Abstract:Abstract: The Financial Management Unit (UPK) is one of the managing units of financial activities. One of its tasks is to bring together people who have the same needs or types of businesses to form business groups. The…
UPK is also tasked with channeling and developing government aid funds for the development of micro enterprises in each kelurahan. Government through the Ministry of Public Works and Public Housing continue to develop the capacity of the community through various types of training that are scheduled each year. One of training forms conducted is financial management training for the Financial Management Unit located in 25 urban subdistricts of East Kisaran and West Kisaran District. This financial management training is considered very important because UPK capacity building is needed in performing its duties as a financial management unit. The purpose of this Community Service activity is to improve the knowledge of UPK on Financial Management so that it can be applied to the community, to be able to do the recording of income and expenditure with good and detailed, to give reference to UPK in order to be able to educate financial management to community and introduce MYOB application for UPK. The result of this activity is the implementation of Community Service activity which attended by UPK as many as 48 people.
Keywords: UPK, Financial, Management,MYOB
Abstrak: Unit Pengelola Keuangan (UPK) merupakan salah satu unit pengelola kegiatan keuangan. Salah satu tugasnya adalah menghimpun masyarakat yang memiliki kebutuhan atau jenis usaha yang sama untuk membentuk kelompok-kelompok usaha. UPK ini juga bertugas menyalurkan serta mengembangkan dana bantuan pemerintah untuk pengembangan usaha mikro di masing-masing kelurahan.Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus melakukan pengembangan kapasitas masyarakat melalui berbagai jenis pelatihan yang diagendakan setiap tahun. Salah satu bentuk pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan pengelolaan keuangan bagi Unit Pengelola Keuangan yang berada di 25 kelurahan Kecamatan Kisaran Timur dan Kecamatan Kisaran Barat. Pelatihan pengelolaan keuangan ini dipandang sangat penting karena, pengembangan kapasitas UPK sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya sebagai unit pengelola keuangan. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan UPK terhadap Pengelolaan Keuangan sehingga dapat diterapkan ke masyarakat, untuk dapat melakukan pencatatat pemasukan dan pengeluaran dengan baik dan rinci, untuk memberikan acuan kepada UPK agar mampu melakukan edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat dan mengenalkan aplikasi MYOB bagi UPK .Hasil kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dihadiri UPK sebanyak 48 orang.
Kata kunci: UPK, Keuangan, Manajemen, MYOB
Abstract:Abstract: Knowledge in building a database is one of the foundations for a person to build a computer-based application. In the database itself there are several parts that must be designed to build a database perfectly,…
ie tables, relationships, and queries. The students of SMK Swasta Nasional Kisaran is one of the objectives that is considered appropriate to understand and practice the science of the database, because the knowledge they can implement directly to their world of work will, of course, work related to the world of information technology, especially building a computer-based information system applications . The method used in learning to build this database, that is training, which in the training contains the study of database in theory, then practice directly using Microsoft Access 2007 application. The end result of this learning is the students of SMK Swasta Nasional Kisaran can know, understand, and practice directly on the computer using Microsoft Access 2007 applications, how tips and tricks to build tables, relationships, and queries, so that the database can be created perfectly.Keywords: Database, Table, Relationship, Query
Abstrak: Pengetahuan dalam membangun database merupakan salah satu dasar bagi seseorang untuk membangun sebuah aplikasi berbasis komputer. Dalam database itu sendiri terdapat beberapa bagian-bagian yang harus dirancang untuk terbangunnnya sebuah database dengan sempurna, yaitu tabel, relationship, dan query. Siswa SMK Swasta Nasional Kisaran salah satu sasaran yang dianggap tepat untuk memahami dan mempraktekan ilmu pengetahuan tentang database, karena pengetahuan tersebut dapat mereka implementasikan langsung pada dunia kerja mereka nantinya, tentunya pekerjaan yang berkaitan dengan dunia teknologi informasi, khususnya membangun sebuah aplikasi sistem informasi berbasis komputer. Metode yang digunakan dalam pembelajaran membangun sebuah database ini, yaitu pelatihan, yang di dalam pelatihan tersebut memuat tentang kajian database secara teori, kemudian praktek langsung menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007. Hasil akhir dari pembelajaran ini adalah siswa SMK Swasta Nasional Kisaran dapat mengetahui, memahami, dan mempraktekkan langsung pada komputer menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007, bagaimana tips dan trik membangun tabel, relationship, dan query, sehingga database dapat tercipta dengan sempurna.
