Abstract:Manajemen rantai pasok adalah suatu sistem pada suatu organisasi atau instansi yang menyalurkan barang produksi dan jasanya kepada para penggunanya. Supply Chain Management merujuk kepada jaringan yang rumit dari hubungan…
n dimana organisasi mempertahankan dengan partner bisnis untuk memperoleh bahan baku, produksi dan menyampaikan kepada konsumen. Manajemen rantai pasok bagi Pondok Pesantren Darul Hijrah yang mengelola, mengatur dan menyimpan bahan baku stock beras, sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan beras, meningkatkan nilai pengelolaan bahan baku beras sehingga memberikan nilai positif bagi instansi atau perusahaan. Berdasarkan penelitian dilakukan secara langsung ke lapangan dengan metode observasi serta mempelajari literature yang berhubungan dengan masalah yang dibahas, diharapkan sistem yang baru ini dapat meningkatkan kualitas informasi sehingga bermanfaat bagi instansi yang bersangkutan.
Abstract:Bantuan sosial adalah salah satu program utama pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satu program bantuan sosial yang menjadi perhatian pemerintah adalah bantuan Raskin (beras untuk keluarga miskin).…
. Pengelolaan program bantuan sosial Raskin di Kelurahan Sidomulyo selama ini dilakukan dengan cara manual, yang mengakibatkan ketidakakuratan data dan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki akurasi dan efisiensi proses seleksi penerima bantuan Raskin dengan menerapkan model Naive Bayes. Model ini digunakan untuk mengelompokkan data penerima berdasarkan kriteria, seperti kondisi rumah, status kepemilikan rumah, tanggungan keluarga, dan jumlah penghasilan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan menggunakan data dari 300 kepala keluarga, model ini berhasil mencapai tingkat akurasi sebesar 81,66%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,3% kepala keluarga dinyatakan layak menerima bantuan, sedangkan 39,7% tidak layak. Implementasi model Naive Bayes diharapkan dapat meningkatkan transparansi, keadilan, dan efisiensi dalam pelaksanaan program bantuan sosial di masa yang akan datang.
Abstract:Keuangan negara di Indonesia mengalami perluasan makna yang konsisten berlanjut bahkan setelah reformasi keuangan negara yang terjadi dengan keluarnya tiga paket peraturan perundang-undangan di bidang keuangan. Perluasan…
makna tersebut tidak hanya berdampak pada aspek konseptual tetapi juga menimbulkan implikasi terhadap kepastian dan praktik penegakan hukum terhadap kerugian negara. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan bahan hukum primer dan sekunder dengan cara studi kepustakaan dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menemukan bahwa perluasan ruang lingkup keuangan negara dalam peraturan perundang-undangan menimbulkan paradoks hukum dan ketidakpastian dalam penegakan hukum, sehingga diperlukan penerapan teori transformasi untuk menegaskan APBN sebagai batas ideal keuangan negara
Abstract:Virtualisasi telah menjadi teknologi kunci dalam komputasi modern, memungkinkan penggunaan sumber daya fisik secara efisien dan fleksibel. Proses ini memungkinkan eksekusi beberapa sistem operasi atau aplikasi secara bersamaan…
samaan pada satu perangkat fisik, memberikan isolasi yang lebih baik dan manajemen yang lebih sederhana. Dalam konteks ini, Ubuntu, sebagai salah satu distribusi Linux terpopuler, menawarkan berbagai alat dan platform virtualisasi seperti KVM, OpenStack, dan LXD, yang mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur komputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek-aspek penting dari virtualisasi di Ubuntu, termasuk teknik implementasi, alat yang tersedia, serta manfaat dan tantangan dalam penerapannya. Dengan memahami virtualisasi secara mendalam, profesional IT diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan infrastruktur sesuai kebutuhan modern yang terus berkembang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang fleksibilitas dan skalabilitas yang ditawarkan oleh teknologi virtualisasi, serta kontribusinya terhadap pengembangan perangkat lunak dan pengelolaan sumber daya di lingkungan produksi.
