Search Articles & Publications

Showing 655 articles found for "Limited"

Pedampingan Penggunaan Sistem Informasi Profil Desa Banyuasin Berbasis Internet Dan Aplikasi Mobile

Putra, Ghiri Basuki, Atmaja, Eddy Jajang Jaya
Abstract: Abstract: The development of information and communication technology is currently growing rapidly and has touched almost all levels of society. With the advancement of information technology, the dissemination of information… ation is accelerating and is not limited to space and time. The village is currently getting special attention from the government with the large budget given to each village to advance rural villages in Indonesia. However, these funds are still very minimal for development in the field of information technology. In fact, every village needs information technology, especially information systems to help the performance of the village government in providing services to the community and to facilitate data and information management. This information system will provide complete information and facilitate the dissemination of information in the digital era by utilizing the Internet. Banyuasin Village does not yet have a village information system in managing data and information and for conveying information to the community. This service method is community education by conducting discussions, interviews, socialization and training for the system that has been built so that it can be used by the village of Banyuasin. The village information system that was built provided benefits in the field of information technology and made Banyuasin Village a mobile application-based Information and Communication Technology-based village.   Keywords: information system; village profile; website     Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini semakin pesat dan telah menyentuh hampir ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan kemajuan teknologi informasi menyebabkan penyebarluasan informasi semakin cepat dan tidak terbatas dengan ruang dan waktu. Desa saat ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dengan besarnya anggaran yang diberikan ke tiap desa untuk memajukan desa desa di Indonesia. Hanya saja, dana tersebut masih sangat minim untuk pengembangan di bidang teknologi Informasi. Padahal setiap desa membutuhkan teknologi informasi terutama sistem informasi untuk membantu kinerja pemerintah desa dalam memberikan layanan kepada masyarakat serta memudahkan dalam pengelolaan data dan informasi. Sistem informasi ini akan memberikan informasi lengkap dan dan memudahkan penyebarluasan informasi pada   era   digital   dengan pemanfaatan Internet.   Desa Banyuasin belum mempunyai sistem informasi desa dalam pengelolaan data dan informasi serta untuk menyampaikan informasi ke masyarakat. Metode pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dengan melakukan diskusi, wawancara, sosialisasi dan pelatihan untuk sistem yang telah dibangun agar dapat digunakan oleh desa Banyuasin. Sistem informasi desa yang di bangun memberikan manfaat di bidang teknologi informasi dan membuat Desa Banyuasin menjadi desa yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis aplikasi mobile.   Kata kunci : profil desa; sistem informasi; website

PELATIHAN PENYUSUNAN PTK BAGI GURU SD DI KECAMATAN SECANG

Fidian, Athia, Bintang Aji Pradana, Agrissto
Abstract: Abstract:The 2009 Permenpan-RB on Sustainable Professional Development is not only aimed at PNS teachers but teachers in general. Members of the GTT-PTT Honorary Staff Forum at Secang District have a strong desire to be… able to arrange the classroom action research (CAR). However, this desire is constrained by the limited opportunities given to them attending CAR training. Most of them do not have enough knowledge about CAR preparation. In addition to being unfamiliar with research methods, they also lack knowledge of how to plan and compile their reports. Seeing this problem, this dedication activity became a concrete effort to help teachers, especially members of the Secang GTT-PTT Honorary Forum at Secang District, to provide training and mentoring for the preparation of CAR increasing the knowledge about CAR development. This community service was carried out within 4 months. This activity was attended by 25 participants. The method of activities carried out to resolve partner problems was through training and mentoring divided into 5 meetings at the SDN 2 Secang hall. Material presented at the first meeting were: (1) PTK concept; (2) preparation of background, problem identification and formulation of topics and problems; (3) looking for sources of reference related to the topic, as well as the design of the CAR implementation; (4) preparation of results and discussion; and (5) finalization of the report.        Keywords:Community Services, Training, Action Research    Abstrak: Permenpan-RB Tahun 2009 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) tidak hanya ditujukan kepada guru PNS saja namun guru secara umum. Anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang memiliki keinginan yang kuat untuk mampu menyusun PTK. Namun, keinginan tersebut terkendala dengan terbatasnya kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk mengikuti pelatihan PTK. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penyusunan PTK. Selain awam dengan metode penelitian, mereka juga tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana merencanakan dan menyusun laporannya. Melihat masalah tersebut, kegiatan pengabdian ini menjadi upaya konkret dalam membantu guru terutama anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan PTK dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan PTK. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam waktu 4 bulan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Metode kegiatan yang dilaksanakan guna menyelesaikan permasalahanmitra adalah dengan pelatihan dan pendampingan yang dibagi menjadi 5 pertemuan bertempat di aula SDN 2 Secang. Materi yang disampaikan dalam pertemuan pertama adalah: (1) konsep PTK; (2) penyusunan latar belakang, identifikasi masalah serta perumusan topik dan masalah; (3) mencari sumber rujukan terkait topik, serta desain pelaksanaan PTK; (4) penyusunan hasil dan pembahasan; dan (5) finalisasi laporan.   Kata kunci : Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Ptk

