Search Articles & Publications

Showing 1438 articles found for "Unit"

The PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE KOMPOSTER GALON TUMPUK

Pinaria, Yeanly, Karuntu, Rilya Patricia Esther, Angow, Imanuel, Moningka, Marselino, Wongkar, Alya, Gandawari, Meylani, Umboh, Joy
Abstract: Sampah organik merupakan komponen terbesar dalam timbulan sampah perkotaan di Indonesia, termasuk di Kota Tomohon. Permasalahan utama adalah rendahnya pemilahan sampah organik dari rumah tangga, sehingga menambah beban Tempat… empat Pembuangan Akhir (TPA). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya peserta lansia Prolanis di Puskesmas Matani, dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk bernilai seperti kompos dan pupuk cair melalui metode komposter galon tumpuk. Metode yang digunakan adalah penyebaran kuesioner kepada 53 peserta, diikuti edukasi dan demonstrasi praktik pengolahan sampah organik. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas peserta tidak mengalami kendala signifikan dalam menggunakan komposter, dengan kendala terbanyak adalah “belum mencoba” (2 responden). Rata-rata panjang jawaban kendala adalah 2,82 ± 0,88 kata, sedangkan saran peserta beragam dengan rata-rata panjang 4,19 ± 2,16 kata, yang menekankan perlunya edukasi berkelanjutan, peningkatan fasilitas, serta dukungan pemerintah. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada fokusnya terhadap kelompok lansia yang selama ini jarang dijadikan sasaran dalam program pengolahan sampah, namun terbukti mampu menerima inovasi teknologi sederhana. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis komunitas dapat mendukung kebijakan pemerintah Kota Tomohon dalam pengurangan sampah organik.

OPTIMALISASI FUNGSI MASJID AL-MASYITHOH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKA MELALUI PROGRAM KKN

Fatimah, Fatimah, Agustini, Agustini, Linah, Rozah, Fitriyana, Wahyu, Misita, Siti, Anasmuda, Jimmi
Abstract: Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Masjid Al-Masyithoh yang… berlokasi di Gang Rambutan IV No. 69, Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu bertujuan mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pembelajaran keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Program dilaksanakan selama 40 hari, mulai 6 Mei hingga 16 Juni 2026 dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Program yang dilaksanakan meliputi pembelajaran Al-Qur'an dan Iqra', pelatihan adzan, pengajaran doa harian, adzan rutin, kebersihan masjid, pemberdayaan remaja masjid melalui kegiatan olahraga badminton, kajian subuh, aktivasi media sosial masjid, kegiatan nonton Bersama, dan diskusi anti-bullying, serta kepanitiaan pelaksanaan qurban. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi anak-anak dan remaja dalam kegiatan keagamaan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap fungsi sosial masjid, serta terbentuknya media dakwah digital yang mendukung penyebaran informasi keagamaan. Program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan pendidikan Islam, pembentukan karakter generasi muda, dan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masjid. Dengan demikian, optimalisasi fungsi Masjid Al-Masyithoh melalui program KKN berhasil memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan.

PENGENALAN PERAN REKAM MEDIS SEBAGAI PENYEDIA INFORMASI KESEHATAN KEPADA KALANGAN PELAJAR

Purwanti, Ika Setya, Prihatiningsih, Diah, Bintari, Ni Wayan Desi, Widana, A.A Gde Oka
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan. Salah satu implementasi transformasi digital kesehatan di Indonesia adalah pemanfaatan aplikasi… plikasi SatuSehat Mobile yang terintegrasi dengan sistem rekam medis elektronik. Namun, tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mengenai peran rekam medis dan pemanfaatan aplikasi kesehatan digital masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai peran rekam medis sebagai penyedia informasi kesehatan serta pentingnya menjaga kerahasiaan data kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SMA PGRI 4 Denpasar dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pre-test, sosialisasi, edukasi menggunakan pendekatan Community Based Interactive Approach (CBIA), post-test, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan rekam medis elektronik, kerahasiaan data kesehatan, manfaat rekam medis, risiko kebocoran data, serta pemanfaatan aplikasi SatuSehat Mobile. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan yang masih terbatas dengan nilai dominan pada rentang 6–7 dari skor maksimal 10. Setelah diberikan sosialisasi dan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana seluruh peserta memperoleh nilai maksimal 10. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan digital, pemahaman tentang rekam medis, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya perlindungan data kesehatan pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi kesehatan digital di kalangan pelajar dan mendorong pemanfaatan teknologi kesehatan secara optimal dalam mendukung transformasi digital kesehatan nasional.

