, namely printing attendance forms and participants taking notes on the form. After completion of the event, it is recorded in an electronic storage and the original sheet is archived. Meanwhile, universities and schools are required to be sensitive to technology so that they are not out of date. So the researchers proposed a presence system based on Scan Id QR Code based on Restful Web Service technology with the following process: (i) Schedule 1 time in advance; (ii) attendance by scanning the QR-Code ID to a scanner; (iii) Attendance monitoring. This proposed technology can be used for multi-platform and multi-event, so that to use this presence system, each agency can list its activities and its members. And as a member, you can do attendance by just scanning the QR-Code Id you have into a scanner. The development of this system uses the web engineering method because this method is appropriate for developing this system. So that the system is deemed capable of trimming the administration of the committee and minimizing the problem of data fraud and corruption.             Keywords: presence, qr-code, web engineering     Abstrak: Kegiatan pada dunia pendidikan dan instansi merupakan dokumen yang wajib didokumentasikan yang dapat digunakan sebagai laporan kegiatan ke pimpinan. Salah satu dokumentasi tersebut adalah dokumentasi presensi kehadiran karena presensi kehadiran terkadang sangat sensitif karena mempengaruhi prasyarat kegiatan selanjutnya. Sedangkan hampir besar sistem presensi saat ini menggunakan cara konvensional yaitu cetak formulir presensi dan peserta mencatat di formulir tersebut. Setelah selesai acara, dicatat di penyimpanan elektronik dan lembar aslinya diarsipkan. Sedangkan universitas dan sekolah dituntut peka terhadap teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Sehingga peneliti mengusulkan sistem presensi berbasis dengan Scan Id qr-code berbasis teknologi Restful Web Service dengan proses sebagai berikut: (i) Jadwal 1 kali diawal; (ii) Presensi dengan cara scan Id qr-code ke mesin scanner; (iii) Pemantauan kehadiran. Teknologi yang diusulkan ini dapat digunakan untuk multi platform dan multi event, sehingga untuk menggunakan sistem presensi ini, setiap instansi dapat membuat daftar kegiatan dan anggotanya masing-masing. Serta sebagai anggota dapat melakukan presensi hanya melakukan scan Id qr-code yang dimiliki ke mesin scanner. Pengembangan sistem ini menggunakan metode web engineering karena metode tersebut tepat untuk mengembangkan sistem ini. Sehingga sistem tersebut dirasa mampu memangkas administrasi panitia dan memperkecil permasalahan kecurangan dan rusaknya data.   Kata kunci: presensi, qr-code, web engineering

PEMBUATAN TEKNOLOGI ROBOTIK DALAM DUNIA MILITER SEBAGAI MEDIA PEMANTAU DAN NEGOSIASI BERBASISKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Wirawan, Nanda Tommy, Defnizal, Defnizal, Nadia Ernes, Risa
Abstract: Abstract: Negotiations in the release of hostages are the most important way in a rescue mission for hostages. If the officer is wrong in taking action in the negotiation process, the effect that can be caused is the safety… ety threat of both the officer or personnel in charge and the safety of the hostage victims. The reason is the ineffectiveness of communication so that it always results in a shootout to complete the abduction. And the problem is resolved without communication between criminals and personnel. In this case, we designed a negotiating robot equipped with weapons so that the safety and security of the officers would also be a concern in carrying out their duties, both in the task of war against the enemy and in the task of freeing hostages. and officers who are responsible for the safety of the victims being taken hostage. With this military robot, the monitoring can help military members or personnel in negotiating and monitoring without having to sacrifice lives. Keywords: Arduino; FPV; GPS ;Robot; Sensor.     Abstrak: Negosiasi dalam pembebasan sandera merupakan cara terpenting dalam sebuah misi penyelamatan sandera, Jika petugas salah dalam mengambil tindakan dalam proses negosiasi maka efek yang dapat ditimbulkan adalah ancaman keselamatan baik petugas atau personil yang berwajib maupun keselamatan dari pihak korban yang disandera. Penyebabnya adalah tidak efektifnya komuniskasi sehingga  mengakibatkan selalu terjadinya baku tembak untuk menyelesaikan penyandraan tersebut. Dan masalah terselesaikan tanpa ada komunikasi antara penjahat dan personil. Dalam hal tersebut kami merancang sebuah robot negosiasi yang dilengkapi dengan senjata agar keselamatan dan keamanan petugas juga menjadi perhatian dalam menjalankan tugas, baik dalam tugas perang melawan musuh maupun dalam tugas pembebasan sandera.Dalam hal pembebasan sandera perlu dilakukan berbagai cara agar mendapatkan kesepakatan terbaik antara musuh dan petugas yang berwajib guna keselamatan korban yang disandera. Dengan adanya robot militer pemantau  ini dapat membantu  anggota atau personil militer dalam melakukan negosiasi dan pemantauan tanpa harus mengorbankan nyawa.   Kata kunci: Arduino; FPV; GPS; Robot; Sensor.