MEMBANGUN DATABASE MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS 2007

Anggraeni, Dewi, Aswati, Safrian, Maulina Azmi, Sri Rezeki, Akmal, Akmal, Dewi, Muthia, Anwar, Khairil
Abstract: Abstract:  Community Service is done in the year 2017 period 2 at SMP Swasta Taman Siswa Kisaran, with the theme "Building Database Using Microsoft Access 2007". Given the very rapid technological developments, the knowledge… ledge of the database and how to build it is appropriate for teachers to know and able to make it, especially in SMP Swasta Taman Siswa Kisaran. This activity aims, in addition to the interest of lecturers with the affairs of Tri Dharma Perguruan Tinggi, but also equip teachers and students about the knowledge and techniques of building the database. Software used is Microsoft Access 2007. Benefits that can be taken after this activity is done, apart from the needs of lecturers to get functional positions, for teachers and students of course can build database related to their work, for example database for teacher data and student data in the school. This activity is only limited to the knowledge of the database and how / step / manufacturing techniques only. For the design of the application as a bridge of input, process, and output data, it is necessary to do further service in the future.   Keywords : Database, Microsoft Access 2007, SMP Swasta Taman Siswa     Abstrak:  Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di tahun 2017 periode ke 2 di SMP Swasta Taman Siswa Kisaran, dengan tema “Membangun Database Menggunakan Microsoft Access 2007”. Mengingat perkembangan teknologi begitu sangat cepat, maka pengetahuan tentang database dan bagaimana cara membangunnya sudah sewajarnya guru-guru mengetahuinya dan mampu membuatnya, khususnya di SMP Swasta Taman Siswa Kisaran. Kegiatan ini bertujuan, selain kepentingan dosen dengan urusan Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga membekali guru-guru dan siswa tentang pengetahuan dan teknik membangun database. Software yang digunakan adalah Microsoft Access 2007.  Manfaat yang dapat diambil setelah kegiatan ini dilakukan adalah, selain dari kebutuhan dosen untuk mendapat jabatan fungsional, untuk guru dan siswa tentunya dapat membangun database yang berhubungan dengan pekerjaan mereka, contohnya database untuk data guru dan  data siswa di sekolah tersebut. Kegiatan ini hanya sebatas pengetahuan tentang database dan bagaimana cara/langkah/teknik pembuatannya saja. Untuk rancangan aplikasi sebagai jembatan input, proses, dan output data, maka perlu dilakukan pengabdian selanjutnya dikemudian hari.   Kata kunci : Database, Microsoft Access 2007, SMP Swasta Taman Siswa

PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT OFFICE 2010 DAN INTERNET UNTUK PARA SISWA DAN TUTOR PADA LEMBAGA KURSUS PENDIDIKAN (LKP) MANDIRI COMPUTER KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA

Siagian, Yessica, Hutahaean, Jeperson, Azhar, Zulfi
Abstract: Abstract: STMIK Royal Kisaran Community Service Team (PKM) provided training to students of Asahan Regency Mandiri Computer Education Course (LKP), because they saw that there were still many school children and residents… s around the village who were still very limited in knowledge of computer technology and its applications around the village. there is no nearest computer course. The training material taught at the Mandiri Computer Institute of Training and Education (LKP) is office administration using Microsoft Office 2010 application programs, especially Word, Excel, Power Point and the Internet. Implementation is done by direct practice accompanied by presentations and discussions and using computers to provide direct understanding to students LKP.   Keywords: Computer, Institutions Educational Courses,Microsoft Office 2010, Training, Students   Abstrak: Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) STMIK Royal Kisaran memberikan pelatihan kepada siswa Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri Computer Kabupaten Asahan, karena memandang masih banyaknya anak sekolah dan penduduk disekitar desa tersebut yang masih sangat minim pengetahuan tentang teknologi komputer beserta aplikasinya dimana disekitar desa tersebut belum ada tempat kursus komputer yang terdekat. Materi pelatihan yang diajarkan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Mandiri Computer yaitu administrasi perkantoran dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Office 2010 khususnya Word, Excel, Power Point dan Internet. Pelaksanaan dilakukan dengan cara praktek langsung disertai dengan presentasi dan diskusi dan menggunakan  komputer untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa LKP.   Kata kunci: Komputer, Lembaga Kursus Pendidikan, Microsoft Office 2010, Pelatihan,Siswa

KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM USING KNOWLEDGE SHARING FOR SUSTAINABLE BATAM TOURISM

Noviardi, Refli, Mahmudah Burhan, Rifa’atul, Dwiakila Ramadhan, Achiles, Adias Fahli, Ryadi, Raynold, Raynold
Abstract: Abstract: The development of sustainable tourism in Batam City faces several challenges. Knowledge and information related to tourism remain scattered among various stakeholders, resulting in suboptimal coordination. Knowledge… wledge sharing and collaboration among stakeholders remain limited, so best practices and experiences have not been fully leveraged. A Knowledge Management System (KMS) based on knowledge sharing is needed to support information exchange and the development of sustainable tourism. The methodology used in this study is the Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC) approach combined with Design Thinking. The research steps included an evaluation of the existing infrastructure, the formation of a knowledge management team, knowledge collection, the design of a KMS prototype, and the development of that prototype. The results of the study indicate that a knowledge-sharing-based Knowledge Management System (KMS) prototype was successfully developed to meet the needs of tourists and tourism stakeholders in Batam City. The system built is capable of facilitating the management, storage, and exchange of knowledge among stakeholders in a more integrated manner. The implementation of the KMS also enhances collaboration and supports the decision-making process in the development of tourism products and services. These findings indicate that a KMS can serve as an effective solution in supporting sustainable tourism development in Batam City.             Keywords: tourism, KMLC, Batam City, design thinking, knowledge management.   Abstrak: Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Batam menghadapi beberapa tantangan. Pengetahuan dan informasi terkait pariwisata masih tersebar di berbagai pemangku kepentingan sehingga koordinasi belum berjalan secara optimal. Berbagi pengetahuan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan masih terbatas, sehingga pengalaman dan praktik terbaik belum dimanfaatkan secara maksimal. Diperlukan Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) berbasis knowledge sharing untuk mendukung pertukaran informasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Siklus Hidup Sistem Manajemen Pengetahuan (KMSLC) yang dikombinasikan dengan Design Thinking. Langkah-langkah penelitian mencakup evaluasi infrastruktur yang sudah ada, pembentukan tim manajemen pengetahuan, pengumpulan pengetahuan, perancangan prototipe KMS, serta pengembangan prototipe KMS tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe Knowledge Management System (KMS) berbasis knowledge sharing berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan wisatawan dan pemangku kepentingan pariwisata di Kota Batam. Sistem yang dibangun mampu memfasilitasi pengelolaan, penyimpanan, dan pertukaran pengetahuan antar pemangku kepentingan secara lebih terintegrasi. Implementasi KMS juga meningkatkan kolaborasi dan mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengembangan produk dan layanan pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa KMS dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Batam.   Kata kunci: pariwisata,  KMLC,  Kota Batam, desain thinking, manajemen pengetahuan.

