Abstract:Abstract: Campus teaching activities are motivated by various sectors, one of which is to prepare Indonesian student competencies to face social, cultural, work and technological advances / rapid times, as well as to improve…
rove the quality of education for the better. The problems found with partners are focused on the lack of adaptation of technology in management and the learning process in the classroom. The stages/methods of carrying out activities include starting with pre-assignment, assignment to post-assignment. Based on the results of the implementation of activities aimed at increasing students' literacy and numeracy that have been carried out for approximately 5 months, this third campus teaching program received a positive response from the principal, school committee, teacher council, students and guardians of SD Negeri 016406 Gonting Malaha. This is evidenced from the initial acceptance of the campus teaching team which was greeted with pleasure by school stakeholders and the enthusiasm of students in participating in each lesson. Class teachers are also greatly helped by having campus students teach in managing classes and assisting in the use of learning technology. Not only in the learning sector, schools are also greatly helped by the existence of campus students teaching in organizing and managing school administration in the form of reactivating previously abandoned school libraries, compiling correspondence archives and implementing routine gymnastics programs every morning which has not been done before. The results obtained in the technology adaptation of the students also introduced teachers and students directly to the use of information technology and learning resources that are useful in the development and improvement of student literacy and numeracy, for example the use of YouTube and other learning resources.
Keywords: campus teaching; administration; technology; literacy; numeration
Abstrak: Kegiatan kampus mengajar salah satunya adalah untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa indonesia menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi / zaman yang pesat, serta guna untuk meningkatkan mutu pendidikan menjadi lebih baik (Khotimah et al., 2021). Permasalahan yang ditemukan pada mitra dititikberatkan pada kurangnya adaptasi teknologi dalam manajemen maupun proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa yang telah dilakukan selama kurang lebih 5 bulan, program kampus mengajar angkatan 3 ini mendapatkan respon positif baik dari kepala sekolah, komite sekolah, dewan guru, siswa serta wali murid SD Negeri 016406 Gonting Malaha. Hal ini dibuktikan dari awal penerimaan tim kampus mengajar yang disambut dengan rasa senang oleh stakeholder sekolah dan antusiasme siswa dalam mengikuti setiap pembelajaran. Tahapan/metode pelaksanaan kegiatan diantaranya diawali dengan pra-penugasan, penugasan sampai dengan pasca penugasan. Guru kelas juga sangat terbantu dengan adanya mahasiswa kampus mengajar dalam mengelola kelas dan membantu pendampingan dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Tidak hanya pada sektor pembelajaran, sekolah juga sangat terbantu dengan adanya mahasiswa kampus mengajar dalam menata dan mengelola administrasi sekolah berupa pengaktifan kembali perpustakaan sekolah yang terbengkalai sebelumnya, penyusunan arsip surat menyurat dan program pelaksanaan senam rutin setiap pagi yang belum ada dilakukan sebelumnya. Hasil yang diperoleh dalam adaptasi teknologi para mahasiswa juga memperkenalkan kepada guru maupun siswa secara langsung mengenai pemanfaatan teknologi informasi maupun sumber-sumber pembelajaran yang berguna dalam pengembangan dan peningkatan literasi serta numerasi siswa misalnya penggunaan youtube maupun sumber belajar lainnya.
Kata kunci: kampus mengajar; administrasi; teknologi; literasi; numerasi
Abstract:Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread…
ad of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC.
Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers
Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada 3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC.
Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.
Abstract:Abstract: Online Food Delivery Service is very helpful for entrepreneurs in the culinary field, because they can provide delivery services even though the restaurant does not have a special workforce in charge of delivering…
ing food. The phenomenon found from the observations of MSMEs in Denpasar City is the lack of awareness of business owners using the GrabMerchant application in using in utilizing the Recommendation Promo Feature and ad Manager to improve their sales performance. The purpose of this socialization activity is to grow the interest of business owners to use the two features in the Grabmerchant application. The activity method used is offline socialization regarding the benefits and steps for implementing these two features. The results of the socialization activities that have been carried out, there is an interest in business owners to the implementions of these two features in the GrabMerchant application.
