Search Articles & Publications

Showing 1470 articles found for "Mina"

PENYULUHAN KEJADIAN HIPERMETROPIA PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 102 PALEMBANG

Susanti, Devi, Fakhruddin, M, Melvani, Rizcita Prilia, Novianti, Leni
Abstract: Hipermetropia merupakan satu kelainan refraksi hipermetropia terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal, .  Hampir 90% penderita hipermetropia berada di negara berkembang. Hipermetropia merupakan salah&#8230; alah satu penyebab penurunan tajam penglihatan pada anak-anak. Tujuanpenelitian :untuk mengetahuideterminankejadian hipermetropia pada siswa SDN 102 Palembang.  Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitiandilakukan di SDN 102 Palembang pada Agustus 2023. Subjek penelitian siswa SDN 102 Palembang kelas 1 sampai kelas 6 yang menggunakan kacamata dan terdiagnosa miopia. Sampel berjumlah 40 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil :Responden denganriwayat keturunan miopia sebesar 67.5%, jenis kelamin perempuan sebesar 60%, dan responden dengan kebiasaan membaca dengan posisi tiduran sebesar 70%. Hasil uji chi square riwayat keturunan p value= 0.001 <0.05, kebiasaan membacap value= 0.001 <0.05, jenis kelamin p value= 0.192 >0.05 dan p value= 0.090 >0.05. variabel yang berhubungan dengan kejadian hipermetropia yaitu riwayat keturunan dan kebiasaan membaca.Saran :untuk peneliti selanjutnya guna mengkaji lebih dalam terkait pengaruh keturunan dalam mempengaruhi kejadian hipermetropia

TINGKAT HEMOGLOBIN LANSIA: PERBEDAAN PENGUKURAN ANTARA DUA ALAT BERBEDA

Prihatiningsih, Diah, Sutrisna Putra, I Gusti Putu Agus Ferry
Abstract: The examination of hemoglobin levels in the elderly is crucial as iron deficiency or anemia is often found in this age group. Various methods of hemoglobin examination are used in healthcare facilities. This study aims to&#8230; o identify the differences in hemoglobin levels using the Dirui BCC-3600 and Quick Check devices in the elderly population at Puskesmas Biromaru. This research is descriptive-comparative in nature. The sample consisted of 30 patients undergoing hemoglobin examination at the Puskesmas Biromaru laboratory between March 29th and April 30th, 2023. The sampling method used was accidental sampling, with venous blood samples from 30 respondents. The results of the study showed that the average hemoglobin level using the Dirui BCC-3600 device was 12.86 g/dL, while with the Quick Check device it was 11.77 g/dL. Normality testing was conducted using the Shapiro-Wilk test, which yielded a p-value of 0.023. A p-value < 0.05 indicates non-normal data distribution, thus followed by the Mann-Whitney test. The Mann-Whitney test resulted in a significant value (p) = 0.011. In conclusion, there is a significant difference in hemoglobin levels using the Dirui BCC-3600 and Quick Check devices in the elderly.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA

Mozin, Nopiana
Abstract: This study aims to determine the application of the elements of the crime of premeditated murder under Article 340 of the criminal code in Decision No : W20.U1/25 / AT.05.02/12/2019 and to find out the legal considerations&#8230; ns of the panel of judges in the imposition of penalties against perpetrators of premeditated murder in the decision No. W20.U1/25 / AT.05.02/12/2019.The method used in this study is the technique of data collection by way of research study of documents conducted in the Gorontalo District Court and reading literature and other reading sources as well as interview techniques in which the authors conduct direct questioning to the parties concerned in this case Gorontalo District Court judges, prosecutors and legal experts concerning the object research. The results of this study showed that the application of elements of the crime of premeditated murder law and Decision No: W20.U1/25 / AT.05.02/12/2019 is accurate.the public prosecutor uses the indictment of the first indictment primair Article 340 of KUHP ,indictment subsidiair 338 of KUHP indictment more subsidair 351 paragraph(3) of KUHP and the second indictment 285 of KUHP  