IMPLEMENTATION OF XGBOOST FOR PREDICTING STUDENT GRADUATION USING SIMULATED DATASET

Anggraeni, Dewi, Sri Rezki Maulina Azmi
Abstract: Abstract: Student graduation is an urgent matter that is an indicator of the success of a university in producing its learning output. Several factors influence student graduation such as GPA, attendance, late taking credits,… dits, and lack of student involvement in academic activities. The urgency of this research, universities need a method that is able to predict student graduation early so that it can provide academic intervention to students who have the potential to experience delays or fail to graduate. However, limited access to real academic data is often an obstacle in the development of predictive models, Therefore, this study aims to implement the XGBoost algorithm to predict student graduation based on several academic variables, namely the Cumulative Grade Point Average (GPA), the number of credits taken, the percentage of attendance, and the average grade of students. Model training using the XGBoost algorithm using a simulation dataset of 500 students who are labeled as graduating into two classes, namely passed and failed. The results of the study showed that the classification performance was very good with an accuracy value of 99.6%, Precision 99.7%, recall 99.4%.      Keywords: xgboost algorithm; data mining; student graduation     Abstrak: Kelulusan mahasiswa merupakan hal urgensi yang menjadi indikator keberhasilan sebuah perguruan tinggi dalam menghasilkan output pembelajarannya. Beberapa Faktor yang mempengaruhi kelulusan mahasiswa seperti IPK, kehadiran, keterlambatan pengambilan SKS, serta kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam aktifitas akademik. Yang menjadi urgensi penelitian ini, Perguruan tinggi memerlukan suatu metode yang mampu memprediksi kelulusan mahasiswa secara dini sehingga dapat memberikan intervensi akademik kepada mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan atau tidak lulus. Namun, keterbatasan akses terhadap data akademik riil sering menjadi kendala dalam pengembangan model prediksi, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma XGBoost untuk memprediksi kelulusan mahasiswa berdasarkan beberapa variabel akademik, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), jumlah SKS yang ditempuh, persentase kehadiran, dan nilai rata-rata mahasiswa. Pelatihan model menggunakan algoritma XGBoost dengan menggunakan dataset simulasi 500 mahasiswa yang diberi label kelulusan menjadi dua kelas yaitu lulus dan tidak lulus. Hasil penelitian menunjukan bahwa performance klasifikasi yang sangat baik dengan nilai accurasi sebesar 99,6%, Precision 99,7%, recall 99,4%. Kata kunci: algoritma xgbosst; kelulusan mahasiswa; penambangan data

