Abstract:Abstract: SMK Negeri 3 Perhotelan dan Tata Boga in Tanjung Balai, North Sumatra, under the Ministry of Education and Culture, aims to provide quality education through Industrial Work Practice (PRAKERIN). However, the school…
hool faces challenges in selecting PRAKERIN locations related to costs, distance, and the imbalance between the number of available placements and students. To address this, the study uses the Simple Additive Weighting (SAW) method to design a decision support system. This method assigns weights based on specific criteria for each alternative, through steps such as determining criteria, assigning weights, rating suitability, normalization, and final normalization. The goal of the study is to assist SMK Negeri 3 Tanjungbalai in selecting PRAKERIN locations that meet the established criteria and ranking the alternatives based on those criteria. This way, the school can choose the most suitable PRAKERIN placements for its students. The results of system testing using the SAW method show the top 10 alternatives out of 16 available options, with the highest values as recommendations: A15 (1,000), A14 (0,896), A16 (0,813), A10 (0.718), A13 (0.729), A3 (0.708), A11 (0.698), A4 (0.25), A2 (0.604) dan A10 (0,594).The alternatives with the highest values are considered the most suitable and are prioritized as recommended PRAKERIN locations.
Keywords: industrial practice; saw; spk; smk
Abstrak: SMK Negeri 3 Perhotelan dan Tata Boga di Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan memberikan pendidikan berkualitas melalui Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). Namun, sekolah menghadapi tantangan dalam pemilihan tempat PRAKERIN terkait biaya, jarak, dan ketidakseimbangan antara jumlah tempat dan siswa. Untuk mengatasi hal ini, penelitian menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk merancang sistem pendukung keputusan. Metode ini memberikan bobot berdasarkan kriteria tertentu pada setiap alternatif, melalui langkah-langkah penentuan kriteria, pemberian bobot, penilaian kecocokan, normalisasi, dan normalisasi akhir. Tujuan penelitian adalah untuk membantu SMK Negeri 3 Tanjungbalai dalam memilih tempat PRAKERIN yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dan meranking alternatif berdasarkan kriteria tersebut. Dengan demikian, sekolah dapat memilih tempat PRAKERIN yang paling sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil uji sistem menggunakan metode SAW menunjukkan 10 alternatif teratas dari 16 yang tersedia, dengan nilai tertinggi sebagai rekomendasi: A15 (1,000), A14 (0,896), A16 (0,813), A10 (0.718), A13 (0.729), A3 (0.708), A11 (0.698), A4 (0.25), A2 (0.604) dan A10 (0,594). Alternatif dengan nilai tertinggi dianggap paling sesuai dan diprioritaskan sebagai rekomendasi tempat PRAKERIN.
Kata kunci: prakerin; saw; spk; smk
Abstract:Abstract: The selection process for students of the National Student Sports Olympiad (O2SN) in the field of Pencak Silat at SMA Negeri 1 Air Joman is often faced with various challenges that affect objectivity and fairness…
ss in decision making. Assessments carried out directly by coaches tend to be non-objective, so that students who are sent to participate in the National Student Sports Olympiad (O2SN) are not alternately. Inaccuracy in selecting eligible students not only harms potential students, but can also reduce the school's chances of achieving success in the O2SN event. Therefore, a Decision Support System (DSS) is needed that can help improve objectivity, accuracy, and efficiency in the selection process, so that it can produce more precise and fair decisions. The decision support system used is the MOORA method. This system is designed to assist schools in determining students who are eligible to represent the school in the O2SN competition based on several criteria such as age, weight, strength, technique (moves) and student attendance. These criteria are analyzed and weighted according to their level of importance. Furthermore, the MOORA method is applied to calculate and rank students. The results of this study indicate that the students selected to participate in O2SN Pencak Silat are Joko Satrio and Wisnu Ramadan with optimization values of 0.339 and 0.281.