STRATEGI PEMBELAJARAN PARTISIPATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA ALQURAN SESUAI KAEDAH TAJWID

Firdaus, Rano, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan model strategi pembelajaran partisipatif untuk meningkatkan pemahaman bacaan Al-Qur’an pada jamaah Majelis Ta’lim Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian… . Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian meliputi pengajar atau pembina, pengurus majelis ta’lim, dan jamaah aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bacaan Al-Qur’an jamaah masih beragam. Sebagian jamaah sudah cukup lancar, tetapi masih memerlukan perbaikan pada tajwid, makhraj, mad, waqaf, ibtida’, dan kelancaran. Sebagian lainnya masih membaca terbata-bata karena faktor usia, kebiasaan belajar, rasa malu, dan keterbatasan fasilitas. Model yang dikembangkan menekankan kegiatan membaca bersama, membaca bergilir, menyimak, bertanya, diskusi sederhana, koreksi langsung, muraja’ah, takrar, dan evaluasi lisan. Penerapan model ini meningkatkan keaktifan, keberanian, dan pemahaman jamaah terhadap bacaan Al-Qur’an secara bertahap. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang melibatkan jamaah secara aktif lebih sesuai dengan karakter majelis ta’lim karena mampu membangun suasana belajar yang ramah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, strategi pembelajaran partisipatif relevan digunakan sebagai alternatif pembelajaran Al-Qur’an di majelis ta’lim berbasis komunitas serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan pembelajaran keagamaan nonformal di masyarakat desa.

IMPLEMENTASI PROGRAM ANTI BULLYING DALAM UPAYA MENCIPTAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMPIT CITRA AZ ZAHRA JAKARTA

Yanti, Dewi
Abstract: Perundungan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sehingga diperlukan implementasi program pencegahan yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan… mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program anti-perundungan dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak di SMPIT Citra Az Zahra Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Sekolah, Kepala Unit Self Empowerment Citraz (SEC), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program anti-perundungan dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terintegrasi dalam Self Development Class berbasis pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Program ini meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai perundungan, menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Keberhasilan program didukung oleh komitmen pimpinan, kolaborasi seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pihak eksternal, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengawasan perilaku peserta didik di luar sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program anti-perundungan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.

CROSS SECTIONAL STUDY : THE RELATIONSHIP BETWEEN HUSBAND SUPPORT AND THE RISK OF DEPRESSION IN PREGNANT WOMEN IN THE THIRD TRIMESTER

Mastryagung, Dwina, Dewi, Ni Nyoman Sri Artina, Silayuni, Putu Eka Dewi
Abstract: Mental health issues such as depression and anxiety among pregnant women remain a significant challenge, particularly in the third trimester leading up to delivery. These conditions can negatively impact nutritional intake… ke and fetal growth. Based on the latest Antenatal Care (ANC) program, mental health screening is included in the 12T services implemented at the Bebandem Community Health Center since 2025. This study aims to analyze the relationship between family support and the risk of depression among pregnant women in the third trimester within the service area of the Bebandem Community Health Center. The study employed an analytical, cross-sectional design with a sample size of 124 pregnant women in the third trimester, selected using a combination of stratified random sampling and consecutive sampling, and analyzed using the Chi-Square (χ²) test. The results showed that family support (p=0.665) was associated with the incidence of depression among pregnant women.

MARKETING STRATEGY ANALYSIS USING THE SWOT APPROACH AT PT SERENA INDOPANGAN INDUSTRI

Putri, Eidelweijs Adririnjani, Mujito, Mujito, Asri, Tika Kartika, Trissetianto, Andri Catur
Abstract: This study aims to analyze and formulate appropriate marketing strategies for PT Serena Indopangan using a SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats) analysis approach. The research employs a descriptive qualitative… itative method, with data collected through observations, interviews, and documentation. The results indicate that the company’s strengths lie in its product quality and extensive distribution network, while its weaknesses include limited digital marketing activities and lack of product innovation. On the external side, growing market demand and changes in consumer lifestyles present significant opportunities, whereas intense competition and fluctuating raw material prices pose major threats. Based on the SWOT analysis, the most suitable strategy for PT Serena Indopangan is the SO (Strengths-Opportunities) strategy, which focus on leveraging internal strengths to capitalize on external opportunities. The study recommends enhancing digital marketing efforts and strengthening brand positioning to improve the company’s competitiveness.

