Search Articles & Publications

Showing 425 articles found for "Tahan"

IMPLEMENTASI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI LITERASI HUMANISTIK DI KELAS 5B SD SUPRIYADI 02 SEMARANG

Priatini, Filia Prima Artharina, Lilik Puji Rahayu
Abstract: Keberagaman yang ada di Indonesia menjadi sebuah kekuatan sebagai identitas manusia Indonesia. Pendidikan menjadi sebuah ruang untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan dan pancasila pada generasi penerus bangsa yaitu… peserta didik. Guru sebagai aktor yang bertanggung jawab melakukan transfer nilai dan pengetahuan ini perlu memiliki kompetensi dalam menciptakan proses pembelajaran yang aktif dan bermakna kepada peserta didik. Salah satu pendekatan yang cocok dengan konteks kebudayaan dan keberagaman Indonesia adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan ini sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka yang sudah di terapkan di SD Supriyadi 02 Semarang. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk materi keberagaman yang ada di Indonesia, guru menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan memasukkan unsur literasi humanistik untuk menguatkan cara belajar peserta didik dalam memahami dan mengeksplore latar belakang budaya yang dimiliki peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses penerapan literasi humanistik pada pembelajaran setidaknya harus mewujudkan beberapa komponen yang ada yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikasi dan kolaborasi, serta kematangan kebudayaan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Pendekatan yang dilakukan oleh guru didukung oleh kegiatan literasi humanistik yang menambah daya kritis siswa untuk memahami dan menganalisa materi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.

PEMBINAAN PERMAINAN TRADITIONAL PADA SISWA HANDIL BAKTI

Kasanrawali, Andi, Hengki, Bonita Amaliah, Endang Pratiwi
Abstract: Permainan tradisional adalah aktivitas rekreasi atau hiburan yang telah ada dan dimainkan oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Permainan ini biasanya diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya… ya dan merupakan bagian integral dari kehidupan budaya suatu komunitas. Berbeda dengan permainan modern yang mungkin melibatkan teknologi atau peralatan canggih, permainan tradisional seringkali menggunakan alat atau benda sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat pada masa tersebut. Permainan lokal merujuk kepada berbagai jenis permainan yangtumbuh dan berkembang di suatu daerah atau komunitas tertentu. Permainan ini sering kali mencerminkan budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat Pembinaan permainan tradisional pada siswa SDN Handil Bakti, bertujuannya untuk dapat mengatasi tantangan utama, yaitu kurangnya minat dan pengetahuan siswa terhadap permainan tradisional. Dengan Pemberian edukasi tentang nilai-nilai budaya permainan tradisional serta penyelengaraan demontrasi permainnan tradisional sehingga dapat menjadi jembatan untuk membangun rasa bangga terhadap budaya lokal,dan dapat memahami dan menghargai keunikan budaya tradisional Indonesia sehingga menumbuhkan minat anak-anak pada permainan tradisioanal dan mempertahankan kelestarian permainan tradisional Indonesia. keberhasilan pembinaan menunjukkan bahwa siswa merasakan manfaat yang signifikan dari kegiatan ini. Sebelum pelatihan, beberapa siswa merasa bahwa pembinaan ini hanya cukup bermanfaat, sementara sebagian besar merasa sangat bermanfaat. Setelah kegiatan selesai, hampir seluruh siswa merasa bahwa pembinaan ini sangat bermanfaat bagi mereka, baik dari segi keterampilan, pengetahuan, maupun pemahaman budaya. 70% siswa merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, dengan 85% siswa merasakan manfaat yang signifikan setelah mengikuti pelatihan.

PERENCANAAN PAKET WISATA BUDAYA MULUD ADAT BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA

Ratmaja, Lalu, Pattaray, Anas
Abstract: Desa Bayan di Pulau Lombok dikenal karena masih mempertahankan adat dan budayanya yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu tradisi yang dapat ditemukan di desa ini adalah Mulud Adat. Tradisi ini memiliki ciri khas… s dan keunikan tersendiri, yang memungkinkan wisatawan mengikuti proses ritualnya. Kegiatan Mulud Adat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi paket wisata minat khusus, mengingat pelaksanaannya berlangsung selama dua hari satu malam. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dalam mengelola paket wisata menyebabkan kegiatan budaya ini belum banyak dipublikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi budaya dan menyusun paket wisata budaya di Desa Bayan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tindakan, dengan fokus pada wisata budaya di desa tersebut. Informan penelitian terdiri dari tiga orang, yaitu RG (65 tahun) sebagai informan utama, serta RB (50 tahun) dan RS (30 tahun) sebagai informan pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Adat Desa Bayan memiliki potensi wisata budaya yang tinggi, namun belum diintegrasikan ke dalam paket wisata. Selain itu, meskipun banyak wisatawan domestik dan internasional yang hadir pada upacara inti, tidak ada penawaran paket wisata yang mencakup seluruh kegiatan budaya tersebut. Penelitian ini berupaya mengembangkan paket wisata minat khusus untuk kegiatan budaya Mulud Adat di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok.