THE EXISTENCE OF THE DEATH PENALTY IN THE ANTI-CORRUPTION LAW

Septiningsih , Ismawati
Abstract: The death penalty is the heaviest criminal sanction in the criminal system in Indonesia. It can be said that this is because the death penalty takes a person's life, where the right to life is the basic right of every person.&#8230; rson. In Indonesia, the death penalty is applied to general crimes with serious qualifications and special crimes which are classified as serious crimes. One specific crime that can be sentenced to death is corruption because its impact is so dangerous for the survival of a country. This article will analyze the existence of the death penalty in anti-corruption laws. The results of this research indicate that the existence of the death penalty in anti-corruption law is specifically for corruption committed under certain circumstances. The particular situation in question is corruption carried out in an emergency situation.  

INOVASI PEMBUATAN PAKET WISATA BUDAYA DI DESA SEMBALUN KECAMATAN SEMBALUN LOMBOK TIMUR

Ratmaja, Lalu, Pattaray , Anas
Abstract: Pariwisata merupakan sektor industri yang didukung oleh beragam sumber daya alam, letak geografis, spesies hewan, biota laut, budaya, adat istiadat, dan masakan yang berbeda-beda sehingga meningkatkan daya tarik wisata.&#8230; Salah satu tempat wisata di Indonesia yang saat ini berkembang dan populer serta menarik perhatian pemerintah dan masyarakat adalah desa wisata. Desa wisata merupakan suatu tempat yang mempunyai daya tarik tersendiri dan dapat dijadikan tujuan wisata. Paket wisata (inclusive tour) adalah perjalanan wisata dengan beberapa tujuan, yang terdiri dari berbagai jasa perjalanan dalam suatu perjalanan wisata tertentu, dijual dengan satu harga yang mencakup seluruh komponen perjalanan wisata tersebut, diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan (Nuriata (2014). Banyak paket perjalanan kini dirancang berdasarkan jenis destinasi yang diminati wisatawan. Wisata budaya merupakan salah satu jenis wisata yang sangat digemari oleh wisatawan dalam dan luar negeri. Salah satu desa wisata di kawasan Lombok Timur yang terkenal dengan alam dan budayanya adalah Desa Sembalun Bumbung. Desa ini masih mempertahankan adat istiadat dan budaya peninggalan nenek moyangnya. Salah satu budaya yang bisa dilihat di sana adalah budaya melindungi mata air yang disebut dengan ``Upacara Ngayuayu.'' Merupakan ritual yang dilakukan untuk melindungi dan menjaga sumber mata air

PERSEPSI PARA PENDIDIK TERHADAP TANTANGAN – TANTANGAN DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS

Rifiyanti, Hafizah, Nurtika, Maola, Rahayu, Sri, Nurhayati, Iis
Abstract: This study aims to explore teachers' perceptions of challenges in English language teaching and the strategies they use to overcome these challenges. This study used a qualitative approach with a judgement sampling method. &#8230; d.  The participants selected were 23 teachers who teach English at all levels of education, ranging from primary school to university. The data was collected through a survey distributed using google form, the survey was conducted to gather the experiences, and opinions of the teachers regarding the challenges they face in teaching English. The results showed that the different ability levels of students, time constraints, availability of teaching resources, and the perception of English as a foreign language were the main challenges faced by the teachers. To overcome these challenges, teachers use various strategies, including attending training and seminars, using technology in teaching, and conducting continuous evaluation and assessment. In addition, collaboration among teachers and increased professional training are also considered important in overcoming challenges in English language teaching. The findings provide valuable insights for the development of more effective strategies and policies to improve the quality of English language teaching in schools.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PADA CV. JAMAL HANDY CRAFT RAJAPOLAH TASIKMALAYA)

