Search Articles & Publications

Showing 4513 articles found for "Sign"

KERANGKA INVESTIGASI FORENSIK WHATSAPP WEB DAN TELEGRAM UNTUK HACKING INVESTIGATION

Syukriadi, Aulia, Romy, Triandini, Melissa, Amrizal
Abstract: Abstract: Instant messaging platforms are frequently involved in cyber incidents, including attacker coordination, credential sharing, and post-compromise extortion. This study develops a digital forensic investigation framework… ramework for WhatsApp Web and Telegram to support hacking investigation through artifact mapping, evidence acquisition, and chain of custody management. The method uses a focused literature review, scenario-based investigation design, and comparative analysis of artifacts across browser, operating system, and application layers. The results produce an artifact taxonomy, an acquisition decision matrix covering logical, file-system, and memory approaches, and concise standard operating procedures to preserve evidence integrity, traceability, and reproducibility. The proposed framework can support institutional incident response teams, internal investigators, and digital forensic practitioners in improving evidence quality and investigation effectiveness.   Keywords: Digital Forensics; Whatsapp Web; Telegram; Chain of Custody; Cyber Incident.   Abstrak:  Aplikasi pesan instan sering terlibat dalam insiden keamanan siber, termasuk koordinasi serangan, distribusi kredensial hasil kompromi, dan pemerasan pascainsiden. Penelitian ini mengembangkan kerangka investigasi forensik digital pada WhatsApp Web dan Telegram untuk mendukung hacking investigation melalui pemetaan artefak, akuisisi bukti, dan pengelolaan chain of custody. Metode yang digunakan berupa studi literatur terarah, perancangan skenario investigasi, dan analisis perbandingan artefak pada lapisan browser, sistem operasi, dan aplikasi. Hasil penelitian menghasilkan taksonomi artefak, matriks keputusan akuisisi yang mencakup pendekatan logis, file- system, dan memori, serta prosedur operasional ringkas untuk menjaga integritas, keterlacakan, dan reprodusibilitas bukti. Kerangka yang diusulkan dapat membantu tim respons insiden, penyidik internal, dan praktisi forensik digital dalam meningkatkan kualitas bukti dan efektivitas investigasi.   Kata Kunci: Digital Forensics; Whatsapp Web; Telegram; Chain of Custody; Insiden Siber

SEGMENTASI PENONTON K-DRAMA BERDASARKAN GENRE FAVORIT DAN DURASI MENONTON DENGAN METODE K-MEANS

Krisna Mutiara Saragi
Abstract: Abstract: This study aims to segment K Drama viewers based on genre preferences and viewing duration in order to obtain a deeper understanding of audience behavior characteristics. Audience segmentation is essential as a… foundation for formulating more targeted content development and marketing strategies. This research employs the K Means method as a clustering technique in data analysis by utilizing viewer data classified according to favorite genres and viewing duration. The clustering process was conducted through several stages, including the determination of the optimal number of clusters and the analysis of the resulting cluster centroids. The results indicate that K Drama viewers can be grouped into several segments with distinct characteristics in terms of genre preferences and viewing intensity. Each cluster represents a specific viewing behavior pattern and demonstrates significant variations in preferences across segments. The conclusion of this study shows that the application of the K Means method is effective in providing a systematic and objective segmentation of K Drama viewers. Therefore, the findings of this research can be utilized as a reference for decision making in content development and marketing strategies within the entertainment industry.   Keywords: K Drama; audience segmentation; genre preference; viewing duration; K Means   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi penonton K Drama berdasarkan preferensi genre dan durasi menonton guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakteristik perilaku audiens. Segmentasi penonton diperlukan sebagai dasar dalam perumusan strategi konten dan pemasaran yang lebih tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode K Means sebagai salah satu teknik clustering pada analisis data, dengan memanfaatkan data penonton yang diklasifikasikan berdasarkan genre favorit dan durasi menonton. Proses pengelompokan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penentuan jumlah klaster hingga analisis pusat klaster yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penonton K Drama dapat dikelompokkan ke dalam beberapa segmen yang memiliki karakteristik berbeda, baik dari sisi kecenderungan genre yang diminati maupun intensitas durasi menonton. Setiap klaster merepresentasikan pola perilaku penonton yang spesifik dan menunjukkan adanya variasi preferensi yang signifikan antarsegmen. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode K Means mampu memberikan gambaran segmentasi penonton K Drama secara sistematis dan objektif, sehingga hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan konten dan strategi pemasaran industri hiburan.   Kata kunci: K Drama; segmentasi penonton; genre favorit; durasi menonton; K Means