PERFORMANCE EVALUATION OF AUTOMATED MEETING SUMMARIZATION BASED ON OPEN AI WHISPER AND INDOT5 FINE-TUNING

Lanang Oka Wiyana, I Gusti, Indah Ciptayani, Putu, Adisimakrisna Peling, Ida Bagus
Abstract: Abstract: Manual meeting documentation risks losing important information due to cognitive fatigue. Although automated summarization models have evolved, integrated end-to-end systems for Indonesian spoken language remain… n highly limited. This study aims to design and evaluate an end-to-end automated meeting summarization architecture that directly integrates Automatic Speech Recognition (ASR) via OpenAI Whisper for transcription and the IndoT5 language model for abstractive summarization. IndoT5 was fine-tuned using a dataset of 486 Indonesian spoken language transcript pairs. Testing was conducted on a CPU infrastructure using MP4, MP3, and WAV formats. Results show the optimal fine-tuning configuration significantly improved accuracy, achieving ROUGE-1 (0.4167), ROUGE-2 (0.1973), and ROUGE-L (0.2701) scores. Computationally, the system achieved a Real-Time Factor below 1, processing data faster than the actual recording duration. Conclusively, integrating Whisper and IndoT5 shows potential in producing coherent meeting summaries with lightweight computational overhead, making it viable for local infrastructure implementation to ensure data privacy. Keywords: abstractive summarization; ASR; end-to-end pipeline; IndoT5; real-time factor     Abstrak: Dokumentasi rapat manual rentan menghilangkan informasi penting akibat keterbatasan kognitif. Meskipun model peringkas otomatis telah berkembang, implementasi sistem terintegrasi (end-to-end) khusus percakapan lisan berbahasa Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi arsitektur peringkas rapat otomatis end-to-end yang mengintegrasikan langsung Automatic Speech Recognition (ASR) melalui OpenAI Whisper untuk transkripsi dan model bahasa IndoT5 untuk peringkasan abstraktif. Adaptasi domain dilakukan melalui fine-tuning IndoT5 menggunakan 486 pasang dataset transkrip lisan berbahasa Indonesia. Pengujian pada infrastruktur CPU menggunakan format MP4, MP3, dan WAV. Hasil pengujian menunjukkan konfigurasi fine-tuning optimal berhasil meningkatkan akurasi, dengan skor ROUGE-1 (0,4167), ROUGE-2 (0,1973), dan ROUGE-L (0,2701). Sistem mendemonstrasikan efisiensi komputasi dengan nilai Real-Time Factor di bawah 1, mengindikasikan waktu pemrosesan lebih cepat dari durasi rekaman asli. Kesimpulannya, integrasi Whisper dan IndoT5 menunjukkan potensi dalam menghasilkan ringkasan yang koheren dengan beban komputasi ringan, sehingga layak diimplementasikan pada infrastruktur lokal organisasi untuk menjaga privasi data. Kata kunci: ASR; end-to-end pipeline; IndoT5; peringkasan abstraktif; real-time factor  

FORENSIC ANALYSIS OF DIGITAL ARTIFACTS OF QR CODE PHISHING ATTACK AT 'AISYIYAH UNIVERSITY YOGYAKARTA

Djaibakal, Yunan Al-husaini, Firdonsyah, Arizona
Abstract: Abstract: The use of QR Codes in academic settings has increased with the digitization of attendance systems, but it has also introduced potential abuse in the form of quishing attacks (QR phishing). Previous studies have… e mainly focused on user behavior, while forensic analysis of digital artifacts as evidence is still limited. This study aims to conduct a forensic analysis of browser artifacts resulting from interactions with dangerous QR Codes at Aisyiyah University Yogyakarta using the framework of the National Justice Institute (NIJ). Six investigation parameters are defined: domain identification, endpoint identification, identification of supporting resources, visualization of image artifacts, timestamp correlation, and HTML reconstruction. Data is obtained from the Google Chrome profile directory and analyzed using Autopsy, focusing on Web Cache, Browser History, and Cookies artifacts. The results showed that five parameters were successfully identified with an investigation success rate of 83.3%, while HTML reconstruction could not be fully achieved due to cache limitations. These findings show that Web Cache artifacts provide evidentiary value in the forensic investigation of QR Code-based attacks. Future research should focus on improving full-page reconstruction techniques. Keywords: browser forensics; digital artifacts; NIJ; quishing; Web Cache     Abstrak: Penggunaan Kode QR di lingkungan akademik telah meningkat seiring dengan digitalisasi sistem absensi, tetapi juga menimbulkan potensi penyalahgunaan dalam bentuk serangan phishing (QR phishing). Studi sebelumnya sebagian besar berfokus pada perilaku pengguna, sementara analisis forensik artefak digital sebagai bukti masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis forensik artefak browser yang dihasilkan dari interaksi dengan Kode QR berbahaya di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta menggunakan kerangka kerja Lembaga Kehakiman Nasional (NIJ). Enam parameter investigasi didefinisikan: identifikasi domain, identifikasi titik akhir, identifikasi sumber daya pendukung, visualisasi artefak gambar, korelasi stempel waktu, dan rekonstruksi HTML. Data diperoleh dari direktori profil Google Chrome dan dianalisis menggunakan Autopsy, dengan fokus pada artefak Cache Web, Riwayat Browser, dan Cookie. Hasil menunjukkan bahwa lima parameter berhasil diidentifikasi dengan tingkat keberhasilan investigasi sebesar 83,3%, sementara rekonstruksi HTML tidak dapat sepenuhnya dicapai karena keterbatasan cache. Temuan ini menunjukkan bahwa artefak Cache Web memberikan nilai bukti dalam investigasi forensik serangan berbasis Kode QR. Penelitian selanjutnya harus fokus pada peningkatan teknik rekonstruksi halaman penuh.   Kata kunci: forensik peramban; artefak digital; NIJ; quishing; web cache