Keywords: grab; promotions; recommendation; sale
Abstrak: Online Food Delivery Service sangatlah membantu pengusaha di bidang kuliner, karena mereka dapat menyediakan layanan delivery walaupun restoran tersebut tidak memiliki tenaga kerja yang khusus bertugas untuk mengantar makanan. Fenomena yang ditemukan dari hasil pengamatan pada UMKM di Kota Denpasar, yaitu kurangnya tingkat kesadaran pemilik usaha menggunakan aplikasi GrabMerchant dalam pemanfaatan Fitur Promo Rekomendasi dan ad Manager untuk meningkatkan performa penjualan mereka. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah menumbuhkan minat pemilik usaha untuk menggunakan kedua fitur pada aplikasi Grabmerchant. Metode kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi secara luring mengenai manfaat dan langkah-langkah penerapan kedua fitur tersebut. Hasil kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan, yaitu adanya minat pemilik usaha menerapkan kedua fitur pada aplikasi GrabMerchant.
Kata kunci: grab; penjualan; promosi; rekomendasi
Abstract:Abstract: The gap between the role of treasurer and financial affairs with competence becomes an obstacle in the accountability process for using village finance. Increasing the capacity of village officials in the village…
ge financial management and administration is the goal of implementing community service programs in the village government of Ciburial, Mandala Mekar, and Mekarsaluyu Kab. Bandung, West Java Province. The treasurer and village finance department will be provided with assistance on village financial administration and management. The implementation of this program uses the mentoring method for the treasurer and the village finance department in each community service partner. This activity will provide a conceptual and technical understanding of the administration and management of village assets. Furthermore, the treasurers and the finance department will be asked to simulate the preparation of the accountability report. To provide better results in implementing this program, we, together with the team, will provide assistance and training related to managing and administering village assets. This activity program will make it easier for asset managers to prepare village accountability reports following applicable regulations.
Keywords: mentoring; village assets; village government
Abstrak: Kesenjangan antara peran sebagai bendahara dan urusan keuangan dengan kompetensi menjadi kendala dalam proses pertanggungjawaban penggunaan keuangan desa. Peningkatan kapasitas perangkat desa dalam bidang pengelolaan dan penatausahaan keuangan desa merupakan tujuan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di pemerintah desa Ciburial, Mandala Mekar dan Mekarsaluyu Kab. Bandung Propinsi Jawa Barat. Bendahara dan Bagian keuangan desa yang akan diberikan pendampingan tentang penatausahaan dan pengelolaan keuangan desa. Pelaksanaan program ini dengan menggunakan metode pendampingan bagi bendahara dan bagian keuangan desa di masing masing mitra pengabdian masyarakat. Kegiatan ini akan memberikan pemahaman konsep dan teknis tentang penatausahaan dan pengelolaan aset desa. Selanjutnya para bendahara dan bagian keuangan akan diminta untuk menjalankan simulasi penyusunan laporan pertanggungjawaban. Untuk memberikan hasil yang lebih baik dalam pelaksanaan program ini kami bersama dengan tim akan memberikan pendampingan dan pelatihan berkaitan dengan pengelolaan dan penatausahaan aset desa. Program kegiatan ini akan lebih memudahkan bagi pengelola aset menyusun laporan pertanggungjawaban desa sesuai dengan aturan berlaku.
Kata kunci : aset desa; pemerintah desa; pendampingan.
Abstract:State revenues do not only come from taxes but also from Non-Tax State Revenues (PNBP). All of these revenues will be used by the government in the context of administering government and implementing equitable development.…
nt. The Non-Tax State Income (PNBP) has two different main functions, namely as budgetary and also as regulatory. Since the onset of Covid-19, the whole world has been in an uproar and all aspects have been affected. Likewise, the DJKN Bali Nusra Regional Office also felt the impact where the target of PNBP for State-Owned Goods (BMN) was not achieved in 2020 and causing the target given to decrease every year and many state assets to be unused. This service activity is carried out using a descriptive qualitative method in which this research focuses on the government's efforts to increase non-tax state revenues through the use of rental goods (BMN). The conclusion of this service activity is that the DJKN Bali Nusra Regional Office makes various efforts in order to increase PNBP on state property rentals by providing education through socialization or workshops to work units (stake) to better understand asset management, strengthening the role of the KPKNL, strengthen database and BMN, giving rewards to the stake if it reaches the target, and there needs to be good support and cooperation between the stakes with each other.