UMUR SIMPAN DAN DAYA TERIMA DODOL EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA MERAH

Meidilla Az Zahra, Farah, Elida, Lucy Fridayati, Rahmi Holinesti
Abstract: Abstract: "The shelf life of a food product is the period during which the product remains safe and maintains its sensory, chemical, physical, and microbiological quality according to expected standards. For semi-moist products… roducts such as dodol, key facto rs affecting shelf life include moisture content, water activity (aw), pH, the presence of microorganisms (mold/yeast), packaging conditions, and storage temperature. Hedonic testing is a sensory evaluation method conducted to determine the level of consumer preference for a product. Both the flesh and peel of red dragon fruit contain betalain pigments (betacyanins) and phenolic compounds that function as natural antioxidants. Utilizing the peel can reduce agricultural waste while enhancing the nutritional aspects and oxidative stability of the product. Therefore, comparing the extract of red dragon fruit flesh and peel in dodol products is relevant from the perspectives of food technology and sustainability. This assessment covers shape, color, aroma, texture, and taste, evaluated based on a subjective scale. This study aims to analyze the differences in shelf life and acceptability (hedonic test) between dodol using red dragon fruit flesh and peel extracts. The research method employed is a mixed method, combining descriptive qualitative analysis for shelf-life observation and quantitative analysis for the hedonic test with 50 panelists. The results showed that the optimal shelf life of the product is 10-12 days at room temperature. Statistical tests indicated that significant differences were only found in the color variable, while aroma, texture, and taste showed no significant differences between the two types of dodol."   Keywords: dodol; red dragon fruit flesh; red dragon fruit peel; shelf life; hedonic test.   Abstrak: Umur simpan suatu produk pangan adalah periode di mana produk tersebut tetap aman dan mempertahankan mutu sensori, kimiawi, fisik, dan mikrobiologis sesuai standar yang diharapkan. Untuk produk semi-basah seperti dodol, faktor-faktor kunci yang mempengaruhi umur simpan meliputi kadar air, aktivitas air (a_w), pH, keberadaan mikroorganisme (jamur/yeast), kondisi pengemasan, dan suhu penyimpanan. Uji hedonik adalah metode evaluasi sensori yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kesukaan seseorang terhadap suatu produk. Daging dan kulit buah naga merah mengandung pigmen betalain (betasianin) dan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Pemanfaatan kulit dapat menurunkan limbah pertanian sekaligus menambah aspek nutrisi dan stabilitas oksidatif produk. Oleh karenanya, membandingkan ekstrak daging dan ekstrak kulit buah naga merah pada produk dodol relevan dari sisi teknologi pangan dan keberlanjutan. Penilaian ini mencakup bentuk, warna, aroma, tekstur dan rasa yang dinilai berdasarkan skala subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima (uji hedonik) antara dodol yang menggunakan ekstrak daging dan kulit buah naga merah. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method yang menggabungkan analisis kualitatif deskriptif untuk pengamatan umur simpan dan kuantitatif untuk uji hedonik dengan 50 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa simpan optimal produk adalah 10-12 hari pada suhu ruang. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan hanya ditemukan pada variabel warna, sementara aroma, tekstur, dan rasa tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis dodol tersebut.   Kata kunci: dodol; daging buah naga; kulit buah naga; umur simpan; uji hedonik