OPTIMIZING CHILD-FRIENDLY SCHOOLS: MAPPING INNOVATIVE SOLUTIONS BASED ON MULTI-PARTY COLLABORATION

Simanjorang, Elida Florentina Sinaga, Warera, Jeni
Abstract: This study aims to map innovative solutions based on multi-stakeholder collaboration to optimize the implementation of the Child-Friendly Schools (CFS) Policy in Labuhanbatu Regency, which in practice still faces various… obstacles. Through a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as literature review, in-depth interviews, observations, and Focus Group Discussions (FGDs) in three elementary schools, this study identifies the root causes of the problems. The main findings reveal that the obstacles to the implementation of the CFS are multidimensional, including a substantial lack of understanding of the CFS among educators and parents, limited financial and human resources, resistance to changes in school culture, and weak coordination and active participation from all stakeholders, including children. The value and contribution of this study lies in the proposition of a systemic solution that fills the gap in existing literacy, which goes beyond problem identification. This study recommends a series of integrated innovative solutions, such as the use of digital platforms for outreach and complaints, continuous capacity building of educators, strengthening child participation through official forums, and most importantly, the establishment of a multi-stakeholder collaboration forum and the integration of the CFS policy into regional planning and budgeting (RPJMD/APBD). Key recommendations emphasize the establishment of a multi-stakeholder collaboration forum involving schools, local governments, communities, and the business world, as well as the establishment of an independent monitoring team to ensure accountability.

THE EFFECT OF HEALTH EDUCATION USING THE DEMONSTRATION METHOD ON HANDWASHING WITH SOAP (HWS) SKILLS AMONG CHILDREN

Pasaribu, Meilinda Handayani
Abstract: Handwashing with soap is one of the most effective public health measures for preventing gastrointestinal and respiratory infections among children. However, despite ongoing health education efforts, many children still&#8230; do not perform proper handwashing techniques. Interactive educational approaches, such as demonstration methods combined with songs, may enhance children's practical skills more effectively than conventional instruction. This study aimed to determine the effect of health education using a demonstration method on handwashing with soap skills among children in the BTN AL community, Entrop Subdistrict, South Jayapura District. A quantitative study with a one-group pretest-posttest pre-experimental design was conducted involving 20 child participants selected through total sampling. The intervention consisted of a live demonstration of the WHO six-step handwashing technique accompanied by a modified version of the children's song Naik Becak. Participants' handwashing skills were assessed before and after the intervention using the WHO Standard Hand Hygiene Observation Checklist. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The findings demonstrated a significant improvement in children's handwashing skills following the intervention. Before receiving health education, most participants were unable to perform the recommended handwashing procedure correctly. After the intervention, 18 participants (90%) successfully demonstrated all six handwashing steps independently, while only two participants (10%) still required assistance. Statistical analysis showed a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.001). The study concludes that health education delivered through a demonstration method combined with a modified children's song effectively improves handwashing with soap skills among children. This approach may serve as an innovative and engaging strategy for promoting healthy hygiene behaviors in early childhood.

IMPLEMENTATION OF MSME EMPOWERMENT PROGRAMS IN IMPROVING BUSINESS INDEPENDENCE IN DESA CURUGCIUNG, CIKEUSIK DISTRICT, PANDEGLANG REGENCY

Nugraha, Restu Alya, Firdaus, Siti Aina, Andayani, Nopi, Ramdhani, Miftah Faiz Ali, Oktaviani, Maya
Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are crucial for local economic development, employment absorption and community welfare. However, the success of empowerment programmes in rural regions generally stays at the&#8230; implementation level. This study seeks to examine the implementation of MSME empowerment program in enhancing business independence in Desa Curugciung Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang. The study used a descriptive qualitative design. The collection of data was carried out through observation, semi-structured interviews and documentation with seven informants, including the sub-district head, village head, a BRI officer, the chairperson of the Village Consultative Body, and three MSME actors. Data were evaluated by Miles, Huberman and Saldaña’s interactive approach which consists of data collection, data condensation, data display and conclusion drafting. The findings indicate that the implementation of the MSME empowerment program has not been adequately carried out. Communication on the program at the bureaucratic level was still limited and did not reach the MSME actors to the fullest. Training, mentoring and access to funding were formally provided as resources but not experienced equally by business actors. The commitment of the implementing institutions had not been fully converted into ongoing assistance, while the bureaucratic structure was still more administrative than service-oriented. The results of the study also indicated that the independence of the business of MSME actors is more created via self-initiative, experience and adaptation rather than direct intervention from the empowerment program. The study concluded that the presence of resilient MSMEs in rural areas does not necessarily mean that the policies are well implemented. The essay contributes to the study of public policy implementation in the identification of the gap between the formal empowerment design and the real growth of business independence at the village level.