Abstract:Abstract: Toko IBIL Asahan is a retail business engaged in selling children's and adult clothing. Customer retention and marketing tactics are vital for corporate success. Especially for retail enterprises like the Ibil…
Asahan Store, it's critical to consistently create novel strategies to draw in new clients and keep existing ones. This research aims to design a web-based new customer acquisition and points program to increase buying interest and customer loyalty at IBIL Asahan stores. The research method used is a case study, which involves collecting data from primary and secondary sources. Primary data were obtained through direct observation at Toko IBIL Asahan and interviews with store management. The results of this study resulted in the design of a point program integrated with the web application to provide incentives to customers to shop regularly at Toko IBIL Asahan. This points program will give customers points every time they make a purchase, and these points can be redeemed for gifts or discounts in the future. In addition, new customer acquisition strategies are also proposed, including marketing through social media, promotional campaigns, and collaboration with local partners. This web application also provides information about point programs, special offers, and other features that can interest customers. In addition, the installation of point machines in stores will also be carried out to make it easier for customers to collect points and exchange them.
Keywords: Cashier Application; database; member; point; pos
Abstrak: Toko IBIL Asahan adalah sebuah usaha retail yang bergerak di bidang penjualan pakaian anak-anak dan dewasa. Strategi pemasaran dan retensi pelanggan menjadi faktor penting bagi keberhasilan bisnis. Terutama bagi bisnis ritel seperti Toko Ibil Asahan, penting untuk terus mengembangkan cara-cara baru untuk menarik pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk perancangan program poin dan akuisisi pelanggan baru berbasis web untuk meningkatkan minat beli dan loyalitas pelanggan pada toko IBIL Asahan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yang melibatkan pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi langsung di toko IBIL Asahan dan wawancara dengan manajemen toko. Hasil penelitian ini menghasilkan perancangan program poin yang terintegrasi dengan aplikasi web untuk memberikan insentif kepada pelanggan untuk berbelanja secara teratur di Toko IBIL Asahan. Program poin ini akan memberikan poin kepada pelanggan setiap kali mereka melakukan pembelian, dan poin-poin ini dapat ditukarkan dengan hadiah atau diskon di masa mendatang. Selain itu, strategi akuisisi pelanggan baru juga diusulkan, termasuk pemasaran melalui media sosial, kampanye promosi, dan kolaborasi dengan mitra lokal. Aplikasi web ini juga menyediakan informasi tentang program poin, penawaran spesial, dan fitur-fitur lain yang dapat menarik minat pelanggan. Selain itu, pemasangan mesin poin di toko juga akan dilakukan untuk memudahkan pelanggan dalam mengumpulkan poin dan menukarkannya.
Kata kunci: aplikasi kasir; database; member; poin; pos
Abstract:Abstract: This research was conducted in the Bangka Belitung region specifically observing what criteria could support and hinder the development of home industries. The home industry is a small-scale industry that is generally…
nerally carried out in the family sphere and is driven by women. Home industries need to receive support from the provincial government to survive and increase the scale of production. To make support for home industries more targeted, this research summarizes several criteria related to the conditions of home industries and the businesses they run. In Bangka Belitung Province there are several types of businesses that are run on a home industry scale. Based on the condition of the home industry which has multiple criteria and multiple alternatives, this research uses the Analytical Hierarchy Process method and Expert Choice software as data processing aids. The results of data processing show that industrial business is the highest alternative with a weight of 24.7% and the highest criterion is strategy at 23.7%. These results indicate that the largest portion of home industry business actors is engaged in the industrial sector and to encourage the progress of the home industry the most important factor is strategy, namely understanding the type of business they are involved in, labor-intensive industries, paying attention to production factors, electricity capacity, and business operations. While the next stage is to design a user interface for a web-based system as a means of collecting home industry data.