Keywords: State Property (BMN); Non-Tax State Revenue (PNBP; Strategy to Increase PNBP in BMN
Abstrak: Penerimaan negara tidak hanya berasal dari pajak melainkan ada juga dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Yang dimana semua penerimaan tersebut akan digunkan oleh pemerintah dalam rangka penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan yang merata. Adapun Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) memiliki dua fungsi utama yang berbeda yaitu sebagai budgetary dan juga sebagai regulatory. Semenjak adanya Covid-19 membuat seluruh dunia gempar dan semua aspek terkena dampaknya. Begitupun, Kanwil DJKN Bali Nusra yang turut merasakan dampaknya dimana tidak tercapainya target PNBP Barang Milik Negara (BMN) pada tahun 2020 dan menyebabkan target yang diberikan menurun setiap tahunya dan banyak aset negara yang tidak terpakai. Aktivitas pengabdian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dimana penelitian ini memfokuskan pada upaya pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara bukan pajak melalui pemanfaatan sewa barang (BMN). Kesimpulan dari aktivitas pengabdian ini adalah Kanwil DJKN Bali Nusra melakukan berbagai upaya agar dapat meningkatkan PNBP pada sewa barang Milik negara dengan cara memberikan edukasi melalui sosialisasi atau workshop kepada satuan kerja (satker) agar lebih memahami tentang pengelolaan aset, memperkuat peran KPKNL, memperkuat database dan BMN, memberikan reward kepada satker jika mencapai target, dan perlu adanya dukungan dan kerjasama yang baik antara satker satu dengan lainya.
Kata kunci: Barang Milik Negara (BMN); Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP); Strategi Meningkatkan PNBP Pada BMN
Abstract:Abstract: KOWAPI is an organization dedicated to Indonesian Women Entrepreneurs. KOWAPI itself is an abbreviation of the Indonesian Women Entrepreneurs Cooperative. KOWAPI is under the auspices of INKOWAPI (Parent Cooperative…
ative of Indonesian Women Entrepreneurs). INKOWAPI members consist of PUSKOWAPI and KOWAPI. KOWAPI itself has spread in various regions, including Bengkayang Regency. The Bengkayang branch of the KOWAPI organization is new and its management was only inaugurated in July 2021 for the management period from 2021-2026. Because the Bengkayang branch of KOWAPI organizations is still new, there are still many who do not know what the activities and vision, and mission of this organization are. Based on the existing problems, the Bengkayang branch of the KOWAPI organization is deemed necessary to have a web profile that accommodates the organization, both history, vision, and mission, and what activities exist in the organization. This web profile management will be made using CMS WordPress. CMS WordPress is a platform that is quite easy to implement, especially for ordinary people. With this web profile, it can help the KOWAPI organization to be better known and there will be more opportunities for the community, especially women entrepreneurs, to be able to join the organization.
