Abstract:Penelitian ini mengkaji penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana aborsi dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam dengan fokus pada kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jambi. Aborsi, sebagai fenomena…
mena sosial dan hukum, menimbulkan problematika karena bertentangan dengan norma hukum, moral, serta prinsip perlindungan hak asasi manusia. Dalam hukum positif Indonesia, larangan aborsi diatur secara tegas dalam KUHP serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, yang hanya memberikan pengecualian dalam kondisi darurat medis atau akibat pemerkosaan. Sementara itu, dalam hukum Islam, aborsi dipandang sebagai tindakan penghilangan nyawa janin yang termasuk kategori pembunuhan, kecuali dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan metode deskriptif analitis melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap aborsi di Jambi masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan aparat penegak hukum, minimnya sarana pendukung, serta resistensi budaya dan stigma sosial. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, penegakan hukum harus diarahkan pada perlindungan jiwa, keturunan, dan martabat manusia. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan hukum pidana dan hukum Islam, serta menjadi masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam merumuskan kebijakan yang lebih humanis dan berkeadilan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Indiga Nusa Digitama dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif…
alitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital perusahaan meliputi pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan Google Ads dan artikel SEO, serta penerapan pendekatan content marketing dan engagement yang terstruktur. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan melalui tiga tahapan: kognitif, afektif, dan perilaku. Pengelolaan sumber daya manusia yang fleksibel, sistematis, serta budaya kerja kolaboratif menjadi faktor pendukung utama. Evaluasi menggunakan bauran pemasaran 7P menunjukkan bahwa setiap elemen strategi berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan, sementara analisis SWOT membantu mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan dan kendala yang mempengaruhi implementasi strategi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pendekatan pemasaran yang adaptif dan edukatif dapat membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM, termasuk perempuan, dalam ekosistem digital yang inklusif.
Abstract:Triwulan III-2024 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,57%. Kondisi ini membuat persaingan usaha semakin ketat, termasuk bagi Restoran Bumi Kayu di Kabupaten Garut. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan…
strategi pemasaran digital melalui media sosial, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya tarik dan retensi konsumen. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT. Data penulisan diperoleh melalui wawancara dengan tujuh informan serta sumber pendukung lainnya.Hasil penulisan menunjukkan bahwa Restoran Bumi Kayu memiliki kekuatan berupa konsep bernuansa alam, menu yang selalu diperbarui, serta pelayanan yang ramah, sementara kelemahan utama terletak pada pengelolaan media sosial dan keterbatasan promosi digital.
Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa tren pertumbuhan industri makanan dan meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, namun juga terdapat ancaman berupa persaingan usaha yang semakin ketat dan perubahan tren konsumen yang cepat. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang paling sesuai adalah strategi S-O, yaitu penguatan branding melalui media sosial dengan menonjolkan konsep alam dan inovasi menu, disertai inovasi konten digital serta peningkatan kapasitas pengelola dalam literasi digital. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, menarik konsumen baru terutama kalangan muda, membangun interaksi yang lebih kuat dengan pelanggan, serta memperkuat daya saing Restoran Bumi Kayu di tengah kompetisi industri kuliner yang semakin dinamis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Customer Review dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian di TikTokShop, dengan fokus pada Perempuan Gen Z di Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan…
akan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana kuesioner disebarkan kepada responden yang pernah melakukan pembelian melalui TikTokShop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Customer Review dan Promosi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan Customer Review memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan Promosi. Ulasan dalam bentuk testimoni, video unboxing, maupun pengalaman nyata terbukti lebih efektif membangun kepercayaan dan mendorong niat beli, sedangkan promosi berperan sebagai faktor pendukung melalui program diskon, voucher, flash sale, dan live shopping. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara konten review yang kredibel dan strategi promosi yang konsisten mampu memperkuat keputusan pembelian konsumen Gen Z.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) pada inovasi bisnis Warung Seblak Priwial yang merupakan UMKM makanan tradisional di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.…