Keywords: AHP; collecting home industry data; home industries
Abstrak: Penelitian ini dilakukan di wilayah Bangka Belitung secara khusus melihat kriteria apa saja yang dapat mendukung dan menghambat perkembangan industri rumah tangga. Industri rumah tangga merupakan industri kecil yang umumnya dilakukan dalam lingkup keluarga dan digerakkan oleh perempuan. Industri rumah tangga perlu mendapat dukungan dari pemerintah provinsi agar bisa bertahan dan meningkatkan skala produksinya. Agar dukungan industri rumah tangga lebih tepat sasaran, penelitian ini merangkum beberapa kriteria terkait kondisi industri rumah tangga dan usaha yang dijalankannya. Di Provinsi Bangka Belitung terdapat beberapa jenis usaha yang dijalankan dalam skala industri rumah tangga. Berdasarkan kondisi industri rumah tangga yang memiliki banyak kriteria dan banyak alternatif, maka penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan software Expert Choice sebagai alat bantu pengolahan data. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa bisnis industri merupakan alternatif tertinggi dengan bobot 24,7% dan kriteria tertinggi adalah strategi 23,7%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa porsi terbesar pelaku usaha industri rumah tangga bergerak di sektor industri dan untuk mendorong kemajuan industri rumah tangga faktor yang paling penting adalah strategi yaitu memahami jenis usaha yang digeluti, industri padat karya, pembayaran, memperhatikan faktor produksi, kapasitas listrik, dan operasional usaha. Sedangkan tahap selanjutnya adalah merancang antarmuka untuk sistem berbasis web sebagai sarana pendataan industri rumahan.
Kata kunci: AHP; industri rumahan; pendataan industri rumahan
Abstract:Abstract: DKM has objectives such as overseeing the security and orderliness of the mosque as a whole, and managing the financial flows that exist within the mosque. Financial flow is a means of cash flow in a period related…
ated to the responsibility of company or agency management in managing cash both from operational, funding and investment activities. In managing current financial flows, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung still uses conventional manual recording methods. Such a system raises problems, including documentation of donors, calculations of zakat to be paid by congregations that are not in accordance with procedures. This makes the management and recording of cash flows less effective and efficient and also makes the management of the Bendahara DKM limited. SiKeMas is a system that has the goal of providing convenience in facilitating various DKM needs in managing financial flows, as well as informing DKM about the management of financial flow data. The research method used is the Object Oriented approach with various tools the design uses the UML. The system development is carried out using the prototype method. The results of this research are an application based on Desktop Client-Server with JAVA NetBeans IDE 7 and MySQL DBMS.
Keywords: DKM; Financial Flow; SiKeMas;
Abstrak: DKM memiliki tujuan antara lain mengawasi keamanan dan ketertiban masjid secara keseluruhan, serta mengelola aliran keuangan yang ada di dalam masjid. Arus keuangan merupakan sarana arus kas dalam suatu periode yang berkaitan dengan tanggung jawab manajemen perusahaan atau instansi dalam mengelola kas baik yang berasal dari kegiatan operasional, pendanaan maupun investasi. Dalam mengelola aliran keuangan saat ini, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung masih menggunakan metode pencatatan manual yang konvensional. Sistem seperti itu menimbulkan masalah, antara lain dokumentasi donatur, perhitungan zakat yang harus dibayarkan jamaah tidak sesuai prosedur. Hal ini membuat pengelolaan dan pencatatan arus kas menjadi kurang efektif dan efisien serta membuat pengelolaan DKM Bendahara menjadi terbatas. SiKeMas merupakan sistem yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam memfasilitasi berbagai kebutuhan DKM dalam mengelola aliran keuangan, serta menginformasikan kepada DKM tentang pengelolaan data aliran keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Object Oriented dengan berbagai tools perancangan menggunakan UML. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis Desktop Client-Server dengan JAVA NetBeans IDE 7 dan MySQL DBMS.
Kata kunci: Arus Keuangan; DKM; SiKeMas;
Abstract:Abstract: Superior students represent active and intelligent students who are able to make a direct contribution to the development of the nation. To produce excellent students, one of the efforts that can be made is to…
foster these superior students from the start by forming a superior class. In forming a superior class, an effective selection process is needed to select students who are truly superior. This research was conducted at STMIK Royal Kisaran where the object of research was prospective new students for the superior class and the related party was the Academic and Student Administration Bureau (BAAK) because the party was directly involved in selecting prospective new students for the superior class. But the problem is, BAAK does not yet have an election process based on a method and there is no information system for selecting prospective new students for superior classes. The purpose of this study is to make predictions related to the selection of prospective new students for superior classes in the future with the Naïve Bayes Algorithm and implemented in an information system.The results of this research are that the Naïve Bayes algorithm produces an accuracy rate of 60% in the good classification category which is measured by the level of accuracy using the confusion matrix, so that the information system produced in this study also has efficient prediction results and is expected to help BAAK.
