Abstract:Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are business entities or individuals that have productive activities and fulfill the criteria for micro-enterprises. The development of the economic sector in Indonesia…
ia is also influenced by MSME businesses. Beni Scroll Art is an MSME engaged in the sale of handicrafts such as making miniature amperes, trophies made of wood, bird statues made of wood and so on. This research is a development of research that previously discussed the use of website-based information technology which was developed into android-based information technology. Android-based sales applica-tion development is more effectively used for the community in the buying and selling process because it is more familiar in the community. Therefore, the system development carried out by researchers is an Android-based application in the sales process and to in-crease sales. The method used in developing this android application is a prototype with several stages of Communication, Quick Plan, Modeling and Quick Design, Quick Design, Construction of Prototype, and Deployment Delivery and Feedback. The purpose of this research is to simplify sales, increase sales, and make the sales process more effective and efficient.
Keywords: applications; android; sales; SMEs
Abstrak: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan badan usaha atau perseorangan yang mempunyai kegiatan produktif serta memenuhi kreteria dalam usaha mikro. Perkembangan bidang ekonomi di Indonesia juga diperngaruhi oleh usaha UMKM. Beni Scroll Art merupakan UMKM yang bergerak dibidang penjualan keterampilan tangan seperti pembuatan miniature ampere, piala dengan bahan dasar kayu, patung burung dengan bahan dasar kayu dan sebagainya. Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian yang sebelumnya membahas pemanfaatan teknologi informatika berbasis website dikembangkan menjadi teknologi informasi berbasis android. Pengembangan aplikasi penjualan berbasis android lebih efesien digunakan untuk masyarakat dalam melakukan proses jual-beli karena lebih familiar dimasyarakat. Maka dari itu pengem-bangan sistem yang dilakukan peneliti adalah aplikasi berbasis android dalam proses penjualan serta untuk meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengambangan aplikasi android ini adalah prototype dengan beberapa tahapan komunikasi, rencana cepat, pemodelan dan desain cepat, desain cepat, konstruksi prototipe, dan pengiriman dan umpan balik penyebaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mempermudah penjualan, meningkatkan penjualan, serta agar proses penjualan lebih efektif, dan efesien.
Kata kunci: aplikasi; android; penjualan; UMKM
Abstract:Abstract: MSMEs are an essential sector in regional economic growth. Up to now, Papua Province has been trying to improve the economy. Still, it seems not optimal, as seen from the Human Development Index and the Percentage…
age of the Poor Population, where Papua occupies the last rank. One of the causes found here is the processing of MSMEs that have not been optimal. MSME data collection services are still done manually with Microsoft Excel. This impacts making strategic policies for SMEs that are not optimal because their data are not updated. This study aims to develop a web-based MSME data collection application to facilitate the SME field admin and MSME actors for the data collection process. The method used in making this application is the waterfall method, where the development of this application is done sequentially. The final result of this study resulted in an easy application for collecting data on SMEs and updating data. In addition, it is also in the form of data collection reports for MSMEs and mapping of beneficiaries each year.
Keywords: Laravel Framework; UMKM Data Collection; Waterfall
Abstrak: UMKM merupakan sektor yang penting dalam pertumbuhan perekonomian daerah. Selama ini Provinsi Papua berusaha meningkatkan perekonomian, namun terkesan belum optimal, dapat dilihat dari Indeks pembangunan Manusia serta Persentasi penduduk Miskin, dimana Papua menempati Posisi terakhir di Indonesia. Salah satu penyebab yang di temukan disini adalah pengolahan UMKM yang belum optimal. Pelayanan pendataan UMKM masih dilakukan secara manual dengan Microsoft Excel. Hal tersebut berdampak dalam pengambilan kebijakan strategis UMKM yang tidak optimal, karena data yang dimiliki tidak up to date. Penelitian ini bertujuan tunk mengembangkan aplikasi pendataan UMKM berbasis web untuk mempermudah admin bidang UKM maupun pelaku UMKM untuk proses pendataan. Metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah metode waterfall, dimana pengembangan aplikasi ini lakukan secara berurutan. Hasil akhir penelitian ini menghasilkan aplikasi yang mudah untuk untuk pendataan UMKM serta updating data. Selain itu juga berupa laporan pendataan UMKM dan juga pemetaan penerima bantuan setiap tahunnya.