Kata kunci: Database, Tabel, Relationship, Query
Abstract:Abstrak: Bentuk aplikasi dari serangkaian teori pendidikan yang telah dipelajari di dalam kampus tentunya akan lebih bermanfaat apabila teori-teori ilmu tersebut kita bagi kepada masyarakat. Kegiatan inilah yang disebut…
dengan pengabdian kita kepada masyarakat. Sebagai seorang akademisi baik dosen dan mahasiswa harus mampu bekerjasama dalam meujudkan Tri Darma perguruan tinggi dimana tempat kita membagi dan menimba ilmu pengetahuan. Pengabdian kepada masyarakat adalah tindakan nyata yang dapat kita lakukan untuk menambah wawasan masyarakat terhadap informasi yang akan kita bagikan, sehingga membawa kontribusi positif dalam masyarakat. Apalagi sekarang lagi hangat-hangatnya memperbincangkan tentang pemilihan kepala daerah, oleh karena itu penyuluhan tentang kepemimpinan dianggap perlu untuk di sosialisasikan kepada masyarakat. Harapan kedepannya adalah masyarakat mampu memilih pemimpin yang dapat menjadi contoh baik dalam setiap tindakan dan perkataannnya. Masyarakat diharapkan lebih hati-hati dalam memilih calon kepala daerah, tidak mudah terpengaruh citra dan kekuasaan yang dapat mendatangkan kerudian dalam masyarakat itu nantinya. Selain itu masyarakat tidak perlu takut terhadap tekanan yang mungkin saja datang untuk memaksa memilih jagoan mereka, masyarakat harus mendapatkan pencerahan tentang bagaimana hukum itu berlaku di kalangan masyarakat. Untuk itu selain membahas masalah kepemimpinan Universitas asahan juga bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum – Cakrawana Nusantara Indonesia untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang hukum, apa yang harus dilakukan masyarakat apabila tersangkut permasalahan hukum di lingkungannya, mengetahui hak dan kewajibannya dalam mentaati hukum tersebut. Harapan terbesarnya masyarakat di desa antara tidak tabu lagi terhadap permasalahan hukum, masyarakat desa antara berani untuk menghadapai permasalahan hukum yang mereka hadapi, masyarakat desa antara mampu memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin daerah mereka.
Kata kunci: Kepemimpinan, Bantuan Hukum, Masyarakat Marginal
Abstract: The application form of a series of educational theories that have been studied on campus will certainly be more useful if the theories of science are shared for the community. This activity is called our devotion to the community. As an academic both lecturers and students should be able to work together in realizing Tri Darma college where we share and gain knowledge. Community service is a real action that we can do to increase society's insight into the information we will share, thus bringing a positive contribution to society. Especially now more warmly discussed about the election of regional heads, therefore counseling about leadership is considered necessary for the socialization to the community. The future expectation is that people are able to choose leaders who can be good examples in every action and perfomance. The community is expected to be more careful in choosing candidates for regional heads, not easily influenced by the image and power that can bring in the society later. In addition people should not be afraid of the pressures that might come to force their heroes, the public should get an enlightenment about how the law applies to the public. In addition to discussing the issue of leadership, the University of Asahan also cooperates with the Legal Aid Foundation - Cakrawana Nusantara Indonesia to provide an understanding to the public about the law, what should the community do when it comes to legal issues in its environment, knowing its rights and obligations in complying with the law. The greatest hope of the community in the village between no longer taboo on legal issues, the villagers between daring to face the legal problems they face, the villagers between able to choose the right leader to lead their area.