Keywords: moora; o2sn; student selection; decision support system
Abstrak: Proses seleksi siswa Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di bidang Pencak Silat di SMA Negeri 1 Air Joman sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempengaruhi objektivitas dan keadilan dalam pengambilan keputusan. Penilaian yang dilakukan secara langsung oleh pelatih cenderung bersifat tidak objektif, sehingga siswa yang dikirimkan untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tidak secara bergantian. Ketidaktepatan dalam pemilihan siswa yang layak tidak hanya merugikan siswa yang berpotensi, tetapi juga dapat mengurangi peluang sekolah untuk meraih prestasi di ajang O2SN. Oleh karena itu, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu meningkatkan objektivitas, akurasi, dan efisiensi dalam proses seleksi, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat dan adil. Sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah dengan metode MOORA. Sistem ini dirancang untuk membantu pihak sekolah dalam menentukan siswa-siswa yang layak mewakili sekolah pada kompetisi O2SN berdasarkan beberapa kriteria seperti usia, berat badan, kekuatan, teknik (jurus) dan kehadiran siswa. Kriteria-kriteria tersebut dianalisis dan diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya. Selanjutnya, metode MOORA diterapkan untuk melakukan perhitungan dan pemeringkatan siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terpilih mengikuti O2SN Pencak Silat adalah Joko Satrio dan Wisnu Ramadan dengan nilai optimasi sebesar 0,339 dan 0,281.
Kata Kunci: moora; o2sn; seleksi siswa; sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: This study aims to develop a performance evaluation method for exemplary employees at the Village Office of Air Teluk Hessa using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method was chosen for its ability…
ility to simplify decision-making through the summation of weights from evaluation criteria, namely discipline, ethics, public service, teamwork, and attendance. The analysis results show that employee A05 is the top performer with a score of 0.92, followed by A06 (0.9125), A04 (0.8825), A03 (0.8575), A01 (0.8325), and A02 (0.8075). The main exemplary employee is A05, represented by Irmaya Sari. The use of SAW provides objective and transparent evaluations, enhancing employee motivation and performance through fair recognition. This method also supports the establishment of consistent evaluation standards, contributing to the overall effectiveness of the organization.
Keywords: assessment; employee performance; decision support system; simple additive weighting (saw)
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode penilaian pegawai teladan di Kantor Desa Air Teluk Hessa dengan menggunakan Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena dapat menyederhanakan pengambilan keputusan melalui penjumlahan bobot dari kriteria penilaian, yaitu kedisiplinan, etika, pelayanan masyarakat, kerjasama tim, dan kehadiran. Hasil analisis menunjukkan pegawai A05 sebagai yang terbaik dengan nilai 0,92, diikuti A06 (0,9125), A04 (0,8825), A03 (0,8575), A01 (0,8325), dan A02 (0,8075). Pegawai teladan utama adalah A05, diwakili oleh Irmaya Sari. Penggunaan SAW memberikan penilaian yang objektif dan transparan, meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai melalui penghargaan yang adil. Metode ini juga mendukung penetapan standar penilaian yang konsisten, berkontribusi pada efektivitas organisasi.
Kata kunci: penilaian; kinerja pegawai; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting (saw)
Abstract:Prediksi persediaan obat di Apotik Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center dilakukan dengan cara memperkirakan berdasarkan stok. Apabila terjadinya kekurangan persediaan saat adanya permintaan maka itu akan menjadi kendala,…
sehingga mempengaruhi penjualan obat. Untuk itu dibutuhkan perhitungan persediaan obat dengan menerapkan data mining. Metode yang digunakan adalah decision tree, dengan data set yang diolah menjadi informasi yang terstruktur dengan pola terbaik. Dalam melakukan prediksi persediaan di apotik RS.PMC menggunakan algoritma c45 didapatkan hasil nilai gain ratio tertinggi iyalah atribut stok awal dengan nilai 0,229865388 dan akurasi delapan puluh dua koma tiga puluh emapat persen (82,34%). Berdasarkan penggunan algoritma c4.5 pada penelitian ini dapat disimpulkan sangat efektif.
Abstract:Abstract: PT. Padasa Enam Utama, a palm oil plantation company, currently assesses the quality of Fresh Fruit Bunches (FFB) based solely on physical aspects. They use Microsoft Excel without a specialized application system,…
tem, which can lead to subjective assessments and the risk of fraud. This research aims to develop a predictive system for the quality of Fresh Fruit Bunches. Data collection was conducted using quantitative methods through direct observation and interviews with relevant parties. The study shows that the use of the K-Nearest Neighbor method provides the best accuracy with a more efficient calculation process. With this system, the company’s performance in making decisions regarding FFB quality is expected to improve. The system helps reduce human errors in quality assessments and offers visualizations that make it easier for users to understand the classification of production quality. Although the results are reliable, there is still room for further development, such as improving accuracy through more advanced data preprocessing techniques or using more complex machine learning models.