Kata kunci: Framework Laravel; Pendataan UMKM; Waterfall,
Abstract:Abstract: During the COVID-19 pandemic, educational institutions were not allowed to carry out the face-to-face teaching and learning process as usual but were replaced with an online learning system. The offline learning…
g system (outside the network) is very different from the online learning system whose effectiveness is not yet known. Meanwhile, effective learning is very important in the world of education. Effective learning provides maximum learning outcomes in accordance with the achievement plan. Certainty Factor is an expert system method that adopts expert knowledge that can be used to measure the effectiveness of online learning during the COVID-19 pandemic. This study aims to help parents and schools measure the level of effectiveness of online learning during the COVID-19 pandemic so that evaluations can be carried out for the development of more appropriate and better educational methods.
Keywords: Certainty Factor; Effectiveness Online Learning; Expert System
Abstrak: Di masa pandemic covid-19, lembaga pendidikan tidak diperbolehkan melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka seperti biasanya namun digantikan dengan sistem pembelajaran online. Sistem belajar secara luring (luar jaringan) sangat berbeda dengan sistem belajar online yang belum diketahui efektivitasnya. Sementara itu, pembelajaran yang efektif sangat penting dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang efektif memberikan hasil pembelajaran yang maksimal sesuai dengan rencana pencapaian. Certainty Factor merupakan salah satu metode sistem pakar yang mengadopsi pengetahuan pakar yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas pembelajaran online dimasa pandemic covid-19. penelitian ini bertujuan membantu orang tua siswa dan pihak sekolah dalam mengukur tingkat efektivitas pembelajaran online selama masa pandemic covid-19 sehingga dapat dilakukan evaluasi untuk pengembangan metodependidikan yang lebih tepat dan baik.
Kata kunci: Certainty Factor; Efektivitas Pembelajaran Online; Sistem Pakar;
Abstract:Abstract: The ABC Islamic boarding school is one of the Islamic boarding schools in Madiun Regency, in addition to the Islamic boarding schools in the Islamic boarding school there are also SMP and SMA which are under the…
e same foundation. The ABC Islamic boarding school also applies information technology as a companion to its operational activities. The large number of employees and teachers in Islamic boarding schools, junior high schools and senior high schools creates difficulties in the staffing division for management. The management method that is currently running in the personnel department is deemed insufficient, because the existing information technology to support their work has not yet functioned optimally to support the strategy. The zachman framework is chosen so that planning is carried out in strategic steps, easy to understand and can be a control for future information system development. The results of this research are in the form of a blueprint for the system design which is mapped in the form of a Zachman matrix from the perspective of the Planner and Owner.
Keywords: Information Systems, Strategic Planning, Zachman's Framework
Abstrak: Pondok pesantren ABC merupakan salah satu Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Madiun, selain pondok pesantren di lingkungan ponpes tersebut juga terdapat SMP dan SMA yang dinaungi satu yayasan yang sama. Pondok pesantren ABC juga menerapkan teknologi informasi sebagai salah satu pendamping kegiatan operasional nya. Banyaknya karyawan dan guru yang terdapat di pondok pesantren, SMP dan SMA menimbulkan kesulitan pada bagian kepegawaian untuk pengelolaannya. Cara pengelolaan yang sedang berjalan di bagian kepegawaian dirasa tidak lagi mencukupi, karena teknologi informasi yang ada untuk menunjang pekerjaan mereka belum berfungsi optimal sebagai pendukung strategi. Kerangka kerja zachman dipilih agar perencanaan dilakukan dengan langkah-langkah yang strategis, mudah dipahami dan bisa menjadi kontrol untuk pengembangan sistem informasi ke depan. Hasil penelitian ini berupa blue print rancangan sistem yang dipetakan didalam bentuk matrik Zachman yang dilihat dari sudut pandang Planner dan Owner.
Kata kunci: Kerangka kerja Zachman, Perencanaan Strategis, Sistem Informasi
Abstract:Abstract: In the current digital era, almost all health care sectors require fast, precise, detailed, and valid services. The results of observations show that during lectures, students still have difficulty understanding…
g the flow of input, process, and output of a good application, and do not know and have an idea about Application Software in Health Care Facilities that are already running in health facilities because some students do Field Work Practices. placed in health care facilities institutions still use manual systems with paper and recording in ledgers, during the current pandemic. In this study, an electronic medical record information system was designed and built as a student learning application regarding health service applications, system accuracy test using ISO 9126, where ISO 9126 looks at Functionability, Reliability, usability, efficiency, maintainability, and portability of a good system and provides recommendations if there are findings that the system does not meet the needs. The results of this study obtained the value of the Information System that was built only 75,92593 % which is the result of quality measurement so that this application does not fall into the category of the ISO 9126 standard because there are Portability Characteristics, namely Adaptability and Installability elements are not met, for these finding recommendations for improvements are given so that the system can run perfectly. according to the need for use.