Keywords: inkowapi; kowapi organization; web profile; wordpress;
Abstrak: KOWAPI merupakan organisasi yang diperuntukkan bagi Wanita Pengusaha Indo-nesia. KOWAPI sendiri merupakan singkatan dari Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia. KOWAPI dinaungi oleh INKOWAPI (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia). Anggota INKOWAPI terdiri dari PUSKOWAPI dan KOWAPI. KOWAPI sendiri telah tersebar diberbagai daerah, diantaranya adalah Kabupaten Bengkayang. Organisasi KOWAPI cabang Bengkayang termasuk baru dan kepengurusannya baru dilantik pada Juli 2021 untuk periode kepengurusan dari 2021-2026. Karena organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini masih baru maka masih banyak yang belum mengetahui apa saja kegiatan dan visi misi dari organisasi ini. Berdasarkan permasalahan yang ada, organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini dirasa perlu untuk memiliki web profil yang menampung tentang organisasi tersebut, baik sejarah, visi misi, dan kegiatan apa saja yang ada pada organisasi tersebut. Pengelolaan web profil ini akan dibuat dengan menggunakan CMS Wordpress. CMS Wordpress merupakan sebuah platform yang cukup mudah untuk diimplementasikan terutama bagi masyarakat awam. Dengan ada web profil ini maka dapat membantu organisasi KOWAPI agar lebih dikenal dan semakin banyak pula kesempatan bagi masyarakat khususnya para pengusaha wanita untuk dapat bergabung dalam organisasi tersebut.
Kata kunci: inkowapi; organisasi kowapi; web profil; wordpress
Abstract:The price of agricultural products usually fluctuates cause of seasonal harvesting, bulky, voluminous, and the distance of the production centre to consumers. This activity was conducted to build an initiative of the farmer…
armer association (Gapoktan) to self-governing over sub-terminal agribusiness (STA). Extention and technical assistance were approached to solve their problem. Based on the analysis performed that STA has an important role in solving the weakness in the market. STA is a power to strengthen the Gapoktan in facing market restrictions. The success of the establishment of STA in the production centre depends on the managerial ability of the STA management board. They must push hard to build synergy between production and the market network. After following the extension, member of the farmer association had been increased their knowledge about the requirement of STA establishment and STA management. Technical assistance is delivered separately. Gapoktan Sumber Katon initiated the self-governing STA focussed on horticulture production link with the market. Besides Gapoktan Srikandi established the self-governing STA focussed on rice production. Development activities for pioneering Agribusiness Sub Terminals at Gapoktan in Kab. Pringsewu resulted in the establishment of a self-supporting STA in the centre of farming production.
Keywords: agriculture; farmer group; Gapoktan; self-governing; terminal-market.
Permasalah utama produk pertanian adalah fluktuasi harga yang disebabkan oleh dinamika situasi produksi dan permintaan serta sistem rantai nilai produk dari produsen ke konsumen. Lemahnya akses pasar pertanian berdampak pada ketidakpastian harga di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas Gapoktan dalam inisiasi pasar alternatif melalui Sub Terminal Agribisnis (STA). Penyuluhan dan bimbingan teknis digunakan untuk metode pelaksanaan kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa STA memiliki peran penting dalam mengatasi kelemahan pasar produk pertanian. STA memperkuat Gapoktan dalam menghadapi keterbatasan akses pasar. Keberhasilan pendirian STA di sentra produksi tergantung pada kemampuan manajerial pengurus STA. Pengurus STA harus bekerja keras mendorong sinergi antara pelaku produksi dan jejaring pasar. Setelah mengikuti penyuluhan, anggota Gapoktan bertambah pengetahuannya tentang syarat-syarat pendirian STA dan pengelolaan STA. Bantuan teknis disampaikan secara terpisah. Gapoktan Sumber Katon memprakarsai STA swakelola yang berfokus pada hubungan produksi hortikultura dengan pasar. Gapoktan Srikandi mendirikan STA swakelola yang fokus pada produksi beras. Kegiatan pembinaan perintisan STA pada Gapoktan di Kab. Pringsewu menghasilkan kelembagaan STA swadaya di daerah sentra produksi sayur mayur. Tumbuh kembang STA swadaya di daerah sentra produksi akan tergantung kepada kesungguhan dan kerja keras unsur pengurus dalam memperjuangkan akses pasar bagi hasil produksi pertanian anggotanya.