Hermayanto, Ricky, Arhasy, Aldi Muhammad
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada CV. Jamal Handy Craft Rajapolah Tasikmalaya baik secara parsial maupun simultan. Sampel  dalam penelitian&#8230; ian ini sebanyak 45 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Secara parsial diketahui bahwa lingkungan kerja, dengan kinerja karyawan diperoleh nilai R hitung sebesar 0,860 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian hubungan sangat kuat antara variabel X1 dengan Y. Hasil uji korelasi memperoleh nilai R sebesar 0,880 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,880 atau 77,4 %, sedangkan sisanya  sebesar 22,60% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan X2 dengan Y diperoleh nilai R hitung sebesar 0,913 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian hubungan sangat kuat antara variabel X2 dengan Y. Hasil uji korelasi memperoleh nilai R sebesar 0,880 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,886 atau 78,50 %, sedangkan sisanya  dipengaruhi oleh faktor lain. 2). Secara simultan diketahui bahwa variabel  X1, X2  dan Y diperoleh nilai R hitung sebesar 0,897 berada pada interval 0,80 – 1,000, dengan demikian terdapat hubungan sangat kuat antara variabel. Selanjutnya hasil tersebut didukung dengan hasil uji korelasi yang memperoleh nilai R sebesar 0,897 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,805 atau 80,50 %, sedangkan sisanya 19,50 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

GAMBARAN GOAL SETTING - PERENCANAAN AKADEMIK MAHASISWA PSIKOLOGI

Verasari , Metty, Dian Sartika Sari, Budisantoso, Kezia Natalia
Abstract: Perencanaan karir mahasiswa menjadi sesuatu yang penting bagi  keputusan akademik mahasiswa. Adanya perubahan kebijakan akan memberikan pengaruh terhadap perencanaan karir mahasiswa. Kebijakan mengenai jenjang dan untuk&#8230; mendapatkan gelar psikolog yang semula magister profesi menjadi profesi psikologi memberikan perubahan sendiri bagi perencanan karir mahasiswa. Penelitian ini membahas pokok persoalan mengenai bagaimana gambaran perencanaan karir mahasiswa psikologi  terlebih setelah adanya perubahan kebijakan mengenai program psikolog. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara pada 10 mahasiswa berdasarkan aspek perencanaan kerja. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa perencanaan goal setting dari mahasiswa psikologi mengalami kebingungan sejak adanya perubahan kebijakan profesi psikologi. Sebelumnya profesi psikologi ditempuh dengan jalur magister profesi dan saat ini ditempuh dengan s1 profesi psikologi dimana saat ini S1 profesi bersifat umum dan tidak lagi ada peminatan seperti magister profesi. Mahasiswa mengalami kebingungan terkait keputusan mereka apakah harus melanjutkan s1 profesi umum atau magister science agar bisa bergerak dibidang akademik, sebelumnya profesi psikologi diraih dengan gelar magister profesi dimana secara jenjang Pendidikan psikolog menduduki s2 dan dapat bekerja dibidang akademisi sekaligus berpraktek sebagai psikolog.  

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI “AKHLAK” DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PADA PENGATUR PERJALANAN KERETA API (PPKA) DI DAERAH OPERASI 2 BANDUNG WILAYAH 2. C TASIKMALAYA

Cahyono, Nikotiyanto Dwi, Sandra, Eri
Abstract: Hampir setiap hari karyawan dikelilingi oleh budaya organisasi yang mempengaruhi pembentukan sikap terhadap lingkungan sekitar yang akan mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#8230; hui pengaruh Budaya Organisasi “Akhlak terhadap kinerja pegawai Operator Kereta Api di Area Operasi 2.C di Bandung, Wilayah Tasikmalaya. Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi “Akhlak”, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Untuk mengumpulkan data, kuesioner dan observasi digunakan. Sampel penelitian ini berjumlah 45 karyawan dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” diperoleh nilai thitung 6,768 > ttabel 2,018 dengan sig 0,000 < 0,005 yang secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil hipotesis Disiplin Kerja diperoleh nilai thitung 3,511 > ttabel 2,018 dengan sig 0,001 < 0,05 yang menunjukkan secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja diperoleh dengan nilai Fhitung 51,105 > Ftabel 3,219 dengan sig 0,000 < 0,05 yang menunjukkan secara simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Besarnya pengaruh determinasi Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja sebesar 70,9% sedangkan sisanya sebesar 29,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis.

PENGARUH SARANA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAHAN DESA (STUDI EKSPLANATORY PADA PEMERINTAH DESA SE-KECAMATAN SUKARESIK)

Saputra, Iwan, Sopyan, Iyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial&#8230; al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.