E-CRM MYSAFFANA FOR OPTIMIZING CUSTOMER AND TRANSACTION DATA AT SAFFANA BOUTIQUE

Masytha Siagian, Nurul, Dwi Sena, Maulana, Madonna Yuma, Febby
Abstract: Abstract: The development of information technology encourages retail businesses to manage customer and transaction data more effectively. However, many small-scale retailers still rely on manual record-keeping, resulting… g in unintegrated data and limited decision-making support. This study aims to design and implement a web-based Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) system called MySaffana for Saffana Gallery Boutique to optimize customer and transaction data management. The research method includes requirement analysis, system design using UML, implementation using PHP and MySQL, and system testing using black box testing. The results show that the MySaffana system is able to manage customer data, products, transactions, and sales reports in an integrated and efficient manner. System testing indicates that all main features function properly and meet user requirements. Therefore, the developed E-CRM system provides an effective and practical solution for strengthening data-driven decision-making in small-scale retail businesses. Keywords: boutique; customer data management; customer profiling; E-CRM.    Abstrak: Perkembangan teknologi informasi mendorong usaha ritel untuk mengelola data pelanggan dan transaksi secara lebih efektif. Namun, banyak usaha ritel skala kecil masih melakukan pencatatan secara manual sehingga data tidak terintegrasi dan kurang optimal dalam mendukung keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) berbasis web bernama MySaffana pada Butik Saffana Gallery yang dapat mengoptimalkan pengelolaan data pelanggan dan transaksi. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi dengan PHP dan MySQL, serta pengujian menggunakan metode black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem MySaffana mampu mengelola data pelanggan, produk, transaksi, dan laporan penjualan secara terintegrasi dan efisien. Pengujian sistem membuktikan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi dan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, sistem E-CRM berbasis web ini dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pengelolaan data dan pengambilan keputusan berbasis data bagi usaha ritel skala kecil. Kata kunci: butik; E-CRM; profil pelanggan; pengelolaan data pelanggan.

SELENIUM–INDOBERT PIPELINE FOR PSEUDO-LABELING SENTIMENT ANALYSIS OF INDONESIAN YOUTUBE COMMENTS

Nugraha Tambunan, Fazli, Satria Tambunan , Heru, Pardede , Doughlas
Abstract: YouTube has become a major platform for public discourse in Indonesia, yet large-scale sentiment analysis of its comments remains challenging due to dynamic content, informal language, and limited labeled data. This study… y proposes a Selenium–IndoBERT pipeline for sentiment analysis of Indonesian YouTube comments using a pseudo-labeling approach. Data were collected from ten YouTube videos discussing the One Piece flag phenomenon, yielding 10,842 comments after preprocessing. Selenium was employed to extract comments from dynamic pages, while IndoBERT was fine-tuned on a small manually labeled dataset and used to generate pseudo-labels for unlabeled data. Model performance was evaluated using probabilistic metrics, including Coverage, Expected Calibration Error (ECE), and Brier Score. At a confidence threshold of 0.75, 78.5% of comments received pseudo-labels, with an ECE of 0.095 and a Brier Score of 0.174. Manual validation showed substantial agreement with human annotations (Fleiss’ kappa = 0.72). The results indicate that the proposed pipeline enables scalable and reliable sentiment analysis with minimal manual annotation.