Search Articles & Publications

Showing 843 articles found for "Import"

Optimalisasi Pemberdayaan Kader PKK Terhadap Peningkatan Kerajinan Limbah Plastik

Handayani, Estrin, Falyauma, Nufikha, Hartini, Dhian Dwi, Sari, Sulistiyani Purna, Marijanto, Seno
Abstract: Abstract: The activities to optimize the empowerment of PKK cadres include 15 housewives who initially did not have productive activities, now they had skill in making crafts made from plastic waste. The program that has… been implemented is the use of plastic waste into handicrafts as a means of entrepreneurial-based creative economy. This program is very helpful in maintaining the balance of the environment in an ecological manner. Preserving the environment is a very important factor today. Many natural disasters are caused due to damaged environment. PKK provides simple counseling so that the environment is not damaged and prevents contamination of water sources, carries out plastic waste management using handicrafts. The method used in this activity is Participatory Rural Appraisal, which is an approach method in the process of empowering and increasing community participation by emphasizing community involvement in all activities carried out. The purpose of this Community Service activity is to reactivate community cadres in managing waste into crafts based on creative economy entrepreneurship. The results of this event were attended by 15 PKK members, and 3 small groups were produced based on the raw materials used with craft management creations. Keywords: Crafts ; Garbage Waste; PKK Cadres; Plastic Waste   Abstrak: Kegiatan optimalisasi pemberdayaan kader PKK ini meliputi 15 orang Ibu Rumah Tangga yang awalnya tidak mempunyai kegiatan produktif, sekarang telah terampil dalam membuat kerajinan berbahan baku limbah plastik. Program yang telah dijalankan berupa pemanfaatan limbah plastik menjadi kerajinan tangan sebagai sarana ekonomi kreatif berbasis wirausaha. Program ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan lingkungan secara ekologis. Menjaga kelestarian lingkungan menjadi faktor yang sangat penting dewasa ini. Banyak bencana alam yang disebabkan karena lingkungan yang rusak. PKK memberikan penyuluhan sederhana agar lingkungan tidak dirusak dan mencegah  pencemaran sumber air, melaksanakan pengelolaan sampah plastik dengan pemanfaatan kerajinan tangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal yaitu metode pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam semua kegiatan yang dilaksanakan. Tujuan dilakukan kegiatan Pengabdian ini adalah untuk mengaktifkan kembali pengkaderan masyarakat dalam mengelola limbah sampah menjadi kerajinan yang berbasis wirausaha ekonomi kreatif. Hasil pengadian ini dihadiri oleh 15 anggota PKK Dusun Wonosuko, dan dihasilkan 3 kelompok kecil berdasarkan bahan baku yang digunakan dengan kreasi pengelolaan kerajinan. Kata Kunci: Kader PKK; Kerajinan; Limbah Plastik; Limbah Sampah

Pelatihan Blended Learning pada Guru SMA Katolik 1 Kabanjahe

Pinem, Sanjaya, Hutagaol, Viktor Edison
Abstract: Abstract: Technology information using the internet can benefit educators and provide information to students to transfer knowledge has a very high potential. The purposes of these community service are: (1) to expand the… e insight, knowledge, and experience directly about the model of blended learning for teachers, especially teachers of Sma Katolik 1 Kabanjahe; (2) Teachers can use elearning moodle learning technology. The techniques that are planned to shape the motivation and participation of educators ranging from the benefits of blended learning, and the application of blended learning so that educators in directly implementing it in the classroom. The implementation method starts in a structured manner starting from the initial discussion about blended learning, taking the results of the initial questionnaire, then giving independent tasks to the teachers. This community service was attended by 12 teachers at SMA Katolik 1 Kabanjahe, Kab. Karo. North Sumatra. The important conclusion of this community service is the awareness and ability of educators in using information technology, especially blended learning can increase motivation to educators to provide maximum learning to learners.          Keywords: blended learning; moodle; teaching technology Abstrak: Teknologi informasi dengan menggunakan internet dapat menguntungkan para pendidik dalam memberikan informasi kepada peserta didik. Pengetahuan tentang teknologi informasi mempunyai potensi yang sangat tinggi. Tujuan dari penulisan: (1) memperluas wawasan, pengetahuan dan pengalaman secara langsung tentang model pembelajaran blended learning untuk guru guru khususnya Guru SMA Katolik 1 Kabanjahe; (2) Guru–guru dapat menggunakan teknologi pembelajaran elearning moodle. Teknik yang direncanakan untuk membentuk motivasi dan partisipasi tenaga pendidik mulai dari keuntungan blended learning, dan pengaplikasian blended learning sehingga tenaga pendidik dalam langsung mengimplementasikannya di dalam kelas. Metode pelaksanaan dimulai secara terstruktur mulai dari diskusi awal tentang blended learning, mengambil hasil kuesioner awal, selanjutnya memberikan tugas mandiri kepada guru–guru. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 12 guru di SMA Katolik 1 Kabanjahe, kab. Karo. Sumatera Utara. Kesimpulan penting dari pengabdian ini adalah adanya kesadaran dan kemampuan pendidik dalam menggunakan teknologi informasi khususnya blended learning dapat meningkatkan motivasi kepada tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran yang maksimal kepada peserta didik. Kata kunci: blended learning; moodle; teknologi pembelajaran

Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat dengan Konsep 3R Di desa Sukaluyu

Natalia, Lia, Wihardja, Hany, Ningsih, Paramitha Wirdani
Abstract: Abstract: Reuse, Reduce and Recycle (3R) is the behavior of waste management into a valuable material that can increase the economic benefits of the community and reduce environmental damage affecting global warming. This… s behavior is often used as a solution to improve the environment that has waste management problems. The purpose of this paper is to identify strategies for optimizing Community Based Independent Waste Management with the 3 R Concept (Reuse, Reduce, Recycle) in Sukaluyu Village, Karawang. This strategy is planned to be able to explore community participation that is bottom-up, starting from the identification of problems and needs of the community, socialization of the concept of 3 R in the household so that people can feel the benefits economically and preserve the environment.The implementation method consists of surveys, hearings, focus group discussions, training, and waste sorting self-practices. This activity is expected to not only improve the environmental quality of the Sukaluyu Village community, but also can change the perceptions and behavior of the community and local stakeholders regarding waste reduction and management. The most important conclusion of this community services is the emphasis on awareness and high involvement motivation of the community in waste management to create culture in the community.             Keywords: community participation; reuse reduce recycle; waste management     Abstrak: Reuse, Reduce dan Recycle (3R) adalah perilaku pengelolaan sampah menjadi bahan bernilai yang dapat meningkatkan manfaat ekonomis masyarakat dan mengurangi kerusakan lingkungan yang berdampak terhadap pemanasan global. Konsep 3 R ini sering dijadikan solusi untuk memperbaiki lingkungan yang memiliki masalah dalam pengelolaan sampah. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Masyarakat dengan konsep 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) di Desa Sukaluyu, Karawang. Strategi ini direncanakan untuk menggali partisipasi masyarakat yang bersifat bottom-up, dimulai dari identifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat, sosialisasi konsep 3R di rumah tangga sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat secara ekonomis dan menjaga kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan terdiri dari survei, audiensi, focus group discussion, pelatihan, dan praktik mandiri pengolahan-pemilahan sampah. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat Desa Sukaluyu, namun juga dapat mengubah persepsi dan perilaku masyarakat dan stakeholder setempat terkait pengurangan dan pengelolaan sampah. Kesimpulan penting dari pengabdian ini adalah adanya kesadaran dan motivasi keterlibatan masyarakat yang baik dalam pengelolaan sampah hingga dapat menciptakan budaya di masyarakat.   Kata kunci: partisipasi masyarakat; pengelolaan sampah; reuse reduce recycle