Keywords: Leadership, Legal Aid, Marginal Society
Abstract:Abstract: Student graduation is an urgent matter that is an indicator of the success of a university in producing its learning output. Several factors influence student graduation such as GPA, attendance, late taking credits,…
dits, and lack of student involvement in academic activities. The urgency of this research, universities need a method that is able to predict student graduation early so that it can provide academic intervention to students who have the potential to experience delays or fail to graduate. However, limited access to real academic data is often an obstacle in the development of predictive models, Therefore, this study aims to implement the XGBoost algorithm to predict student graduation based on several academic variables, namely the Cumulative Grade Point Average (GPA), the number of credits taken, the percentage of attendance, and the average grade of students. Model training using the XGBoost algorithm using a simulation dataset of 500 students who are labeled as graduating into two classes, namely passed and failed. The results of the study showed that the classification performance was very good with an accuracy value of 99.6%, Precision 99.7%, recall 99.4%.
Keywords: xgboost algorithm; data mining; student graduation
Abstrak: Kelulusan mahasiswa merupakan hal urgensi yang menjadi indikator keberhasilan sebuah perguruan tinggi dalam menghasilkan output pembelajarannya. Beberapa Faktor yang mempengaruhi kelulusan mahasiswa seperti IPK, kehadiran, keterlambatan pengambilan SKS, serta kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam aktifitas akademik. Yang menjadi urgensi penelitian ini, Perguruan tinggi memerlukan suatu metode yang mampu memprediksi kelulusan mahasiswa secara dini sehingga dapat memberikan intervensi akademik kepada mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan atau tidak lulus. Namun, keterbatasan akses terhadap data akademik riil sering menjadi kendala dalam pengembangan model prediksi, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma XGBoost untuk memprediksi kelulusan mahasiswa berdasarkan beberapa variabel akademik, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), jumlah SKS yang ditempuh, persentase kehadiran, dan nilai rata-rata mahasiswa. Pelatihan model menggunakan algoritma XGBoost dengan menggunakan dataset simulasi 500 mahasiswa yang diberi label kelulusan menjadi dua kelas yaitu lulus dan tidak lulus. Hasil penelitian menunjukan bahwa performance klasifikasi yang sangat baik dengan nilai accurasi sebesar 99,6%, Precision 99,7%, recall 99,4%.
Kata kunci: algoritma xgbosst; kelulusan mahasiswa; penambangan data
Abstract:Abstract: The advancement of digital technology has made it easier to create, process, and distribute files—using 317 files from the dataset https://www.kaggle.com/datasets/axon data/selfie-and-official-id-photo-dataset-18k…
t-18k images?select=metadata_image.csv has also introduced new challenges, such as the increasing practice of digital file manipulation that is difficult to detect visually. Therefore, an intelligent digital forensics system that can automatically and accurately detect file authenticity is required. This study aims to develop an intelligent digital forensics system for detecting file manipulation by leveraging metadata analysis and the Random Forest classification method. The methods used include extracting metadata from digital files—such as time information, device details, and processing history—followed by analysis to identify patterns of inconsistency that indicate manipulation. This data is then used as features in the classification process using the Random Forest algorithm to distinguish between original and manipulated files. The results of this study are expected to show that the use of metadata analysis combined with the Random Forest algorithm can improve accuracy in detecting digital file manipulation compared to conventional methods. The resulting system is expected to provide an effective, efficient, and integrated solution to support digital forensic investigations, Based on the test results, the system demonstrated good performance with an accuracy rate of 94%.
Keywords: Digital Forensics;File Manipulation;Metadata Analysis;Random Forest;Classification;Machine Learning
Abstrak:Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan kemudahan dalam pembuatan, pengolahan,dan distribusi file sebanyak 317 file, sumber datasets https:// www.kaggle.com/datasets/axondata/selfie-and-official-id-photo-dataset-18k-images?select =metadata_image.csv, namun juga menimbulkan tantangan baru berupa meningkatnya praktik manipulasi file digital yang sulit dideteksi secara kasat mata. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem forensik digital yang cerdas dan mampu mendeteksi keaslian file secara otomatis dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem forensik digital cerdas untuk deteksi manipulasi file dengan memanfaatkan analisis metadata dan metode klasifikasi Random Forest. Metode yang digunakan meliputi proses ekstraksi metadata dari file digital, seperti informasi waktu, perangkat, dan riwayat pengolahan, kemudian dilakukan analisis untuk menemukan pola ketidaksesuaian yang mengindikasikan adanya manipulasi. Selanjutnya, data tersebut digunakan sebagai fitur dalam proses klasifikasi menggunakan algoritma Random Forest untuk membedakan antara file asli dan file yang telah dimanipulasi. Hasil dari penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan analisis metadata yang dikombinasikan dengan algoritma Random Forest mampu meningkatkan akurasi dalam mendeteksi manipulasi file digital dibandingkan metode konvensional. Sistem yang dihasilkan dapat memberikan solusi yang efektif, efisien, dan terintegrasi dalam mendukung proses investigasi forensik digital, Berdasarkan hasil pengujian, sistem menunjukkan performa yang baik dengan tingkat akurasi sebesar 94%.