EDUKASI KADER DAN IBU TENTANG PIJAT BAYI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BAYI

Fitriani, Murniati, Murniati, Cahyaningrum, Etika Dewi
Abstract: Kualitas tidur bayi dapat dilihat dari cara bayi tidur, jika tidak baik maka akan terganggu seperti bayi akan menangis. Bayi yang mengalami hal tersebut dapat ditingkatkan dengan pijat bayi, yang memiliki banyak manfaat… yaitu seperti meningkatkan daya tahan tubuh, merangsang fungsi dari pencernaan, meningkatkan kualitas tidur, mengatasi sakit perut. Melalui penggunaan taktik ceramah, diskusi, dan presentasi, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dan ibu tentang pijat bayi dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas tidur bayi baru lahir. Media yang digunakan adalah power point, booklet, dan phantom bayi. Sebanyak 12 kader dan sembilan ibu berpartisipasi dalam tiga pertemuan ini. Saebanyak 2 ibu tidak dapat dievaluasi karena mereka tidak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan kader (dari skor rata-rata 76,67 menjadi 84,5), dan kemampuan kader (dari skor rata-rata 89,91 menjadi 94,75), menurut temuan penelitian. Selain itu, pengetahuan ibu juga mengalami peningkatan, dari rata-rata 73,4 menjadi 85,67, dan tingkat kompetensi mereka meningkat dari 85,89 menjadi 96. Kesimpulannya yaitu ibu dan kader dapat mempelajari lebih lanjut tentang metode pijat bayi sehingga mereka dapat memberikan perawatan terbaik kepada bayi mereka.

ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA PADA DESA BAKALAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO

Romadhoni, Gustaf Ikhsan, Hwihanus, Hwihanus
Abstract: Regulasi mengenai pengelolaan keuangan pada pemerintahan desa telah diatur di Kementerian Dalam Negeri. Menjadikan peraturan tersebut menjadi acuan standar dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini memiliki tujuan… untuk melihat dan memahami dan melihat penerapan sistem informasi akuntansi dalam pengelolaan alokasi dana desa yang diterapkan oleh pemerintah desa Bakalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pada pelaksanaan pengumpulan data penelitian ini dilakukan Pengamatan, Tanya Jawab, Pencatatan terhadap pihak yang terkait pada pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data menggunakan Analisis Interaktif karya Miles dan Huberman. Penelitian mengungkapkan bahwa Desa Bakalan telah menggunakan Siskeudes dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansinya. Juga dalam pengelolaan keuangan desa yang dilakukan oleh Desa Bakalan sesuai dengan regulasi yang ada yaitu Permendgri No. 20 Tahun 2018. Serta penerapan asas pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan asas-asas yang ada yaitu asas transparan, akuntabel, partisipatf, tertib dan disiplin anggaran.

DAMPAK KONSUMSI ZAT GIZI MIKRO TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Khotimah, Khusnul
Abstract: Anemia merupakan kondisi kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang menjadi permasalahan utama gizi di Indonesia, terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi. Kondisi ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap… ap remaja, termasuk menurunkan konsentrasi belajar, mengurangi kemampuan untuk mengikuti aktivitas di sekolah, serta melemahkan daya tahan tubuh. Khususnya pada remaja perempuan, anemia meningkatkan risiko terhadap komplikasi serius seperti anemia selama kehamilan, perdarahan, kelainan bawaan pada bayi, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara konsumsi zat gizi mikro dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dan desain deskriptif analitik dengan melibatkan 30 remaja putri sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dirancang untuk mengumpulkan data tentang jenis, frekuensi, dan jumlah asupan makanan serta kebiasaan diet responden. Selain itu, dilakukan pengukuran kadar Hemoglobin (Hb) untuk menentukan kejadian anemia. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,001) antara tingkat konsumsi zat gizi mikro dan kejadian anemia pada remaja putri. Hal ini menegaskan pentingnya asupan gizi mikro yang memadai dalam pencegahan anemia di kalangan remaja putri. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap anemia pada remaja putri, serta memberikan dasar bagi pengembangan intervensi gizi yang lebih efektif untuk mengurangi prevalensi anemia di Indonesia.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENGELOLAAN DIARE DENGAN KLASIFIKASI DIARE PADA BALITA

Amelia, Lince, Mayang, Mayang, almumtahanah, Almumtahanah, Lukita, Yenni
Abstract: Background: Diarrhea is the second-leading cause of mortality in children under the age of five. Based on data from the Pontianak City Health Office in 2021, the number of findings was 727 in toddlers. And in 2022, there… were as many as 918 findings of diarrhea in toddlers at Gang Sehat Health Center. Mother's factor also affects the occurrence of diarrhea in toddlers. Knowledge is one of the factors causing the high mortality rate due to diarrhea. The importance of maternal knowledge and attitudes in handling diarrheal diseases needs to be discussed because diarrhea that is delayed or improperly handled can cause pain and adverse effects on children, namely infant mortality. Objective: To determine the relationship between mothers' knowledge and attitudes about diarrhea management and the classification of diarrhea in toddlers at the Gang Sehat Health Center. Methods: This study used the accidental sampling method with bivariate analysis using the Chi-Square test. Results: The Chi Square test resulted in a value of 0.934, meaning that the P value > 0.05 indicates that there is no relationship between maternal knowledge and diarrhea classification in toddlers. With the results of the value of 0.443, meaning that the P value > 0.05, there is no relationship between the mother's attitude and diarrhea classification about diarrhea management in toddlers. Conclusion: There is no relationship between knowledge and attitude of mothers with diarrhea classification regarding diarrhea management in toddlers

MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Di SEKOLAH DASAR

Rini, Ayu Sekar, Wulandari, Nur Asti, Supratikta, Hadi
Abstract: Menerapkan Total Quality Management (TQM) di lembaga pendidikan menjadi langkah krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini penting untuk menjalankan fungsi manajemen di setiap lembaga pendidikan. Dalam kajian ini,… i, diulas penerapan TQM dalam konteks pendidikan dan upaya-upaya meningkatkan standar mutu yang telah ditetapkan. Setiap lembaga pendidikan harus menunjukkan dedikasi terhadap peningkatan mutu guna tetap dipercaya oleh masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Salah satu cara untuk mempertahankan kepercayaan tersebut adalah dengan melakukan perbaikan secara berkesinambungan, baik dalam aspek infrastruktur maupun proses non-fisik. Dengan demikian, lembaga pendidikan dapat menjadi institusi yang berkualitas dan terjamin. Terdapat beberapa aspek penting yang harus ditekankan dalam menerapkan TQM di dunia pendidikan, termasuk peningkatan secara terus-menerus, penetapan standar mutu, perubahan budaya, restrukturisasi organisasi, dan menjaga hubungan dengan para pelanggan. Implementasi TQM membutuhkan strategi pelaksanaan yang efektif serta kerjasama dari seluruh elemen sekolah.

INOVASI PEMBUATAN PAKET WISATA BUDAYA DI DESA SEMBALUN KECAMATAN SEMBALUN LOMBOK TIMUR

Ratmaja, Lalu, Pattaray , Anas
Abstract: Pariwisata merupakan sektor industri yang didukung oleh beragam sumber daya alam, letak geografis, spesies hewan, biota laut, budaya, adat istiadat, dan masakan yang berbeda-beda sehingga meningkatkan daya tarik wisata.… Salah satu tempat wisata di Indonesia yang saat ini berkembang dan populer serta menarik perhatian pemerintah dan masyarakat adalah desa wisata. Desa wisata merupakan suatu tempat yang mempunyai daya tarik tersendiri dan dapat dijadikan tujuan wisata. Paket wisata (inclusive tour) adalah perjalanan wisata dengan beberapa tujuan, yang terdiri dari berbagai jasa perjalanan dalam suatu perjalanan wisata tertentu, dijual dengan satu harga yang mencakup seluruh komponen perjalanan wisata tersebut, diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan (Nuriata (2014). Banyak paket perjalanan kini dirancang berdasarkan jenis destinasi yang diminati wisatawan. Wisata budaya merupakan salah satu jenis wisata yang sangat digemari oleh wisatawan dalam dan luar negeri. Salah satu desa wisata di kawasan Lombok Timur yang terkenal dengan alam dan budayanya adalah Desa Sembalun Bumbung. Desa ini masih mempertahankan adat istiadat dan budaya peninggalan nenek moyangnya. Salah satu budaya yang bisa dilihat di sana adalah budaya melindungi mata air yang disebut dengan ``Upacara Ngayuayu.'' Merupakan ritual yang dilakukan untuk melindungi dan menjaga sumber mata air

ANALISIS RASIO KEMANDIRIAN, RASIO EFEKTIVITAS, DAN RASIO PERTUMBUHAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENILAI PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN TAHUN 2017-2021 PADA KANTOR BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN DELI SERDANG

Hasugian, Diana Syahfitri S., Sagala, Indah Cahya, Dalimunthe, Hasbiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai Analisis Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Dan Rasio Pertumbuhan Keuangan Daerah Dalam Menilai pengukuran Kinerja Keuangan Tahun  2017-2021 Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten… Kabupaten Deli Serdang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu  laporan keuangan pada realisasi anggaran dan penerimaan pajak daerah Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah  laporan keuangan. Jenis Data yang digunakan berbentuk Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan mampu karena daerah tersebut sudah mandiri dalam urusan otonomi daerah. Sedangkan untuk rasio efektivitas PAD pada tahun 2017 tergolong cukup efektif dan tahun 2018 tergolong kurang efektif yaitu sebesar 95,79% dan 78,50%, pada tahun 2019,2020, dan 2021 mengalami penurunan yaitu sebesar 69,56%, 68,05%, dan 54,76%, memiliki rata-rata rasio efektivitas sebesar 73,33% yang termasuk golongan tidak efektif. Untuk rasio pertumbuhan menggambarkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat mempertahankan dan  meningkatkan keberhasilan dari periode ke periode berikutnya