DIGITAL CRM, LOYALITAS PELANGGAN, DAN CITRA MEREK: JALUR STRATEGIS UNTUK MEMPERKUAT KETAHANAN EKONOMI UMKM

Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the role of Digital Customer Relationship Management (Digital CRM) in enhancing customer loyalty and brand image as a strategic pathway to strengthen the economic resilience of MSMEs&#8230; in the post-digital era. This study uses a quantitative approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method based on data from 100 MSME customers. The results show that Digital CRM has a positive and significant effect on customer satisfaction (? = 0.741; p < 0.001) and customer loyalty (? = 0.266; p = 0.016). Customer satisfaction also has a significant effect on loyalty (? = 0.592; p < 0.001), while loyalty has a significant effect on brand image (? = 0.696; p < 0.001). The model has moderate to strong explanatory power, with R² values of 0.549 for satisfaction, 0.656 for loyalty, and 0.484 for brand image. These findings indicate that effective Digital CRM implementation can strengthen long-term relationships with customers, enhance brand image, and contribute to the economic resilience of MSMEs in a dynamic business environment.   Keywords: Digital CRM; Customer Satisfaction; Customer Loyalty; Brand Image; Economic Resilience.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Digital Customer Relationship Management (Digital CRM) dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan citra merek sebagai jalur strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi UMKM di era post-digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berdasarkan data dari 100 pelanggan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital CRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (? = 0,741; p < 0,001) dan loyalitas pelanggan (? = 0,266; p = 0,016). Kepuasan pelanggan juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas (? = 0,592; p < 0,001), sementara loyalitas berpengaruh signifikan terhadap citra merek (? = 0,696; p < 0,001). Model memiliki daya jelas sedang hingga kuat, dengan nilai R² sebesar 0,549 untuk kepuasan, 0,656 untuk loyalitas, dan 0,484 untuk citra merek. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Digital CRM yang efektif mampu memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan citra merek, serta berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi UMKM dalam lingkungan bisnis yang dinamis.   Kata kunci: CRM Digital; Kepuasan Pelanggan; Loyalitas Pelanggan; Citra Merek; Ketahanan Ekonomi.

ANALISIS DAMPAK POTONGAN KOMISI PLATFORM TERHADAP PENDAPATAN PENGEMUDI OJEK ONLINE

Nasution, Syukry El Hanif, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the impact of platform commission deductions on the income of online motorcycle taxi drivers in Indonesia using a descriptive qualitative approach through a literature review of various&#8230; us sources such as scientific journals and official reports. The study focuses on the revenue sharing mechanism between platforms and drivers and its implications for economic welfare. The results show that commission cuts of 15 to 20 percent applied by platforms such as Gojek and Grab have a significant impact on reducing drivers’ net income. This impact is more pronounced during off peak hours and adverse weather conditions that reduce service demand. These conditions affect income stability and the ability of drivers to meet their daily needs. From an Islamic economics perspective high commission deductions are considered not fully aligned with the principle of justice or al adl and may create imbalance in the partnership between platforms and drivers. In addition lack of transparency in income calculation systems remains a frequently reported issue. Therefore this study recommends improving transparency in income reporting establishing minimum fare regulations and providing fair performance based incentives to enhance driver welfare and support more sustainable gig economy policies in Indonesia.   Keywords: Commission Fees, Income, Online Motorcycle Taxi, Gig economy, Islamic Economics Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak potongan komisi platform terhadap pendapatan pengemudi ojek online di Indonesia dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah dan laporan resmi. Fokus penelitian terletak pada mekanisme pembagian hasil antara platform dan pengemudi serta implikasinya terhadap kesejahteraan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potongan komisi sebesar 15% hingga 20% yang diterapkan oleh platform seperti Gojek dan Grab berdampak signifikan terhadap penurunan pendapatan bersih pengemudi. Dampak ini semakin dirasakan pada kondisi tertentu seperti jam sepi dan cuaca buruk yang menyebabkan rendahnya permintaan layanan. Kondisi tersebut berpengaruh pada stabilitas pendapatan serta kemampuan pengemudi dalam memenuhi kebutuhan sehari hari. Dari perspektif ekonomi syariah praktik potongan komisi yang tinggi dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan (al adl) dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam hubungan kerja sama antara platform dan pengemudi. Selain itu kurangnya transparansi dalam sistem perhitungan pendapatan juga menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan. Oleh karena itu penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi laporan pendapatan penetapan regulasi tarif minimum serta pemberian insentif berbasis kinerja yang lebih adil guna meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan mendukung kebijakan industri gig economy yang lebih berkelanjutan di Indonesia.   Kata Kunci: Potongan Komisi, Pendapatan, Ojek Online, Gig Economi, Ekonomi Syariah