MENINGKATKAN KREATIFITAS DAN INOVASI MELALUI PERMAINAN MAKE SOMETHING BEAUTIFUL

Nuraini, Paramita, Subiyanto, Subiyanto, Yuhenita, Nofi Nur
Abstract: Abstract: The low creativity of students at Muhammadiyah High School in Magelang is the background in this service. This lack of creativity is related to creativity in thinking and creativity. Many students do not participate… ipate in teaching and learning activities as much as passive and monotonous students in learning. This dedication uses innovative Guidance Counseling media that is using the game "Make Something Beautiful". The target of this service is Muhammadiyah 1 High School students in Magelang City. Assistance is done by devotees to monitor the extent to which this dedication can increase student creativity. in the first stage which covers the Importance of Creativity for Students and Impacts for someone who lacks creativity, students begin to understand the importance of creativity and innovation in this 4.0 era. Keywords: innovation creativity; make something beautiful.    Abstrak: Rendahnya kreativitas siswa di SMA Muhammadiyah Magelang ini terkait degan kreativitas berpikir dan kreativitas bersikap. Banyak siswa yang kurang berpartisipasi dan kepercayaan diri dalam kegiatan belajar mengajar seperti halnya siswa pasif dan monoton dalam pembelajaran. Pengabdian ini menggunakan media Bimbingan Konseling yang inovatif yakni mengggunakan permainan “Make Something Beautiful”. Target dari pengabdian ini adalah siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang. Pendampingan dilakukan pengabdi untuk memantau sejauh mana pengabdian ini dapat meningkatkan kreatifitas siswa. pada tahap pertama yang meliputi Pentingnya Kreatifitas Bagi siswa dan Dampak Bagi seseorang yang tidak memiliki kreatifitas, siswa mulai memahami pentingnya kreatifitas dan inovasi dalam era 4.0 ini. Kata kunci: inovasi ; kreativitas; make something beautiful.

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA BEKAS DI PAUD AR RAHMAN

Sari, Putri Lidiana Permata, Saragih, Sri Rahmah Dewi, Ansi, Rahma Yunita, Rahayu, Sri
Abstract: Abstract: The using of media in learning is very important to increase the mutualism of education as making a secondhand media from carton that was conducted in PAUD Ar Rahman. The training was conducted to increase the… teacher’s understanding and teacher’s skill in developing their professionalism especially in designing a learning media from a secondhand like carton. The first activity that was conducted is observation by using interview technique to the teachers. Then it was continued by training activity. This activity is like a workshop that was started from presentation about the theory of arrangement a learning media from a secondhand material, accompaniment to all teachers in designing and developing learning media from a secondhand material. At the end of this activity, there was 70% participant that able to develop a learning media from a secondhand material individually. Keywords: Media, Secondhand, Teacher of PAUD Abstrak: Penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan seperti pembuatan media bekas yang dilakukan di PAUD Ar Rahman. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalm mengembangkan profsionalisme khususnya dalam pendesainan/ pengembangan media pembelajaran dari barang bekas berupa karton. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah observasi dengan menggunakan teknik wawancara terhadap para guru. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan. Kegiatan ini berbentuk workshop dimulai dari presentasi tentang teori penyusunan media pembelajaran dari barang bekas, pendampingan terhadap guru dalam perancangan dan pendampingan bagi guru dalam pengembangan media pembelajaran dari barang bekas. Pada akhir kegiatan sebanyak 70% peserta yang dapat mengembangkan media pembelajaran dari barang bekas secara mandiri. Kata kunci: Media, Barang, Bekas, Guru PAUD

PEMBUATAN MATERI BAHAN AJAR MENGGUNAKAN ANIMASI FLASH BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK GURU SMK KARYA UTAMA TANJUNGBALAI

Firmasyah, Ada udi, Lubis, Adi Prijuna, Agus, Raja Tama Andri, Nofitri, Rika
Abstract:   Abstract: Teaching media can ease the burden of the teachers, so that the learning process can run well and students can capture and digest the material taught by Master. Therefore, multimedia-based teaching media has… s an important role in this case, which can help overcome the problems and weaknesses that exist. The software that supports for making this interactive material that is adobe flash is easy to use because of its ability to produce media such as vidio, sound, motion animation, text and images are packaged in a wada that is interactive, keratif and more practical also fun .. the vocational teacher should be able to improve its ability, especially in making the learning media more interactive for students. SMK Karya Utama Tanjung Balai is an education at middle level which prioritizes the development of student skill.   Keywords: media teaching, multi media based, adobe flash   Abstrak: Media pembelajaran dapat meringankan beban para pengajar, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik serta siswa dapat menangkap dan mencerna materi yang diajarkan oleh Guru. Oleh karena itu, media ajar berbasis multimedia memiliki peranan penting dalam hal ini, yaitu dapat membantu mengatasi permasalahan dan kelemahan yang ada. Adapun software yang mendukung untuk pembuatan bahan ajar interaktif ini yaitu adobe flash yang mudah digunakan karena kemampuannya menghasilkan mediaseperti vidio, suara, animasi gerak, teks dan gambar yang dikemas dalam satu wada yang bersifat interaktif, keratif dan lebih praktis juga menyenangkan..Oleh karena itu guru SMK harus mampu meningkatkan kemampuannya terutama dalam pembuatan media pembelajaran yang lebih interaktif bagi siswa.SMK Karya Utama Tanjung Balai merupakan pendidikan pada jenjang menengah yang mengutamakan perkembangan keterampilan siswa   Kata kunci : media ajar, berbasis multi media, adobe flash

PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI

Zikra Syah, Arridha, Rizaldi, Rizaldi, Siagian, Yessica, Sitohang, Norenta, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: Community service activities in the form of training of multimedia-based interactive learning media for teachers of SMAN 02 Tanjung BALAI aims to provide knowledge, skills, which are expected to result in changes… es in knowledge, skills and attitudes of teachers. So that learning and teaching process can run smoothly and easy. The target audience in community service activities are SMA N 02 TanjungBalai. Activity of multimedia-based interactive learning media is presented with the method of preaching, demonstration and question and answer. The availability of adequate lecturers, the enthusiasm of  participants, and the support of  headmaster is a supporter of the terrestrial activity of the PKM. The obstacles faced is the ability of participants to use the application is still low and computer resources owned by some participants do not meet the multimedia processing specifications should be. Benefits derived from this activity, among others, participants can know about the importance of interactive multimedia media and abractive media to improve motivation and achievement of students who are educated participants. With the creation of learning media, the learning process will be more interesting, the students will be more motivated and passionate in learning, so that teachers can explain the subject matter more easily and attractively.   Keyword: Multimedia, Instructional Media, Interactive learning     Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia bagi guru-guru SMAN 02 Tanjung Balai ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari guru sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengna lancar dan mudah.  Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru SMA N 02 TanjungBalai. Kegiatan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia ini disajikan dengan metodeceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Ketersediaan dosen yang memadai, antusiasme peserta, dan dukungan kepala sekolah merupakan pendukung teralksananya kegiatan PKM ini.Adapun kendala yang dihadapi adalah kemampuan peserta menggunakan porgram aplikasi masih rendah serta sumberdaya komputer yang dimiliki sebagian peserta tidak memenuhi spefikasi pengolahan multimedia yang seharusnya. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain peserta dapat mengetahui tentang arti pentingnya media pembelajaran multimedia yang interaktif dan abraktif untuk meningkatkan motivasi dan prestasi siswa yang dididik peserta. Dengan terciptanya media pembelajaran maka proses belajar mengajar akan lebih menarik, siswa akan lebih termotivasi dan bergairah dalam belajar, sehingga guru dapat menjelaskan materi pelajaran lebih mudah dan atraktif.   Kata Kunci: Multimedia, Media Pembelajaran, Pembelajaran interaktif PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWER POINT PADA LEMBAGA KURSUS PENDIDIKAN (LKP) MANDIRI COMPUTER

Zikra Syah, Arridha, Ramdhan, William, Hasanah, Uswatun, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract: Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) is an educational institution engaged in office application training. They has good modules. But the modules dont consit the real aplication. Exspecially, the module of the power… point has not include the real world practice yet. The method are used in this activity in the form of description of the material and practice. The speaker made explanations about the application of Microsoft Power Point 2010, then utilizing the results of Microsoft Power Point 2010 applications, so that they are interesting as well as examples of their application in business applications. after that practice directly using the application. Some important points are explained and practiced in this activity, namely the design of interactive learning media, how to arrange the display to be interesting, and the addition of tools integrated in power points, conversion to videos. Community service activities at the Lembaga Kursus Pendidikan (LKP)  completed on 5-6 October 2018 and attended by twenty students, two tutors and three administrative staff. The material delivered to participants reached 90% of all multimedian concepts and learning media. Based on the results of the discussion and testing of the participants through questions and discussion, that ± 95% had mastered and understood the material presented.   Keywords: Interactive Learning Media, Microsoft Power Point, Video Tutorial   Abstrak: Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri merupakan lembaga pendidikan yang bergerak dalam pelatihan aplikasi perkantoran. Lembaga Kursus Pendidikan memiliki sudah modul yang bagus. Namun dalam penerapan aplikasi perkantoran di dunia nyata belum dibahas khususnya untuk Microsoft Power. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi materi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang aplikasi Microsoft Power Point 2010, pemanfaatan hasil aplikasi Microsoft Power Point 2010 sehingga menarik serta contoh-contoh penerapannya dalam aplikasi bisnis, setelah itu praktek langsung menggunakan aplikasi tersebut. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu perancangan media pembelajaran interaktif, cara merangkai tampilan agar menarik, dan penambahan tool terintegrasi pada power poin, konversi ke vidio. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri Computer Telah selesai dilaksanakan tanggal 5-6 Oktober 2018 dan dihadiri oleh peserta didik sebanyak dua puluh orang, tutor sebanyak dua orang serta bagian administrasi sebanyak tiga orang. Materi yang disampaikan kepada peserta mencapai 90% dari semua konsep multimedian dan media pembelajaran. Berdasarkan hasil pembahasan dan dilakukannya pengujian terhadap peserta dengan melalui pertanyaan-pertanyaan dan diskusi, bahwa ±95% telah menguasai dan memahami materi yang disampaikan.   Kata kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Microsoft Power Point, Vidio Tutorial