rat. Warung Seblak Priwial menawarkan keunikan berupa variasi menu yang lebih banyak, konsep prasmanan yang interaktif, serta layanan pesan antar dengan biaya terjangkau dan kemasan yang aman. Namun, terdapat sejumlah kendala operasional seperti keterbatasan tenaga kerja, jadwal buka yang tidak menentu, fasilitas pendukung yang minim, dan promosi yang belum maksimal secara digital. Analisis SWOT dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan konsumen, yang mengidentifikasi keunggulan produk dan tantangan dalam persaingan pasar serta adaptasi terhadap kenaikan harga bahan baku. Hasil analisis menunjukkan bahwa Warung Seblak Priwial berpotensi meningkatkan daya saing melalui optimalisasi promosi digital, pengembangan kualitas pelayanan, perluasan pasar daring, serta upaya inovasi menu yang berkelanjutan. Strategi penguatan sumber daya manusia serta integrasi dengan ekosistem digital dinilai penting untuk mempertahankan eksistensi dan memperluas jangkauan pelanggan di tengah persaingan yang semakin sengit. Penelitian ini merekomendasikan agar Warung Seblak Priwial fokus pada pemanfaatan faktor internal yaitu kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), lalu pemanfaatan faktor eksternal yaitu peluang (opportunity) dan ancaman (threats) guna mewujudkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan nilai-nilai budaya religius dalam membangun karakter peserta didik di SMPN 1 Atap Lanut Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan…
endekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama dalam pengembangan budaya religius dilakukan melalui pembiasaan dan keteladanan guru. Pembiasaan diterapkan melalui kegiatan doa bersama, BIMTAL setiap hari Jumat, PHBI, dan kegiatan bakti sosial keagamaan. Sementara itu, keteladanan guru diwujudkan melalui sikap disiplin ibadah, sopan santun, dan perilaku religius dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Program budaya religius yang diterapkan mampu memberikan dampak positif terhadap karakter peserta didik, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta berkurangnya perilaku negatif seperti bullying. Faktor pendukung pengembangan budaya religius meliputi dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Adapun faktor penghambatnya adalah rendahnya motivasi sebagian siswa, pengaruh gadget, dan keterbatasan sarana ibadah. Dengan demikian, pengembangan budaya religius di sekolah terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan nilai-nilai karakter Islami siswa di SDN 8 Nagrikaker Purwakarta, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat,…
at, serta menganalisis hasil pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dua guru PAI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilakukan melalui pembiasaan religius, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islami dalam pembelajaran, serta pemberian tanggung jawab kepada siswa. Kegiatan pembiasaan seperti salat dhuha, tadarus Al-Qur’an, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, serta budaya sopan santun diterapkan secara konsisten di sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, keterlibatan orang tua, dan budaya sekolah yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa yang beragam, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh penggunaan gadget dan lingkungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter Islami siswa, seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kesadaran beribadah. Dengan demikian, strategi guru PAI dinilai efektif dalam membentuk karakter Islami siswa secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode Yanbu’a dalam pengembangan sumber daya guru Al-Qur’an di MTs Yanbu’ul Qur’an Pangkalanbun, menganalisis perannya dalam meningkatkan kompetensi guru, mengkaji…
ru, mengkaji dampaknya terhadap profesionalitas guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Yanbu’a dilakukan secara terstruktur melalui pelatihan, tashih, mudarasah, supervisi, dan evaluasi berkala. Metode ini berperan penting dalam meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru, terutama dalam aspek makhraj, tajwid, tartil, ghunnah, serta kemampuan menyusun pembelajaran yang sistematis dan terarah. Selain itu, implementasi Yanbu’a berdampak positif terhadap profesionalitas guru, seperti meningkatnya kedisiplinan, semangat muroja’ah, keteladanan, dan budaya kerja Qur’ani. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kepala pondok dan kepala madrasah, pembimbing yang kompeten, komitmen guru, kerja sama antarguru, serta sarana prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar guru dan santri, keterbatasan waktu pembinaan, dan kurangnya dukungan orang tua di rumah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai digital Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap…
ap sikap dan perilaku digital siswa di SMP Islam Sumber Gundang Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan siswa yang dipilih secara purposif karena terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai digital Islami dilakukan melalui integrasi nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan etika bermedia dalam pembelajaran PAI melalui diskusi, video edukasi Islami, pembiasaan, serta keteladanan guru. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, lingkungan religius, peran guru, dan media pembelajaran digital. Faktor penghambat berasal dari pengaruh negatif media sosial, kurangnya pengawasan orang tua, rendahnya kesadaran siswa, dan keterbatasan fasilitas teknologi. Pembelajaran PAI memberikan dampak positif terhadap peningkatan sikap dan perilaku digital Islami siswa, seperti penggunaan media sosial secara sopan, bijak, dan bertanggung jawab.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengimplementasikan nilai-nilai toleransi di SDN 1 Liberia Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengidentifikasi faktor pendukung dan…
an penghambat implementasi nilai toleransi, serta menganalisis peran guru PAI dalam membentuk sikap toleran peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan beberapa peserta didik di SDN 1 Liberia. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi pembelajaran berbasis toleransi melalui integrasi nilai-nilai toleransi dalam RPP dan materi pembelajaran, penggunaan metode cerita, diskusi, cooperative learning, serta pembiasaan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung implementasi toleransi meliputi dukungan warga sekolah, lingkungan yang harmonis, dan kurikulum pendidikan karakter. Adapun faktor penghambat berasal dari latar belakang keluarga dan pengaruh lingkungan luar. Guru PAI berperan sebagai pendidik, teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam membentuk sikap toleran peserta didik sehingga tercipta lingkungan sekolah yang inklusif, harmonis, dan menghargai keberagaman.