Keywords: Covid-19, Electronic Medical Records, Learning Media, ISO 9126
Abstrak: Pada era digital sekarang, hampir semua sektor pelayanan kesehatan membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, detail, dan valid. Hasil observasi menunjukkan bahwa selama perkuliahan mahasiswa masih kesulitan memahami alur input, proses, dan output dari suatu aplikasi yang baik, serta belum mengetahui dan mempunyai gambaran tentang Software Aplikasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang sudah berjalan di fasilitas kesehatan dikarenakan beberapa mahasiswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan ditempatkan di institusi fasilitas pelayanan kesehatan masih menggunakan sistem manual dengan kertas dan pencatatan di buku. Pada penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah sistem informasi rekam medis elektronik sebagai aplikasi pembelajaran mahasiswa mengenai aplikasi pelayanan kesehatan, uji akurasi sistem menggunakan ISO 9126, dimana ISO 9126 menilik Functionability, Reliability, usability, efesiency, maintainability dan portability sistem yang baik serta memberi rekomendasi apabila ada temuan sistem yang belum sesuai kebutuhan. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai Sistem Informasi yang dibangun hanya 75,92593 % yang merupakan hasil pengukuran kualitas sehingga aplikasi ini tidak masuk kategori standar ISO 9126 karena ada Karakteristik Portability yaitu unsur Adaptability, dan Installability tidak terpenuhi, untuk temuan ini diberikan rekomendasi perbaikan agar sistem dapat berjalan sempurna sesuai kebutuhan penggunaannya.
Kata kunci: Covid-19, Media Pembelajaran, Rekam Medis Elektronik, ISO 9126
Abstract:Abstract: lThis study describes the INLA Goes to School Gymnastics activities which have temporarily not been running for a year due to the pandemic. Therefore, this study makes analysis and design which will later be made…
de into applications for further research so that INLA goes to school Gymnastics activities can be carried out again during a pandemic and after a pandemic. lAugmented Reality is a technology that allows users to see a combination of real and virtual objects in a real environment and run in real time or realtime. lIn this study, the author makes a 3-dimensional animation design to make it look more attractive and increase interest in using the INLA Goes to School Augmented Reality Gymnastics application. The INLA Goes to School Gymnastics Application Based on Augmented Reality was created using the Unity application and in the animation stage using the Blender application.
Keywords: analysis; Android; application; augmented reality; INLA
Abstrak: 1Penelitian ini mendeskripsikan tentang kegiatan Senam INLA Goes to School yang sementara belum berjalan selama setahun dikarenakan oleh pandemi. Maka dari itu penelitian ini membuat Analisa dan desain yang nantinya akan dibuatkan aplikasi dipenelitian selanjutnya agar kegiatan Senam INLA goes to school dapat dilakukan kembali disaat pandemic dan sesudah pandemi. Augmented Reality merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna melihat gabungan benda nyata dan maya di lingkungan yang nyata dan berjalan pada waktu yang nyata atau realtime. 1lDalam penelitian ini, dapat membuat desain animasi 3 dimensi agar tampilan lebih menarik dan menambah minat dalam penggunaan aplikasi Augmented Reality Senam INLA Goes to School. 1Aplikasi Senam INLA Goes to School Berbasis Augmented Reality ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Unity dan dalam tahap animasi menggunakan aplikasi Blender.
Kata kunci: analisis; android; aplikasi; augmented reality; INLA
Abstract:Abstract: Question classification is a computer science system, which aims to analyze questions and can label each question based on existing categories. Questions can be collected from several materials or topics that are…
re many and different. Therefore, the researcher intends to create a classification system for quiz questions Data Warehouse and Business Intelligence which can be grouped into topics Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analytics, and Performance Measurement. One way to solve this problem is by approach machine learning. In this study, researchers used a comparison of machine learning algorithms, namely the algorithm NaïveBayes and SupportVectorMachine using SMOTE and methods Cross-Validation The results of this study show the best accuracy results and are very helpful. The results obtained in the method cross-validation before SMOTE resulted in an accuracy rate of 82.02% for the results after going through the SMOTE stage of 94.79% on the algorithm Naïve Bayes, while the algorithm SupportVectorMachine get accuracy of 81.39% in the process before SMOTE for the results after going through SMOTE of 96.52%.