Kata Kunci: Forensik Digital, Manipulasi File, Metadata, Random Forest, Klasifikasi, Machine Learning.
Abstract:Abstract: Toko Zuma faces challenges in optimizing customer relationship management and transaction recording due to conventional manual systems, which hinder real-time loyalty monitoring and sales analysis. This research…
h aims to design a digital Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) system as an integrative solution for systematic and centralized management. The design method employs Unified Modeling Language (UML) for requirements analysis, user interface design, and Black-box Testing for validation. Results demonstrate a 100% success rate across all primary modules. The platform features Point Reward, automated transaction management, and live chat for direct interaction. Implementation enables personalized promotional strategies based on accurate data to increase customer retention. In conclusion, the Digital E-CRM system effectively automates business processes, serving as a strategic instrument for transparent and measurable customer relationship management.
Keywords: digital e-crm; relationship management; toko zuma; transaction activities.
Abstrak: Toko Zuma menghadapi kendala dalam optimalisasi manajemen hubungan pelanggan dan pencatatan transaksi karena masih menggunakan sistem manual konvensional. Penelitian ini bertujuan merancang sistem Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) digital sebagai solusi integratif untuk pengelolaan basis data dan transaksi secara terpusat. Metode perancangan meliputi analisis kebutuhan menggunakan Unified Modeling Language (UML), desain antarmuka, dan validasi fungsional melalui Black-box Testing. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada seluruh modul utama. Platform ini dilengkapi fitur Point Reward, manajemen transaksi otomatis, dan media interaksi live chat. Implementasi sistem ini memungkinkan strategi promosi personal berdasarkan data akurat untuk meningkatkan retensi pelanggan. Simpulannya, sistem E-CRM digital berhasil mengotomatisasi proses bisnis dan menjadi instrumen strategis dalam manajemen hubungan pelanggan yang transparan dan terukur.
Kata kunci: aktivitas transaksi; digital e-crm; pengelolaan relasi; toko zuma.
Abstract:Abstract: The use of QR Codes in academic settings has increased with the digitization of attendance systems, but it has also introduced potential abuse in the form of quishing attacks (QR phishing). Previous studies have…
e mainly focused on user behavior, while forensic analysis of digital artifacts as evidence is still limited. This study aims to conduct a forensic analysis of browser artifacts resulting from interactions with dangerous QR Codes at Aisyiyah University Yogyakarta using the framework of the National Justice Institute (NIJ). Six investigation parameters are defined: domain identification, endpoint identification, identification of supporting resources, visualization of image artifacts, timestamp correlation, and HTML reconstruction. Data is obtained from the Google Chrome profile directory and analyzed using Autopsy, focusing on Web Cache, Browser History, and Cookies artifacts. The results showed that five parameters were successfully identified with an investigation success rate of 83.3%, while HTML reconstruction could not be fully achieved due to cache limitations. These findings show that Web Cache artifacts provide evidentiary value in the forensic investigation of QR Code-based attacks. Future research should focus on improving full-page reconstruction techniques.