Keywords: data mining; naïve bayes; superior student class.
Abstrak: Mahasiswa unggulan merupakan representasi dari mahasiswa aktif dan cerdas yang mampu memberikan kontribusi langsung terhadap perkembangan bangsa. Untuk menghasilkan mahasiswa yang benar unggul salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membina mahasiswa unggulan tersebut sejak awal dengan membentuk kelas unggulan. Dalam membentuk kelas unggulan dibutuhkan proses seleksi yang benar efektif untuk memilih mahasiswa yang benar unggul. Penelitian ini dilakukan di STMIK Royal Kisaran dimana objek penelitian merupakan calon mahasiswa baru untuk kelas unggulan dan pihak yang terkait adalah Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) karena pihak tersebut terlibat langsung dalam pemilihan calon mahasiswa baru untuk kelas unggulan. Namun permasalahannya, pihak BAAK belum memiliki sebuah proses pemilihan berdasarkan metode dan belum adanya sistem informasi pemilihan calon mahasiswa baru kelas unggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan prediksi terkait pemilihan calon mahasiswa baru kelas unggulan di masa mendatang dengan Algoritma Naïve Bayes dan diimplementasikan dalam sebuah sistem informasi. Hasil penelitian ini algoritma Naïve Bayes menghasilkan tingkat akurasi sebesar 60% dengan kategori good classification yang diukur tingkat akurasinya dengan menggunakan confusion matrix, sehingga sistem informasi yang dihasilkan dalam penelitian ini juga memiliki hasil prediksi yang efisien dan diharapkan dapat membantu pihak BAAK.
Kata Kunci: data mining; mahasiswa kelas unggulan; naïve bayes.
Abstract:Abstract: The poor community is a condition in which the community does not have adequate facilities and infrastructure and an adequate environment, with the quality of housing and settlements far below the eligibility standard…
tandard and uncertain livelihoods covering all multidimensional dimensions. The Pasiran Village Office, Sei Dadap District, is one of the agencies located in the Pasiran area, Sei Kamah. Where the Pasiran Village Hall Office carries out activities to distribute assistance to village communities who are declared to be underprivileged or have low incomes below 3.5 million. With such a large number of village people, an in-depth analysis is needed to determine which poor people are entitled to receive Non-Cash Food Assistance from the government. The solution to this problem is to use data mining with the Naïve Bayes algorithm for data classification. Data mining is the science of extracting information by utilizing data sets to obtain valuable information with a large enough data size through the process of extracting data or filtering data. The classification application uses the naïve Bayes algorithm used at the Pasiran Village Office to produce a classification of beneficiaries, namely Worthy and Unworthy based on the attributes of Citizenship, Family Group, ASN Status, and Having a Healthy Family Card.
Keywords: data mining; naïve bayes; classification, beneficiary
Abstrak: Masyarakat miskin merupakan suatu kondisi dimana keadaan masyarakat yang tidak memiliki sarana dan prasarana serta lingkungan yang memadai, dengan kualitas perumahan dan pemukiman yang jauh dibawah standar kelayakan serta mata pencaharian yang tidak menentu yang mencakup seluruh multidimensi. Kantor Balai Desa Pasiran Kecamatan Sei Dadap merupakan salah satu instansi yang berada di daerah Pasiran, Sei Kamah. Dimana Kantor Balai Desa Pasiran melakukan kegiatan pembagian bantuan terhadap masyarakat desa yang dinyatakan kurang mampu atau memiliki penghasilan rendah dibawah 3,5 juta. Dengan jumlah masyarakat desa yang begitu banyak, diperlukan analisis yang mendalam untuk menentukan masyarakat tidak mampu yang berhak untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai dari pemerintah. Solusi dari permasalahan tersebut adalah menggunakan data mining dengan algoritma naïve bayes untuk klasifikasi data. Data mining merupakan suatu ilmu untuk menggali informasi dengan memanfaatkan kumpulan data untuk mendapatkan berbagai informasi yang berharga dengan ukuran data yang cukup besar melalui proses penggalian data atau penyaringan data. Aplikasi klasifikasi menggunakan algoritma naïve bayes yang terapkan pada Kantor Balai Desa Pasiran menghasilkan klasifikasi warga penerima bantuan yaitu Layak dan Tidak Layak berdasarkan atribut Kewarganegaraan, Golongan Keluarga, Status ASN dan Memiliki Kartu Keluarga Sehat.