Keywords: Data Mining; K-Nearest Neighbor algorithm; Fresh Fruit Bunches (FFB); Python; Streamlit.
Abstrak: PT. Padasa Enam Utama, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, saat ini menilai kualitas produksi Tandan Buah Segar (TBS) berdasarkan aspek fisik saja. Mereka menggunakan Microsoft Excel tanpa sistem aplikasi khusus, yang dapat menyebabkan penilaian tidak objektif dan risiko kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi mutu kualitas Tandan Buah Segar. Dalam pengumpulan data, digunakan metode kuantitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode K-Nearest Neighbor memberikan akurasi terbaik dengan proses perhitungan yang lebih efisien. Dengan adanya sistem ini, diharapkan kinerja perusahaan dalam membuat keputusan terkait mutu produksi TBS dapat meningkat. Sistem ini membantu mengurangi kesalahan manusia dalam penilaian mutu TBS dan memberikan visualisasi yang memudahkan pengguna memahami klasifikasi mutu produksi. Meskipun telah memberikan hasil yang dapat diandalkan, masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti peningkatan akurasi melalui teknik preprocessing data yang lebih canggih atau penggunaan model-machine learning yang lebih kompleks.
Kata kunci: Data Mining; Algoritma K-Nearest Neighbor; Tandan Buah Segar (TBS); Python; Streamlit
Abstract:Abstract: The success of a government agency can be seen from the services provided by the agency itself. Therefore, government agencies must provide optimal services according to the needs of the community so that it is…
easy to carry out administration. Tanjungbalai City Office of the Ministry of Religion in conducting community satisfaction survey activities distributes questionnaires using google form and processes questionnaire data using number processing applications. So that there is no decision support system to accelerate knowing the level of community satisfaction with the services that have been provided. purpose of this study was to determine the level of public satisfaction with Hajj and Umrah Organizer section at the Tanjungbalai City Ministry of Religion Office. In this study the method used is the servqual method with 5 dimensions. Data collection was carried out through a questionnaire given to 30 respondents who had received services from the Hajj and Umrah Organizer section. Based on the results of the study, it is known that 75% people feel very satisfied, 18.75% people feel satisfied, and 16.15% people feel dissatisfied. The results also show that there is one dimension that has a negative value, namely the dimension of physical evidence regarding waiting chairs.
Keywords: Satisfaction; Servqual; Deccission Support.
Abstrak: Keberhasilan suatu instansi pemerintah dapat dilihat dari pelayanan yang diberikan oleh instansi itu sendiri. Oleh karena itu, instansi pemerintah harus memberikan pelayanan optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar mudah melakukan administrasi. Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai dalam kegiatan survei kepuasan masyarakat melakukan penyebaran kuesioner menggunakan google form dan mengolah data kuesioner menggunakan aplikasi pengolah angka. Sehingga belum ada sistem pendukung keputusan untuk mempercepat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode servqual dengan 5 dimensi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diberikan kepada 30 responden yang pernah mendapat pelayanan dari bagian Penyelenggara Haji dan Umroh. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 75% masyarakat merasa sangat puas, 18,75% masyarakat merasa puas, dan 16,15% masyarakat merasa tidak puas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat satu dimensi yang bernilai negatif yaitu dimensi bukti fisik mengenai kursi tunggu.
Kata kunci: Kepuasan; Servqual; Sistem Pendukung Keputusan.
Abstract:Abstract: Employees are a key element in the success of a company, because they play a role in determining the success of the company as a whole. Therefore, employee appraisal has a significant impact on many aspects of…
human resource (HR) management in the company. In this context, an objective and accurate employee appraisal system is needed so that companies can determine the best employees appropriately. This research aims to develop a Decision Support System that uses the AHP-WASPAS combination method. This system is designed to assist companies in evaluating and selecting the best employees for promotions, salary increases, and career development. The results showed that the developed Decision Support System was able to increase objectivity in employee assessment compared to manual methods. By using the AHP-WASPAS combination method, companies can be more effective and accurate in determining employee assessment, thus helping in better decision making in HR management.