Evaluasi Pengamanan Hutan Berbasis Risiko: Hubungan Intensitas Patroli, Pemantauan Satelit, dan Temuan Kayu Ilegal di Bolaang Mongondow

Hiola, Abdul Samad, Nabila Margareta Hakim, Abdul Alim, Daud Sandalayuk, Alexander Ruruh, Ernikawati, Dian Puspaningrum
Abstract: Operasi pengamanan hutan membutuhkan evaluasi berbasis data agar alokasi patroli, pemantauan satelit, dan respons penegakan hukum dapat diarahkan pada wilayah serta periode yang paling berisiko. Penelitian ini mengevaluasi&#8230; si hubungan antara intensitas patroli dan luas deforestasi, perubahan waktu respons penanganan kasus setelah pemanfaatan pemantauan satelit near-real-time, serta pola temporal dan indikasi konsentrasi spasial temuan kayu ilegal di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif evaluatif berbasis data operasional Balai Penegakan Hukum Kehutanan. Data mencakup 150 titik patroli dan temuan kayu ilegal selama 1 Januari-31 Desember 2023, 10 sektor pengamatan hasil agregasi titik patroli, serta 30 pasang kasus respons yang dipadankan antara periode manual Januari-Juni 2022 dan periode berbasis satelit Januari-Juni 2023. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana, uji-t berpasangan, ukuran efek Cohen's d, uji Kruskal-Wallis, dan identifikasi outlier berbasis persentil ke-90. Hasil menunjukkan bahwa intensitas patroli berasosiasi negatif dan signifikan dengan luas deforestasi pada tingkat sektor (B = -1,05; R2 = 0,919; F(1,8) = 91,03; p < 0,001). Waktu respons rata-rata menurun dari 51,5 jam pada metode manual menjadi 23,6 jam setelah pemanfaatan pemantauan satelit, dengan selisih rata-rata -27,9 jam, t(29) = -14,72; p < 0,001; dan Cohen's d = 2,69. Volume temuan kayu ilegal tertinggi terjadi pada Q3 atau Juli-September (60,2 +/- 14,5 m3), dengan perbedaan signifikan antarkuartal (H(3) = 28,74; p < 0,001). Sebanyak 80% titik outlier berada pada wilayah berkerawanan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi patroli terarah, pemantauan satelit, dan evaluasi spasial-temporal sederhana dapat memperkuat pengamanan hutan berbasis risiko. Namun, seluruh hasil perlu ditafsirkan sebagai asosiasi operasional karena penelitian bersifat observasional, jumlah sektor regresi terbatas, dan analisis spasial belum menggunakan pemodelan hotspot formal.