Kata kunci: data mining; naïve bayes; klasifikasi, penerima bantuan
Abstract:Abstract: Asahan District Social Service is one of the government agencies in Asahan District. This agency is tasked with serving the community and providing the best information for the community, especially in terms of…
data processing. One of the government programs used to tackle poverty is KUBE. In general, the problems that occur in KUBE are still not optimal and not on target, so that sometimes many residents protest because residents who should receive assistance do not receive assistance and conversely residents who should not have the right to receive assistance from the Joint Business Group (KUBE). By knowing the deficiencies found in the manual calculations carried out by the Asahan District Social Service. So that beneficiaries can be determined according to the criteria determined by the Asahan District Social Service. Then a system was created using the Weighted Product method to carry out accurate calculations in providing assistance made with the PHP programming language with MySQL Database, to create a new computerized decision support which is a good alternative by prioritizing effectiveness and efficiency in determining the provision of assistance to Joint Business Groups (Joint Business Groups). KUBE). The purpose of designing a Joint Business Group assistance decision system can assist Asahan Regency social service employees in determining the granting of Joint Business Groups (KUBE).
Keywords: decision support system; KUBE; weighted product (WP)
Abstrak: Dinas Sosial Kabupaten Asahan merupakan salah satu instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Asahan. Badan ini bertugas untuk melayani masyarakat dan memberikan informasi terbaik bagi masyarakat terutama dalam hal pengolahan data. Salah satu program pemerintah yang digunakan untuk menanggulangi kemiskinan adalah KUBE. Secara umum permasalahan yang terjadi di KUBE masih belum optimal dan belum tepat sasaran, sehingga terkadang banyak warga yang protes karena warga yang seharusnya menerima bantuan tidak mendapatkan bantuan dan sebaliknya warga yang seharusnya tidak berhak mendapatkan bantuan dari Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Dengan mengetahui kekurangan yang terdapat pada perhitungan manual yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Asahan. Sehingga dapat ditentukan penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Asahan. Tujuan dibuat sistem dengan menggunakan metode Weighted Product untuk melakukan perhitungan yang akurat dalam pemberian bantuan yang dibuat dengan bahasa pemograman PHP dengan Database MySQL, untuk membuat pendukung keputusan terkomputerisasi baru yang merupakan alternatif yang baik dengan mengutamakan efektifitas dan efisiensi dalam penentuan pemberian bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Maka perancangan sistem keputusan bantuan Kelompok Usaha Bersama dapat membantu pegawai dinas sosial Kabupaten Asahan dalam menentukan pemberian Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
Kata kunci: KUBE; sistem pendukung keputusan; weighted product (WP)
Abstract:Abstract: The Government of Indonesia has established National Education Standards relating to facilties and infrastructure with the aim that every school-age child can enjoy a proper and quality education. However, in Batu…
atu Bara District, educational problems cannot be handled optimally, especially in the suurbs, there are still many school buildings in unfit for use conditions which are quite apprehensive and no longer sufficient to accommodate the increasing number of students each year. Realizing the importance of education, the Government of Batu Bara Regency has provided a budget for school renovations which are considered to be inadequate. For policy making that is oriented towards equal rights to obtain quality and relevant education, to create a computer- based system and use the Multifactor Evaluation Process method which is implemented into the Sublime Text 3 programming language, and theb MySQL database, to assist policy makers in analyzing data school- school data that is noy suitable for renovation. This system is expected to be able to provide suggestions and provide the information needed to prioritized for enovation.
Keywords: decision support system; multifactor evaluation process; school renovation
Abstrak: Pemerintah Indonesia telah menetapkan Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana dengan tujuan agar setiap anak usia sekolah dapat menikmati pendidikan yang layak dan bermutu. Namun di Kabupaten Batu Bara masalah pendidikan masih belum dapat ditangani secara optimal, terutama di daerah pinggiran masih banyak bangunan sekolah dengan kondisi yang tidak layak pakai dan cukup memprihatinkan dan tidak lagi memadai untuk menampung siswa yang bertambah setiap tahunnya. Sadar akan pentingnya pendidikan, Pemerintahan Kabupaten Batu Bara telah menyediakan anggaran untuk renovasi sekolah yang dinilai kurang layak. Untuk pengambilan kebijakan yang berorientasi pada kesamaan hak untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan relevan maka dibuat sistem berbasis computer dan menggunakan metode Multifactor Evaluation Process yang diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman Sublime Text 3, dan database MySQL, untuk membantu para pemangku kebijakan dalam menganalisis data-data sekolah yang tidak layak untuk dilakukan renovasi. Sistem ini diharapkan dapat memberikan usulan dan menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk memprioritaskan sekolah mana yang lebih didahulukan untuk dilakukan renovasi.