Keywords: browser forensics; digital artifacts; NIJ; quishing; Web Cache
Abstrak: Penggunaan Kode QR di lingkungan akademik telah meningkat seiring dengan digitalisasi sistem absensi, tetapi juga menimbulkan potensi penyalahgunaan dalam bentuk serangan phishing (QR phishing). Studi sebelumnya sebagian besar berfokus pada perilaku pengguna, sementara analisis forensik artefak digital sebagai bukti masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis forensik artefak browser yang dihasilkan dari interaksi dengan Kode QR berbahaya di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta menggunakan kerangka kerja Lembaga Kehakiman Nasional (NIJ). Enam parameter investigasi didefinisikan: identifikasi domain, identifikasi titik akhir, identifikasi sumber daya pendukung, visualisasi artefak gambar, korelasi stempel waktu, dan rekonstruksi HTML. Data diperoleh dari direktori profil Google Chrome dan dianalisis menggunakan Autopsy, dengan fokus pada artefak Cache Web, Riwayat Browser, dan Cookie. Hasil menunjukkan bahwa lima parameter berhasil diidentifikasi dengan tingkat keberhasilan investigasi sebesar 83,3%, sementara rekonstruksi HTML tidak dapat sepenuhnya dicapai karena keterbatasan cache. Temuan ini menunjukkan bahwa artefak Cache Web memberikan nilai bukti dalam investigasi forensik serangan berbasis Kode QR. Penelitian selanjutnya harus fokus pada peningkatan teknik rekonstruksi halaman penuh.
Kata kunci: forensik peramban; artefak digital; NIJ; quishing; web cache
Abstract:Abstract: Anomalous sound detection is essential for industrial predictive maintenance, as machine failures often originate from subtle acoustic changes during operation. However, high background noise and limitations of…
conventional Convolutional Neural Networks (CNN) reduce detection reliability. This study proposes a 1D-CNN-based anomaly detection framework with multi-view feature fusion and temporal segmentation to enhance detection performance. The approach combines MFCC, Log-Mel Spectrogram, and Chroma STFT features, while temporal segmentation divides audio signals into 5-second segments to better capture transient anomalies. Experiments on the MIMII dataset under varying Signal-to-Noise Ratio (SNR) conditions show that MFCC and Log-Mel fusion achieves the best performance, with 97.90% accuracy and ROC-AUC of 0.9789. The model maintains accuracy above 90% at −6 dB, demonstrating strong robustness in noisy industrial environments.
Keywords: industrial anomaly detection; 1D-CNN; multi-view feature fusion; temporal segmentation; MIMII dataset.
Abstrak: Deteksi anomali suara merupakan komponen penting dalam sistem pemeliharaan prediktif industri, karena kegagalan mesin sering diawali oleh perubahan akustik yang bersifat halus selama proses operasi. Namun, tingkat kebisingan yang tinggi serta keterbatasan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) konvensional dapat menurunkan keandalan deteksi. Penelitian ini bertujuan mengusulkan kerangka deteksi anomali berbasis 1D-CNN yang mengintegrasikan strategi fusi fitur multi-view dan segmentasi temporal untuk meningkatkan kinerja deteksi. Pendekatan yang digunakan menggabungkan fitur MFCC, Log-Mel Spectrogram dan Chroma STFT, sementara teknik temporal splitting membagi sinyal audio menjadi segmen berdurasi 5 detik untuk menangkap anomali yang bersifat sementara. Eksperimen menggunakan dataset MIMII pada berbagai kondisi Signal-to-Noise Ratio (SNR) menunjukkan bahwa kombinasi MFCC dan Log-Mel Spectrogram menghasilkan kinerja terbaik dengan akurasi 97,90% dan ROC-AUC sebesar 0,9789. Model juga mempertahankan akurasi di atas 90% pada kondisi kebisingan ekstrem (−6 dB) yang menunjukkan ketahanan yang baik dalam lingkungan industri yang bising.