Keywords: Employee; AHP method; WASPAS method; Performance Appraisal; Ranking; Objectivity; Decision Support System
Abstrak: Karyawan merupakan elemen kunci dalam kesuksesan sebuah perusahaan, karena mereka berperan dalam menentukan keberhasilan perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penilaian karyawan memiliki dampak yang signifikan terhadap banyak aspek pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di perusahaan. Dalam konteks ini, diperlukan sistem penilaian karyawan yang objektif dan akurat agar perusahaan dapat menentukan karyawan terbaik dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan yang menggunakan metode kombinasi AHP-WASPAS. Sistem ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengevaluasi dan memilih karyawan terbaik untuk promosi, kenaikan gaji, dan pengembangan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan yang dikembangkan mampu meningkatkan objektivitas dalam penilaian karyawan dibandingkan dengan metode manual. Dengan menggunakan metode kombinasi AHP-WASPAS, perusahaan dapat lebih efektif dan akurat dalam menentukan penilaian karyawan, sehingga membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen SDM.
Kata kunci: Karyawan; Metode AHP; Metode WASPAS; Penilaian Kinerja; Rangking; Objektivitas; Sistem Pendukung Keputusan
Abstract:PT. Padasa Enam Utama adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki program evaluasi afdeling disetiap tahunnya dengan cara memberikan penilaian kepada setiap afdeling. Afdeling adalah satuan yang menjadi ujung…
tombak dalam pengelolaan perusahaan perkebunan kelapa sawit, sehingga peran pimpinan dan seluruh karyawan afdeling tersebut sangat diperlukan. Proses penilaian afdeling unggulan pada PT. Padasa Enam Utama saat ini masih terbatas pada penggunaan aplikasi Microsoft Excel tanpa sistem aplikasi khusus. Hal ini menyebabkan proses penilaian kurang efektif, tidak transparan, dan memakan waktu yang cukup lama dalam proses penilaian afdeling unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode VIKOR untuk penilaian afdeling unggulan. Metode kuantitatif digunakan sebagai metode pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan narasumber langsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode VIKOR memberikan hasil penilaian terbaik dengan proses perhitungan yang lebih efisien. Dengan adanya sistem pendukung keputusan ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam penilaian afdeling unggulan, serta membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien.
Abstract:Kelurahan Binjai Serbangan yang berada di Jl. Protokol No.71, Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, sebagai salah satu unit administratif di Asahan, menghadapi tantangan dalam pengukuran kinerja kepala lingkungan yang masih…
bersifat konvensional dan subjektif. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem komputerisasi pendukung keputusan yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL serta memanfaatkan Metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam data penelitian ini adalah dengan melakukan observasi langsung dan wawancara dengan lurah dan juga staff di Kelurahan Binjai Serbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode MOORA dalam pengukuran kinerja kepala lingkungan dapat meningkatkan objektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam proses evaluasi. Ada 5 kriteria yang digunakan yaitu: Tingkat keluhan masyarakat, masa kerja, pelayanan publik, loyalitas dan kedisiplinan. Dengan aplikasi, dapat melakukan perhitungan secara otomatis sehingga mengurangi permasalahan pencarian keputusan, Hasil Perangkingan dalam pengukuran kinerja kepala lingkungan pada Kelurahan Binjai Serbangan maka didapatkan alternatif ke 12 atas nama Muslimsyah dengan nilai 0,311 dengan rangking teratas dan rangking terbawah adalah alternatif ke 10 atas nama M Arif Amsyar dengan nilai 0,099.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam pemberian reward kepada karyawan Hotel…
Singapore Land. Dalam industri perhotelan yang kompetitif, pemilihan karyawan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan. Metode tradisional seperti wawancara dan tes tertulis seringkali tidak efektif dan memakan waktu. Dibutuhkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu proses pemilihan karyawan secara objektif dan efisien. Penelitian ini mencoba mengatasi masalah tersebut dengan mengkombinasikan metode SAW untuk penilaian terhadap kriteria-kriteria tertentu seperti presensi, masa kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerjasama, serta metode TOPSIS untuk menentukan alternatif terbaik berdasarkan solusi ideal positif dan negatif. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu manajemen Hotel Singapore Land dalam memberikan reward kepada karyawan yang layak secara cepat, akurat, sistematis, dan transparan, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan semangat karyawan serta memberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu hotel