Kata Kunci : multifaktor evaluation process; renovasi sekolah; sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: Determination of the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service aims to increase responsibility and high loyalty to get satisfactory performance results and award parking…
ng attendants with the best performance. The assessment of the best performance of parking officers was carried out by 3 assessors namely traffic engineering management, parking section, parking administration staff. The problem in assessing the best performance of parking attendants is that there is no structured system so that the assessment time is quite long, around 2-3 weeks. In addition, the assessment still tends to be subjective, for example the parking attendant's assessment is based on closeness and kinship, causing jealousy. Overcoming this requires a computer system that helps decision making, namely a decision support system for determining the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service in this study using the BORDA method. The borda method is used to combine the results of the decision assessment of each appraiser so that the final result is the best performance of the parking attendant. The purpose of this research is to create a computerized system that will later assist in determining the best performance appraisal of parking attendants every year. Based on the research results of the system for determining the best performance of parking attendants in the form of ranking the final score of each parking attendant. The highest value is used as the best performance suggestion for parking attendants.
Keywords: borda method; decision support system; parking attendant performance
Abstrak: Penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan bertujuan untuk perlu meningkatkan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi mendapatkan hasil kinerja yang memuaskan dan pemberian perhargaan bagi petugas parkir memiliki kinerja terbaik. Penilaian kinerja terbaik petugas parkir dilakukan oleh 3 penilai yaitu manajemen rekayasa lalu lintas, seksi parkir, staff administrasi parkir. Permasalahan dalam penilaian kinerja terbaik petugas parkir adalah belum ada sistem yang terstruktur sehingga waktu penilaian cukup lama sekitar kurang lebih 2-3 minggu. Selain itu penilaian masih cenderung subjektif misalnya penilaian petugas parkir berdasarkan kedekatan dan kekeluargaan sehingga menyebabkan kecemburuan. Mengatasi hal tersebut diperlukan suatu sistem komputer yang membantu pengambilan keputusan yaitu sistem pendukung keputusan penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dalam penelitian ini menggunakan metode BORDA. Metode borda digunakan untuk menggabungkan hasil penilaian keputusan dari tiap penilai sehingga dapat memperoleh hasil akhir berupa kinerja terbaik petugas parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang nantinya akan membantu dalam menentukan penilaian kinerja terbaik petugas parkir disetiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian dari sistem penentuan kinerja terbaik petugas parkir berupa perangkingan dari nilai akhir setiap petugas parkir. Nilai tertinggi dijadikan sebagai saran kinerja terbaik petugas parkir.
Kata kunci: metode borda; sistem pendukung keputusan; kinerja petugas parkir
Abstract:Abstract: In an effort to increase the spirit of better performance and achievement, an institution gives awards to doctors who are considered outstanding. Setia Husodo Hospital is one of the hospitals which is the center…
r of health services in the city of Kisaran. In determining the performance assessment of doctors and leaders, they still use conventional methods. Doctors' performance evaluation is still done manually and the data processing process does not yet use application programs in making decisions. In the process of assessing the performance of doctors as the main professional staff in hospitals, it must be carried out realistically, objectively and based on evidence and specifically according to specialization and/or specific procedures. For this reason, a tool is needed in the form of designing a decision support system (DSS) in evaluating the performance of doctors which aims to understand the deficiencies of the performance that has been carried out, so that it can open up space for improvement or improvements to quality and efficiency in hospitals, for the purpose of providing incentives and reward programs and value-based purchasing strategies for doctors. The method in this study uses the Weighted Product method, with the concept of weighting the rating of an appraisal variable that will be selected as the best alternative. The system to be created is a decision support system using the Weighted Product (WP) method, which is a method of determining the order (priority) in multi-criteria analysis. The results of this system design are expected to be a tool for Setio Husodo Hospital in analyzing and deciding on the performance of doctors who will be given incentives and reward programs as well as value-based purchasing strategies for doctors.