Kata kunci: gapoktan; kelembagaan; pemasaran-terpadu; pertanian; sub terminal agribisnis; swadaya
Abstract:Abstract: Business actors need information regarding the implications of the latest laws and regulations for their business activities. Many companies have carried out corporate action activities during the Covid-19 pandemic.…
emic. This corporate action requires approval from creditors, especially bank financial institutions. Bank leaders need knowledge of regulations and the implications of each regulation on decisions to be taken. This training provides information on new regulations, including the Job Creation Law, Information and Electronic Transaction Law, and the proposed Personal Data Protection (PDP Law. The training is conducted using the webinar method in order to reach bank leaders throughout Indonesia. The results of this webinar have enriched the knowledge of bank leaders regarding the laws and regulations, especially their implications for the banking business.
Keywords: corporate action; business law; banking
Abstrak: Pelaku usaha memerlukan informasi mengenai implikasi peraturan perundang-undangan terbaru terhadap kegiatan usaha yang dijalankannya. Banyak perusahaan telah melakukan kegiatan aksi korporasi selama pandemi Covid-19. Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan dari pada kreditor, khususnya lembaga keuangan bank. Para pimpinan bank memerlukan pengetahuan mengenai peraturan dan implikasi setiap peraturan terhadap keputusan yang akan diambil. Pelatihan ini memberikan informasi mengenai peraturan yang baru, di antaranya UU CK, UU ITE, dan rencana UU PDP. Pelatihan dilakukan dengan metode webinar agar dapat menjangkau para pimpinan bank yang berada di seluruh Indonesia. Hasil webinar ini telah memperkaya pengetahuan para pimpinan bank terhadap peraturan perundang-undangan terutama implikasinya terhadap bisnis perbankan.
Kata Kunci: aksi korporasi; hukum bisnis; perbankan.
Abstract:Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by…
the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies.
Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout
Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya.
Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka
Abstract:Abstract: The Implementation of the campus teaching independent learning program from the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia Batch II provides opportunities for students to add insight and gain…
n experience in helping the teaching and learning process in elementary schools. Among the target partners is SDN Kedungluk 2, Candi District, Regency. Based on initial observations and direct interaction with students in classroom learning, it is known that students are less enthusiastic and less motivated in learning, making it difficult for teachers to deliver material. This resulted in the condition of the class being not conducive. That's why the PBL (Project Based Learning) model is applied because this model has proven to be successful in making students enthusiastic and competitive in their learning because it involves more exploration, interpretation, synthesis and information to produce various forms of learning outcomes which apparently get a positive response from students. PBL activities carried out included, among others, compiling a cooperation tree, learning the properties of light, collage of heroes, education about covid-19, providing life skill materials, teaching students to use laptops & Microsoft word. Learning that involves a lot of student activities is proven to make students more enthusiastic in learning. Learning by doing is in line with this PBL learning.
Keywords: Merdeka Belajar; Learning Model; Project Based Learning
Abstrak: Pelaksanaan kampus mengajar program merdeka belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Angkatan II memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan dan mendapatkan pengalaman membantu proses belajar mengajar di sekolah dasar. Di antara mitra sasarannya adalah SDN Kedungpeluk 2 Kecamatan Candi Kabupaten. Berdasarkan observasi awal dan interaksi langsung dengan siswa dalam pembelajaran di kelas, diketahui bahwa peserta didik kurang bersemangat dan kurang termotivasi dalam belajar sehingga menyulitkan guru dalam menyampaikan materi. Hal itu mengakibatkan kondisi kelas menjadi tidak kondusif. Karena itulah model pembelajaran PBL (Project Based Learning) diterapkan karena model ini terbukti berhasil membuta siswa bersemangat dan kompetitif dalam belajarnya karena lebih melibatkan eksplorasi, interpretasi, sintesis dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar yang terrnyata mendapat respon positif dari peserta didik. Kegiatan PBL yang dilakukan anatara lain, menyusun pohon kerjasama, pembelajaran sifat-sifat cahaya, kolase pahlawan, edukasi tentang covid-19, memberikan materi life skill, mengajarkan siswa menggunakan laptop & microsoft word. Pembelajaran dengan banyak melibatkan aktivitas siswa ini terbukti membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar. Learning by doing menjadi sejalan dengan pembelajaran PBL ini.
Kata kunci: Merdeka Belajar; Model Pembelajaran; Project Based Learning