Keywords: Cross-Validation; Machine Learning; Naive Bayes; Support Vector Machine; Question Classification
Abstrak: Klasifikasi pertanyaan merupakan sebuah sistem ilmu komputer, yang bertujuan untuk menganalisis pertanyaan serta dapat memberi label pada setiap pertanyaan berdasarkan kategori yang ada. Pertanyaan soal dapat dikumpulkan dari beberapa materi atau topik yang banyak dan berbeda. Oleh karena itu, bermaksud untuk membuat sistem klasifikasi pertanyaan soal kuis Data Warehouse dan Business Intelligence yang dapat dikelompokkan menjadi topik Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analitik, dan Pengukuran Kinerja. Cara yang dapat dilakukan untuk permasalahan ini dengan menggunakan pendekatan MachineLearning. Pada penelitian kali ini menggunakan perbandingan algoritma MachineLearning yaitu algoritma NaïveBayes dan SupportVectorMachine menggunakan metode SMOTE dan Cross-Validation. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil akurasi yang terbaik dan sangat membantu. Hasil yang diperoleh pada metode cross-validation sebelum SMOTE menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82.02% untuk hasil sesudah melalui tahap SMOTE sebesar 94.79 % pada algoritma Naïve Bayes, sedangkan pada algoritma Support Vector Machine menghasilkan akurasi sebesar pada proses sebelum SMOTE 81.39% untuk hasil sesudah melalui SMOTE sebesar 96.52%.
Kata kunci: Klasifikasi Pertanyaan; Pembelajaran Mesin; Naive Bayes; Support Vector Machine; Cross-Validation
Abstract:Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking…
ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.
Keywords: COBIT; plan and organize; risk management
Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.
Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management
Abstract:Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM…
-EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.
Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.
Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.
Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.
Abstract:OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan kegiatan perlombaan di bidang sains dan ilmu pengetahuan yang dirancang pemerintah untuk mengembangkan bakat dan prestasi siswa. OSN juga menjadi salah satu ajang tahunan yang sangat…
gat diminati siswa dalam mengasah kemampuan dibidang sains dan ilmu pengetahuan. Untuk dapat menjadi peserta dan mendapatkan juara dalam dalam kompetisi ini bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya pembimingan yang intensif kepada siswa yang memiliki potensi. Dalam memilih siswa yang akan dibimbing dan dikutsertakan dalam OSN, seleksi internal yang ketat perlu dilakukan sekolah untuk dapat mengantarkan siswa meraih prestasi tersebut. Selama ini seleksi yang dilakukan guru cenderung subyektif seperti dengan menujuk langsung peserta yang akan mengikuti tes seleksi. Seperti halnya dilokasi penelitian SMPS Tamansiswa Sukadamai, selama ini guru menyeleksi peserta OSN hanya fokus dengan yang mendapatkan ranking 1-3 di kelas saja. Padahal bisa saja ada siswa yang tidak rangking 1-3 justru memiliki keahlian pada bidang yang diolimpiadekan. Hasilnya, belum ada siswa yang mampu bersaing di tingkat kecamatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membantu sekolah menyeleksi seluruh siswa yang berminat dalam olimpiade dengan menggunakan teknologi Sistem Pendukung Keputusan. Melalui perbandingan 2 metode yaitu Multy Factor Evaluation Process (MFEP) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT), peneliti akan melakukan analisis perbandingnan untuk mendapatkan hasil yang lebih konsisten. Metode MFEP merupakan metode yang menimbang beberapa faktor yang berpengaruh terdahap alternatif. Sedangkan metode MAUT merupakan metode yang memiliki skema evaluasi akhir dengan bobot dan nilai relavan terhadap alternatif. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan, metode MFEP dapat menghasilkan calon peserta terbaik yaitu A13 dengan nilai16,96. Sedangkan metode MAUT dapat menghasilkan calon peserta OSN terbaik yaitu A5 dengan nilai 0,680. Penelitian ini diharapatkan dapat membantu untuk seleksi calon peserta OSN.