Strategi Adaptif untuk Pemeliharaan Tahun Pertama Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Wilayah Rentan Iklim: Bukti Empiris dari Gorontalo, Indonesia

Hiola, Abdul Samad, Desi Ishak, Firman Syahputra, Masitha, Oktavianus Tato, Revalina P. Raisyah
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kegiatan pemeliharaan tahun pertama (P1) dalam program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Model UPSA di Desa Motinelo, Kabupaten Gorontalo, dengan fokus pada strategi adaptif untuk&#8230; k mengatasi tantangan kematian bibit akibat kondisi musim kemarau. Dilaksanakan dari Oktober hingga Desember 2025, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan pemantauan lapangan sistematis pada lahan seluas 2 hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) "Mentari Hijau". Pengumpulan data melibatkan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi visual terhadap delapan aspek kegiatan pemeliharaan tahun pertama sesuai dengan pedoman teknis RHL. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa distribusi bibit ke lubang tanam telah dilaksanakan secara lengkap dengan total 2.000 bibit yang terdiri dari Nyatoh (250 batang), Nangka (250 batang), Alpukat Biji (1.000 batang), dan Alpukat Okulasi (500 batang). Namun, tingkat kematian bibit mencapai 35%, dengan angka tertinggi pada Alpukat Biji (40%) akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Pemeliharaan teknik konservasi tanah telah dilaksanakan pada seluruh area seluas 2 hektar, dengan teras bangku (60%) dan teras gulud (40%). Aplikasi hidrogel sebanyak 3 kg terbukti sebagai strategi adaptif yang efektif, sementara kegiatan penyiangan dan pendangiran baru mencapai 60% dari total area. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa dominasi Hasil Hutan Bukan Kayu (62,5%) mencerminkan strategi KTH dalam mengoptimalkan manfaat ekonomi jangka pendek. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi adaptif dalam implementasi program RHL pada fase kritis pemeliharaan tahun pertama, terutama di wilayah dengan pola cuaca yang tidak menentu. Implikasi praktis meliputi kebutuhan penguatan kapasitas teknis petani hutan, pengembangan sistem pemantauan yang responsif, serta integrasi pengetahuan lokal dengan rekomendasi teknis berbasis ilmu pengetahuan untuk meningkatkan ketahanan program RHL terhadap fluktuasi iklim yang semakin tidak dapat diprediksi. Studi ini membuktikan bahwa kombinasi teknik konservasi tanah dengan aplikasi hidrogel dapat secara signifikan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bibit di wilayah yang rentan terhadap perubahan iklim.

Analisis Sistem Pengendalian Internal Persediaan Obat Dalam  Meningkatkan Kinerja Pelayanan Fasilitas Kesehatan Di RSUD Kabupaten Konawe Kepulauan

Narto Asep Deni, La Ode Anto, Nitri Mirosea
Abstract: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui sistem pengendalian internal atas persediaan dan pengelolaan obat di Rumah sakit Umum Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan dalam&#8230; alam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Hasil dari analisis menunjukan bahwa Rumah sakit Umum Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan sudah menerapkan standar pengendalian Internal. Dalam penerapan sistem pengendalian internal (SPI) Rumah sakit Umum daerah Kab. Konawe kepulauan sudah sangat efektif dalam penerapannya. Mulai dari: 1. Lingkungan pengendalian yang memiliki persentase rata-rata 96,94%, 2. Penilaian risiko yang memiliki nilai rata-rata 95,26%. 3. Aktivtas pengendalian memiliki nilai rata-rata 96,11%, 4. Informasi dan komunikasi memiliki nilai rata-rata 97,48%, 5. Pemantauan memiliki nilai rata-rata 96,67%, dengan angka rata-rata yang dimiliki sehingga penerapan sistem pengendalian internal pada rumah sakit umum daerah kab. Konawe kepulauan sudah sangat efektif.

Implementasi Kurikulum Merdeka di MTs Miftahush Shibyan : Analisis Terhadap Kendala dan Solusinya

Muhammad Fahmi Azizi, Nabila Salsabilla, Slamet Daroini
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kendala penerapan kurikulum mandiri di MTs Miftahush Shibyan dan mengidentifikasi alternatif solusi  untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif &#8230; tif  dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan tersebut mengungkapkan tiga hambatan utama: terbatasnya pemahaman guru terhadap kurikulum mandiri, kurangnya kesempatan belajar yang tepat, dan rendahnya motivasi siswa untuk belajar mandiri. Solusi yang diusulkan mencakup pelatihan intensif bagi guru, perbaikan infrastruktur sekolah, dukungan khusus bagi siswa, serta penilaian dan pemantauan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengoptimalkan kurikulum mandiri di lembaga pendidikan lainnya.