Abstract:Penggunaan kosmetik telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan remaja wanita. Salah satu produk yang paling diminati adalah lip tint, karena memberikan tampilan natural, tahan lama, dan praktis digunakan…
gunakan dalam berbagai aktivitas. Namun, banyaknya merek yang menawarkan keunggulan masing-masing sering kali membuat konsumen remaja kesulitan menentukan pilihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan dengan menerapkan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dalam menentukan produk lip tint terbaik berdasarkan persepsi remaja wanita. Metode MFEP digunakan karena mampu mengevaluasi beberapa alternatif berdasarkan sejumlah kriteria penting yang telah ditentukan, yaitu harga, daya tahan warna, aroma, kelengkapan shade, dan tekstur produk. Setiap kriteria diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya, dan penilaian dilakukan terhadap sepuluh merek lip tint populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek BNB memperoleh skor tertinggi sebesar 4,70, menjadikannya sebagai rekomendasi utama. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan evaluasi multikriteria dapat membantu konsumen muda mengambil keputusan yang lebih rasional. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan remaja masa kini
Abstract:Studi ini meneliti permasalahan polusi udara yang ditimbulkan oleh penggunaan generator set (genset) di gedung perkantoran di Jakarta, yang menjadi salah satu sumber emisi stasioner yang sering terabaikan di kawasan perkotaan…
otaan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari emisi genset, meninjau regulasi pemerintah terkait pengendalian emisi, serta mengidentifikasi solusi teknis dan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan pustaka komprehensif terhadap hasil-hasil studi sebelumnya. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kerangka regulasi di Indonesia masih terbatas pada penetapan standar emisi tanpa mekanisme pemantauan dan penegakan yang efektif. Selain itu, penerapan teknologi seperti Diesel Particulate Filters (DPF), Selective Catalytic Reduction (SCR), penggunaan bahan bakar rendah sulfur, serta pemanfaatan biodiesel terbukti efektif dalam menekan emisi polutan. Kajian ini menyoroti perlunya kebijakan terpadu yang mengintegrasikan regulasi, teknologi bersih, dan kesadaran lingkungan dalam pengelolaan energi perkotaan berkelanjutan.
Abstract:Pengelolaan Air Asam Tambang (AAT) merupakan isu penting dalam pembangunan berkelanjutan sektor pertambangan. Aktivitas pertambangan yang tidak terkendali dapat menghasilkan AAT melalui oksidasi mineral sulfida, yang berdampak…
dampak pada penurunan kualitas air, kerusakan ekosistem, serta peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) dan sulfur dioksida (SO₂). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pengelolaan AAT di Indonesia dan keterkaitannya dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) melalui analisis hasil penelitian, laporan lembaga internasional, dan regulasi nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan tambang besar telah menerapkan sistem pengelolaan AAT yang relatif baik, sementara perusahaan skala menengah dan kecil masih menghadapi keterbatasan teknologi, biaya, dan pengawasan. Lemahnya penegakan hukum serta koordinasi antarinstansi menyebabkan kebijakan lingkungan belum optimal, sehingga pencemaran air dan emisi karbon dari sektor pertambangan tetap tinggi. Kajian ini menekankan pentingnya penerapan teknologi ramah lingkungan, penegakan hukum yang tegas, dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Penelitian ini memberikan perspektif baru mengenai integrasi antara instrumen hukum dan pendekatan teknologi dalam mewujudkan tata kelola pertambangan berkelanjutan di Indonesia.
Abstract:Pesantren memainkan peran penting dalam meningkatkan autonomi dan keberlangsungan institusi pendidikan Islam di Indonesia. Pesantren menghadapi tantangan untuk berfungsi sebagai pusat pendidikan agama dan penggerak ekonomi…
mi masyarakat di dunia yang berkembang cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perencanaan ekonomi di pondok pesantren dapat dilakukan dengan fokus pada sumber daya yang mungkin berkembang, seperti usaha mikro, pengolahan lahan, dan pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melakukan wawancara dan observasi langsung di beberapa pondok pesantren. Penelitian ini mengeksplorasi potensi dan tantangan perencanaan ekonomi di pesantren melalui wawancara dengan pengelola pesantren, santri, dan masyarakat sekitar serta melihat kegiatan ekonomi yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan pondok pesantren dapat ditingkatkan dan mereka dapat lebih mandiri secara keuangan. Dalam perencanaan ekonomi, penerapan prinsip manajemen yang baik mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengelolaan usaha. Hasilnya menunjukkan bahwa perencanaan ekonomi pondok pesantren yang dilakukan secara sistematis dan terencana berkontribusi pada kelangsungan organisasi, pertumbuhan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah…
aerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Abstract:Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan kantor. Penelitian ini bertujuan untuk merancang…
erancang dan membangun sistem kontrol dan monitoring AC dan lampu berbasis IoT di kantor bagian tata pemerintahan dan kerjasama Kabupaten Bondowoso.
Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Prototype, dimulai dari identifikasi masalah, desain cepat, perencanaan, pembangunan prototype, evaluasi pengguna. Komponen utama sistem meliputi sensor DHT11, relay untuk kontrol AC dan lampu, mikrokontroler ESP32, dan platform IoT untuk menghubungkan semua komponen.
Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol dan memonitor kondisi lingkungan kantor secara real-time melalui aplikasi blynk atau web. Dengan adanya sensor suhu, pengguna memonitoring suhu ruangan dan relay untuk menyalakan lampu.
Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi dengan mengoptimalkan penggunaan AC dan lampu, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna kantor. Selain itu, data yang terkumpul dari sistem ini dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas kantor.