PERAN PROGRAM MAKAN GIZI GRATIS DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Riski Sahyuri, Batubara, Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the role of the Free Nutritious Meal Program in supporting national food security in Indonesia, which encompasses not only food availability but also access, nutritional quality, and&#8230; the stability of community consumption. The research employs a descriptive qualitative approach using the Analytic Network Process (ANP) method to identify key factors and determine strategic priorities in program implementation. Data were collected through interviews and questionnaires based on expert judgment, as well as documentation studies from various official sources. The results indicate that the program significantly contributes to improving access to nutritious food, particularly for vulnerable groups, strengthening local food supply chains through increased demand for domestic agricultural products, and promoting the empowerment of farmers and small and medium enterprises. In addition, the program plays an important role in maintaining food consumption stability, reducing the risk of food insecurity, and enhancing community welfare. However, its successful implementation is influenced by several key factors, including government policy consistency, budget availability, the quality of human resources, and the effectiveness of distribution and monitoring systems. Therefore, strong synergy among stakeholders is essential to ensure the sustainability and optimization of the program in supporting national food security in a sustainable manner.   Keywords: Programme MBG, Food Security, Analytic Network Process, Food Supply Chain, MSME Empowerment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung ketahanan pangan nasional di Indonesia, yang tidak hanya mencakup aspek ketersediaan pangan tetapi juga akses, kualitas gizi, dan stabilitas konsumsi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analytic Network Process (ANP) untuk mengidentifikasi faktor kunci serta menentukan prioritas strategi dalam implementasi program. Data diperoleh melalui wawancara dan kuesioner berbasis expert judgement serta studi dokumentasi dari berbagai sumber resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, khususnya bagi kelompok rentan, memperkuat rantai pasok pangan lokal melalui peningkatan permintaan produk domestik, serta mendorong pemberdayaan petani dan pelaku UMKM. Selain itu, program ini juga berperan dalam menjaga stabilitas konsumsi pangan, mengurangi risiko kerawanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti kebijakan pemerintah, ketersediaan anggaran, kualitas sumber daya manusia, serta efektivitas sistem distribusi dan pengawasan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi program dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.   Kata Kunci: Program MBG, Ketahanan Pangan, Analytic Network Process, Rantai Pasok Pangan, Pemberdayaan UMKM

PERAN OLIGARKI DALAM PROYEK PANTAI INDAH INDAH KAPUK 2 (PIK 2) DAN KERUGIAN YANG DIALAMI NEGARA INDONESIA

Muhammad Hanafi Kadir, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study examines the role of oligarchy in the Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) project and the economic impacts arising from the mismatch between policy and its implementation in practice. PIK 2 is a large scale&#8230; urban development project designed to increase regional revenue through property taxes and development contributions. However the planning and permitting processes are dominated by oligarchic networks that control a significant portion of the land and receive special permits as well as subsidized financing. The study finds that land rezoning increases market value in an artificial manner. Most of the gains are transferred to oligarchic landowners through low royalty mechanisms. In addition fiscal subsidies in the form of soft loans increase the fiscal burden on the state. By analyzing financing mechanisms rezoning practices and the resulting fiscal losses this study highlights the inconsistency between policy rhetoric on transparency and sustainability and the realities in practice. This condition leads to economic losses for the state and social impacts on surrounding communities. The study also provides policy recommendations to improve the management of PPP projects in Indonesia. These recommendations include reforming royalty mechanisms and implementing higher land value taxation.   Keywords: Oligarchy, Pantai Indah Kapuk 2, Fiscal Losses, Social and Economic Impacts, Infrastructure Projects Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran oligarki dalam proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) serta dampak ekonomi yang timbul akibat ketidaksesuaian antara kebijakan dan praktik di lapangan. PIK 2 merupakan proyek pengembangan kawasan perkotaan berskala besar yang dirancang untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak properti dan kontribusi pembangunan. Namun proses perencanaan dan perizinan proyek ini didominasi oleh jaringan oligarki yang menguasai sebagian besar lahan serta memperoleh izin khusus dan pembiayaan bersubsidi. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rezoning lahan meningkatkan nilai pasar tanah secara artifisial. Sebagian besar keuntungan tersebut dialihkan kepada pemilik oligarki melalui mekanisme royalti yang rendah. Selain itu subsidi fiskal dalam bentuk pinjaman lunak turut memperbesar beban fiskal negara. Melalui analisis terhadap mekanisme pembiayaan rezoning serta kerugian fiskal yang timbul penelitian ini menyoroti adanya ketidaksesuaian antara retorika kebijakan mengenai transparansi dan keberlanjutan dengan realitas di lapangan. Kondisi ini mengakibatkan kerugian ekonomi bagi negara serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperbaiki pengelolaan proyek PPP di Indonesia. Rekomendasi tersebut mencakup reformasi mekanisme royalti dan penerapan pajak nilai tanah yang lebih tinggi.   Kata Kunci: Dampak Sosial dan Ekonomi, Kerugian Fiskal, Oligarki, Pantai Indah Kapuk 2, Proyek Infrastruktur