PELATIHAN OLAH FOTO DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI ADOBE PHOTOSHOP CS6 PADA LKP BINTANG MULIA BATU BARA

Madonna Yuma, Febby, Eska, Juna
Abstract: Abstract: Community service activities entitled "Digital Photographic Training To Enhance Capabilities and Train Students by Using Adobe Photoshop CS6 Applications at LKP Bintang Mulia Batu Pematang Rambai Village, Nibung… g Hangus District, Batu Bara Regency, North Sumatra". The method used in this activity is a description and practice. Some important points are explained and practiced in this activity, namely increasing the ability to process and edit image or digital photo data, with Adobe Photoshop CS6 software.   Keywords: Adobe Photoshop CS6, LKP Bintang Mulia, Digital Photos.   Abstrak:  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Pelatihan Olah Foto Digital Untuk Meningkatkan Kemampuan dan melatih Peserta Didik Dengan Menggunakan Aplikasi Adobe Photoshop CS6 Pada LKP Bintang Mulia Batu Bara Desa Pematang Rambai Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktek. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu  meningkatkan kemampuan mengolah dan mengedit data gambar atau foto digital , dengan perangkat lunak Adobe Photoshop CS6.   Kata Kunci : Adobe Photoshop CS6, LKP Bintang Mulia, Foto Digital.

PELATIHAN MEMBUAT APLIKASI ANDROID DENGAN ANDROID STUDIO PADA SMP NEGERI 1 TINGGI RAJA

Nasution, Akmal, Efendi, Bachtiar, Kamil Siregar, Iqbal
Abstract: Abstract: The community service activity entitled "Training on Making Android Applications with Android Studio at junior high school 1 Tinggi Raja" aims to train existing students at junior high school 1 Tinggi Raja to create… reate an Android application. Moreover, most students must have already had an Android phone, it would be more interesting and fun to be able to make an application on their own cellphone. The method used in this activity is a description and practice. The speaker performs explanations about Android and Android Studio itself, their functions and uses, after that the practice directly uses the Android Studio and how to build it so that it becomes an android file that can be installed on each student's cellphone. Some important points are explained and practiced in this activity, namely the introduction of the Android operating system, the introduction of Android Studio, how to design displays in Android Studio, and how to learn java coding in Android Studio so as to produce an android application. Keywords: android application, android studio, android   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Pelatihan Membuat Aplikasi Android dengan Android Studio pada SMPN 1 Tinggi Raja” bertujuan untuk melatih siswa-siswi yang ada pada SMPN 1 Tinggi Raja untuk membuat aplikasi Android. Terlebih lagi para siswa juga pasti sebagian besar sudah memiliki ponsel Android, hal ini akan lebih menarik dan menyenangkan jika dapat membuat aplikasi di ponsel sendiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang Android dan Android Studio itu sendiri, fungsi dan kegunaannya, setelah itu praktek langsung menggunakan Android Studio tersebut dan bagaimana cara build nya sehingga menjadi sebuah file android yang dapat dipasang di ponsel masing-masing siswa. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu pengenalan sistem operasi Android, pengenalan Android Studio, cara mendesain tampilan di Android Studio, dan bagaimana belajar koding java di Android Studio sehingga menghasilkan sebuah aplikasi android. Kata kunci: aplikasi android, android studio, android