Keywords: decision support system; performance of doctors; weighted product;
Abstrak: Untuk mendorong kinerja yang lebih baik dan semangat berprestasi, institusi memberikan penghargaan kepada dokter yang dianggap berprestasi.Metode tradisional masih digunakan untuk menilai kinerja dokter dan manajer. Evaluasi kinerja dokter masih bersifat manual, dan proses pengolahan data belum menggunakan program aplikasi untuk mengambil keputusan. Proses evaluasi kinerja dokter sebagai anggota staf rumah sakit penuh waktu harus realistis, objektif, berbasis bukti, dan spesifik untuk spesialisasi dan/atau prosedur tertentu. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk evaluasi kinerja dokter sebagai alat yang bertujuan untuk memahami kekurangan dalam pelayanan yang diberikan dan memberikan ruang untuk perbaikan dan ruang untuk peningkatan kualitas dan efisiensi. Rumah sakit mendorong dan memberi dokter program penghargaan dan strategi pembelian berbasis nilai. Metode penelitian ini menggunakan metode weighted product dengan konsep pembobotan evaluasi terhadap satu variabel evaluasi yang dipilih sebagai pilihan terbaik. Sistem yang akan dibuat adalah sistem pendukung keputusan yang menggunakan metode WP (Weighted Product), yaitu metode untuk menentukan urutan (prioritas) dalam analisis multi kriteria. Hasil perancangan sistem ini dimaksudkan sebagai alat bagi RS Setio Husodo untuk menganalisis dan menentukan kinerja dokter penerima program insentif dan reward, serta strategi pembelian berbasis nilai dokter.
Kata kunci: kinerja dokter; sistem pendukung keputusan; weighted product
Abstract:Abstract: Utilization of IT can provide services to the community, encourage convenience in public services at a more affordable cost and performance efficiency. IT governance that includes leadership, organizational structure,…
ucture, and processes in its management ensures that IT is utilized as optimally as possible to meet current and future needs of the organization. The Population and Civil Registration Office of Kubu Raya Regency utilizes IT in carrying out public service activities using the SIPEMUDA Application. An information system audit is needed to improve system performance. In this study, using the Control Objective for Information and Related Technology (COBIT 2019) to determine whether the organization's needs have been supported by management and the Information Technology Infrastructure Library (ITIL 4) domain service management to determine suggestions for improvement. Capability level assessment in this study using COBIT Performance Management. The results of the capability assessment are that there are 6 processes reaching level 1, 33 processes reaching level 2, 28 processes reaching level 3, 18 processes reaching level 4, 7 processes reaching level 5 while the level that does not meet the capabilities is 19 processes. Furthermore, the results of process recommendations that do not meet the capabilities are prioritized using the Action Priority Matrix.
Keywords: action priority matrix, cobit 2019, cobit performance management, itil 4, public service
Abstrak: Pemanfaatan TI dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendorong kemudahan dalam pelayanan publik dengan biaya yang lebih terjangkau dan efisiensi kinerja. Tata kelola TI yang mencakup kepemimpinan, struktur organisasi, dan proses, dalam pengelolaannya untuk memastikan bahwa TI dimanfaatkan seoptimal mungkin memenuhi kebutuhan organisasi saat ini dan yang akan datang. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya memanfaatkan TI dalam melaksanakan kegiatan pelayanan publik menggunakan Aplikasi SIPEMUDA. Audit sistem informasi diperlukan untuk meningkatkan kinerja sistem. Dalam penelitian ini, menggunakan Control Objective for Information and Related Technology (COBIT 2019) menentukan apakah kebutuhan organisasi sudah didukung oleh pengelolaan serta Information Technology Infrastructure Library (ITIL 4) domain service management untuk menentukan saran perbaikan. Penilaian level kapabilitas pada penelitian ini menggunakan COBIT Performance Management. Hasil penilaian kapabilitas yaitu terdapat 6 proses mencapai level 1, 33 proses mencapai level 2, 28 proses mencapai level 3, 18 proses mencapai level 4, 7 proses mencapai level 5 sedangkan level yang tidak memenuhi kapabilitas yaitu 19 proses untuk diberikan rekomendasi. Selanjutnya hasil rekomendasi proses tersebut diprioritaskan menggunakan Action Priority Matrix.
Kata kunci: action priority matrix, cobit 2019, cobit performance management, itil 4, pelayanan publik.