ANALISIS FENOMENA PENGOPLOSAN PERTAMAX : STUDI KUALITATIF TENTANG DAMPAK DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN

Azzahra, Ayna, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to comprehensively analyze the phenomenon of Pertamax fuel adulteration in Indonesia and examine its impacts on consumers and the national economy. This issue is considered critical as it is directly&#8230; ectly related to energy quality, consumer protection, and public trust in the fuel distribution system. The research employs a literature study method with a qualitative approach through a Systematic Literature Review, drawing on various scientific sources, official reports, and relevant regulations to obtain a thorough and in-depth understanding. The findings indicate that fuel adulteration practices are carried out in an organized and systematic manner by exploiting weaknesses in the energy distribution and monitoring system, making them difficult to detect. The impacts are not only financial losses for consumers due to reduced fuel quality but also negative effects on vehicle performance and increased maintenance costs. Furthermore, these practices lead to a decline in public trust in national energy institutions and cause significant economic losses to the state due to distribution distortions and potential subsidy leakage. In addition, fuel adulteration constitutes a violation of consumer rights, particularly the right to accurate information and proper product quality. Therefore, strategic measures are required, including strengthening regulations, improving distribution monitoring systems.   Keywords: Fuel Adulteration Pertamax, Consumer Protection, Public Trust, Energy Governance, Distribution Monitoring   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fenomena pengoplosan BBM Pertamax di Indonesia serta mengkaji dampak yang ditimbulkannya terhadap konsumen dan perekonomian nasional. Fenomena ini menjadi isu krusial karena berkaitan langsung dengan kualitas energi, perlindungan konsumen, serta kepercayaan publik terhadap sistem distribusi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review yang mengacu pada berbagai sumber ilmiah, laporan resmi, serta regulasi terkait guna memperoleh gambaran yang menyeluruh dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengoplosan BBM dilakukan secara terorganisir dan sistematis dengan memanfaatkan celah dalam sistem pengawasan dan distribusi energi, sehingga sulit terdeteksi secara langsung. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian finansial bagi konsumen akibat kualitas bahan bakar yang menurun, tetapi juga berdampak pada performa kendaraan serta meningkatkan biaya perawatan. Selain itu, praktik ini turut menyebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap institusi energi nasional dan menimbulkan kerugian ekonomi negara dalam skala besar akibat distorsi distribusi dan potensi kebocoran subsidi. Lebih lanjut, pengoplosan BBM juga merupakan pelanggaran terhadap hak konsumen, khususnya terkait hak atas informasi yang benar dan jaminan kualitas produk yang layak. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa penguatan regulasi, peningkatan sistem pengawasan distribusi, pemanfaatan teknologi dalam monitoring.   Kata Kunci: Pengoplosan BBM Pertamax, Perlindungan Konsumen, Kepercayaan Publik, Tata Kelola Energi, Pengawasan Distribusi