Kata kunci: deteksi anomali industri; 1D-CNN; fusi fitur multi-view; segmentasi temporal; dataset MIMII
Abstract:Abstract: The development of information technology has begun to enter the world of education, especially universities, one of which is the academic information system because with this system it greatly influences the learning…
earning process and also in the delivery of information. A web-based academic information system is very adequate, but there are several obstacles such as in learning that does not require a laptop device, it will be very disruptive if the implementation of attendance and others is done on a mobile phone but with a web view. So this research aims to design a mobile-based UI/UX academic information system application with the hope that it can be an alternative in accessing the use of academic information systems for lecturers and students can also be accessed anytime and anywhere through mobile phones with a comfortable display. This study also tested the UI/UX design prototype to assess its feasibility. This test uses the system usability scale (SUS) method with a convident interval validation of 95% to determine the lower and upper limits of the SUS value. For the final score of SUS obtained was 78.75, and in the 95% CI test a Lower CI of 66.27 was produced, and for the Upper CI of 91.23 so that it was given a grade of B. It can be concluded that the design developed in this study is worthy of further development.
Keywords: academic information systems; design thinking; system usability scale
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi sudah mulai masuk kedalam dunia pendidikan terutama perguruan tinggi, salah satunya sistem informasi akademik karena dengan adanya sistem ini sangat mempengarusi proses pembelajaran dan juga dalam penyampaian informasi. Sistem informasi akademik berbasis web sudah sangat memadai namun ada beberapa kendala seperti dalam pembelajaran yang tidak memerlukan perangkat laptop akan sangat menganggu jika pelaksanaan absensi dan lainya dilakukan pada ponsel tapi dengan tampilan web. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX aplikasi sistem informasi akademik berbasis mobile dengan harapan dapat menjadi alternatif dalam akses penggunaan sistem informasi akademik bagi dosen dan mahasiswa juga dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui ponsel dengan tampilan yang nyaman. Penelitian ini juga melakukan pengujian terhadap prototype desain UI/UX untuk menilai kelayakannya. Pengujian ini menggunaka metode system usability scale (SUS) dengan validasi convident interval 95% untuk mengetahui batas bawah dan batas atas nilai SUS. Untuk nilai akhir SUS yang didapatkan adalah 78,75, dan dalam pengujian CI 95 % dihasilkan CI Lower 66,27, dan untuk CI Upper 91,23 Sehingga mendapat grade B. Dapat disumpulkan bahwa desain yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci: sistem informasi akademik; desain thinking; system usability scale
Abstract:Abstract: Managing fast-moving drug inventory requires accurate supplier selection to ensure product availability and minimize the risk of overstock and out-of-stock conditions. At Annisa Pharmacy, the supplier selection…
process has traditionally relied on experience and subjective judgment, which may lead to less optimal decisions. This study aims to design and implement a Decision Support System (DSS) for selecting fast-moving drug suppliers using the Weighted Product (WP) method. The WP method is applied because it is capable of processing multiple criteria simultaneously through structured weighting, including demand frequency, delivery lead time, remaining shelf life, purchase price, and profit margin. The system is developed as a web-based application using PHP and MySQL. The results show that the implementation of the Weighted Product method successfully produces preference values and accurate supplier rankings, enabling the system to correctly determine the most optimal fast-moving drug supplier based on the defined criteria. Therefore, the developed system can assist the owner of Annisa Pharmacy in making more precise, objective, and structured inventory procurement decisions.
Keywords: decision support system; drug inventory; supplier selection; weighted product.
Abstrak: Pengelolaan stok obat fast moving di Toko Obat Annisa memerlukan ketepatan dalam menentukan supplier agar ketersediaan obat tetap terjaga dan risiko overstock maupun out of stock dapat diminimalkan. Selama ini, proses pemilihan supplier masih dilakukan secara konvensional berdasarkan pengalaman, sehingga berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan supplier obat fast moving menggunakan metode Weighted Product (WP). Metode WP digunakan karena mampu mengolah beberapa kriteria secara simultan melalui pembobotan yang terstruktur, meliputi frekuensi permintaan, lead time, sisa masa kedaluwarsa, harga beli, dan margin keuntungan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Weighted Product mampu menghasilkan nilai preferensi dan perankingan supplier secara objektif, sehingga sistem berhasil menentukan supplier obat fast moving yang paling optimal sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat membantu pemilik Toko Obat Annisa dalam mengambil keputusan pengadaan stok obat secara lebih tepat, objektif, dan terstruktur.
Kata kunci: sistem pendukung keputusan; toko obat; pemilihan pemasok; weighted product