MANAJEMEN ZAKAT DI NEGARA MESIR

Azzahra, Ayna, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to provide a comprehensive analysis of the zakat management system in Egypt, focusing on its institutional structure as well as the mechanisms of zakat collection and distribution as an important&#8230; t instrument in Islamic social finance to support social welfare and reduce economic inequality. The research uses a literature study method with a Systematic Literature Review approach, drawing data from scientific journals, academic books, and official documents to ensure a comprehensive and reliable analysis. The results show that zakat in Egypt is voluntary and not mandated by the state, yet its management remains relatively well-organized through formal institutions such as Islamic banks, charitable organizations, and community-based social institutions, creating a balance between accountability and flexibility in its distribution. The potential of zakat in Egypt is quite significant, reaching approximately one percent of the gross domestic product, indicating its strategic role in supporting socio-economic development; however, its utilization has not been fully optimized, particularly in reducing poverty and addressing income inequality. This limitation is influenced by several factors, including weak coordination among institutions, differences in governance standards, and limited integration with national development policies, thus highlighting the need for stronger coordination, improved regulatory frameworks, and enhanced policy support to ensure that zakat can function more effectively and sustainably in promoting socio-economic development in Egypt.   Keywords: Zakat, Zakat Management, Egypt, Social Welfare, Poverty, Institutional System.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis komprehensif mengenai sistem manajemen zakat di Mesir dengan fokus pada struktur kelembagaan serta mekanisme pengumpulan dan distribusi zakat sebagai instrumen penting dalam keuangan sosial Islam untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan Systematic Literature Review dengan sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen resmi guna memastikan analisis yang komprehensif dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat di Mesir bersifat sukarela dan tidak diwajibkan oleh negara, namun pengelolaannya tetap terorganisasi dengan baik melalui lembaga formal seperti bank Islam, organisasi filantropi, dan lembaga sosial berbasis masyarakat sehingga menciptakan keseimbangan antara akuntabilitas dan fleksibilitas dalam penyalurannya. Potensi zakat di Mesir tergolong besar dengan capaian sekitar satu persen dari produk domestik bruto, yang menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi; namun demikian, pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal, terutama dalam mengurangi kemiskinan dan mengatasi ketimpangan pendapatan. Keterbatasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lemahnya koordinasi antar lembaga, perbedaan standar tata kelola, serta rendahnya integrasi dengan kebijakan pembangunan nasional, sehingga diperlukan peningkatan koordinasi, penguatan kerangka regulasi, dan dukungan kebijakan yang lebih optimal agar zakat dapat berfungsi secara lebih efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan sosial ekonomi di Mesir.   Kata Kunci: Manajemen Zakat, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Sistem Institutional, Zakat

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS GAMIFIKASI ZEP-QUIZ  PADA MATERI KETENAGAKERJAAN DI KELAS XI DI SMAN 1 PERCUT SEI TUAN

Meutia Fahrani, Khairuddin E. Tambunan
Abstract: Abstract: This study aims to determine differences in student learning outcomes using the Zep-Quiz gamification-based digital learning media on Employment in grade XI students at SMAN 1 Percut Sei Tuan. This research is&#8230; motivated by the importance of conceptual understanding for grade XI students studying Economics in an effort to improve the quality of the teaching and learning process. This study used a quasi-experimental design (Quasy Experiment) with a Non-Equivalent Control Group Design. The study population was all grade XI students. The sample was drawn using purposive sampling, consisting of two classes: an experimental class with 32 students and a control class with 34 students. The research instrument was a multiple-choice learning achievement test that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques used included prerequisite analysis (normality and homogeneity), hypothesis testing using the Mann-Whitney U Test, and effectiveness analysis using the N-Gain Score. The results showed that: (1) The initial conditions of students in both classes were normally and homogeneously distributed, thus equivalent; (2) There is a very significant difference between the learning outcomes of students using Zep-Quiz and those using conventional learning, as indicated by a significance value of 0.003 < 0.05; (3) The average post-test score for the experimental class reached 81.84 (above the Minimum Competency Minimum (KKM), while the score for the control class was 74.85; (4) The use of Zep-Quiz is considered very effective, with an average N-Gain Score of 0.6828 (in the moderate to high category), significantly better than the 0.4813 score for the control class; and (5) Improvements in learning outcomes occurred evenly across all students. Based on these results, it is recommended that teachers use this media as an alternative, engaging and effective learning innovation.    Keywords: Learning Media, Gamification, Zep-Quiz, Learning Outcomes, Employment.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran digital berbasis gamifikasi Zep-Quiz pada materi Ketenagakerjaan di Kelas XI SMAN 1 Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep bagi siswa kelas XI yang mempelajari mata pelajaran Ekonomi dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasy Experiment) dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI. Sampel diambil menggunakan teknik Purposive Sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 32 orang dan kelas kontrol sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat analisis (normalitas dan homogenitas), uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test, serta analisis efektivitas menggunakan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi awal siswa pada kedua kelas berdistribusi normal dan homogen, sehingga setara; (2) Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media Zep-Quiz dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional, ditandai dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05; (3) Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen mencapai 81,84 (di atas KKM), sedangkan kelas kontrol 74,85; (4) Penggunaan media Zep-Quiz tergolong sangat efektif dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,6828 (kategori sedang menuju tinggi), jauh lebih baik dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,4813; dan (5) Peningkatan hasil belajar terjadi secara merata di seluruh siswa. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru dapat menjadikan media ini sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang menarik dan efektif.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Gamifikasi, Zep-Quiz, Hasil Belajar, Ketenagakerjaan.